NovelToon NovelToon
Gadis Polos Salah Server

Gadis Polos Salah Server

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cintapertama / Ketos
Popularitas:21.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Kanaya Adistia adalah seorang gadis desa yang super polos, lugu, dan selalu melihat dunia dengan penuh prasangka baik. hidup seorang diri di sebuah rumah tua dan tidak layak di tinggali, ayah dan ibunya telah lama meninggal dan keluarga yang lain tidak ada yang mau menampungnya. Namun, sebuah kecelakaan aneh membuat jiwanya terbangun di dalam tubuh Anaya Alysha Wicaksono, seorang siswi SMA kota yang terkenal nakal, pemberontak, dan sering membuat masalah. Di rumah, Anaya asli dikenal sebagai gadis yang sangat dingin, tertutup, dan enggan berinteraksi dengan keluarganya sendiri. Ia selalu mengurung diri di kamar, menghindari obrolan di meja makan, dan sengaja membangun benteng pembatas yang tinggi dengan orang tua serta kakaknya. Karena nama panggilan mereka sama-sama Naya, orang-orang di sekitar Anaya tidak menyadari bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah tertukar. Lalu bagaimana kelanjutan kehidupan Kanaya Adistia setelah bertransmigrasi ke tubuh Anaya Alysa Wicaksono? Yukkk lanjut baca novelnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: NAYA MAU SEKOLAH

Sabtu malam di kediaman mewah keluarga Wicaksono terasa begitu hangat dan santai. Setelah menyelesaikan makan malam bersama, seluruh anggota keluarga kini berkumpul di ruang tengah yang luas.

Arka tampak sedang tiduran santai di atas karpet bulu yang tebal sembari memainkan ponsel pintarnya. Sementara itu, Naya dengan nyamannya menjadikan punggung bidang sang abang sebagai bantal darurat. Sepasang mata bulatnya fokus menatap layar televisi layar lebar yang sedang menampilkan film animasi dua bocah kembar berkepala botak kesukaannya.

Namun, setelah beberapa saat, Naya mulai merasa bosan. Ia bangkit dari posisinya, lalu berjalan mendekati sofa tempat sang ayah duduk. Tanpa ragu, gadis polos itu langsung memanjat dan mendudukkan diri di pangkuan Daddy Hendra.

"Daddy, Nay mau sekolah," celetuknya tiba-tiba sembari mendongak menatap Hendra dengan tatapan penuh permohonan.

(Heii, dia ini bosan tahu, selalu sendirian di mansion megah ini saat abangnya bersekolah. Belum lagi kalau Mommynya pergi ke butik. Seharian dia hanya ditemani para pelayan saja di rumah, tentu saja bocil satu ini jenuh wkwkwk!)

Mendengar permintaan mendadak dari sang putri, Daddy Hendra dan Mommy Siska seketika saling tatap. Ada guratan cemas di wajah mereka. Mereka tentu saja merasa khawatir dan tidak mau putri bungsu mereka yang sekarang sangat polos dan lugu ini diganggu atau mendapat masalah di sekolah nanti.

Melihat tidak ada tanggapan langsung dari orang tuanya, Naya mulai memanyunkan bibir mungilnya lalu kembali merengek lucu. "Please, Daddy... Nay bosan di rumah terus. Nay mau sekolah sama Abang," ucapnya lagi penuh permohonan dengan mata berkaca-kaca.

"Princess belajar di rumah bersama guru privat saja dulu, okey?" bujuk Daddy Hendra akhirnya, mencoba memberi solusi aman.

Namun, tawaran itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Naya. Ia menggelengkan kepalanya cepat. "No, no, Daddy! Nay mau sekolah sama Abang. Pakai seragam bagus kayak Abang, Daddy. No, no di rumah," ucapnya dengan bibir yang melengkung ke bawah, siap menumpahkan air mata jika keinginannya tidak dituruti.

Arka yang sejak tadi menyimak dari bawah karpet tidak tega melihat adiknya yang sudah siap menangis. Ia akhirnya mematikan ponselnya dan ikut mengeluarkan suara. "Dad, biarkan princess sekolah lagi saja, Dad. Kasihan princess kesepian sendirian di rumah kalau abang sekolah, apalagi kalau Mommy sedang sibuk mengurus butik," ucap Arka, ikut pasang badan membantu memperjuangkan keinginan sang adik.

Naya lantas mengangguk-angguk heboh membenarkan ucapan abangnya. "Huum, Daddy! Naya janji akan jadi anak yang baik dan penurut!" ucapnya sembari

mengacungkan jari kelingking mungilnya tepat di depan wajah sang Daddy.

Melihat kekompakan kedua anaknya dan tidak tahan dengan jurus tatapan mematikan dari mata bulat putrinya, Daddy Hendra akhirnya hanya mampu menghela napas pasrah. Pertahanannya runtuh seketika.

"Baiklah, Daddy izinkan," ucap Daddy Hendra yang langsung disambut binar bahagia di mata Naya. Namun, pandangan Hendra beralih menatap putra sulungnya dengan tegas.

"Tapi ingat, Boy. Jaga adikmu baik-baik di sekolah. Sedikit saja dia terluka atau ada yang mengganggunya, kamu yang akan menerima hukumannya dari Daddy."

Naya yang mendengar abangnya diancam seperti itu langsung turun dari pangkuan sang Daddy. Dengan cepat, ia melangkah maju ke depan Arka lalu merentangkan kedua tangan kecilnya lebar-lebar, bertingkah seolah-olah sedang menjadi perisai tangguh yang melindungi sang abang.

Padahal, jika dilihat-lihat, badan mungil Naya sama sekali tidak mampu menutupi tubuh Arka yang tinggi besar. Arka bahkan masih terlihat dengan sangat jelas di belakang tubuh kecil adiknya.

"No, no marah Abang, Daddy! Nay gak like Daddy, hempphh!" ucap Naya ketus sembari memalingkan wajah dan mendengus kesal ke arah sang ayah.

Bukannya terlihat garang atau menakutkan, tingkah Naya justru terlihat luar biasa lucu dan menggemaskan di mata Mommy dan Daddy-nya. Mommy Siska bahkan sampai terkekeh geli melihat putrinya yang sedang pura-pura ngambek demi membela sang kakak.

Sementara itu, Arka yang berdiri di belakang adiknya hanya bisa tertegun. Sebuah perasaan hangat yang asing mendadak menjalar di dalam dadanya. Adiknya ini benar-benar berubah total menjadi sosok yang sangat perhatian dan menyayangi seluruh keluarganya. Namun, memikirkan hal itu, tiba-tiba dahi Arka berkerut kesal sendiri.

‘Sial, kalau para sepupu di keluarga besar tahu Naya berubah jadi seimut dan se-perhatian ini, mereka pasti bakal memonopoli adik gue! Huhft, nggak bisa dibiarin!’ batin Arka protektif mulai merajalela.

(Belum juga kejadian ya, Ka! Tapi makasih loh idenya wkwkwk. Author jadi dapet inspirasi buat bikin part keluarga besar di bab-bab selanjutnya deh!)

Akhirnya, setelah kemauannya untuk kembali bersekolah diizinkan oleh sang Daddy, Naya memekik kegirangan. Rasa kesalnya menguap begitu saja digantikan oleh celotehan riang.

"Mommy, besok ayo kita ke mall, Mommy! Belikan Nay buku-buku baru ya, Mommy?" pintanya dengan mata berbinar-binar penuh antusiasme.

Mommy Siska yang melihat semangat membara dari putri kecilnya itu tersenyum manis lalu mengangguk pelan. "Iya, Sayang. Besok mumpung hari Minggu, kita jalan-jalan dan belanja semua keperluan sekolah Naya, yah."

Mendengar jawaban sang ibu, Naya melompat kecil karena sudah tidak sabar lagi menyambut hari esok.

"Abang ikut, Mom!" pinta Arka cepat, tidak mau ketinggalan momen berharga bersama adiknya.

"Kita semua akan pergi besok bersama-sama," putus Daddy Hendra final dengan senyuman hangat, sebuah keputusan mutlak yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun.

...****************...

Setelah sepakat untuk rencana kegiatan esok hari, malam pun mulai larut. Naya yang sudah tidak bisa menahan rasa kantuknya mulai mengucek kedua mata bulatnya berulang kali, lalu menguap dengan sangat lucu.

"Jangan dikucek matanya, Sayang," peringat Mommy Siska lembut sembari memegang tangan mungil putrinya

"Eumm..." Hanya gumaman pelan itu yang keluar dari bibir gadis imut tersebut.

Melihat sang adik yang sudah 5 watt karena diserang kantuk berat, Arka langsung berjongkok di depan adik kecilnya itu. "Ayo, Abang gendong ke kamar, Princess," ucap Arka menawarkan punggungnya.

Tanpa penolakan sama sekali karena kesadarannya sudah hampir habis, Naya lantas naik ke atas punggung abang tampannya itu. Ia menyandarkan kepalanya yang terasa berat di bahu kokoh Arka.

Kedua tetua Wicaksono, Daddy Hendra dan Mommy Siska, berjalan beriringan di belakang mereka menuju kamar masing-masing. Sepanjang langkah, pandangan mereka tidak lepas dari punggung kedua anak mereka. Ada rasa terharu sekaligus kebahagiaan luar biasa yang membuncah di dada mereka. Anaya yang dulu selalu dingin dan pendiam, kini menjelma menjadi sosok yang sangat ceria. Bahkan, tidak ada lagi jarak pemisah di antara mereka, dan Naya sekarang menjadi jauh lebih manja.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sementara itu, di belahan dunia lain, tepatnya di sebuah ruangan bernuansa klasik di kota London.

Beberapa laki-laki muda berwajah rupawan yang memancarkan aura tegas sedang berkumpul mengelilingi sebuah meja panjang. Di tengah keheningan malam kota London, sebuah laporan rahasia baru saja masuk ke ponsel salah satu dari mereka. Informasi itu datang dari pelayan kepercayaan yang sengaja mereka tempatkan di dalam mansion Wicaksono di Indonesia.

Laporan tersebut berisi tentang perubahan drastis sifat sang princess terkecil keluarga Wicaksono pasca-kecelakaan.

Begitu membaca bahwa Anaya yang sedingin es kini berubah menjadi gadis manis yang ceria, polos, dan sangat manja, senyuman misterius langsung terukir di wajah mereka. Mereka mulai saling pandang, lalu membicarakan sebuah rencana besar yang sudah lama tertunda.

"Rupanya kucing kecil kita sudah berubah menjadi kelinci yang menggemaskan," bisik salah satu pemuda di sana dengan nada suara yang dalam. "Sepertinya ini waktu yang tepat untuk kita pulang ke Indonesia."

...****************...

(Kira-kira siapa mereka, Guys? Apakah mereka sepupu-sepupu protektif Naya yang bakal ikutan bucin, atau justru ancaman baru yang berbahaya? Author juga jadi ikutan penasaran dan merinding sendiri nih wkwkwk! Biar nggak ketinggalan rencana mereka, yuk buruan klik tombol Next Chapter dan jangan lupa kasih like serta komennya ya, love you! 🍓✨)

...----------------...

# HAI GUYSSS ✨#

GIMANA NIH CERITA DI BAB ENAM..

PASTI SERU BANGET KAN!!

STAY TUNE TERUS SETIAP JAM 19.00 YA GUYS. KARNA BAB BARU AKAN UP SETIAP JAM 19.00😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARNA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA.

THANK YOU SUDAH MAMPIR DI KARYA KU🥰🫶

1
Noey Aprilia
Emang hantu....jd siap2 jjritan krna d gntayangin sm naya.....🤣🤣🤣
fatmawati (pipit)
hey paman dan bibi gila kanaya datang untuk membalas apa yg sudah dilakukan
fatmawati (pipit)
mungkin kah dokter itu kaki tangan dari keluarga clara
Renn
akhirnya aku bisa baca degem lagi 🙈
Sandhyaruntala: Welcome back kak🤭
total 1 replies
Noey Aprilia
Wooww...
s polos yg brubah jd bar2....tp lbh suka alice sih....dia berani dn tegas,mskpn anaya jg mnggemaskn kl lg mode polos....
fatmawati (pipit)
anaya skrg sudah berubah menjadi dingin dan kaku
mungkin gk kalau naya itu diluar polos tapi didalam di psikopat
partini
gadis polosnya udah ganti ini Thor
Noey Aprilia
Mnimal dia bs mlindungi drinya sndri...ga kya pas lg polos,ngalah trs sking baiknya....kl ky gni kn mkin seru....
fatmawati (pipit)
double yg ini 🤭🤭🤭🤭
fatmawati (pipit): OK ku tunggu selanjutnya
total 2 replies
fatmawati (pipit)
alter ego anaya bangun sisi Lain dari anaya yg akan membuat saudara² terpaku 🤣🤣🤣🤣
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
ukuran badan Naya seberapa sih Thor ko main pangku aja
Sandhyaruntala: Kecil 🤭 ukuran dia itu petit emang yang kesannya imut imut gitu🤭
total 1 replies
Noey Aprilia
Woowww...
cwek lugu trnyta pnya sisi lain yg brbhya...ayo bls tu cwek gila,bkin dia kapok sklian....
fatmawati (pipit)
double 🤣🤣🤣🤣
fatmawati (pipit): iyalah🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
fatmawati (pipit)
naya punya alter ego, yg muncul saat tidak naya mau menyerah
partini
wow gas hajar balik
Sandhyaruntala
Huhu kasian itu anak nggak tau apa apa jadi korban
Dewiendahsetiowati
semoga ada yang nolong anak yang disiksa Alena
fatmawati (pipit)
bagus critanya, juga plot twist ya bikin deg deg kan lhooo
siapa ya musuh dari keluarga anaya
Mom Ilaa
penasaran siapa ya
Sandhyaruntala: Makin di baca makin seru loh kak🤭
Ayo lanjutt ke bab berikutnya🔥🔥
total 1 replies
Mom Ilaa
devan mulai ada rasa kah
Sandhyaruntala: Hayooooo hehehe, pesona degem nggak kaleng kaleng🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!