Ray... Seorang pria dengan masa lalu percintaan yang kelam karena harus ditinggalkan oleh wanita yang dicintainya untuk selama-lamanya, karena demi melindunginya, Bella kekasihnya rela mengorbankan nyawa sendiri untuk melindunginya, dan kini hadir Anna, wanita cantik yatim-piatu yang dijodohkan dengan nya oleh orang tuanya... bagaimana perjalanan kisah cinta mereka, dan bagaimana Anna menarik Ray dari kegelapan hati Ray yang sudah menguasai seluruh dunianya...?
Yuk ikuti kisahnya...😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 7
7
"Baiklah Nyonya, saya menerima nya, tapi jika dalam sebulan saya tidak kuat saya akan mengakhiri semuanya, dan Nyonya Luna harus membantu saya" jawab Anna dengan sangat terpaksa, sungguh ini seperti dia menyerahkan dirinya sendiri pada harimau yang kelaparan.
dia hanya tidak tega melihat Luna memohon padanya seperti itu, baginya seorang ibu sangatlah luar biasa, dia tidak ingin menyakiti hati seorang ibu manapun di dunia ini, mengingat jika dirinya adalah anak yang sudah tidak memiliki orang tua lagi dan terpaksa harus dititipkan di panti asuhan.
orang tua Anna meninggal karena kecelakaan, karena dia tidak memiliki saudara jauh dia dititipkan di panti asuhan, saat usianya masih 5 tahun.
"Terimakasih Anna, saya akan menepati janji saya, jadi kamu tidak perlu khawatir" kata Luna meyakinkan Anna yang kini masih meragukannya.
"Ya sudah, kalau begitu saya pulang dulu Nyonya Luna, permisi"
"Iya, hati-hati Anna...." Ucap Luna sebelum Anna pergi dari sana.
Anna segera membawa mobilnya ke minimarket untuk membeli keperluan wanitanya, karena dia takut jika Ray akan menanyakannya
Sesampainya di apartemen Ray, Anna langsung masuk kedalam kamarnya dan bersiap-siap untuk memasak menyiapkan makan malam.
"Mas Ray mau makan malam apa?" Tanya Anna sebelum memulai memasak
"Terserah!" Jawabnya tanpa menoleh pada Anna dan sibuk dengan acara talk show di televisi
Anna hanya bisa menghela nafasnya,dan segera menyiapkan makanan sesuai keinginannya saja.
"Biar aku bikin mie goreng seafood, nanti minumnya teh tawar hangat, itu kesukaan ku, kalau mas Ray enggak suka berarti bukan salah aku kan, siapa suruh ditanya jawabnya 'terserah' iya kan?" gumam Anna saat dirinya mulai menyiapkan semuanya.
Membutuhkan waktu sekita 30 menit Anna berkutat untuk menyelesaikan masakannya, setelah selesai Anna memanggil Ray untuk makan.
Anna melepaskan celemek nya dan segera memanggil Ray yang masih sibuk dengan acara televisi yang dia tonton.
"Mas Ray... Makan malam udah siap mas" kata Anna. Ray mematikan televisi nya dan segera berdiri kemudian berjalan menuju ruang makan.
Ray melihat menu makan malamnya, dia terlihat tidak senang, namun pada akhirnya dia tetap duduk dan mulai memakannya, sementara Anna tidak peduli jika Ray akan menyukainya atau tidak, dia memakan makanannya dengan lahap karena memang enak.
Selama Anna tinggal di panti asuhan dia yang selalu membantu ibu panti asuhan untuk memasak untuk makan para anak-anak panti.
Ray mulai memasukkan sedikit demi sedikit mie goreng seafood yang Anna buat, saat mie itu masuk kedalam mulutnya, ekspresi wajahnya berubah, detik berikutnya dia memakan makanan itu dengan lahap seperti Anna.
Anna tersenyum sembunyi-sembunyi agar Ray tidak melihatnya.
'enak kan masakan ku, makanya jangan pernah ragu sama aku, selalu negatif thinking sih....' Batin Anna.
Tidak butuh waktu lama, piring Ray sudah kosong, Ray juga sudah menghabiskan teh tawar hangat yang Anna siapkan
Setelah itu Ray ngeloyor pergi tanpa mengatakan apapun, dan menuju kamarnya.
'orang kayak gitu mau jadi suami aku, sabar Anna hanya sebulan, kamu harus kuat, demi adik-adik panti' batin Anna.
Anna membereskan piring kotor dan mencucinya, setelah itu Anna menuju kamarnya dan segera membersihkan dirinya, setelah itu Anna membaca bukunya, karena kuliah online yang Anna ambil dia harus belajar ekstra keras untuk mengejar semu materi pelajarannya.
Setelah dirasa cukup Anna melihat jam weker yang ada di atas nakasnya
"Sudah jam 11 malam, sebaiknya aku tidur" Anna mematikan lampu kamarnya dan segera tidur agar tidak terlambat bangun besok paginya.
---------------
tap jempolnya ya 😘
MATAMU🤣
Rey...rey