NovelToon NovelToon
Cloud And Sky

Cloud And Sky

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:157.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Angela Jasmine

Jika cinta tak harus memiliki, aku rela untuk melakukannya! Biarkan aku saja yang menanggung akibatnya karena telah menjatuhkan hatiku ke padamu..

Cinta itu seperti matahari yang menyinari bumi, selalu menerangi kegelapan dan tak meminta balasan...

Mungkinkah cinta itu hanya bertepuk sebelah tangan ataukah mendapat balasan?

Inilah kisahku, ikuti aku dan cerita hidupku...

Hai Sky, aku menyukaimu.. By Cloud...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angela Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C & S 7

Kakak beradik beda usia tiga belas tahun itu memasuki kawasan perbelanjaan tak jauh dari rumah. Sky menatap adiknya yang kini ia gandeng sejak keluar dari mobil. Sang adik, Raina, tersenyum sambil memamerkan permen lolipop berwarna cokelat yang paling disukainya.

"Dihabiskan dulu, Dek. Biar nggak belepotan pas kita ke dalam," titah Sky pada Raina dengan penuh perhatian.

Raina menggelengkan kepala dan menunjukkan ekspresi memelas dengan tambahan puppy eyes menambah aura imut pada wajah manisnya yang baru berusia tujuh tahun. Gadis kecil itu tak mau menghabiskan permennya dengan cepat, ia masih ingin menikmati manisnya cokelat di lidahnya. Sky mau tak mau mengalah pada Raina.

Mereka segera mencari alat apa saja yang akan digunakan Raina untuk menggambar, tugas dari sekolah. Meskipun masih kecil, ketertarikan Raina pada seni lukis amatlah besar. Bahkan ia termasuk penggemar Leonardo da vinci, pelukis asal Italia di masa Renaisans, karena sedari bayi setiap ada pameran lukisan, Mami selalu mengajak Raina. Mami pula lah yang memperkenalkan aliran seni lukis dan para pelukis terkenal di masanya pada anak bungsunya tersebut.

Drrt Drrt Drrt

Ponsel di saku celana pendek berbahan jeans milik Sky bergetar. Sky merogoh cepat dan menekan tombol hijau di layar ponselnya, panggilan dari Arjuna mengalihkan perhatiannya dari Raina.

"Raina, tunggu disini sebentar ya, kakak angkat telepon dari kak Arjuna. Kamu jangan kemana - mana! Pilih dulu barang yang mau kamu beli dan taruh di trolley. Oke? Disini agak susah sinyal, kakak ke depan sebentar," pamit Sky pada Raina.

Gadis kecil itu menurut saja dan memperhatikan kepergian sang kakak hingga bayangan tubuhnya tak nampak lagi. Raina mendorong perlahan trolley dan berhenti di tempat khusus peralatan lukis. Dengan masih memegang lolipopnya, Raina hendak mengambil sekotak cat air yang agak jauh dari jangkauannya. Raina berjinjit namun tak juga dapat menggapainya.

"Mau ambil yang ini?" tanya seorang perempuan cantik dengan rambut dicepol dan memberikan sekotak cat air pada Raina. Raina mengangguk sembari tersenyum.

"Terima kasih, kak," ucap Raina dengan wajah imutnya, Claudya menatap gadis kecil itu.

Andai aku punya adik seperti ini, pasti aku akan betah dirumah dan bahagia banget... Batin Claudya sembari menatap gadis kecil itu lekat - lekat.

"Kak!" panggil gadis kecil yang belum ia tahu namanya.

"Iya, ada apa? Kamu mau ambil apa lagi? Sini biar kakak bantu," tawar Claudya dengan tulus.

"Aku mau buku gambar yang itu kak, yang gambarnya Rapunzel," pinta Raina sambil menunjukkan dimana letak buku gambar yang ia inginkan pada Claudya.

"Ini, ada lagi nggak?" Claudya menyerahkan buku gambar keinginan Raina dan disambut dengan antusias oleh gadis itu. "Ya ampun, mulut kamu belepotan, Sayang. Sini kakak bersihin, sepertinya kakak bawa tisu kecil di pouch kakak, sebentar ya.." ucap Claudya sambil membuka pouch yang di dalamnya terdapat tissue travel pack dan segera membersihkan noda di sekitar bibir Raina.

"Kakak baik banget, nama kakak siapa? Nama aku Raina," ucap Raina memperkenalkan diri.

Raina tersenyum sambil terus memperhatikan perempuan yang hampir seumuran kakaknya dengan tatapan kagum. Biasanya banyak perempuan yang mendekati kakaknya melewati Raina. Secara tidak langsung, Raina menjadi perantara untuk berdekatan dengan Sky. Raina hafal betul banyak gadis yang tertarik dengan Sky. Namun berbeda dengan perempuan di depannya. Ia begitu tulus dan perhatian padanya.

"Nama kakak, Claudya, nama kamu cantik sesuai dengan wajahmu," puji Claudya tulus.

"Kata Bunda, dulu aku lahir sewaktu hujan makanya dikasih nama Raina," jelas Raina membuat Claudya tersenyum dan membelai lembut rambut panjang Raina yang tergerai.

"Oh, begitu. Oh iya, Raina kesini sama siapa? Kakak perhatikan dari tadi cuma sendirian jalan kesininya? Apa Raina kesini sendirian? Kalau gitu, kakak anterin pulang yuk," tawar Claudya.

Raina menggelengkan kepala dengan senyum mengembang di wajahnya. Ia menarik tangan Claudya dan berjalan ke sembarang arah mencari keberadaan kakaknya.

"Kakak!" teriak Raina saat menemukan kakaknya. Ia berlari ke arah kakaknya yang juga sedang mencarinya.

"Raina! Kamu dari mana aja sih? Baru kakak tinggal sebentar udah nggak ada di tempat tadi! Kakak khawatir, takut kamu hilang," ucap Sky begitu panik saat melihat adiknya.

Claudya terkesiap saat melihat bayangan tubuh Sky dari belakang karena posisinya kini berada di belakang Sky, dan itu benar - benar Sky. Bukan mimpi!

Claudya mengucek kedua matanya. Memastikan apa yang dilihatnya bukan mimpi atau halusinasi belaka. Nyata! Ia bertemu kembali dengan Sky. Harus bersyukur atau bingung ia saat ini?

Raina menarik ujung kaos kakaknya agar mengikuti dan segera menghampiri Claudya yang nampak bingung.

"Hai kak, ini kakak aku. Aku kesini sama dia, kenalan dulu dong!" pinta Raina pada Claudya dan Sky.

Mau tak mau di depan Raina, Sky dan Claudya berkenalan. Pemandangan itu membuat si kecil Raina tersenyum memandangi interaksi keduanya.

"Tadi kak Claudya yang bantuin aku ambil peralatan lukis, habisnya nungguin kakak lama!" celetuk Raina santai dan melemparkan kesalahan pada kakaknya.

"Kan tadi kakak bilang tunggu dulu, kamu nya yang ngeyel (membantah/tidak menurut)," Sky masih pada pendiriannya. Claudya yang melihat hal itu hanya bisa berdehem berharap keduanya tak berdebat lagi. Dan deheman itu benar - benar bisa menghentikan pertikaian kakak adik tersebut.

" Pfft... " Claudya menahan tawa dan itu menarik perhatian Sky.

"Kalau mau ketawa, ketawa aja, nggak ada yang melarang kok. Ini udah jadi kebiasaan antara aku sama Raina setiap hari," jelas Sky.

Claudya mengangguk paham dan berjongkok mendekati Raina.

"Kakak pulang duluan ya, sudah mau malam, sampai jumpa lagi Raina..." pamit Claudya dan segera berdiri perlahan.

"Tunggu kak!" pekik Raina menahan kepergian Claudya.

"Ada apa, Raina?" tanya Claudya santai.

"Minta nomor hape kakak, supaya kita bisa bertemu lagi. Aku nggak mau pertemuan kita berakhir disini, aku mau mengenal kakak lebih jauh," ucap Raina seperti orang dewasa, kening Claudya berkerut dalam.

Anak sekecil ini kenapa omongannya sudah seperti orang dewasa? Mengenal lebih jauh? Memangnya mau mengenal yang seperti apa?

Claudya masih bingung untuk memberikan nomor kontaknya pada Raina atau tidak, namun dengan cerdiknya, Raina mengambil ponsel Sky yang masih berada dalam genggaman kakaknya.

"Please, kakak!" rayu Raina dengan nada memohon seperti itu, pertahanan Claudya runtuh juga.

Claudya mengambil ponsel Sky dan mengetik nomor kontaknya lalu segera memilih pergi dari tempat itu. Barang belanjaan yang sudah dititipkan di tempat penitipan barang sudah ia ambil. Langkah Claudya semakin cepat menuju mobilnya seperti dikejar seseorang.

Kenapa jantungku berdetak kencang? Aku sehat kan? Kenapa setiap ada kak Sky, aliran darahku seolah mendadak lebih cepat dan jantungku berdetak begitu kencang? Ya Tuhan, pipiku memerah dan hangat? Apakah ini namanya jatuh cinta? Tapi aku takut....

🌺 🌺 🌺 🌺

1
Qaisaa Nazarudin
# membuka penutup botol air
Qaisaa Nazarudin
Waahh ini pasti Dewa yg di kantin kampus,yg nolongin Claudya lenutup botol airnya tdi kan??!!👏🏻👏🏻😅😅
Khaida Siti Umairah
mampir
Ney Maniez
👍🤗🙏🙏
Ney Maniez
👍🙏
Ney Maniez
☹️
Ney Maniez
👍🙏
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ Inka24#BTBM❤️
selesai juga like nya smpe episode terakhir 😁🙏 sukses slalu yaa
Intanksm98
(♡˙︶˙♡)
Intanksm98
Sky jangan nangis,
sini peluk (づ ̄ ³ ̄)づ
Intanksm98
Terhibur kok kak 😂
Intanksm98
Sumpah itu si Rey, sweet ya 😭 bertanggung jawab.

Salam dari Clarissa ❣️
Intanksm98
Semangat kakk 😊
Intanksm98
Usaha gak menghianati hasil ya Wa, walaupun dikasih waktu cuma 5menit 😂

Salam dari "CLARISSA"
Shinta Ratnasari
aq mampir kak, mudah2an seru ya 👍👍
Angela Jasmine: Terimakasih kakak sudah mampir ☺️☺️
total 1 replies
Sul@ti
Mohon Maaf Thor Saya izin save Beberapa foto Karena fotonya selera Saya banget dan pilihan author sangat cocok dan sesuai selera Saya 🙏😊
SEPTINA
Awal yang keren...
Machan
5 like semangat yang tertinggal kak jasmine.
Olan
aku like nih thor😊 mari saling ngedukung juga
Dian Anggraeni
makin sukaaaaa 😊👏👏👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!