Mengorbankan segalanya dan bahkan mendonorkan ginjalnya untuk sang ibu mertua.
justru membuat dirinya dibuang seperti sampah oleh sang suami dan keluarganya.
Karna dianggap penyakitan dan tidak dibutuhkan lagi.
Apa yang akan dilakukan pada si wanita cantik,untuk membalaskan dendamnya pada sang mantan suami dan juga keluarganya??
Follow Ig Me : Mitha_shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7 -Operasi & Persalinan
Waktu Operasi..
"Baik,kami akan mulai menyuntikan obat biusnya..hitung mundur dari 10 ya." sahut seorang dokter yang memberi arahan pada pada Zia sebelum ia disuntikan obat bius.
"Baik." jawab Zia sambil menarik nafas panjangnya dengan perasaan yang begitu gugup.
Sang dokter pun langsung menyuntik kan obat bius tersebut kedalam tubuh Zia.Beberapa saat Zia perlahan menutup matanya dan tidak sadarkan diri.Operasi pun langsung dilakukan sang dokter dan anggota medis lainnya.
Dan di saat operasi Zia sedang dilakukan,Randy justru menuju rumah sakit lain, dimana seseorang yang akan ia temui juga akan melakukan operasi secara bersamaan dengan Zia.
Randy berlari dengan terburu-buru dan kebetulan bertemu seorang perawat yang akan memasuki ruang operasi.
"Maaf,apakah operasinya sudah dilakukan??Hosh..Hosh." tanya Randy dengan nafas yang tersengal-sengal.
"Apakah bapak wali dari nyonya Cintya??" tanya sang perawat.
"Ya..saya adalah suaminya.." jawab Randy sambil mengatur nafasnya.
"Silakan bapak tanda tangani data persetujuan yang ada disini..sebelum persalinan nyonya Cintya kita lakukan." ucap sang perawat sembari menyodorkan berkas untuk di tanda tangani oleh Randy.
Randy pun langsung menandatangani berkas tersebut dan mengembalikannya pada sang perawat.
"Terima kasih,mohon menunggu diruang tunggu..Operasi akan segera kami lakukan..mohon untuk bantu doanya agar operasi ibu dan bayinya berjalan dengan lancar.." ucap sang perawat langsung memasuki ruang operasi dan menutup pintu nya.
"Terima kasih sus." jawab Randy langsung duduk di ruang tunggu dengan perasaan yang gelisah dan cemas.
Beberapa jam berlalu,akhirnya operasi pun selesai.Dan terdengar suara bayi yang menangis.
Uwek..Uwek..
Mendengar suara tangisan sang bayi dari ruang operasi,membuat Randy tersenyum lebar dan bahagia.
"Ya Tuhan,akhirnya anak ku lahir..Terima kasih Tuhan." sahut Randy sambil mengucap syukur.
Setengah jam kemudian..
Seorang perawat pun membawa keluar sang bayi yang sudah dibersihkan tubuhnya.Perawat tersebut menunjukkan sang bayi pada Randy yang sudah menunggu di ruang tunggu.
"Bapak Randy,selamat atas kelahiran bayi anda..Bayi anda sehat dan berjenis kelamin laki-laki." ucap seorang perawat.
Randy pun dengan cepat melihat wajah sang bayi yang bagitu tampan.
"Anak ku..Kau lucu sekali..Ini papa sayang." sahut Randy mencoba berkomunikasi dengan sang bayi.
"Maaf,saya akan memindahkan bayi bapak ke ruang bayi.. setelah istri anda dipindahkan,bayi bapak akan kami antarkan bersama ibunya." ucap sang perawat.
"Terima kasih suster." jawab Randy.
Sang perawat pun meninggalkan Randy.Randy pun menarik nafas panjangnya dengan perasaan lega dan bahagia.Karena sebelumnya ia merasa khawatir dan gugup dengan persalinan sesar yang dilakukan Cintya.Yang tidak lain ternyata adalah istri siri Randy.Yang sudah menikah sebelumnya tanpa sepengatahuan Zia.
*
*
Di rumah sakit lain,operasi Zia dan sang ibu mertua pun juga berjalan lancar dan tanpa hambatan.
Zia pun dipindahkan ke kamar perawatan untuk masa pemulihan.Begitu juga dengan sang ibu mertuanya.Mereka dipindahkan dengan kamar yang berbeda.
Cintya dan bayinya pun juga dipindahkan ke kamar perawatan.Randy dengan sigap mendampingi Cintya yang sudah dalam keadaan sadar.
"Sayang..kau wanita hebat,kau sudah melahirkan bayi yang tampan untuk keluarga kita..Terima kasih sayang." ungkap Randy memuji Cintya sambil mengecup dahi Cintya.
Cintya pun hanya tersenyum bahagia.
puaskan balasdendanmu Zia