NovelToon NovelToon
Mercenary Of El Dorado

Mercenary Of El Dorado

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengawal / Teen / Action / Persahabatan / Epik Petualangan / Fantasi / Light Novel
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Protocetus

Alkisah di sebuah benua yang bernama El Dorado, kekayaan emasnya begitu mahsyur sehingga penduduk pulau tidak pernah bekerja apalagi kelaparan tetapi sekarang cerita itu hanyalah sekedar hikayat dari orang-orang tua.

Asalkan ada yang mau membayar dengan mahal, pasti ditemukan petunjuk dari hikayat itu untuk menemukan "El Dorado".

Daftar Arc:

1. Prologue: Cambiaso Dybala (Bab 1-3)
2. Muerte Prison Escape (Bab 4-13)
3. Arc of Lamh Laidr (Bab 14-33)
4. Pemberontakan Bangsa Gunung (Bab 34-51)
5. Fuego de Duchess Villareal (Bab 52–selanjutnya)
6. Age of Mercenario (Coming Soon)



Genre: Aksi, Petualangan, Fantasi Barat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Protocetus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 - Rencana Kabur

Dybala mampu menghindar dari putaran mengerikan Arroyo. Joao menepuk tangannya tiga kali, memberikan isyarat pada Dybala dan Arroyo. Tanpa sepatah kata pun, keduanya mengerti apa yang harus dilakukan untuk sandiwara yang selanjutnya.

"Kau itu kenapa menepuk tangan seperti itu?" ucap seorang penjaga.

"Bukan urusanmu sialan, kenapa penjaga di penjara ini bertingkah laku seperti ibu-ibu pasar."

"Jaga mulutmu!"

"Ada apa ini, hanya seperti itu saja kalian marah." ketus Coentrao, maju melindungi Joao meski dengan tangan yang dibelenggu.

Sepertinya Coentrao dan rekan satu kamar tahanan yang lain belum mengetahui rencana Joao. Dia memiliki sifat tidak mudah percaya, bahkan dengan saudaranya sendiri. Adu mulut yang sengit dengan para penjaga tidak dapat dihindari lagi.

Woosh!

Para penonton di sangkar listrik merasa kesal karena Dybala hanya menghindar saja dari serangan aura angin Arroyo. Dia belum melakukan penyerangan, hanya mengelak dan menangkis.

Ting!

"Kalian mau lihat lagi tangkisanku!" seru Dybala secara memuakan mencoba memberikan semangat.

Pssht!

Salah seorang penjaga melempar batu. "Hoy sialan, aku ini memegang kau. Bertarunglah yang benar anak kecil!"

"Kurang ajar, bertaruh dengan namaku tapi aku tidak memakan uang haram itu ..." batin Dybala. Pemuda itu bersiap untuk mengakhiri pertarungan. Arroyo juga ingin membuat semua orang yang di sana percaya sehingga mengeluarkan teknik terkuatnya.

Teknik Taufan: Angin Kebinasaan!

Boom!

Tenaga angin dahsyat layaknya sebuah ledakan keluar dari kedua telapak tangan. Serangan aura itu terasa sampai seisi arena. Mereka terdiam, mengira bahwa pertarungan telah berakhir dengan tersengatnya si anak kecil sampai mati.

"Apa kau menyerah Pak Tua," ucap Dybala tersenyum. Dia membidiknya agak ke atas, sehingga dapat menghindar.

"Anak yang mengerikan, bahkan meskipun aura yang dia punya lebih lemah dari kebanyakan orang. An-- bukan, Dybala memiliki tatapan yang jarang dimiliki orang lain." gumam Arroyo.

"Boo, malah berbicara. Memangnya kami tidak lihat apa tadi!? cepat bunuh orang tua itu. Dia sudah menyerah kepadamu cepatlah."

"Auramu sudah hampir habis ya nak Dybala?"

"Benar, aku adalah pemenangnya bahkan kalau kita bertarung sekali lagi." Dybala memperhatikan salah satu bagian sangkar burung terbuka, penjaga yang tadi mengeluarkan teknik itu hendak membunuh Arroyo dengan kapaknya.

Srat!

Tiba-tiba muncul tanah tajam berukuran besar yang menembus perutnya. Penjaga itu dengan tatapan marahnya melihat Joao yang menertawakan dirinya, itu adalah hal terakhir yang dilihatnya.

Belum sempat orang-orang di dalam arena bereaksi, Arroyo telah memberikan auranya pada Dybala.

Sementara para tahanan lain yang sedang melakukan pekerja menambang, dikejutkan oleh beberapa penjaga yang berlarian meninggalkan tempat. Iaquinta dan Stefano sudah dapat menebak kalau ada percobaan untuk melarikan diri dari penjara.

Selama setengah tahun di penjara ini sudah terjadi hal yang sama selama 4 kali. Para penjaga yang masih tersisa, menutupi tempat pertambangan dengan aura gabungan untuk membantuk penghalang.

"Hey Pak Tua, sepertinya kali ini berbeda." sahut Iaquinta menghentikan pekerjaannya.

"Apa bedanya dari kemarin dasar bodoh, aku tahu kau masih menggebu-gebu tapi tangan ini ...," balas Stefano, mengingatkannya.

"Hey pemalas! teruskan pekerjaan," para penjaga mulai memberi pukulan kepada mereka satu persatu.

"Kita coba menggali di ujung sana tidak lama setelah ini. Ikuti saja aku," balas Iaquinta menunjuk ke arah terowongan gelap di depannya. Dia kembali melanjutkan pekerjaannya.

"Bagus tapi nanti ketahuan. Kita tidak bisa menggali dengan cepat tanpa aura."

"Aku mungkin telah menemukan titik buta tempat ini Pak Tua."

"Bagaimana dengan borgol ini?"

"Pandai besi di Federasi Gaelik ada banyak. Kita tidak bisa ajak orang lain, mereka mungkin membocorkan ucapan kita pada penjaga."

Iaquinta banyak belajar dari Joao. Dia adalah seorang laki-laki yang tidak mudah untuk mempercayai seseorang, bahkan kalau itu adalah saudara kandungnya sendiri. Stefano menggeleng-gelengkan kepala terhadap sikap keras kepala, tetapi dia menyetujui rencana.

Keduanya tidak bisa melakukan penambangan pada malam hari, sebab penjaga akan melakukan patroli di terowongan tambang setiap pagi. Iaquinta mendapati bahwa jalur terbaru selalu mengeluarkan tetesan air.

—>

1
itsme.adhisty_deer03
kak aku mampir cerita nya bagus terus keren Walid nya 🤣
Protocetus: siapa walidnya? Pak Margrave kah? 😂
total 1 replies
Koke
Spanyol tah ini?
Otherplane
Yes, akh udah baca, kayaknya menarik
Aegis
ngincer susu🥴
Barou Cool: gimana Thor masak endingnya udah dikasih tau 🤣
total 2 replies
Aegis
tadi aja sok, kakek pembalap ini🥴
Aegis
haris diewek dulu🥴
Aegis
kalo ada elipisis tanda baca lain di depan elipsis bang, ...! kaya gitu
Aegis
si bro siap-siap mau menjadi pahlawan di saat kritis🥴
Aegis
tinggal makan ae cacingnya, enak kan cacing jenis itu🥴
Aegis
pembunuh biasanya kebal racun
Aegis
ini bahasa malay kah?
Aegis
ini bandit jahat apa bandit baik? pake bahas soal pajak segala🥴
Aegis
emang gak usah nanem?
Protocetus: setahu saya ya orang-orang Nomaden kyk Turk itu dia kerja paling cumn ngurusin kambing makan. Dah sama ngambilin susu kenyang
total 1 replies
Aegis
mampir bang🤭
Ryuuto ★★
absen
azure
ngeri-ngeri namanya ya/Shame/
Dhatu Lukita
⭐5 buat akak, aku agak sulit memahami tokoh2nya nih kak. tpi kayaknya seru nih tema medieval2 gitu gak sih😁.

semangat berkarya terus yaa 💪💪💪

terbaik lah buat akak.
Dhatu Lukita
halo kak, aku mampir disini yaa😄, soalnya aku kirang suka sepak bola.
maap ya heheh.🙏.
azure
hmph
azure
terlalu gegabah🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!