NovelToon NovelToon
Eliezer

Eliezer

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:36.6k
Nilai: 5
Nama Author: maheer qirani

Vonis mati yang hakim berikan pada mantan jendral polisi Megantara atas tuduhan kepemilikan ratusan kilogram obat terlarang membuat awal kehancuran di hidup Rami/Eliezer, dia harus menjadi seorang anak yatim piatu diusianya yang masih 6 tahun hingga takdir mempertemukannya dengan sepasang suami istri yang sangat baik hati dan mengangkatnya menjadi seorang anak

Atas kasus ini pula masyarakatpun mengecam pak Megantara atas tuduhan yang sebenarnya tidak dia lakukan. kepercayaan masyarakat akan citra polisi sebagai pelindung rakyat pun perlahan turun karena kekecewaannya pada sang mantan jendral polisi Megantara.

Mampukah Eliezer mengungkap siapa pemilik barang haram sebenarnya dan membersihkan nama ayahnya kembali?
Saksikan kisah serunya yuk.
jangan lupa tinggalkan like, komentar dan vote di setiap episode nya ya. happy reading guys 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maheer qirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebenaran

Pintu pun di buka, betapa terkejutnya Bu Damayanti saat melihat siapa orang yang datang menemuinya.

"Kau, "

Ucap Bu Damayanti tidak percaya.

"Mau apa kamu kesini? Dimana suamiku? Kamu apakan suamiku?"

Tanya Bu Damayanti pada pria itu.

Diluar Beno pun coba mencari cara untuk mengelabui sang sipir agar pergi dari depan pintu, namun Beno tidak mempunyai celah untuk itu hingga akhirnya karena tidak ada cara lain, Beno pun menghajar sipir itu dari belakang hingga dia jatuh dan tidak sadarkan diri.

Beno pun membawa kunci dari sipir itu dan coba membuka pintu ruangan yang menyekap Bu Damayanti,

Namun saat dia coba membuka pintu, Beno pun mendengar semua percakapan didalam antara majikannya dengan sang pria yang ternyata seorang jenderal polisi.

Ya pria berperawakan tegap itu tak lain adalah jendral polisi Adiyasa yang sekarang berpangkat sama dengan suaminya, pak Megantara.

Bu Damayanti terus bertanya dimana suaminya?

"Cepat katakan dimana suamiku?"

Tegas Bu Damayanti kembali bertanya pada jendral Adiyasa.

Jendral Adiyasa pun tertawa mendengar setiap pertanyaan Bu Damayanti yang tidak berdaya dan mencemaskan suaminya.

Diapun mengeluarkan ponsel nya dan memperlihatkan video pak Megantara yang sedang di siksa oleh ajudannya agar dia mau mengakui kepemilikan ratusan kilogram obat terlarang itu.

"Apa yang sedang kamu lakukan pada suamiku? Semua tuduhan itu tidak benar suamiku bersih, dia jujur, dia tidak pernah memiliki barang haram seperti itu, kamu salah orang, bebaskan dia?"

Jawab Bu Damayanti yang sangat marah karena suaminya sedang dianiaya.

Jendral Adiyasa pun berjalan dengan santainya mengitari Bu Damayanti dengan kedua tangan yang dia letakkan ke belakang.

"Suamimu memang bersih, sangat bersih, itu sebabnya aku sangat suka dengannya, tapi satu kesalahan suamimu"

Ujar jendral Adiyasa memuji pak Megantara.

Sejenak diapun terdiam, begitu pun dengan Bu Damayanti, dia sangat penasaran apa sebenarnya maksud pembicaraan jendral Adiyasa padanya dengan memuji suaminya itu.

"Satu kesalahan suamimu, dia mengetahui semua kebusukan ku, dia mengetahui jika akulah pemilik semua barang terlarang itu dan kerjasamaku dengan semua jaringan mafia yang terlibat didalamnya, itu sebabnya aku sengaja menjebak suamimu agar dia tutup mulut,"

Lanjut jendral Adiyasa.

Dengan sangat terkejut, Bu Damayanti menutup mulutnya tidak percaya dengan semua yang jendral Adiyasa katakan tentang kebenaranya itu.

"Apa, jadi semua itu, astaga aku tidak percaya, ternyata kamu, kamu sangat kejam dan jahat, bahkan kamu lebih licik dari seekor kera, kamu jahat kamu jahat, tidak sepantasnya kamu duduk di kursi kepolisian, tidakkah kamu malu dengan seragam mu yang rapih itu, tidakkah kamu pikirkan bagaimana perasaan masyarakat mu jika mereka tahu sosok panutan mereka ternyata tidak lebih dari seorang penjahat yang sangat kejam"

Ucap Bu Damayanti mencerca jendral Adiyasa saat dia tahu semua kebenarannya.

Mendengar dirinya disamakan dengan seekor kera, jendral Adiyasa pun tertawa jahat, dengan tetap berjalan tenang.

"Suamiku sudah benar jika dia menentang semua kejahatanmu, aku akan selalu mendukung suamiku, dan sekarang aku minta lepaskan suamiku, aku sudah tahu semua kebenarannya dan aku akan berjuang bersama dia untuk menjebloskan penjahat seperti kamu kedalam jeruji besi, kamu tidak pantas memakai seragam itu, karena kamu hanya akan mencoreng citra kepolisian jika kamu masih memakai seragam itu, lepaskan suamiku sekarang juga"

Lanjut Bu Damayanti.

"Hahaha, ternyata kamu tidak sepintar yang aku kira, sikapmu itu seperti meminta seekor singa untuk melepaskan mangsanya, tentu saja singa itu tidak akan pernah melepaskan mangsanya walau hanya sesaat "

Jawab jendral Adiyasa dengan semua ungkapannya menjelaskan jika dia tidak akan melepaskan pak Megantara walau apapun yang terjadi.

"Aku bisa saja melepaskan suami kamu, tapi dengan satu syarat, dia harus mengakui kepemilikan barang haram di mobil box itu, maka aku akan melepaskan dia"

Ujar jendral Adiyasa.

Cuh

Bu Damayanti meludah jijik dengan semua yang dikatakan jendral Adiyasa padanya, dia sangat malu sendiri melihat seorang polisi seperti Adiyasa.

"Lebih baik aku tiada daripada aku harus meminta suamiku untuk mengakui obat terlarang yang bukan miliknya itu"

Jawab Bu Damayanti menolak pilihan yang diberikan oleh pak Adiyasa.

Pak Adiyasa pun kini benar-benar marah dengan kesombongan Bu Damayanti yang menolak perintahnya, diapun menampar Bu Damayanti dengan sangat keras hingga terjatuh dan sedikit berdarah di ujung bibirnya.

Beno yang mendengar dan melihat semua itu pun akhirnya dengan cepat masuk dan membuat kabut asap buatan di ruangan itu agar dia bisa membawa Bu Damayanti pergi dari ruangan itu.

Beni menarik lengan majikannya dengan sangat cepat pergi keluar dari tempat itu.

Namun ditengah perjalanan, Bu Damayanti pun menghentikan langkahnya,

"Suamiku ada disana Beno, aku harus menyelamatkannya,"

Ujar Bu Damayanti meminta Beno untuk melepaskannya tapi Beno bersikeras tidak melepaskan tangan Bu Damayanti, dia ingin menyelamatkannya, alhasil Beno pun menarik lengan sang majikan dengan sangat keras.

1
maheer qirani
good
maheer qirani
mohon maaf ya ka ..untuk smntara waktu..David Hiatus dulu 🙏🏻
barokah
kebiasaan masyarakat kita memeng bgini nih thor... asal menuduh seseorang tnpa ingin tahu yg cerita yg sebenarnya spt apa?😐
barokah
bagus bagus bgt thor 😍😍
Mariyatun Atun
mau banget dong cerita elliazer season kedua🤩🤩😍😍😘😘
maheer qirani: allhmdllh trimkasih KA sudah setia stay di kisahnya Eliezer 🙏🏻🥰🥰
insyallh scpatnya nnti rilis season 2.
ambil nunggu rilis simak juga karyaku yg lain yuk 😍😍
total 1 replies
Nurlina
Mw season 2 nya
khazanah
adiyasa sdg berperan mnjadi kompor nih kayaknya 😁
khazanah
widih keren bgt thor ♥️♥️♥️
khazanah
next
khazanah
lnjut
khazanah
tambah seru thorr... next
khazanah
wih tmbh seru thor ...jgn dulu tamat donk
khazanah
next
khazanah
tambah seru thor.... lanjut
khazanah
nahhhhh itu betul rebecca ...
khazanah
ooohhh so sweet..... ♥️♥️♥️
khazanah
jangan el...kamu jangan menywrahkan diri .

si adiyasa belum tertangkap dan mendpat hukuman yg pntas atas kjhtannya loh...
khazanah
mmmmmmh jadi el punya tim

bagus ell..lanjutkan
khazanah
niat mulia memamg akan selalu di lindungi oleh allah ...semoga kamu baikbaik saja bisma ....dan bisa menyelamatkan adikmu si eliezer..
khazanah
oh astaga bisma ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!