NovelToon NovelToon
Escape Or Die

Escape Or Die

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Dunia Lain / Fantasi Wanita / Barat
Popularitas:53.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cellestria

Genre : Fantasy, petualang, thriller, mystery

Namaku Mori, aku tinggal di sebuah desa kecil...
Hingga suatu saat, aku Bertransmigrasi ke dunia lain. Tapi yang menunggu ku, bukanlah petualangan yang seru maupun penuh romansa. Melainkan sesuatu yang lebih buruk, lebih menyeramkan, dan lebih berbahaya.

Apa kalian bisa menebak dimana aku sekarang? Aku sekarang sedang berada di sebuah laboratorium. Tapi... bukan sebagai ilmuan yang berjasa, melainkan sebagai kelinci percobaan.

ini adalah kisah dimana aku akan kabur dari laboratorium ini dan kabur dari nasib ini!

Apakah Mori dapat kabur dari laboratorium ini? Stay toon 🤭....

📷 Instagram : Cell_estria

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Kamar 10 ( part 4)

Tiba-tiba seorang gadis berambut merah muda dengan mata yang berwarna hitam, datang menghampiri Yui.

"Yui! Jangan bicara seperti itu! Kamu bikin kak Mori takut loh!" Ujar gadis itu.

Yui hanya terdiam. Sementara itu, Alex mulai menyambung perkataan gadis itu.

"Benar kata Yuli! Jangan berasumsi negatif! Bisa aja kak Mori sudah tertidur terlalu lama sehingga memorinya agak sedikit kabur!" Jelas Alex.

"Yuli?" Balas ku.

"Iya itu aku, kak! Namaku Yuli, dan aku berumur 10 tahun! Aku dan Yui adalah sahabat baik!" Serunya.

"Sahabat?" Ulang ku sambil menatap Yui.

Yui hanya terdiam dan tidak memedulikan percakapan ku dengan Yuli.

"Apa mereka memang sahabat?" Pikir ku.

POV 3

Sambil Mori berpikir, Yui sedang menatap Mori sambil menggumamkan sesuatu, "sepertinya dia memang trauma...."

POV 1

"Apa yang dia bicarakan?" Pikir ku setelah melihat Yui bergumam.

Tiba-tiba terdengar suara tepukan tangan yang berasal dari Daniel.

"Ok! Mari kita lanjutkan perkenalannya, Ok?" Seru Daniel.

"Anak laki-laki yang sedang bersembunyi di ujung tembok sana. Bernama Ali. Dia adalah adik dari Alex!" Jelas Daniel sambil menunjuk ke arah seorang anak laki-laki dengan rambut dan mata yang berwarna cokelat.

"Halo!" Sapa ku.

Tapi anak itu hanya menganggukan kepalanya dan tidak menjawab sapaan ku.

"Mungkin pemalu ya?" Pikir ku.

Tiba-tiba seorang gadis kecil dengan rambut ungu dan mata yang berwarna hitam, berseru kepada ku, "Halo! Namaku Aria, aku berumur 10 tahun!"

Aku pun mengelus kepalanya sambil berkata, "salam kenal!"

"Apa kakak suka memakai riasan wajah!" Tanya Aria kepada ku.

"Riasan?" Balas ku.

"Um aku tidak pernah menggunakan alat seperti itu. Karena di desa ku, benda seperti riasan sangatlah mahal. " Pikir ku.

"Tidak, " Jawab ku.

"Kalau gitu, apa kakak mau aku dandanin?" Tanya Aria.

"Ini pertama kalinya aku menggunakan riasan wajah! Menarik!!" Pikir ku.

"Aku mau!" Seru ku kepada Aria.

"Ok deh! Nanti kita mulai ya!" Ujarnya dengan senyuman.

"Sepertinya semua sudah selesai kenalan!" Seru Rara.

"Kami ucapkan sekali lagi, selamat datang dan semoga tetap semangat!!" Ujar semua anak dalam ruangan itu.

"Terimakasih!!" Seru ku dengan senang.

"Terdapat sekitar 25 anak dalam ruangan ini. Apakah aku bisa mengingat semua?" Pikir ku.

"Ya sudah! Aku akan mengenal mereka seiring dengan waktu berjalan, " pikir ku.

Aku tidak tahu bahwa akan ada nasib buruk yang akan menimpahku.

...****************...

"Ngomong-ngomong, aku ingin bertanya! Bagaimana bisa kalian menggunakan sihir!?" Ungkap ku.

"Di dunia yang aku tinggali, hanya orang-orang dari keturunan bangsawan yang bisa menggunakan sihir. Apa jangan-jangan, mereka semua adalah keturunan bangsawan?" Pikir ku.

"Kami semua bisa menggunakan sihir! Termasuk kakak juga!" Seru Yuli.

"Aku!? Sihir?" Seru ku dengan kaget.

"Ternyata banyak hal yang tidak kamu ketahui ya?" Ujar Roy.

"Apa ini aneh?" Tanya ku.

"Tidak kok!" Jawab Lila.

"Tentu saja aneh!" Sambung Evan.

Lila langsung menatapnya dengan intimidasi.

"Tidak apa kok, kak! Nanti kakak akan tahu sendiri!" Ujar Glen.

Semua orang hanya menganggukkan kepala. Tetapi entah kenapa, ekspresi mereka sedikit sedih.

Tiba-tiba terdengar suara yang sangat besar memenuhi seluruh bagian dari ruangan ini. Hingga Eric pun terbangun dari tidurnya.

"Perhatian! Seluruh tester, untuk datang ke aula simulasi. Kita akan segera mengadakan event New tester!!!" Ujar suara itu.

"Tester?New tester?" Ulang ku dengan nada yang bertanya.

"Nanti kakak akan lihat sendiri agar paham, " ujar Mawar.

...****************...

Pintu ruangan mulai terbuka dan kami disambut dengan orang-orang berjas putih. Dalam perjalanan, orang-orang berjas putih tersebut mulai memisahkan aku dengan anak-anak yang lain.

"Apa!? Kemana mereka mau membawa ku!?" Pikir ku.

"Tolong aku!" Ujar ku kepada anak-anak yang lainnya.

Mereka hanya menatap ku dan berseru, "semoga kak Mori dapat kembali dengan keadaan selamat!"

"A-apa maksudmu!!?" Seru ku.

Tapi karena sudah semakin jauh, aku tidak lagi dapat mendengarkan perkataan mereka.

...****************...

Aku pun dibawa ke sebuah ruangan putih. Dalam ruangan tersebut, terdapat sekitar 150 orang. Selain baju yang sama, semua orang dalam ruangan putih ini memiliki kalung berduri yang sama seperti milik ku.

"Apa yang sedang terjadi?" Pikir ku.

Tiba-tiba terdengar suara dari sebuah alat dan suara itu sangat familiar bagi ku.

"Halo~ para kelinci-kelinci kesayangan ku. Aku sudah menunggu lama agar kalian bangun!" Ujar suara itu.

"Sebelum kita mulai! Aku akan memperkenalkan diriku! Namaku James Madson! Mulai sekarang aku adalah ayah baru, kalian semua! Salam kenal! Panggil aku profesor James! " Seru suara itu.

"Karena kalian adalah anak ku! Jangan melawan dengan aku ya! Kalau tidak, aku harus terpaksa menghukum kalian!" Ancam suara itu.

"Suara ini!?" Pikir ku.

Flashback on...

"Tes...tes...." Suara darah menetes.

"T-tolong aku!" Ujar seorang gadis.

Terlihat pria muda yang sedang menatap gadis tersebut dengan senyuman.

Flashback off

"Apa tadi barusan!?" Pikir ku.

"Apa gadis yang tadi itu aku!?" Gumam ku.

"Jika tadi memang ingatanku! Kenapa aku baru mengingatnya sekarang? Apa yang sebenarnya terjadi!?" Pikir ku.

Aku pun mulai mengingat perkataan Yui, bahwa ini mungkin adalah trauma.

Disaat aku sedang berpikir. Tiba-tiba ruangan putih tersebut berubah. 150 anak diruangan ini, tiba-tiba menghilang menjadi 10 orang.

"Apa yang terjadi!? Dimana yang lain!? Dimana ini!!?" Pikir ku dengan panik.

Tiba-tiba terlihat sebuah layar di depan kami. Terdapat seorang pria muda dengan rambut yang berwarna hitam dan mata yang berwarna kuning.

"Halo semua ini aku, professorJames !" Seru pria muda tersebut.

"Mari aku perkenalkan peserta kita! Di ruangan pertama! Peserta pertama kita! Ruby!" Seru professor James.

Tiba-tiba terlihat wajah seorang gadis dengan rambut yang merah dan mata yang berwarna ungu di layar tersebut.

"Bukankah gadis yang di dalam layar tersebut, sedang berada di samping ku?" Ujar ku sambil menoleh ke samping dan mendapati bahwa gadis itu sedang berada di sampingku.

"Jika dia ada disini! Siapa yang ada disana?" Ujar ku bingung sambil menatap layar.

Tiba-tiba seorang pria dengan rambut yang berwarna coklat dan mata yang berwarna biru, mulai menghampiri ku.

"Halo!" Ujar pria tersebut.

"Namaku! Rudy! Apa ini pertama kalinya kamu melihat layar hologram?" Ujarnya.

"Oh! Jadi benda itu disebut hologram ya...."

Gumam ku.

Aku pun mengaggukan kepala ku, sebagai bentuk jawaban terhadap pertanyaannya.

"Ketika wajah gadis itu terpapar di layar yang besar itu, sepertinya cuma aku saja yang kaget sedangkan anak-anak yang lain memiliki reaksi yang biasa." Pikir ku.

"Terimakasih atas infonya Rudy! Namaku Mori, salam kenal!" Seru ku dengan senyuman.

"Halo! Apa yang sedang kalian bicarakan?" Seru seorang gadis dengan rambut yang kuning dan mata yang berwarna perak sambil menghampiri kami.

"Siapa dia?" Pikir ku.

"Kamu pasti bingung kan! Ini adalah sahabat kecil ku!" Balas Rudy.

"Halo namaku, Mia!! Salam kenal!" Sambung Mia.

"Namaku Mori! Salam kenal!" Sambung ku.

Setelah kami bertiga sedang saling menyapa. Professor James mulai memperkenalkan masing-masing orang. Baik yang ada di ruangan ini maupun di ruangan lain, sambil memperlihatkan wajah mereka pada layar tersebut.

Selain perkenalan, professor James juga menyampaikan informasi terkait dengan apa yang sedang terjadi.

Bersambung....

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
arfan
up
Mda
Thor.....
kamu lebih cocok nulis genre ini.

semangat Thorr........

pembukaan yang bagus Thor....
diliat doang kagak di baca
sama
cassiopeia ☾
cliffhanger-nya mantap banget ini, bikin penasarannn
cassiopeia ☾
wait wha--
cassiopeia ☾
ini semacam portal ke dunia lain kali ya
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
untuk mu
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
aamiin doakan saja yang terbaik untuk nya semoga mori seperti apa yang dirimu bilang baik-baik saja aku pun berharap begitu
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
benda apa itu semacam obat penenang kah ???
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
apa kamu mengalami Dejavu mori seperti merasakan dirimu pernah diposisi yang sama???
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
ya udah ayo pergi semua tinggalkan dia sendirian, jangan nyariin ya hehehe canda✌️
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
Berisik Kowe mor beker beker tenang senggane dimarahi pak RT nanti hehehe ✌️
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
tenangkan dirimu Mori tarik nafas dan bicara pelan-pelan semua temanmu jadi bingung dan khawatir melihat mu
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
Podo wae aku juga geting lihat profesor James yang melehi ✌️
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
huh kasihan kali kamu direbutin sampai luka-luka ish kejamnya 😢
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
udah aku yang duluan saja ribut terus hihihi ✌️
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
kelinci Mbah mu itu manusia semua dasar profesor bajigur manusia dibikin kelinci percobaan
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
ditempatku banyak cicak kalo mau tangkep aja ambil noh ekornya hehehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
laba- laba penghianat itu namanya,berani menyerang kawanannya sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!