NovelToon NovelToon
Baby Boy Twins Persembahan

Baby Boy Twins Persembahan

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Tamat
Popularitas:67.2k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Belum hadirnya seorang buah cinta di tengah-tengah keluarga kecilnya di usia pernikahannya hampir sepuluh tahun itu membuatnya bersedih.

Segala upaya dan usaha sudah mereka tempuh dan lakukan, tapi hasilnya tetap nihil hingga mereka memutuskan untuk bekerjasama dengan seorang ibu hamil yang ditinggal oleh suaminya itu yang sudah memiliki tiga orang anak untuk bekerjasama dengannya.

Akankah kehidupan rumah tangganya akan bahagia dengan kehadiran seorang bayi laki-laki yang dipersembahkan oleh mamanya dengan sukarela?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 7

Lima bulan kemudian..

Ayun menyentuh tangannya Anna Jamilah," makasih banyak Mbak kamu selalu hadir sebagai penolongku di waktu yang tepat," senyuman kebahagiaan terpancar dari raut wajahnya Ayunda perempuan berusia 3p tahun itu.

Usia kandungannya Bu Anna Jamilah sudah masuk ke bulan ke tujuh. Pergerakannya semakin tidak leluasa untuk bergerak. Setelah usg beberapa minggu lalu, ternyata anaknya kembar.

Betapa bahagianya Ayunda Atifa Balqis setelah mengetahui jika anak yang di dalam rahimnya Mbak Anna Jamilah adalah kembar. Mbak Anna yang mengetahui jika, anaknya insha Allah akan terlahir kembar, tidak mempermasalahkan hal ini.

Menurutnya itu adalah jalan yang sudah ia pilih dan putuskan, jika kelak anak yang akan lahir dalam rahimnya,sah menjadi miliknya Ayunda Atifa Balqis dengan suaminya Ibrahim Abrani Asy'ari. Dia sudah sejak awal bertemu akan mempersembahkan anaknya itu tanpa keputusannya apapun yang terjadi nantinya.

Ayun yang melihat anak ketiganya Mbak Anna segera menegurnya, "Aeri hari ini kok pakaian seragam olahraga? Ini kan baru hari rabu?" Tanyanya Ayunda yang walaupun hanya kehamilan palsu tapi,tetap membuatnya kerepotan dan tidak bebas bergerak.

Tapi, dengan senang hati dan penuh keikhlasannya ia akan melakukan semuanya penuh keyakinan dan kesabaran yang paling penting tidak bercerai dengan suaminya tercinta.

Aeri Yuna, Gunawan gun Wook, Hana Asmirah yang mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulutnya Ayun yang duduk di salah satu sofa ruang tengah rumahnya segera memberhentikan langkah mereka.

"Jam pelajaran olahraganya di pindahkan Aunty katanya ibu guru gitu," jawabnya Aeri.

"Apa kalian sudah dapat uang jajan masing-masing?" Tanyanya lagi Ayun.

Mereka kembali saling bertatapan satu sama lainnya lalu refleks menundukkan kepalanya karena tidak tahu harus menjawab apa. Selama mereka tinggal bersama dengan Ayunda dan suaminya, Mbak Anna Jamilah selalu mendapatkan uang bulanan dari Ibra sesuai dengan keputusan mereka.

Tetapi, Mbak Anna tidak pernah memakainya sepeserpun katanya suatu saat nanti Ia akan semakin tua, kebutuhan anak-anaknya juga pasti akan bertambah sesuai dengan usianya mereka. Lagian menurutnya, walaupun tinggal terpisah dari kediaman utama milik Ibra yang terletak di belakang rumahnya tepatnya di paviliun semua kebutuhan pokok mereka sudah terpenuhi tanpa kekurangan apapun itu.

"Kenapa kalian diam saja,apa yang terjadi pada kalian? Bicara saja dengan Mbak insya Allah Mbak akan membantu kalian, kenapa kalian meski harus diam membisu seperti ini," tukasnya Ayun yang sudah berdiri di depan ketiga anak kecil itu.

"Kami punya kok Mbak, kami ada uang jajan," kilahnya Hana yang harus berbohong untuk menutupi semua kenyataan itu.

Selama beberapa hari ini, Ayunda memang sama sekali tidak pernah memperhatikan jika mereka berangkat ke sekolah.

"Bibi Rita tolong ambilkan dompetku yang ada di dalam laci meja rias ku, jangan lama yah bibi entar anak-anak terlambat sekolah lagi," perintahnya Ayun yang menatap ke arah Bu Rita.

Supir pribadinya sudah berdiri di samping kirinya Hana sudah bersiap untuk mengantarkan mereka dengan selamat hingga ke sekolahnya.

"Mang Udin tunggu sebentar yah, aku ada perlu dengan mereka sebentar," imbuhnya Ayun.

"Baik Nyonya Muda,"

"Mang Udin putrinya mamang gimana,apa juga sudah masuk sekolah?" Tanyanya Ayun yang memang dekat dengan semua keluarga dari asisten rumah tangganya yang berjumlah enam orang itu.

Ayun memang tidak pernah menganggap mereka sebagai pembantu atau pelayan semata saja, tetapi menganggap mereka adalah anggota keluarganya itu. Karena itu lah semua artnya sangat setia dan betah bekerja sama dengannya.

"Alhamdulillah, Azizah dan Azzahrah sudah mulai masuk sekolah dasar Nyonya, istriku menyampaikan salam dan terimakasih banyak atas bantuannya Nyonya Muda yang sudah menyekolahkan anak kami di sekolah dasar yang bagus, walaupun agak jauh dari rumah kami," ujarnya Mang Udin yang tertawa cengengesan menanggapi perkataan dari Nyonyanya itu.

"Syukur Alhamdulillah, kalau seperti itu kenyataannya, jangan pernah sungkan ataupun segan jika kalian butuh bantuan kami,saya dan Mas Ibra akan selalu membantu siapapun yang bekerja di rumahku tanpa membeda-bedakan kalian selama kalian bekerja sesuai arahan dan perintahku," ungkapnya Ayun.

Bibi Ani berjalan tergopoh-gopoh ke arah Ayun hingga kakinya terpeleset dan hampir menekan perutnya Ayun.

"Aahh Nyonya awas!" Teriaknya Bi Ani yang sudah tergelincir dan mengarah langsung ke perutnya Ayun.

Ibrahim yang sudah berada di lantai dasar rumahnya sekitar tempat mereka berkumpul segera berlari secepatnya ke arah istrinya.

”Gawat jika sampai menyentuh perutnya Ayun istriku, pasti akan ketahuan dan kebongkar rahasia kami bertiga," gumamnya Ibra.

Ayun segera bergerak gesit dan cepat untuk menghindari tabrakan tanpa sengaja dan terduga itu. Hingga tubuhnya Ayunda Atifa Balqis terduduk di atas lantai.

"Auhh sakit!!" Teriak Ayun yang sebenarnya hanya berpura-pura kesakitan sangat agar mereka percaya dengan kecelakaan insiden kecil itu.

"Nyonya Ayun!!" Pekik beberapa orang yang kebetulan berada di dalam ruangan itu.

1
lady daisy
jap bu hanifah jap bu suci, mana satu ni thor, npa bnyk typo...
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe typo memang bertebaran kakak 🤣😂🙊🙈🙏
total 1 replies
Yora Fitriani86
suka
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih kakak 🥰
total 1 replies
Yora Fitriani86
I love u
Daud Meyli
🙏🏼
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: thank kakak
total 1 replies
mama De
debut. Amanda singkat SJ GT thor
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih masukannya kk
total 1 replies
💞 RAP💞
Semoga semua lancar ya pak ibu sampe lahiran nanti 9 bln proses ini semua
💞 RAP💞
Alhamdulillah awal kebahagiaan
sungguh mulia hati pak ibra
💞 RAP💞
sedih rasanya tdk semua yg tinggal di negeri orang itu enak
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe 🙈✌️
total 3 replies
💞 RAP💞
mampir thor
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih banyak 🙏🥰
total 1 replies
Amaira Singkil
next kk author semangat terus berkarya
Chaca Lee💗
teman pengkhianatan
Chaca Lee💗
next
Mutia bee🐝
apa istrinya yang mandul atau suaminya
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: dua-duanya Mbak
total 1 replies
Naila
next
Naila
kasihan harus berakting demi keutuhan rumah tangganya
FarAh kHan
kasihan hidup mereka di negeri orang
Inha Khaerunnisa
aktingnya merek hampir saja ketahuan
Fathia
belum up yah kk
Rawr Aja: cerita nya lumayan bagus
total 1 replies
Art f
sangat menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!