NovelToon NovelToon
BODYGUARD BERHIJAB

BODYGUARD BERHIJAB

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Misteri
Popularitas:487.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fatma Yulita

HANA HUMAIRAH ALDRICK gadis cantik berhijab yang sangat ahli dalam bela diri dan juga sangat pintar terpaksa menjadi bodyguard seorang CEO karna permintaan dari orang yang telah membesarkannya.

ARGA MAHESYA PUTRA ADMADJA
seorang CEO diperusahaan milik ayahnya. Semenjak menjadi CEO ia selalu mendapatkan teror bahkan ada yang melakukan percobaan pembunuhan terhadapnya. Karna hal itu orangtuanya mencarikannya seorang bodyguard yang akan selalu bersamanya.

"Hahaha ... mama pasti bergurau bukan? aku dijaga oleh seorang perempuan? yang benar saja"

"Sombong sekali anda tuan, dengan sekali gerakan aku bisa mematahkan kaki anda itu" batin Hana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatma Yulita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam mencekam

Sekarang sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam tapi Arga masih sibuk berkutik dengan laptopnya. Ia harus menyelesaikan semua pekerjaannya hari ini supaya proyek barunya bisa dilaksanakan dengan cepat. Janji Refan untuk membantunya sudah ia dapatkan namun Refan harus pulang satu jam lalu karna ibunya memaksanya untuk pulang.

Disela sibuknya Arga mengalihkan pandangannya sekejap menatap Hana yang sedang duduk di sofa yang terlihat sedang membaca buku yang ada diatas meja kecil didepan sofa. Hana sesekali tampak menguap karna mengantuk.

"Sudah ku katakan jangan menungguku, kau bisa pulang dan beristirahat" Ucap Arga kembali menatap laptopnya, sekesal apapun ia kepada Hana tetap saja ia tidak tega jika melihat Hana kelelahan karna menunggunya.

Arga adalah pria baik yang lembut, ramah dan sopan, ia adalah tipe lelaki yang tak mudah terbawa emosi tapi jika ada yang membuat dirinya terganggu atau merasa tidak nyaman maka ia akan bersikap dingin dan sangat sulit untuk ditebak. Hana yang sedang membaca buku mendongakkan kepalanya menatap kearah Arga yang terlihat masih sibuk.

"Tidak tuan, tugas saya belum selesai sebelum tuan muda aman sampai di apartemen tuan dan beristirahat" Arga yang mendengar perkataan Hana menghembuskan nafas kasar.

"Kau tidak perlu terlalu memikirkan perkataan mama, kau bukan robot, kau itu juga manusia biasa yang membutuhkan istirahat" ucap Arga yang tanpa mengalihkan pandangannya. Hana tertegun mendengar perkataan Arga. Hana tak menyangka pria yang menurutnya sangat sombong ternyata memiliki hati yang baik dan peduli dengan orang lain.

"Terima kasih tuan, tapi saya akan tetap menunggu anda disini sampai anda selesai dan memastikan tuan sampai dengan aman di apartemen tuan"

"Terserah kau saja"

Satu jam telah berlalu dan Arga baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Arga merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku, tubuhnya terasa begitu lelah setelah seharian bekerja.

"Aku sudah selesai, ayo kita pulang" Arga merapikan dokumen-dokumen yang ada diatas mejanya, setelah itu iya beranjak untuk segera pulang.

Hana segera berdiri saat Arga berdiri, ia menganggukkan kepalanya. Setelah itu Hana mengikuti langkah Arga dari belakang. Diparkiran mobil yang tersisa hanyalah mobil milik Arga, bagaimana tidak, dia bekerja sampai larut malam. Saat Hana ingin membukakan pintu mobil untuk Arga, Arga menahannya.

"Biar aku yang menyetir, mana kunci mobilku?" Arga menengadahkan telapak tangannya kepada Hana.

"Biar saya saja tuan, anda begitu lelah hari ini, lebih baik anda beristirahat saja tuan" ucap Hana menundukkan kepalanya.

"Kau mau kita mati bersama apa? dengan kondisimu yang mengantuk seperti itu kau bilang ingin menyetir?" Ucap Arga dingin menatap tajam kearah Hana.

"Hufff ... baiklah tuan, maafkan saya karna saya mengantuk" Hana menyerahkan kunci mobil kepada Arga.

"Cepatlah masuk, kalau tidak aku akan meninggalkanmu disini"

"Baik tuan"

Arga melajukan mobilnya meninggalkan perusahaan, ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, ia sebenarnya juga sangat mengantuk tapi masih bisa menahan rasa kantuknya.

Karna mereka pulang sudah tengah malam, jalanan terlihat sangat sepi. Arga melihat sekelompok preman sedang berkumpul di tepi jalan, ia tak merasa curiga sedikitpun, Arga hanya menganggap kalau mereka sedang berkumpul biasa saja.Tapi itu tak berlangsung lama, dari kaca spion Arga melihat para preman tersebut mengikuti mobilnya dari belakang menggunakan sepeda motor.

Arga masih berfikiran positif kalau mereka tidak mengikutinya, ia mencoba mengelabui mereka dengan memasuki jalan yang berbeda arah namun tak disangka mereka masih mengikutinya.

Arga mulai panik, ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Hana yang sedang tertidur menggeliat karna merasa sedikit terganggu tapi ia tidak bangun. Preman tersebut juga melajukan motor mereka dengan kecepatan tinggi. Mereka sudah seperti balapan di jalanan, satu buah motor preman yang dinaiki oleh dua orang tersebut melajukan motornya lebih dari kecepatan Arga, ia menghadang Arga sehingga mau tak mau Arga mengerem mendadak agar tidak menabrak preman yang ada didepannya.

Ciiiittttttt......

Mobil Arga melesat kesamping seperti menghadang jalan. Hana yang sedang tidur langsung terdorong ke depan dan hampir saja kepalanya membentur dash board mobil jika Arga tidak menahan kepalanya dengan tangannya.

"Astaghfirullah" ucap Hana

Hah...hah....hah....nafas arga jadi tidak beraturan, keringatnya bercucuran.

"Apa kita masih hidup?" tanya Arga tanpa sadar, ia begitu shock dengan apa yang baru saja terjadi.

"Ada apa tuan kenapa anda ngerem mendadak?" tanya Hana setelah membenarkan posisinya. Hana fokus menatap Arga, ia tidak tau kalau mobil Arga sudah melintang di jalanan karena ada yang menghadang mereka.

"Tuan!" Arga tidak menyahut Hana, dia masih diam membeku. Nafasnya pun masih belum stabil.

"Tuan!" teriak Hana sambil memukul keras lengan Arga yang membuat arga sadar.

"Ada apa tuan?" tanya Hana sekali lagi.

"Lihatlah itu" Hana langsung menghadap kearah yang ditunjuk oleh Arga, betapa terkejutnya Hana melihat ada 4 orang yang sedang menghadang mereka.

"Siapa mereka tuan, apa mereka begal?"

"Entahlah, aku juga tidak tau dari tadi mereka selalu mengikuti kita hingga salah satu dari mereka mendahului kita dan menghadang jalan"

"Apa? mereka sudah mengikuti kita dari tadi, tapi kenapa anda tidak membangunkan saya tuan?" ucap Hana setengah berteriak, bagaimana bisa dia lengah seperti ini.

"Untuk apa aku membangunkanmu tidak ada gunanya juga"

"Tapi tuan---"

"Sudahlah berhenti berdebat denganku, lihat mereka coba pikirkan bagaimana caranya agar kita bisa lepas dari mereka sekarang" Arga langsung memotong perkataan Hana yang mencoba mendebatnya.

"Tunggu aku akan menghubungi polisi dulu?" Arga langsung mengambil ponselnya dan menelpon polisi agar segera datang ketempat mereka.

"Tunggulah sebentar, mereka akan segera datang" Ucap Arga setelah selesai menelpon polisi.

"Tidak tuan kalau kita menunggu maka mereka akan menghancurkan mobil ini, Tuan tenang saja, biar saya bereskan mereka semua dan tunggulah disini" ucap Hana yang ingin membuka pintu mobil namun hijabnya ditarik oleh Arga yang membuatnya kembali menghadap Arga.

"Kau ingin mati apa? lihatlah mereka ada 4 orang dan juga sepertinya mereka lebih kuat, kita berdua saja tidak akan sanggup mengalahkan mereka" jelas Arga.

"Kuat saja tidak cukup tuan tapi keahlian lebih penting" Hana langsung keluar dari mobil.

"Dasar keras kepala!" Arga pun langsung keluar.

"Siapa kalian, apa yang kalian inginkan" Tanya Arga menatap tajam mereka.

"Serahkan semua yang kalian miliki, maka kami akan melepaskan kalian" suara salah satu preman.

"Ck ...ternyata kalian begal ya, hei kau kenapa kau diam saja? ayo hajar mereka, tadi kau yang paling bersemangat ingin menghabisi mereka tapi sekarang mengapa kau diam, apa kau takut?" Ucap Arga menatap Hana yang hanya diam saja, entah apa yang dia pikirkan sekarang.

"Preman seperti mereka tidak pantas untuk ditakuti tuan, saya diam karna saya tidak mau mengotori tangan saya untuk menghajar begal brengsek seperti mereka" Hana menyeringai menatap para preman tersebut.

"Hei ... nona kau gadis yang manis tapi mulutmu sangat pedas, apakah aku boleh mencicipinya" salah satu preman tersebut mendekati Hana dan Hendak menyentuh Wajah Hana tapi dengan cepat Hana memelintir tangan preman tersebut kebelakang punggungnya dan langsung menendang punggung preman tersebut.

Bugh..

Preman tersebut tersungkur keaspal. Arga yang melihat itu sontak kaget dengan aksi Hana.

"Jangan pernah menyentuhku dengan tangan kotor mu itu!" teriak Hana.

"Hahaha ... nona kau ternyata kuat juga, gadis yang menarik"

"Ck.Jika kalian berani lawan aku!"

Preman itu tidak menyerang Hana melainkan Arga, namun dengan cepat Hana menghalanginya dan mulai memukul preman itu satu persatu.

Bugh....

Bugh....

Bugh....

Beberapa pukulan dan tendangan Hana layangkan, disaat Hana sedang melawan preman yang lain satu preman hendak menusuk Hana dengan pisau tapi Arga langsung menendang dan menggagalkan aksi preman tersebut.

Tak berapa lama, semua preman itu terkapar diaspal. Para polisi pun datang dan langsung menangkap mereka.

"Apa tuan dan nona baik-baik saja?" tanya salah satu polisi.

"Ya kami baik-baik saja, hanya sedikit lebam tapi kami bisa mengobatinya nanti" Jawab Arga.

"Baiklah, kalau begitu terima kasih, kami akan membawa mereka dan meminta keterangan"

"Sama-sama pak dan terima kasih juga karna telah datang kesini" Polisi itu menganggukkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Arga dan juga Hana.

"Apa tuan baik-baik saja?" tanya Hana

"Kenapa kau mengkhawatirkan aku lihat dirimu, kau yang paling banyak terkena pukulan dan kenapa kau melindungi ku tadi?" Ucap Arga setengah berteriak pada Hana.

"Itu memang tugas saya tuan, melindungi anda dan memastikan anda baik-baik saja."

"Ah sudahlah sekarang kita pulang dan obati lukamu"

"Baiklah tuan tapi, biar saya saja yang menyetir tuan, kali ini anda tidak boleh lagi menolak, saya tidak mau anda kenapa-napa tuan"

"Baiklah"

Arga dan Hana segera pulang ke apartemen Arga. Sesampainya disana Arga menyuruh Hana untuk istirahat di apartemennya.

"Sebaiknya kau istirahat disini saja, kau bisa tidur di kamarku dan aku akan tidur di sofa ruang tamu" ucap Arga setelah keluar dari mobil.

"Terima kasih tuan tapi, itu tidak perlu saya juga tinggal disini" ucap Hana

"Apa maksudmu?" Arga mengernyitkan dahinya heran akan perkataan Hana.

"Nyonya besar sudah menyiapkan semuanya tuan muda termasuk tempat tinggal saya, nyonya besar telah menyiapkan satu apartemen untuk saya disebelah apartemen anda tuan"

"Hah..mama terlalu berlebihan dalam semua ini, baiklah kalau begitu sekarang istirahatlah, ini sudah hampir subuh dan obati lukamu itu"

"Baiklah tuan muda, anda juga harus istirahat" Arga menganggukkan kepalanya. Setelah itu Arga langsung masuk ke apartemen begitupun dengan Hana ia juga memasuki apartnya.

Setelah masuk kedalam apartnya, Hana langsung menghempaskan tubuhnya keatas kasur.

"Hari ini begitu melelahkan, apakah hari hari ku akan seperti ini kedepannya?" gumam Hana sambil memejamkan matanya. Lalu kemudian ia menatap langit-langit membayangkan kejadian tadi.

"Aneh sekali ... kenapa para preman tadi ingin menyerang Tuan Arga ya, padahal aku yang memulai itu, tidak mungkinkan mereka mengasihani wanita?atau jangan jangan ..." Hana langsung terduduk dari posisinya yang terlentang.

"Jangan-jangan semua ini sudah direncanakan?"

Bersambung ...

1
Rifa Lestari
kpan lagi update kak, d tnggu kelanjutan ceritanya..seruuu soalnya, smoga sllu shat yaa dsana 🤲
YY
kapan up lagi thor padahal ceritanya bagus loh
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Mantul dah paati rasanya waaaarbiasa, sekali dpt 4 timah panas
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Kesampaian juga akhirnya. Kalau cm di pukul y mlh sakit. kalau dh guling" begitu kan sudah pasti lewat
YY
saking lamanya thor up. jadi baca lagi dari awal. semangat thor untuk up terus💪💪💪
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Lhaaaa kalau begitu siapa yg di mintai tolong sama Hana y
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Hadeuuuuh... Masalah deh, siapa yg mau culik Arga
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Semoga Hana dapat segera mengatasi masalahnya
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Semoga mereka dapat menolong Zahra & anak"nya
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Suaminya kejem amat.
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Waaaaah Hana nongol lagi setelah sekian lama
Az-Ra
lama banget baru up Thor, sampai lupa alurnya
Naura Azwa
Lumayan
Huda
alhamdulillah akhirnya up jgaa🤧
Sri Wahyuti
Tul Tul ...tul.emang Allah Ndak akan ngasih cobaan yang melebihi kekuatan hambanya
Ipunk142 Cink
lanjut KK thor ceritanya bagus
Kurniasih Eva1
pantesan ...perasaan pernah baca cerita ini kapan....ternyata...sdh lama bangt yak baru up
هيداية شراه
benci jadi cinta nanti si kessy
Az-Ra
namanya Dilla buk
Az-Ra
udah mau 2 thn baru up lagi, aku sampai lupa ceritanya kyk mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!