Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.
Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.
Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.
Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.
Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12
"Aku sangat berterima kasih pada mu, Sil. Karena jika tidak maka aku akan terus hidup bersama orang - orang serakah seperti mereka!" Ujar Melati lagi.
"Jangan berterima kasih Mel, sebagai seorang sahabat sudah selayaknya kita saling membantu!" Jawab Silvi sambil tersenyum.
"Oh ya Sil, aku mau menanyakan sesuatu pada mu!" Melati berbicara dengan sangat serius.
"Tanya kan saja Mel, aku akan menjawab nya!" Ucap Melati.
"Mengenai hasil tes kesuburan itu, tidak ada kesalahan kan?" Tanya Melati mematikan.
"Melati, awal nya aku ragu dengan hasil tes itu. Lalu untuk memastikan nya, aku melakukan tes ulang dan hasil nya tetap sama. Rayan lah yang bermasalah, dan dia tidak bisa menghamili wanita manapun!" Jawab Silvi.
"Terima kasih Sil, itu arti nya anak yang saat ini di kandung oleh Andin bukan lah anak nya mas Rayan!" Melati lega mendengar nya.
"Apa maksud mu, Melati?" Tanya Silvi heran.
"Tadi malam mas Rayan membawa seorang wanita pulang ke rumah, mas Rayan mengakui bahwa wanita itu adalah wanita selingkuhan nya. Dan saat ini kata nya dia sedang mengandung anak nya mas Rayan, tapi setelah mendengar penjelasan dari mu. Aku tahu bahwa itu bukan lah anak nya mas Rayan, dan mas Rayan serta keluarga nya tidak sadar jika mereka sudah di tipu oleh Andin!" Melati tersenyum puas menyadari fakta ini.
"Astaga Mel, jadi Rayan sudah membawa wanita itu pulang ke rumah kalian! Aku menyangka Rayan akan menunjuk kan reaksi nya secepat ini!" Silvi menggelengkan kepala mengetahui kebusukan Rayan.
"Iya Sil, beberapa malam yang lalu aku pun baru tahu jika mas Rayan selingkuh secara diam - diam di belakang ku selama ini! Terima kasih banyak Sil, berkat saran dari mu aku bisa lepas dari mereka. Jika tidak, mungkin selama nya aku hanya di manfaat kan oleh mereka!" Melati berkata sambil menghela nafas kasar.
"Maaf kan aku Mel, aku terlambat memberi tahu mu!" Silvi berkata sambil menunduk kan kepala nya.
"Apa maksud mu, Sil?" Tanya Melati heran.
Silvi menarik nafas napas panjang sebelum menjawab pertanyaan dari sahabat nya.
"Maafkan aku Mel, beberapa bulan yang lalu aku sempat melihat suami nya berjalan dengan sambil bergandengan mesra dengan wanita lain. Tapi aku tidak tahu bagaimana memberi tahu mu, lagi pula kau terlihat bucin sekali dengan Rayan. Jadi aku takut kau tidak akan percaya pada ku, tapi setelah kalian melakukan tes kesehatan itu baru lah aku berani memberikan saran itu agar kau tahu kebenaran nya!" Silvi berkata pada Melati dengan penuh rasa bersalah.
"Tidak papa Sil, aku mengerti kok kondisi mu!" Melati tersenyum pada Silvi.
"Apa langkah mu selanjutnya Mel?" Tanya Silvi lagi.
"Aku dan mas Rayan akan segera berpisah Sil, tadi malam dia sudah memberi kamar kami untuk Andin. Dan pagi ini dia sudah mengusir ku dari rumah!" Melati menceritakan keadaan nya.
"Kami yang sabar Mel, jika kau butuh bantuan ku jangan segan - segan menghubungi aku!" Ujar Silvi lagi.
"Terima kasih banyak Sil, aku akan menunggu mas Rayan dan keluarga nya. Mereka meminta aku membayar ganti rugi atas apa yang telah dia berikan selama 5 tahun pernikahan ini!" Ucap Melati lagi.
"Apa? Rayan meminta kau membayar ganti rugi? Keterlaluan!" Silvi sangat geram mendengar semua nya.
"Biarkan saja dia mau menghitung apa pun dna berapa pun itu, aku tidak perduli. Lagi pula jika mereka sampai melakukan hal itu, maka aku akan melakukan hal yang sama. Aku masuh punya semua bukti pengeluaran ku di rumah itu!" Melati berkata dengan santai nya.
"Mel, kamu jangan mau membayar semua itu. Semua nya sudah kewajiban Rayan memenuhi semua kebutuhan mu!" Ucap Silvi.
"Kamu tenang saja Sil, mas Rayan dan keluarga nya tidak akan mendapatkan apapun yang menjadi keinginan mereka dari ku!" Jawab Melati.
Kedua sahabat itu membicarakan banyak hal, termasuk rencana Melati untuk membalas perbuatan Rayan dan keluarga nya.
******
Sementara itu di tempat lain, Andin sudah kembali ke kediaman nya. Dia dan kedua orang tua nya tampak sedang membicarakan rencana mereka dengan serius.
"Jadi, kapan Rayan akan menikahi mu?" Tanya pak Gunawan, Papa nya Andin.
"Secepat nya Pa, setelah dia menceraikan istri nya itu!" Jawab Andin dengan yakin.
"Jangan terlalu lama Andin, kita hanya punya waktu 6 bulan. Setelah ini sewa rumah ini akan berakhir, sebelum sewa rumah ini berakhir kau harus menikah dengan Rayan!" Bu Salma ikut berkata.
"Mama tenang saja, sebelum masa sewa rumah ini berakhir. Aku dan Mas Rayan pasti sudah menikah, dan kita akan menguasai semua harta keluarga nya mas Rayan!" Jawab Andin dengan percaya diri.
"Bagus Andin, dengan begitu kita akan menjadi orang kaya beneran. Tidak perlu berpura-pura kaya seperti ini terus!" Pak Gunawan berkata sambil mengembuskan asap rokok nya.
"Andin, pokok nya waktu menikah nanti kau harus meminta mahar yang banyak dengan Rayan. Begitu pula dengan pesta nya, harus di laksanakan secara besar - besaran di hotel berbintang. Kita harus membuktikan pada orang - orang bahwa kau menikah dengan orang kaya!" Bu Salma kembali berkata.
"Mama tenang saja, mas Rayan dan keluarga nya akan menuruti semua permintaan mu. Mama dan Papa juga harus tampil meyakin kan seperti orang kaya beneran!" Ucap Andin lagi.
"Kalau masalah itu kamu jangan khawatir, asal kamu transfer uang nya. Dengan begitu Mama dan Papa akan berpenampilan yang meyakin kan!" Ucap Bu Salma lagi.
"Masalah uang jangan khawatir, aku akan kirim sama Mama. Tahu gak Ma, sebentar lagi aku akan mendapatkan uang yang sangat banyak dari istri nya mas Rayan yang bodoh itu!" Ucap Andin dengan percaya diri.
"Oh ya benar kah?" Mata bu Salma langsung berbinar mendengar uang dalam jumlah besar.
"Iya Ma, mas Rayan dan keluarga nya meminta uang ganti rugi pada istri nya selama 5 tahun ini. Dan nanti nya aku akan meminta uang itu!" Jelas Andin sambil tersenyum.
"Bagus Andin, kamu harus bisa menguras uang nya Rayan!" Ucap Bi Salma lagi.
"Tentu saja Ma, anak ini akan membawa keberuntungan untuk kita semua!" Ucap Andin lagi.
"Apakah Rayan tahu jika itu bukan anak nya?" Tanya bu Salma lagi.
"Tentu saja tidak Ma, anak ini akan mendapatkan semua nya dari mas Rayan. Sudah 5 tahun dia menanti nya dari Melati, jadi dia sama sekali tidak menyadari bahwa ini bukan lah anak nya!" Jawab Andin sambil tersenyum licik.
"Bagus itu Andin!" Pak Gunawan mendukung semua nya.
Tanpa Rayan tahu siapa sebenarnya Andin, dia begitu antusias menyambut kelahiran anak ini. Anak yang di anggap nya sebagai darah daging nya, padahal itu bukan lah darah daging nya.
terus sehat dan semangat 😍💪