NovelToon NovelToon
King Re Ryushiki

King Re Ryushiki

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Duniamasadepan / Barat / Tamat
Popularitas:134.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Hi Smile

King Re Ryushiki, seorang pemuda berumur delapan belas tahun yang selamat dari tragedi pembantaian yang dilakukan oleh Clan Kyoutetsu.

Ryushiki berhasil selamat karena secara misterius dirinya terlempar seratus tahun ke masa depan. Setelah itu, ia bertekad untuk mencari Aliansi demi mengalahkan Clan Kyoutetsu yang telah mengambil ahli Kerajaan Dragon dari Clannya yang bernama King Re.

Apakah Ryushiki berhasil mengumpulkan Aliansi dan mengalahkan Clan Kyoutetsu? Ataukah sebaliknya? Dan, apakah Ryushiki bisa mengungkap penyebab dirinya bisa terlempar seratus tahun ke masa depan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hi Smile, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7 : Menuju Ibukota Monomure!!!

Kerajaan Dragon, wilayah Hiroyuki, di area pemukiman Clan Hiroyuki berada..

Lingkungan Clan Hiroyuki terpisah dengan masyarakat pada umumnya. Karena, Clan Hiroyuki itu spesial, mereka membuat sebuah gerbang sebagai perbatasan antara masyarakat biasa dan anggota Clan Hiroyuki.

Namun, Daimyou Rangetsu tidak melarang masyarakat umum untuk berkunjung ke area pemukiman anggota Clan Hiroyuki demi menjunjung keadilan. Semua orang bebas keluar masuk pemukiman Clan Hiroyuki.

Sementara itu, di tempat tinggal Rangetsu berada, terlihat Ryushiki sedang memandangi pedang Muramasa di halaman. Karena Ryushiki sekarang menjadi bagian dari Clan Hiroyuki, Ryushiki diberi izin untuk tinggal di rumah Rangetsu.

Ryushiki masih memandangi pedang Muramasa yang ia genggam di tangan kanannya, "Pedang ini pasti sangat berharga untuknya, aku akan menjaga pedang ini. Semoga saja aku bisa bertemu dengannya, walaupun sangat mustahil bagiku.."

Tiba-tiba Misha datang dari dalam rumah menuju halaman dan langsung menyapa Ryushiki."K-kak Ryushiki!!!"

Mendengar Misha yang menyapanya dengan panggilan 'Kak' Ryushiki pun tersenyum saat melihat Misha."Yo, Misha.." Ryushiki memasukan pedang Muramasa ke dalam sarung pedangnya.

Misha pun langsung menghampiri Ryushiki, kemudian ia bertanya sesuatu kepada Ryushiki."Hmm.. bolehkah aku memanggapmu sebagai kakak ku sendiri?" tanya Misha sambil memainkan rambut panjangnya, ia sedikit tersipu malu.

"Ya! Tentu saja boleh, Misha!! Huehehehe!!" ucap Ryushiki sambil tersenyum lebar.

"Kakak!!! Kakak!! Kakak!!!" Misha langsung memeluk Ryushiki dengan sangat erat."Terima kasih, kak Ryushiki. Kata-katamu waktu itu membuatku menjadi sedikit lebih tenang!! Huehehehe!!"

Ryushiki terkejut karena tiba-tiba Misha langsung memeluknya dengan sangat erat."M-Misha?! Ya, aku bersyukur kau sudah tidak sedih lagi.."

Misha pun langsung melepaskan pelukannya terhadap Ryushiki,"Ya!! Aku tak boleh terus bersedih. Kalau aku bersedih, mungkin kak Reinhard juga ikut bersedih di alam sana.." ucap Misha tersenyum.

Beberapa saat kemudian, Rangetsu beserta dua pengawalnya, Ranmaru dan Takeshi datang ke rumah.

Melihat ayahnya telah datang, Misha langsung memeluk ayahnya Rangetsu dengan sangat erat."Ayah!!! Kenapa kau pulang cepat hari ini?!!"

Melihat Misha yang memeluk dirinya, Rangetsu pun tersenyum dan langsung membalas ucapan Misha dengan lembut."Ya, hari ini ada suatu hal yang mendadak.."

"Heee.. suatu hal yang mendadak apa itu?" tanya Misha kebingungan dengan apa yang dikatakan Rangetsu.

"Raja Higuarashi mengundangku untuk datang ke Monomure, sepertinya ada hal yang penting.." ucap Rangetsu.

"Ke ibukota?!! Apa aku boleh ikut?!! Sudah lama aku tidak pergi ke ibukota, boleh kan, aku ikut???" Dengan memasang wajah imut, Misha memohon kepada ayahnya untuk mengajaknya pergi ke Ibukota.

"Tapi ayah sedang tidak berwisata, Misha. Ayah mungkin akan melakukan rapat penting dengan Raja.." ucap Rangetsu, ia berupaya untuk menolak mengajak Misha.

"Tidak apa-apa, Paman Rangetsu! Mungkin dia akan merasa bosan bila setiap harinya terus berada di rumah.." ucap Ryushiki sambil tersenyum lebar.

"Kak Ryushiki!!!" Misha sangat senang karena Ryushiki telah membelanya supaya bisa ikut ke Ibukota.

"B-baiklah. Tapi, Ryushiki kau harus ikut juga, kalau kau ikut, aku takkan khawatir dengan Misha, bagaimana? Apa kau mau ikut?" tanya Rangetsu.

"Baiklah, aku akan ikut untuk menjaga Misha. Aku melakukan ini hanya untuk kebaikan Misha.." ucap Ryushiki tersenyum lebar.

"Baiklah, satu jam dari sekarang kita berlima akan berangkat ke stasiun untuk naik kereta.." ucap Ryushiki.

Mendengar kata 'Kereta' yang di ucapkan Rangetsu, Ryushiki kebingungan."Huh? Kereta?" Ryushiki memiringkan kepalanya karena kebingungan.

Satu am kemudian, Rangetsu, kedua pengawalnya, Ryushiki dan Misha pun sudah berada di depan stasiun dan menunggu datangnya kereta api.

Ryushiki yang masih kepikiran dengan kereta pun langsung bertanya kepada Rangetsu."Paman Rangetsu, kereta itu apa?"

Saat Ryushiki bertanya tentang kereta kepadanya, Rangetsu sempat berpikir bahwa, Benar juga, di zamannya kereta belum ada. Tapi mungkin hanya kerajaan Dragon saja yang punya transportasi yang bernama kereta.. Kata Rangetsu dalam benaknya.

Kemudian, Rangetsu pun menjawab pertanyaan Ryushiki."Kereta itu transportasi masa depan. Kita bisa pergi ke satu wilayah ke wilayah lain menggunakan kereta dengan hitungan jam. Jadi, kita tidak membutuhkan waktu berhari-hari.."

"Huooooo!!! Hebat sekali!!! Tak kusangka ada transportasi seperti itu ternyata!! Di zamanku dulu, tak ada yang namanya kereta!!" ucap Ryushiki, kedua matanya berbinar-binar karena ia kagum dengan tranportasi bernama Kereta.

"Zaman?" gumam Ranmaru, Ranmaru sama sekali tak mengerti dengan apa yang diucapkan Ryushiki.

Beberapa saat kemudian pun kereta api sudah tiba. Ryushiki yang langsung melihat kereta api pun terkejut karena ukuran kereta api yang sangat panjang.

"Huooooo!!!! I-ini yang namanya kereta??? Panjang sekali!! Transportasi masa depan memang sangat hebat!!!" Ryushiki pun jingkrak-jingkrak karena baru pertama kali melihat kereta api.

Ryushiki pun langsung berlari memasuki kereta, Misha yang melihatnya pun sedikit heran kepada Ryushiki.

"Kak Ryushiki, kau seperti orang yang primitif saja, sampai tidak tahu apa itu kereta! Lalu, kenapa kau meninggalkanku, Kak Ryushiki!! Tunggu aku!!" Misha pun langsung berlari mengejar Ryushiki memasuki kereta.

Sebelum Rangetsu masuk ke dalam kereta, Ranmaru pun bertanya sesuatu kepada Rangetsu."Maaf kalau aku lancang, ketua. Bolehkah aku bertanya sesuatu?"

"Bertanya apa?" jawab Rangetsu.

"Aku merasakan sesuatu yang aneh dari pemuda bernama Ryushiki itu. Dia tidak tahu tentang kereta api, seakan-akan ia hidup di zaman yang berbeda. Apa kau tahu sesuatu, ketua?" tanya Ranmaru.

"Tidak apa-apa, Ranmaru. Mungkin karena kondisinya yang masih belum pulih. Jadi, dia suka ngomong ngelantur.." ucap Rangetsu. Kemudian Rangetsu berjalan masuk ke dalam kereta api.

Setelah Rangetsu masuk ke dalam kereta api, Ranmaru merasa ada hal yang di sembunyikan oleh Rangetsu."Takeshi, apa kau tidak merasa sesuatu yang janggal?"

"Aku juga merasa ada hal yang janggal disini, sepertinya ketua sedang menyembunyikan sesuatu dari kita.." ucap Takeshi.

Kemudian, Ranmaru dan Takeshi pun langsung berjalan masuk ke dalam kereta api.

Beberapa menit kemudian rombongan Rangetsu langsung bergerak menuju ibukota Monomure dengan menaiki kereta api.

Scene pun berpindah ke wilayah Ibukota Monomure, tepatnya di dalam istana milik Kyoutetsu Higuarashi, Raja dari Kerajaan Dragon.

Terlihat, Higuarashi sedang memandangi suasana Monomure dari jendela ruangan pribadinya, "Perlahan Kerajaan Dragon pasti akan menguasai benua ini.."

Kemudian datanglah seorang pria berumur enam puluh tahun datang menghampiri Higuarashi yang berada di ruangannya, ia adalah Profesor Jimmy.

"Dengan senjata teknologi yang telah kubuat, aku yakin Kerajaan Dragon pasti bisa menguasai benua, Raja Higuarashi.." ucap Profesor Jimmy sambil tersenyum licik.

Melihat kedatangan Profesor Jimmy ke ruangan nya, Higuarashi melirik ke arah Jimmy dan memujinya."Benar, senjata teknologi yang kau buat, memang bisa aku andalkan.."

BERSAMBUNG

1
glanter
ini teknik clan hyuga neiji....
glanter
ayo ryu....terima sambaran petir itu untuk membangkitkan ki petir mu.....
glanter
gluduk gluduk....
glanter
woi.....napa kamu tidak bisa menangkap seorg gadis....
glanter
baik onechan....
glanter
hoi....bacah si alan....
glanter
dadu....apa jurus ishiki....
glanter
dibikin mampus dlu, baru tertawa ryu.....
glanter
bacot aja...lsg ditebas aja tu si daniel....
glanter
gen waRisan ya....
glanter
hei ryu....masih aja kamu bersikap keren....
glanter
menikah itu artinya kamu bisa.....
glanter
hoi....shuta mau permen....
glanter
ada marsmello juga ya..... gw kira hanya roti sumbu aja....
glanter
setiap insan punya peranan..
glanter
persahabatan tanpa pamrih....
glanter
ryuzetsu....aoa kamu zetsu putih atau zetsu hitam
glanter
kayaknya terinspirasi dari pertarungan naruto vs sasuke.... yg sama2 memiliki jurus angin vs petir...
glanter
terlalu banyak kata ....kemudian....kemudian....
glanter
apa jurusnya semacam rasen suriken milik naruto....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!