NovelToon NovelToon
Queen Of Beast

Queen Of Beast

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / TimeTravel / Reinkarnasi / CEO / Romansa Fantasi / Petualangan Fantasi-Penyeberangan dunia lain
Popularitas:148.3k
Nilai: 5
Nama Author: yolanda94

Seorang CEO bernama Ani berenkarnasi ke dunia novel yang pernah dia baca, karena kecelakaan yang di alaminya, membuat Ani berenkarnasi menjadi wanita sampah yang bernama Lie.

Hukum rimba berlaku di dunia ini, di mana yang kuatlah yang akan bertahan hidup. Bukan hanya lemah tapi Lie bukan anak kandung keluarga Yuan, lalu siapa ayah Lie?Teka teki kehidupan baru Ani membuat Ani harus menemukan titik terang. Siapa ayah Lie sebenarnya? Mampukah Ani menemukan titik terang dari teka teki kehidupan Lie yang rumit? Mampukah Ani bertahan dengan dunia yang kejam ini sebagai Lie?

Jangan lupa dukung author terus ya.....
Terima kasih untuk pembaca setia...😘
Semoga bisa up terus......
Jika tidak setiap hari, 3 hari baru bisa up ya tolong maklumin saya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yolanda94, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Ka... Kamu tau?" pangeran keempat tergagap.

Aku tidak menjawab pertanyaannya yang menurut ku itu tidak penting, aku memegang tangannya untuk menyuruhnya mengikuti ku. Aku pergi ke tempat sebuah cafe yang menjual makanan, tempat ini cocok untuk melakukan pengobatan.

"Kenapa kita di sini?" tanya nya heran.

"Pengobatan," jawab ku.

"....."

Dia hanya diam tertunduk, sungguh kasihan sekali pangeran ini, dia cukup tampan. Aku memberi kan dia obat khasiat tinggi yang ada di cincin dimensi ku.

"Aku mencium bau wanita dari mu, apa kamu wanita?"

Mata ku dan mata pangeran saling pandang, ini tidak bagus untuk jantung ku.

"Huks..Huks...." aku memberikan batuk palsu.

"Ini mengejutkan ku, siapa nama yang harus ku panggil?"

"Xue," jawabnya.

"Itu nama samaran mu?"

"Bukan."

"Lalu?"

"Itu nama panggilan ibu ku pada ku," dia menyesap teh yang ada di depannya sangat elegan.

"Aku mengerti."

"Siapa nama mu?"

"Lie."

"Apa kamu tidak memiliki marga?" tanya pangeran heran.

"Ada, tapi aku sudah di keluar kan sehingga aku tidak pantas untuk memakai nama marga ku" Jawab ku sambil memakan makanan ringan yang di sajikan di atas meja.

"Aku mengerti," pangeran meletakkan gelas di atas meja, dia melanjutkan pembicaraannya.

"Terima kasih untuk obat mu."

"Tidak masalah Xue, aku senang bisa membantu mu, aku harap di masa depan kamu bisa membantu ku, Xue."

"Tentu saja," jawab nya tegas.

"Apa kamu wanita?"

"Huks..Huks..." aku tersedak mendengar pertanyaan dari pangeran keempat.

"Apa itu penting?"

"Tidak."

"Kalau gitu, kita akan berpisah di sini, semoga hari mu menyenangkan Xue," aku bergegas pergi meninggalkan Xue sendirian.

"Manusia, dia seperti nya tau kalau kamu wanita," suara ular berbicara padaku.

"Aku rasa begitu," jawabku.

Aku pun keluar dari ibu kota menuju hutan, tempat ku untuk beristirahat dengan damai.

"Manusia, ada seseorang di sana."

"Iya."

Aku bersembunyi di balik dedaunan, apa dia pembunuh bayaran? Siapa yang akan dia bunuh? Apa itu aku? Tanyaku.

"Keluarlah !" teriak pria berkudung hitam.

Sudah ketahuan, segera aku keluar dari persembunyian ku.

"Mencari aku?" tanya ku.

"Hmm tidak, aku hanya penasaran dengan orang yang hidup di sini."

"Kalau begitu, pergi lah," pinta ku.

Aku melepaskan tudung ku, ku lihat pria itu memakai topeng yang mirip dengan seorang pembunuh. Mengerikan.

"Apa kamu tinggal sendiri di sini?" tanya nya yang duduk sebelah ku.

"Iya."

Aku membuka baju ku karena aku lelah, aku tidur di bawah pohon yang rindang.

"Apa kamu akan tidur di sana?"

"Tentu."

"Kenapa?"

"Aku lelah."

"Baik lah."

"Manusia, dia memperhatikan mu."

"Aku tau, tidak ada aura pembunuh dari nya, biar kan saja dia."

"Aku mengerti manusia, tidur lah aku akan menjaga mu."

"Terima kasih."

Aku pun tertidur, sangat nyaman di sini, aku bisa merasakan angin yang bertiup sepoi-sepoi. Ini hari yang menyenangkan.

"Manusia, bangun."

"Hmm, ada apa?"

"Lihat lah, langit sudah gelap."

"Apa?"

Aku segera bangun dan mencuci wajah ku, beruntung aku ada membeli roti untuk di makan malam ini.

"Manusia, dia yang bertopeng membawa banyak makanan dari hutan dan memanggangnya untuk mu."

"Sungguh?"

"Iya."

Bergegas aku menuju perapian, ku lihat ada pria bertopeng tersebut.

"Sudah selesai?"

"Iya."

"Makan lah."

Pria itu memberikan aku sepotong daging hasil buruannya saat aku tertidur pulas.

"Terima kasih."

"Sama-sama."

Ular kecil keluar dari baju ku dan ikut makan bersama kami, aku tidak bisa melihat wajah yang ada di balik topeng tersebut.

"Ini sangat enak." Ujar ular putih.

Menurut ku ini biasa saja tanpa bumbu daging ini terasa hambar, tidak ada kah mecin di sini? Ini bener-bener hambar, huuuh aku akan membuat mecin jika ada uang hasil penjualan sabun ku nanti.

"Apa ini hewan suci?" Pria bertopeng itu tiba-tiba bertanya.

"Iya." Jawab ku acuh.

Pria itu menatap ular putih yang sedang makan daging tersebut, apa yang ada di pikirannya sekarang? Ingin sekali aku bertanya tapi aku tidak perduli tentang itu lebih baik aku membuat mecin untuk masakan ku yang akan datang agar bisa ku nikmati. Aku sibuk dengan pikiran ku sendiri tanpa memperdulikan pikiran pria bertopeng yang duduk di sebelah ku.

"Apa yang kamu lihat, manusia bertopeng? itu sangat mengganggu ku." Tanya ular suci yang sadar akan tatapan pria tersebut.

"Maaf kan aku. "

"Ular suci yang agung."

"Permisi?"

Pria tersebut tidak yakin akan pendengarannya yang barusan, ular putih terus berbicara tanpa memperdulikan pria bertopeng yang kebingungan.

"Kata kan itu jika berbicara pada ku."

"Baik lah ular suci yang agung."

"Hahaha bagus manusia, aku suka kata itu."

Ular putih melanjutkan makannya sedangkan pria bertopeng menatapnya beberapa saat lalu memakan daging yang ada di tangannya.

"Tidur di mana?" Pria itu tiba-tiba bertanya pada ku yang memecah kan keheningan di antara kami.

"Di pohon." Aku masih tetap menikmati daging yang ada di tangan ku.

"Aku mengerti."

Pria bertopeng terus berbicara pada ku.

"Kamu mirip seperti ular itu."

Pria itu memandang ular suci yang asyik makan.

"Hahahaha tentu." Jawab ku.

"Itu lah kenapa kalian jodoh."

"Jodoh?" Tanya ku.

"Iya, ular itu adalah pemimpin suku ular, aku tidak tau kenapa dia bisa bersama mu."

"Apa dia ratu atau raja?" Tanya ku.

"Aku tidak tau hal itu, yang ku tau bahwa dia pemimpin suku ular karena dia ular bewarna putih."

"Aku mengerti. "

Aku melanjut kan makan ku begitu juga dengan pria yang di sebelah ku. Hidup itu memang harus di nikmati, pikir ku. Makanan yang tadi banyak sekarang hanya tinggal tulang yang terbuang di tanah.

"Aku akan tidur, cari lah tempat mu untuk tidur."

"Tidak, aku akan kembali, apa kamu akan tetap di sini?" Tanya pria tersebut.

Aku menggelengkan kepala ku.

"Tidak, aku akan pergi ke kota sebelah, aku adalah petualang, tidak mungkin bagi ku untuk tetap berdiam di satu tempat dengan sangat lama, kecuali.... " Jawab ku.

"Kecuali apa?"

"Aku memiliki keluarga ku sendiri." Jawab ku.

"Apa kamu ingin memiliki keluarga?"

"tentu saja, aku ingin berbagi kasih dengan seseorang yang aku cintai karena hidup ini akan indah jika saling berbagi."

"Aku mengerti, semoga perjalanan ku lancar."

"Terima kasih."

Pria bertopeng itu pun pergi dari pandangan ku, dia sangat cepat seperti angin yang berhembus, tidak terlihat. Kekuatan untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Aku memanjat pohon yang biasa tempat aku tidur begitu pun dengan ular suci, dia ikut tidur di atas pohon yang sama dengan ku.

********

To be continued.......

1
kr_ka
kasih tanda atau apa gitu klo lagi batin
Linda Kristiawati
good
Umi Noviyanti
Kecewa
mrn_zmrn
👍
Jayzil
kl nulisnya Krn komentar.. sepertinya akan semakin sedikit yg komentar.
kl boleh saran.. nulisnya yg ikhlas jd berkah. InsyaAlloh akan dimudahkan segalanya.
Yowyow: soalnya biar tau respon sih.....
kalau nulis sih udh ikhlas ya.... kalau g job pasti nulis, soalnya pengen tau aja sih masih ada yg suka baca/ ga. makasih sarannya ☺️
total 1 replies
whoo?
lanjut~
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Lanjut
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Next thor
Yoni Hartati
lanjut semangat
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Up lagi napa thor udh lama banget gk up
Yowyow: authornya lagi puyeng 😆
total 1 replies
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Kapan up lagi thor gw nungguin nih
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Next semangat thor
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Sdh kudugong karena udh dijelaskan sama pria gendut itu kalau ting bukan perempuan dan dilihat dari sifat ting nya jg
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Hmm ting ini knp posesif sekali sama lie mencurigakan
whoo?
lanjut semangat
Yoni Hartati
padahal pil itu bisa terjual mahal. kpn lie sadar .roh dalam tubuh lie kpn keluarnya .
roh naga main numpang tubuh lie

lanjut semangat
Hallo^^
menurut harga sabun yg di jual lie terlalu murah gak si... solanya kan bahan sama tanaman nya juga kan mahal ...katanya bunga yellow harga 1 tangkai nya 3000 keping emas sedang sabun yg lie jual cuman 2000 ...kayak gak masuk akal gak sih
>τια27<
next kak, semangat
whoo?
lanjut
🖤༒︎★𝕱𝖚𝖏𝖔𝖘𝖍𝖙★༒︎🖤
Keluarga macam apa itu 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!