Elina Alexandria Mahasiswi semester 5 disalah satu Universitas Negeri yang terkenal dikota S. Mahasiswi cantik, cerdas dan anggun tersebut banyak dikagumi dari sifatnya yang pemberani, bobrok bahkan mampu berubah lemah lembut dalam sekejap sehingga mampu membius rasa penasaran seseorang yang ingin mengenal lebih dekat dengannya.
Kecantikan Elina Alexandria mampu memikat beberapa hati para sahabatnya, namun hatinya hanya terpatri dengan satu pria yang hanya dicintainya sedari masa SMA.
Indra Kusuma Atmaja, pewaris tunggal dari Atmaja Group diam-diam menaruh hati pada Elina dan terjadilah sebuah insiden yang tak terduga sehingga mengharuskannya untuk menikahi seorang wanita.
Siapakah wanita yang harus dinikahi oleh Indra itu?
Pantau terus ya, Episode-episode selanjutnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Arianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagas Yang Humoris
Sebelum membaca, Please klik tombol Like Komen dan juga Vote nya ya. Tinggalkan jejak kalian❤️
☘️Cafe 69☘️
"Bagaaas." Teriak mereka bersamaan
Mereka melihat pakaian Bagas yang konyol dan juga acak-acakan.
"Kalian kenapa sih?" Tanya Bagas bingung
"Gimana kita gak bingung lu ngapain kesini cuma pakai sarung aja, tuh kaos ngapain sih dimasukin ke dalam sarung kayak mau ngeronda aja deh." Gerutu mereka bersamaan
"Hehehe ga sempet gua tadi keburu pakai boxer terus kesini takut kalian nunggu." Ucap Bagas nyengir
"Astagaaa Bagas, emang kenapa sih lu ga pernah pakai daleman." tanya Risma
"Kok lu tau sih." Bagas pun terheran
"Ya gimana gatau, orang El sama Indra bilang." Imbuh Desy
Elina dan Indra pun nyengir bersamaan.
"Gua ga suka pakai daleman panas soalnya kalau gini kan adem." Ujar Bagas bahagia
"Lu ga malu apa bilang kek gitu ke kita." Tanya Desy
"Ngapain malu, enak ngomong apa adanya." Bagas pun tertawa
"Emangnya kesini tadi pakai daleman nggak?" Goda Desy tertawa
"Ngapain pakai, risih enak begini aja adem tinggal pakai boxer aja." Ucap Bagas bangga
"Kata Indra tadi lu pakai daleman iya kan ndra." Imbuh Risma
Indra pun hanya mengedipkan matanya.
"Emang tadi gua bilang gitu, tapi nggak nyaman deh Nyangkruk pakai daleman jadi boxer an aja deh." Bagas pun menunjukkan kedua gigi putihnya
Mereka pun tertawa terbahak-bahak dan segera memesan camilan serta minuman yang tersedia di cafe tersebut.
Canda dan tawa mereka terdengar dari pojok depan hingga pojok belakang, karena hanya meja mereka yang tidak ada habis-habisnya saling bully dan tertawa bersama.
"Lu sama Nuha gmna El?" Bagas pun mengalihkan pembicaraan
"Katanya kalau liburan semester mau kesini bioskop bareng lu mau gabung ngga?" Goda Elina
"Nggak ah, gua ganggu orang lagi pacaran dong." Sindir Bagas
"Pacaran apaan, orang belum jadian kok." Pungkas Elina
"Tapi seneng kan kalau di apelin kesini?" Goda Bagas kembali
"Aah, lu mah bikin suasana ngga enak aja tuh liat mereka bertiga pada diem." Ucap Elina
"Biarin aja emang gua suka godain lu."
Indra hanya diam saja melihat percakapan diantara Bagas dan Elina, memang Indra adalah tipe cowok yang tidak banyak bicara dan cuek banget.
Setelah berbincang-bincang dan saling meledek satu sama lain. mereka pun memutuskan untuk kembali.
"Ndra lu mau nginep dikosan gua apa balik pulang." Tanya Bagas
"Pulang aja lagian mau ngobrol sesuatu sama El dulu." Jawab Indra
"Berarti kita bertiga ganggu dong tadi." Goda Bagas, Desy dan Risma serentak
"Enggak kok santai aja, kapan lagi kita kumpul iya kan El?" Tanya Indra
"Apaan sih kalian tuh." Pungkas Elina
"Yaudah deh gua balik duluan sama Desy ya ndra." Risma dan Desy pun pergi melambaikan tangannya
"Gua juga ndra ketemu besok ya." Bagas pun berlalu
☘️ Parkiran Cafe 69☘️
Kini tinggal mereka berdua, Indra pun menghampiri motor yang biasanya dia gunakan dan mengajak Elina untuk naik ke motor tersebut.
"Ayo naik El." Pinta Indra yang sudah naik ke atas motor
"Lu mau bilang apa ndra?" Tanya Elina sekaligus naik ke atas motor Indra
"Gua mau ke kota M lu mau ikut?"
"Mau, mau banget gua ndra." Sahut Elina senang
"Yaudah besok hari sabtu gua jemput didepan kosan." Imbuh Indra kembali
"Oke emang lu ada perlu apa ke kota M?" Elina pun ternyata kembali
"Mau main aja." Jawab Indra sekenanya
"Jadi kita berdua aja nih."
"Iya kita berdua aja, Bagas gausah tau ya." Pinta Indra
"Siap makasih yaa." Elina pun menepuk helm Indra sebagai tanda terimakasih
"Lu kebiasaan El suka nipuk helm." Gerutu Indra
"Hehehe sorry gua seneng banget soalnya." Elina pun tersenyum
"**A**salkan elu seneng bisa ketemu Nuha, gua bakal ngelakuin apapun El." Bathin Indra
Mereka berdua pun kembali dari kafe untuk menuju kosan Elina, karena memang setiap Bagas dan Indra kalau keluar dengan Elina selalu menjemput dan mengantarkannya kembali.
Rasa sayang Bagas dan Indra kepada Elina masih belum bisa dijelaskan secara inti. apakah hanya rasa sayang kepada seorang sahabat ataupun lebih.
To Be Continue. . .
Jangan lupa like, Vote dan share yaa!
nantikan episode-episode selanjutnya yang akan author hadirkan untuk menghibur para Readers! Happy Reading
🤣