NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Lebih Tua

Mengejar Cinta Pria Lebih Tua

Status: tamat
Genre:Beda Usia / One Night Stand / Romantis / Cintamanis / Duda / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:160.7k
Nilai: 5
Nama Author: Puppy Bangtan

"Enghhh hentikan," erang Savio dengan kepala yang mendongak ke atas di mana kedua tangannya memegang pinggang ramping Zoe.

Zoe menghentikan sejenak kecupan basahnya pada leher Savio, "Aku tidak peduli dengan usia kita, aku mencintaimu dengan tulus! Aku hanya akan menikah denganmu," pengakuan yang kesekian kalinya Zoe katakan pada Savio.

•••
Pertemuan tidak sengaja di Swiss ternyata menumbuhkan rasa pada gadis remaja yang tidak sengaja bertemu dengan Savio di sebuah cafe.

7 tahun berlalu, mereka dipertemukan kembali dengan usia mereka yang sudah semakin matang. Melihat peluang yang besar Zoe terus bergerak tanpa memandang perbedaan usia mereka yang terpaut sangat jauh.

Sedangkan Savio sendiri, ia ragu dan bimbang untuk menjalin hubungan dengan Zoe yang lebih pantas menjadi menantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puppy Bangtan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 7

Milan, Italia

Savio baru saja tiba di mansion mamanya tepat pukul 7 malam.

Dengan langkah gontai Savio masuk ke dalam mansion.

"Mama."

Savio memanggil dengan keras kala ia tidak melihat siapapun di lantai satu.

Tanpa banyak bicara Savio langsung naik ke lantai atas kala mendengar suara tawa.

"Ma," panggil Savio sekali lagi yang mana hal itu menarik perhatian para perempuan yang sedang berkumpul dengan mamanya.

"Eh sayang, kamu sudah datang, sini bentar," panggil Erda dengan senyum yang lebar.

Savio dengan wajah yang kesal sontak langsung turun ke lantai satu enggan menghampiri mamanya.

"Savio," Erda langsung mengejar Savio turun ke lantai satu.

"Savio tunggu," panggil Erda dengan tergesa demi mengejar langkah putranya.

Savio dengan jengah berhenti tepat di depan pintu.

"Kamu mau kemana, baru juga datang udah pergi," omel Erda seraya memukul bahu Savio.

"Kenapa mama bohongin Savio? Apa mama tahu seberapa cemas dan takutnya Savio waktu dengar mama sakit? Kenapa ada banyak perempuan di rumah kita?" tanya Savio dengan geram kala ia sudah tahu akan rencana mamanya yang selalu menjodohkan dirinya dengan banyak perempuan pilihan mamanya.

"Dengerin mama dulu, mama emang sakit, tapi mama udah mendingan setelah Lio bawa mama ke rumah sakit tadi sore, karena itu mama ngundang putri teman- teman mama untuk kumpul di sini dan berbincang denganmu, buruan pilih kamu mau yang mana? Sekalian kalian ngedate malam ini, gimana?" Savio langsung mengalihkan tatapannya ke arah lain seraya menghela napas dengan jengah.

Sampai kapan kontes perjodohan ini akan berakhir.

"Mama enggak capek tiap hari cari perempuan untuk dijodohkan dengan Savio?" Erda dengan senyum lebar menggelengkan kepalanya.

Savio manggut- manggut paham, "Savio tidak akan nikah sampai tua nanti."

Sontak Savio mendapatkan pukulan keras dari mamanya, "Kamu mau jadi bujangan tua? Usia kamu udah 32 tahun, kamu masih tampan dan seksi, banyak wanita di luaran sana yang mau jadi istri kamu, mereka enggak mandang status kamu sebagai duda."

Savio hanya diam dan mendengarkan, ia bahkan sudah hafal dengan ucapan yang keluar dari mulut mamanya karena hampir setiap hari Erda mengatakannya.

"Gimana kalau mama aja yang nikah? Savio enggak keberatan meski harus punya adik lagi di usia yang udah tua ini," dan pukulan bertubi kembali Savio dapatkan dari mamanya.

"Apa kamu sudah gila? Kenapa kamu bersikekeh untuk menduda hingga tua, apa kamu tidak kasihan dengan mama, mama sudah tua, sudah waktunya menimang cucu darimu."

Savio menggaruk kepalanya dengan geram kala ia selalu ditodong cucu setiap harinya bak ditodong anak kecil yang tengah merengek meminta uang.

"Jika kamu tidak mau dengan perempuan pilihan mama, mama bebasin kamu kok untuk pilih wanita yang kamu suka, asal dia benar- benar tulus sayang dan cinta sama kamu."

Savio menghela napas untuk kesekian kalinya membuat Erda dengan geram menendang tulang kering Savio.

"Sakit ma."

"Selama 1 bulan di Swiss, apa yang kamu dapatkan di sana? Kamu pasti bertemu atau saling tukar nomor telepon kan dengan wanita- wanita Swiss? Mama yakin wanita Swiss cantik- cantik dan memiliki kepribadian baik dan elegan, apa satupun tidak ada wanita yang mengajakmu tidur atau sekedar berkenalan?" Savio menelan salivanya kala mendengar pertanyaan mamanya.

Sontak pikiran Savio langsung tertuju pada gadis cantik di club yang mengajaknya tidur layaknya mengajak main anak kecil.

"Kata siapa baik dan elegan, mereka lebih banyak gila dan ganas dari pria," jawab Savio membuat Erda mengernyitkan keningnya bingung.

1
Angelica James
masih muda ituu, tak kirain 40+ 🤭
say't
yiiaaah kok nanggung y 🥺
say't
sdh kutebak zoe nyerah skrng savio ngera ng buat dptin zoe lg 🤣
say't
thanks y astrid berkat dirimu savio makin menunjukkan rasa cemburux n rasa cintax ke zoe 🤣 sena n astrid pastinya
say't
busyet dua bujang lapuk ni kalang kabut jg cz sdh ngrasain miss ✌️ dari kedua cegil ni 🤣
say't
klovi n ben jg pst sdh nglakuin ONS nih 🤣 pas dua cewek muda dpt dua duda 🤣
Ita Listiana
/Facepalm//Scream/
s
menatap
s
hati hati kualat loh jdi saling bucin
s
ada ada saja sebutan mama dan nenek dari mereka /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
s
awas nanti membucin loh/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
s
dasar asisten as teman lucknut /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
s
kau bahkan takkan menolak pesonanya
s
kan di kamar mandi, kok beranjak dari sofa?
Sulasmi
next Thor jg lama lama dung❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Aqil Aqil
lmx br up,sklx up eh...eh..kok cm satu ya thor,lnjt dong smngt.
Mel_San12
elehhhh giliran begini aja mulai nyosor-nyosor kan, kemaren-kemaren kemana aja? sok jual mahal elahh😑🥴
Gabutz
lanjut
Reni Anjarwani
bagus sayang upnya lama
Nur Adam
lnjjt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!