NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Perjaka

Menikahi Duda Perjaka

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:929k
Nilai: 4.9
Nama Author: "Cywill"

Sekar tidak menyangka jika dirinya harus mendatangani surat kontrak pranikah.Kesalahannya yang berawal tidak sengaja menabrak mobil mewah seseorang.Mengakibatkan dirinya harus rela menjadi istri kontrak seorang duda kaya.



Abizhar Malik, laki-laki tampan berumur 30tahun yang menawarkan kesepakatan pernikahan kepada gadis yang baru ditemuinya karena ingin membuktikan jika isu tentang dirinya adalah laki-laki lemah gemulai atau impoten tidaklah benar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon "Cywill", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adik laki-laki Sekar.

Aris,adik laki-laki satu-satunya Sekar.Sekarang dia berusia 21tahun,menjadi mahasiswa adalah kesehariannya.Namun setahun yang lalu dirinya ikut mencari rupiah,

karena tidak ingin terus-menerus membebankan semuanya kepada kakaknya.

Sama seperti halnya dengan kakaknya,Aris anak muda yang mempunyai tinggi badan 170 cm itu tidak terlalu memikirkan kehidupannya sendiri, dunianya hanya soal pendidikan dan pekerjaan paruh waktunya sebagai pelayan kafe.Beruntung pemilik kafe yang tak lain kakak dari teman kuliahnya memperbolehkan dirinya bekerja.Hanya saja Aris mengambil jam kerja diluar jadwal kuliahnya saja atau yang lebih tepatnya jam serabutan.

"Ris,,, Lho langsung pulang atau ke kafe kak Rendi?Secara ini belum masuk waktu kerja atau bagaimana kalau kita main ke mall sebentar?"tawar teman Aris yang tidak lain Adi,adik dari pemilik tempat dia bekerja.

Hari itu jadwal kuliahnya hanya satu mata pelajaran saja,itupun hanya dua jam.Alhasil Aris mempunyai waktu luang selama tiga jam sebelum waktunya untuk bekerja.

Hanya anak muda itulah yang mau berteman dengannya,mereka tidak mau mengenal bahkan berteman dengannya karena alasan Aris anak miskin. Sungguh kekanak-kanakan memang apalagi mereka seorang laki-laki yang sudah beranjak dewasa.

Aris terdiam tampak seperti menimbang sesuatu,namun lagi-lagi dia harus menolak ajakan temannya.

"Maaf Di,kayak gue bakal langsung ke kafe Kakakmu saja,lumayan kan dapat tambahan."nyengir, dia sedikit tidak enak karena menolak ajakan Adi.

Adi mencebik,tapi dirinya tidak marah karena dia tau Aris anaknya seperti apa. Aris tergolong anak muda yang tidak suka bermain,apalagi yang hanya akan membuang uang untuk hal-hal yang menurutnya tidak penting.

"Padahal gue mau nyari kado buat Kak Rendi karena hari ini dia ultah.Tapi ya sudahlah, gue bakal cari sendiri."Adi mengalah,lalu dia membereskan buku-bukunya dan bersiap pergi.

"Kalau begitu gue temani."Aris berubah pikiran, merasa tidak enak jika menyangkut bosnya yang baik padanya.

"Tidak usah,Lho kerja aja gih! gue gampang bisa nyari sendiri,kalau nggak gue bisa minta ditemani pacar gue."Adi menolak,dia tau karena Aris sepertinya merasa tidak enak.

"Ya sudah,gue pergi dulu ya Di,maaf." Aris langsung pergi begitu tangan Adi mendorong tubuhnya.

"Iya gak papa,sudah sana!"

Hari itupun Aris bekerja seperti biasa,hari ini juga dia dapat uang tambahan karena berangkat lebih awal tidak.Karena Aris bekerja dihitung perjam bukan harian.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan Sore,sudah waktunya Aris pulang.Dia pun langsung bergegas membereskan sisa pekerjaan nya.

"Terima kasih ya kak untuk hari ini."Ucap Aris saat sudah selesai dengan pekerjaannya.

Dia berpamitan setelah mengganti seragam kerjanya dengan pakaiannya lagi saat berangkat,tapi hanya atasannya saja yang ia ganti.

"Terima kasih juga Ris,jangan lupa titip salam buat kakakmu!"ucap kak Rendi,kakak teman Aris sekaligus atasan tempatnya bekerja.

Aris menghentikan tangannya,dia tidak jadi mengambil tasnya karena ucapan bosnya itu.Dia penasaran dengan itu,padahal bukan kali ini saja dia mendapatkan amanah salam seperti itu.

"Apa Kak Ren menyukai Kakakku?"tanya langsung Aris.

Yang ditanya hanya tersenyum. "Sudahlah,tugasmu hanya menyampaikan saja salamku.Jadi pulanglah dan ingat,jangan mampir ketempat lain lagi,ibu dan Kakakmu pasti sudah menunggu." Rendi tidak menjawab melainkan langsung mengusir halus Aris untuk pulang.

"Kalau begitu aku pulang ya Kak,dan selamat ulang tahun Kak." Setelah mengucapkan itu dia langsung pergi mengabaikan Rendi yang akan kembali berbicara.

Saat Aris baru akan keluar melalui pintu belakang khusus karyawan.

"Kakak! selamat yah!"

Terdengar suara yang membuat Aris seketika menengok kebelakang.

Ck,seharusnya aku tidak usah terlalu PD tadi karena tidak mungkin dia menyukai Kak Sekar.

Dia melihat asal suara yang ternyata adik dari bosnya yang tak lain teman kuliahnya,datang bersama keluarganya terlihat seperti keluarga yang bahagia.Mungkin mereka datang akan merayakan ulang tahun bosnya.

Aris melanjutkan langkahnya,disepanjang jalan menuju halte dia masih memikirkan apa yang dia lihat barusan.

Keluarga kaya yang serba berkecukupan,seorang bos yang mempunyai banyak cabang usaha yang tidak mungkin menyukai Kakaknya yang hanya bekerja sebagai buruh pabrik biasa.

Dan dia tidak ingin terlalu menduga perihal itu.Dia hanya akan menyampaikan salam seperti yang biasa dititipkan padanya.

Mungkin jika Ayahnya masih hidup,keluarga mereka tidak akan seperti ini.Setidaknya Kakaknya tidak akan menjadi tulang punggung keluarga yang mengubur semua impiannya.

Tak terasa kaki Aris sudah sampai di halte,dimana dia biasa menunggu mini bus yang membawanya pulang sepulang bekerja.

Hanya membutuhkan waktu 15 menit perjalanan untuk sampai pada tujuan, Aris berhenti tepat di Gang rumahnya. Hanya berjalan sedikit untuk sampai di rumah sederhana keluarganya.

Kedatangan Aris bertepatan dengan mobil mewah yang pergi dari halaman rumahnya.

Aris melihat ibu dan Kakaknya mengantar kepergian mobil mewah itu,ibu terlihat melambaikan tangannya dengan senyum yang paling lebar.Semenjak kepergian suaminya ibunya belum pernah menampilkan ekspresi seperti itu.

Kakaknya Sekar lebih menampilkan wajah tanpa ekspresi, benar-benar datar.Membuat Aris bertanya-tanya siapa tamu yang baru datang kerumahnya?kenapa ekspresi dua wanita itu sangat berbeda.

"Ibu,,Kakak,,kenapa diluar?terus mobil siapa tadi?"tanya Aris mengagetkan dua wanita yang paling disayanginya.

"Itu mobil calon kakak ipar kamu Ris."Jawab ibu dengan antusias.

Sekar memutar bola matanya malas dan langsung pergi masuk kerumah.Dia tidak ingin membahas laki-laki yang akan menjadi suaminya besok.

Aris kaget,setahu dia Kakaknya itu tidak pernah berurusan dengan yang namanya laki-laki,lalu kenapa tiba-tiba bisa mau menikah.

"Apa ibu menjodohkan Kak Sekar?"tanya selidik Aris pada ibunya.Dia melihat Kakaknya yang sudah masuk rumah sambil menghentakkan kakinya.

"Ck,bisa tidak jangan tuduh ibu sembarangan?"kesal karena anaknya tiba-tiba menuduhnya,padahal dia sendiri masih tidak percaya bahwa putrinya akan dinikahi laki-laki setampan artis.

"Lah terus siapa laki-laki yang akan menikahi Kak Sekar Bu,ibu kan tau sendiri selama ini Kak Sekar tidak pernah mengenal yang namanya laki-laki."Aris nampak berpikir"Pengecualian untuk Kak Rendi."Lanjutnya lagi karena ingat dengan pesan salam yang diamanatkan padanya.

Ibu tampak mencebikkan bibirnya."Maksud kamu anak muda yang suka nitip salam buat Kakak kamu?"Aris mengangguk.

Mereka masih didepan rumah,belum sadar kalau awan sudah mulai menampakkan sinar senja.

"Pokoknya kamu akan tau sendiri siapa calon Kakak ipar kamu,karena besok mereka akan menikah."

"Apa!"Aris spontan membelalakkan matanya,belum terjawab siapa yang akan menjadi kakak iparnya,ini malah dikejutkan lagi dengan kabar kalau besok Kakaknya akan menikah.Kenapa secepat itu?pikir Aris kemudian.

"Jadi besok kamu tidak usah masuk kuliah."Ibu memberi perintah.

Aris sepertinya mau protes tapi keburu suara keras Kakaknya terdengar dulu dari pintu.

"Ibu,,,Aris,,,,masuk,,,udah mau magrib!"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Heryta Herman
abizar lelaki pengecut...
dgn kekayaan dan kuasa dia menjatuhkan harga diri wanita...
Yuli Yuli
haduuuuh-hh yg sbar Rendi
Yuli Yuli
buag jauh" pkiran jlekmu trhdap suamimu Sekar, g trimaksih kok mlah mikir yg aneh"
Yuli Yuli
🙄🙄🙄🙄🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yuli Yuli
mkn tu gengsi abi
Yuli Yuli
lho Uda bucin r abi
Yuli Yuli
kok mlah ayah Risa yg kyaknya yg pnya dendam ktuan malik
Yuli Yuli
wah parah tu, mgkn si mantanya Abi x ya
Yuli Yuli
knp km g Blang ksian SM ibunya klo tau mrsa dbhongi krna khamilanmu sekar
Yuli Yuli
slmt ya Abi 🥰🥰🥰
Yuli Yuli
siap" km sekar 🤣🤣🤣
Yuli Yuli
dasar org kampung ya buuu🙏🙏😁😁
Yuli Yuli
enak aja km Abi, g pnya prsaan SM x, emge sekar barang apaan
Yuli Yuli
Abi saat ini km msih judes SM Sekar, bsok" klo km bucin tau rsa km
Yuli Yuli
Hem slah faham smua deh
Yuli Yuli
Uda dhalalin aja Beno ksian tu risanya jgn maunya enak aja
Yuli Yuli
🤣🤣🤣🤣🤣 dsntuh aja blom kok hamil ya Sekar🥰🥰🥰🥰🥰
Yuli Yuli
km g JD artis hdp km akan serba kcukupan klo km g ninggalin suamimu risa
Yuli Yuli
diem" Abi Uda mnyukai km sekar
Yuli Yuli
sekar msih prcya crtanya mntannya Abi🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!