NovelToon NovelToon
I Get 33 Heroine

I Get 33 Heroine

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:24.1k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Genre : Comedy, Harem, Petualang, Parody.

Dalam pengakuan cintanya Kenzi telah ditolak mentah-mentah oleh gadis yang disukainya hingga mengalami serangan jantung.

Di kematiannya dia bertemu dewi yang menawarkan kehidupan keduanya menjadi pahlawan di dunia sihir namun dia menolak dan memilih untuk jadi pria biasa, cita-citanya adalah menemukan 33 Heroine dan hidup damai dengan membuat Harem sendiri, sayangnya tanpa ia ketahui dunia ini lebih mengerikan dari yang dia pikirkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 07 : Distrik Kumuh

Mengambil dua tempat kursi di kedai, Lin lebih banyak makan dibandingkan apa yang aku pikirkan. Dia melahap beberapa daging serta sayuran hingga aku pikir dia sedang kesurupan apapun itu.

"Tolong tambah."

Pelayan yang tampak kerepotan kembali mengalihkan pandangan padaku, dia mungkin ragu untuk menyiapkan kembali pesanannya namun aku mengkonfirmasi bahwa aku akan membayarnya.

Hidangan kedua telah dihidangkan sebanyak hidangan pertama.

"Jadi namamu Lin umur 10 tahun dan kamu terpisah dari rombonganmu saat meninggalkan wilayah manusia."

Jadi dark elf memutuskan untuk menjauhi pemukiman manusia kah?

"Benar tuan, karena aku lapar aku memutuskan untuk mencuri makanan di salah satu rumah sayangnya mereka berhasil menangkapku."

Jelas sekali dia bisa tertangkap, rumah yang dia curi rumah bangsawan yang ketat akan penjaga.

"Aku sudah kenyang tuan Kenzi, lalu kemana kita akan pergi?"

"Pertama kita akan pergi ke toko pakaian, setidaknya kamu harus memakai pakaian yang lebih bagus."

Aku mampir ke cabang toko Amira, yang aku beli untuk Lin adalah gaun biru cerah berenda dengan topi kecil di kepalanya, ia mengenakan sepatu hitam dengan kaos kaki sepanjang lutut.

Sementara seluruh pelayan terlihat terpesona akan keimutannya aku mengangguk puas, kini dia terlihat seperti pedagang.

Seminggu telah berlalu semenjak aku mempekerjakan Lin sebagai pelayan serta tangan kananku, selama itu juga Lin mendapatkan pelatihan dari beberapa orang di guild pedagang.

Dalam perjalanan Lin beberapa kali menanyakan tujuanku. Aku menceritakan bahwa aku seorang pedagang dan memutuskan untuk membuka toko di wilayah kumuh. Untuk Lin sendiri dia sedikit ragu, bagaimana pun berjualan di sebuah distrik kumuh seolah tidak akan membuatku mendapatkan keuntungan sedikit pun.

Kami tiba di toko yang telah aku beli, jika dibilang toko, itu lebih disebut sebagai rumah yang tidak terpakai.

"Di sinilah kita akan memulai bisnis, untuk pertama mari bersihkan."

Lin mengangguk mengiyakan sebelum mengambil sapu, ember dan lap dan kami berdua mulai bekerja selama tiga hari ke depan sekalian memperbaiki properti yang rusak dan menempatkan rak-rak yang baru untuk digunakan.

Aku membersihkan jendela.

"Tuan Kenzi maaf jika lancang tapi bisnis seperti apa yang Anda buat di tempat seperti ini?"

"Minimarket."

"Minimarket?"

"Minimarket adalah tempat dimana keperluan semua orang tersedia, seperti bahan pokok, pakaian dan lainnya dengan harga terjangkau... dengan ini aku bisa sukses dan kemudian menikahi 33 wanita, impian yang luar biasa haha."

Lin bertepuk tangan padaku yang berdiri di kursi dengan pose kemenangan.

"Impian yang bagus tuan, ini pertama kalinya aku mendengar seorang mengatakan hal seperti itu tanpa malu."

"Oi Lin bukannya kamu agak sedikit kasar di sana."

"Tidak, tutur perkataanku sangat dijaga dan sopan."

Sama sekali tidak.

Lin cukup ahli dalam berdebat aku tidak yakin bisa mengalahkannya. Setelah selesai bekerja kami beristirahat dengan makan makanan ringan dan teh.

"Untuk wilayah kumuh tempat ini sangat tenang."

"Kurasa tidak begitu tuan, lihat di luar sana... ada gerombolan preman yang datang kemari sambil membawa senjata."

"Heh? Kenapa bisa?"

"Sepertinya mereka datang untuk merampok."

"Kenapa begitu? Kita juga belum buka."

"Distrik kumuh dibilang juga sarang penjahat tapi jangan khawatir tuan, aku sudah menyiapkan sesuatu dari jauh hari."

Ketika perampok semakin mendekat mereka diledakkan ke udara hingga mereka berteriak kesakitan.

"A-apa itu?" teriakku panik sementara Lin masih dengan wajah datarnya.

"Aku memasang ranjau di sana, tidak aku sangka bisa sangat berguna seperti ini."

Dari awal apa dia ingin meledakan pelanggan.

Aku rasa dia bukan gadis lemah yang aku pikirkan selama ini.

1
Kazuma
loli 1 ini🤣
Nurul
menghasilkan banyak uang
Nurul
kalau pelanggan yg kena gimana?🤣🤣🤣
Rezenit ORE
Saitama Power
WITABU08
bole kubilang yng author nya ceria?
Meong
Luar biasa
Rezenit ORE
udah kayak WW2 aja
Rezenit ORE
rasa mawar wkwkwkwkwk
Rezenit ORE
koq mirip char Azur Lane
Isekai Fantasy: Aku ambil nama dari nama Rusia dan sedikit dirubah dengan tambahan L jadi Elfrosina, penampilan char-nya jadi seperti itu

Untuk tambahan Enterprise biar mirip kapal perang wkwk
total 1 replies
Rezenit ORE
perang Melucuti pakaian HUOW WOHH ALAMAK
Rezenit ORE
kegiatan Senam malam yang indah nan menyenangkan
Rezenit ORE
sekali ketemu nikah, gitu terus sampe heroine yg 33
Isekai Fantasy: 33 Heroine dengan rute berbeda cukup menguras pikiran namun tidak menambah isi kantongku wkwkw
total 1 replies
Rezenit ORE
iya klo cantik, kenapa tidak Mr. Kenzi
Rezenit ORE
meremehkan untuk tampil mencolok wkwkwkwk
Rezenit ORE
jadi Ayanokouji GW bgts
Isekai Fantasy: Mantap 👍
total 1 replies
Rezenit ORE
Wait ini kata" nya Si Lion😕
Adrian Syifa
makin misteri aja
Rezenit ORE
let's go Mr. Kenzi
Isekai Fantasy: Awokawok :D
total 1 replies
Rezenit ORE
tidak ada kata maaf bagi Estel
Rezenit ORE
dan inilah Mr. Kenzi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!