NovelToon NovelToon
Maaf, Aku Menyerah!

Maaf, Aku Menyerah!

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Hijjatul Helna

Menikah kemudian bahagia adalah impian semua orang. Begitu juga dengan Soraya. Namun dapatkah dia bahagia saat menikah dengan seorang player?
Apakah harapan Soraya bahwa Ardan akan berubah bisa menjadi kenyataan?
Ataukah pernikahan mereka akan kandas karena wanita lain?

Lalu siapa Soraya sebenarnya? Benarkah dia hanya seorang wanita sebatang kara? Bagaimana jika seandainya waktu mengungkapkan jati dirinya?


Cerita ini penuh dengan intrik, dendam, perselingkuhan, perebutan kekuasaan dan kekuatan cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hijjatul Helna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa yang Sulit

Rumah itu masih tampak asri. Rumah yang merupakan tempatnya tumbuh menjadi gadis dan meninggalkannya saat dia menikah dengan Ardan.

Soraya berdiri menatap rumah yang lima tahun ini telah ditinggalkannya. Meski begitu, secara berkala rumah itu dibersihkan oleh tenaga kebersihan yang digajinya. Sehingga meski tak ditinggali, tempat itu masih layak huni.

Membuka kunci, memutar kenop pintu.

Kreek...

Perabot di dalam pun masih berada di tempat semula.

Soraya menyeret kopernya masuk dan beberapa kresek yang diletakkannya di dapur. Setelah mengunci pintu depan, dia ke kamar dan menghempaskan tubuhnya di pembaringan.

Soraya telentang menatap langit-langit kamarnya.

Menarik napas berat seakan ada beban yang menghimpit dadanya. Sesak!

Sebulir air mata menetes dari sudut matanya.

Perjalanan hidupnya seperti sebuah slide film yang berputar tampak silih berganti di pelupuk matanya.

Soraya kecil hidup berdua dengan seorang wanita yang dikenalnya dengan sebutan Tante Diana.

Tante Diana menjaga dan mendidiknya menjadi pribadi tangguh dan mandiri. Saat ada anak yang membully dirinya karena tak punya orang tua, Tante Diana mengajarinya untuk tidak meladeni, karena mereka akan berhenti dengan sendirinya.

"Selama mereka tidak menyentuh tubuhmu, biarkan saja mereka. Jangan kau pedulikan!" Pesan Tante Diana.

Tante Diana juga mengharuskannya mengikuti latihan bela diri. Seorang wanita harus bisa menjaga dirinya sendiri, itu prinsip Tante Diana.

Soraya juga sekolah di sekolah terbaik. Saat kecil dia menanyakan mengapa dia bisa bersekolah di tempat hebat seperti itu, tante nya mengatakan kalau dia bisa masuk karena mendapat beasiswa. Dan tantenya memintanya agar giat belajar supaya dia bisa terus mendapat beasiswa.

Selain rajin, Soraya juga pandai. Dia cepat mempelajari sesuatu yang baru. Kemampuannya dalam mengingat sangat bagus. Sekali dia melihat maka akan langsung ingat.

Saat Soraya menamatkan Sekolah Menengah Atas, Tante Diana tiba-tiba pergi. Hanya sepucuk surat yang mengatakan bahwa sudah saatnya dia pergi dan Soraya harus menjaga dirinya sendiri.

Sampai sekarang Soraya tak pernah mengerti mengapa Tante Diana meninggalkannya. Sebelumnya tak pernah ada pertengkaran di antara mereka. Soraya selalu mematuhi semua yang diperintahkan tantenya tanpa pernah membangkang. Hal itu dia lakukan karena hanya Tante Diana yang masih dia miliki.

Heh.. Heh... Soraya terisak. Seberapapun dia berusaha bersikap baik, orang-orang selalu meninggalkannya. Dulu Tante Diana, sekarang Ardan. Meski sebenarnya dia lah yang telah meninggalkan Ardan. Tapi ternyata baik saja tak cukup membuat seseorang bertahan di sisinya.

Seperti Ardan. Belum cukup baik kah dirinya sebagai istri? Hingga harus berakhir dikhianati?

Soraya memeluk bantal yang sudah basah dengan air matanya.

Karena terlalu lelah menangis dia pun tertidur.

Dia terbangun saat hari sudah gelap. Diambilnya ponsel dan melihat jam di sana sudah menunjukkan pukul 09.00 malam.

Astaghfirullah, aku belum salat maghrib, batinnya.

Soraya segera bangun dan membersihkan diri. Kemudian menunaikan salat Isya dan mengqadha salat maghrib.

Terasa ada ketenangan setelah menyerahkan semua pada Sang Penguasa.

Bukankah hanya dengan mengingat Allah SWT hati akan menjadi tentram?

Soraya segera masuk ke dapur. Perutnya terasa keroncongan. Cacing-cacing yang ada di sana rupanya sudah berdemo minta jatah.

Untung sebelum sampai di rumah, dia sempat singgah di swalayan, membeli beberapa barang yang sekiranya dia perlukan selama hidup di rumah itu.

Dia memasak menu sederhana agar dapat segera makan. Rasanya dia sudah hampir pingsan karena kelaparan.

Untungnya Soraya bukan seperti wanita kebanyakan yang kehilangan selera makan karena masalah hati.

Aduh, hati sudah sakit! Masa selera juga harus sakit sih. Pikir Soraya.

_______ Helna_________

Tanpa Soraya sadari, sebuah Hammer hitam terparkir di depan rumahnya dan mengamati ke dalam.

Lampu yang menyala sudah mengindikasikan bahwa ada kehidupan di dalam sana. Sang pemilik hatinya berada di sana. Terasa jauh meski hanya terbentang jarak beberapa meter.

Ardan menghela napas berat.

Kenapa harus seperti ini?

Dia tak pernah berniat menyakiti Soraya. Pernikahan yang dia jalani bersama Soraya sebenarnya hanya sebuah tameng.

Ya, tameng agar orang tuanya berhenti mendesaknya untuk segera menikah. Mereka juga sering menjodohkan dirinya dengan putri relasi kerja mereka. Bukankah hal itu sangat membosankan?

Hingga dia melihat sosok Soraya yang sedang keluar dari kampusnya. Pada awal bertemu, Soraya begitu mengacuhkan dirinya. Tentunya gadis itu tidak akan jatuh cinta padanya. Begitu pula dirinya. Rasanya setelah kejadian masa lalu, dia takkan mungkin bisa mencintai makhluk yang berjenis wanita. Dan dia juga sangat normal untuk jatuh cinta pada sesama jenis.

Hiy, Ardan bergidik membayangkan perang 'batangan'.

Karena itulah dia nekat mengajukan lamaran pada Soraya yang telah dia ketahui sebatang kara. Bukankah hal itu lebih mudah baginya karena tidak harus berhadapan dengan mertua yang seringkali cari gara-gara dengan menantu.

Tanpa dia sadari dia telah jatuh cinta pada Soraya. Entah kapan tepatnya dia mulai mencintainya. Dia sendiri tak tahu.

Mungkin benar kata orang, sering bersama akan menimbulkan rasa. Yang pertama kali muncul adalah rasa nyaman. Kemudian rasa-rasa yang lain mulai bermunculan. Senang saat melihat rona wajahnya ketika tersipu. Rindu saat jauh darinya. Bahagia melihat dia tersenyum saat bersama. Dan hal-hal sepele lainnya yang tidak pernah dia mimpikan akan dapat dia lakukan bersama Soraya.

Mungkin kebersamaannya bersama Soraya telah menyembuhkan trauma nya karena masa lalu. Dan dia juga tidak menyadari kapan tepatnya trauma nya hilang.

Dan Soraya tak pernah mengetahui tentang trauma yang dialaminya. Karena itu Soraya mengira kalau hanya dirinya yang menderita.

Ardan tersenyum miris. Dia menyandarkan tubuhnya dan menutup mata.

Soraya adalah obatnya. Sedangkan dirinya adalah kesakitan bagi Soraya.

Karena itulah begitu Soraya meninggalkan dirinya, dia merasa dunianya runtuh. Baru dia sadar kalau Soraya lah dunianya, hidupnya, dan masa depannya.

Bagaimana dia hidup tanpa Soraya?

Ardan memukul kemudi dengan penuh amarah. Semua gara-gara Angel. Wanita licik itu... Dia harus menerima akibatnya. Dia mungkin mengira kalau ancamannya semalam hanya gertakan saja sehingga berani-beraninya mengirimkan foto dan video itu pada Soraya sehingga rumah tangga mereka sekarang seperti telur di ujung tanduk.

Sialan!

Apa yang harus dia lakukan sekarang?

Tiba-tiba terbersit sebuah ide di pikirannya. Meski bukan ide terbaik tapi patut dicoba untuk saat ini.

Tapi sebelumnya dia harus memberi pelajaran pada ular betina itu.

Ardan mengambil ponsel dan menghubungi sebuah nomor. Pada dering ketiga panggilan diangkat.

{Ya}

{Jemput wanita bernama Angela Wijaya dan bawa ke komplek 7}

{Baik}

Sambungan telepon diputuskan.

Ardan kembali menoleh ke arah rumah yang sudah terlihat gelap. Mungkin Soraya sudah tidur.

"Selamat malam, sayang! Tidurlah yang nyenyak! Aku akan kembali untuk menjemputmu. Tapi sebelumnya aku harus membereskan duri yang menghalangi jalan kita", gumam Ardan.

Dia memutar kemudi dan melajukan mobil menuju ke arah selatan.

Bersambung....

______________ Helna__________________

Kira-kira lagu ini cocok untuk Ardan.

Kehilangan by Firmansyah.

🎤🎤🎤

Sejujurnya kutak bisa

Hidup tanpa ada kamu

Aku gila

Seandainya kamu bisa

mengulang kembali lagi cinta kita

Takkan ku sia-siakan kamu lagi 🎤🎤🎤

1
Ghiffari Zaka
iZhin mampir Thor🙏🙏🙏
Nelly oktavia
siapa yng bersma soraya
Nelly oktavia
banyak cerita yang belom terungkap
Nelly oktavia
ada pa ini semua rencana Soraya
Nelly oktavia
perpisahan itu membuat kamu bahgi lakukan
Siti Masitah
terlalu mudah luluh
Siti Masitah
trauma sih trauma tapi doyan ngelonte...
Siti Masitah
gitu aja....
Siti Masitah
q rasa soraya wanita yg sangaaat botol
Rehan Rehan
👍👍
Yenisia Afila
Datang2 ngaku nenek mau ambil hal selama ini gk ada konstribusi dlm hidupnya, dasar wanita edan
Wasdiah Mahfud
Kecewa
Raden Roro Natasya
aku punya temen persis dlm cerita ini, tp terbalik, papi nya asli brazil, maminya Tionghoa kelahiran Indonesia... wajah nya lbh ke Amerika latin dr pd ke Tionghoa... cakep kok dia muslim sekeluarga...
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
Dewi Kesumawati
tapi kamu tetap masih terlalu baik. karena siksaan itu tidak lama dirasakan marsha. hehe, sayang sekali
NAZERA ZIAN
aku mampir ya Thor. mampir juga di karya ku. "GADIS MASA LALU" Siapa tahu suka.. 😊😊🙏🙏
cocoms
bagus alur ceritanya
Fe☕
Done 💃
mksh cerita nya kk 🤗
kerennnn 👌👍
tetap semangat berkarya ✍️✊
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor lnjjt
Sri Wahyuni
yg slah anak y yg d hancurkn perusahaan ortu y ga etis lah sm az jhat y mlah soraya kya iblis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!