NovelToon NovelToon
Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.3
Nama Author: devi oktavia_10

"Aldi prakoso" adalah seorang anak yang tak pernah dinginkan oleh orang tuanya, dan
selalu dapat perlakuan buruk dari ketiga kaka
kakanya.setelah bertemu dengan " Aisyah
maharani."gadis yatim piatu, korban yang di
tabrak Bima kaka pertama Aldi. kehidupan
Aldi, mulai berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Aldi sampai di Toko, ternyata Pak Diman belom datang, Aldi duduk di bale bale depan Toko, di bawah Pohon Mangga

"Ehh Di, sudah dari tadi? "pak Diman menyapa

Aldi,

Aldi yang di sapa malah terlonjak kaget

"Astagfirullah..."

"Hehehe... belom Pak!?, Palingan juga Sepuluh Menitan Pak!?"

"Kamu Pagi pagi udah ngelamun aja Di, ngak baik nanti kayak Ayak Tetangga Bapak loh, Pagi pagi melamun, eh tau taunya and?!" Pak Diman menarok tangan di Keher Lepalanya dan kepalanya terkulai terkulai.

"Hahaha... Bapak bisa aja, pagi pagi dah ngelawak?!" kekeh Aldi.

"Lah... dari pada Kamu, pagi pagi udah ngelamun!? kekeh Pak Diman.

"ini kunci buka toko gih!? dari pada kamu melamu mulu!?" perintah Pak Diman.

"siap Pak... perintah di laksanakan!?" ngasih Hormat ala ala tentara.

Aldi mulai merapikan isi Toko dan melayani pembeli, yang mana hari ini pembeli lumayan rame sampai Siang.

"Untung Kamu datang PagiDi, coba klau ngak, mabok Bapak Kerja sendiri?!" kekeh Pak Diman.

"Hehehe... iya Pak!?" jawab Aldi.

"Alhamdulillah...saya bisa bantu Bapak, lagian saya juga sudah libur ini Pak!" ucap Aldi

Ooh.. iya Di, lulus Sekolah kamu mau lanjut Kuliah di mana?" tanya Pak Diman.

"Belom tau Pak, takut biaya ngak cukup!?" pasrah Aldi.

"Heeiiii... kamu mikirin apa hmmm...??

Biaya, ngapain mikirin biaya, ada Bapak dan Ibu, kamu tenang aja, di tambah kamu kerja sama bapak sudah dan kamu juga sudah bapak anggap seperti anak sendiri?!" oceh Pak Diman.

"Pokoknya kamu harus lanjut Kuliah ok, Bapak tidak menerima penolakan, lagian tabungan kamu selama ini, cukup kok buat kamu Daftar Kuliah!?.

"Kamu harus tunjukan kepala keluarga kamu, kalau kamu bisa berhasil tanpa bantuan mereka!!" ucap Pak Diman panjang lebar.

"Setelah ada pembukaan pendaftaran di kampus kamu lansung daftar dan kamu juga bisa daftar lewat jalur Prestasi kok!!" ucap Pak Diman lagi.

"Aldi sampai terharu, mendapatkan perhatian dari Pak Diman, hanya Pak Diman dan Istrinya, yang selalu memperhatikan Aldi.

Karna Anak anak Pak Diman, sudah pada berkeluarga dan tinggal di Luar Kota

"Iya Pak, nanti Saya coba Daftar di Kampus xx, saya pengen ambil Jurusan Manajemen Bisnis!? ucap Aldi penuh semangat.

"Bagus itu, Kamu tunjukan sama Mereka, Anak dan Saudara yang mereka sia siakan ini

bisa Sukses tanpa bantuan Mereka?!" ucap Pak Diman sambil merangkul pundak Aldi.

"Oh iya ... Pak. Bapak tau ngak ada Kontrakan, yang mau di Kontrakan?" tanya Aldi agak pelan.

"Kontrakan... buat siapa?" tanya Pak Diman.

"Buat Saya Pak, Saya mau ngontrak?!" ucap Aldi.

"Kenapa Kamu mau ngontrak!? tanya Pak Dimana.

Aldi menceritakan apa yang di ucapkan Keluarga nya, dan juga menceritakan kalau

Mereka mau menjual Tanah!?.

Dasar Orang Tua sinting...!!!! umpat Pak Diman, menahan kesal, mendengar cerita

Aldi.

"Itu Kontraka Bapak, yang di seberang Jalan, Minggu depan Orangnya mau keluar, kamu tempatin aja kontrakannya itu, ngak usah mikir bayaran!?

"Terimakasih" banyak pak, cuma saya ngak enak selalu merepotkan bapak!? Ucap Aldi ngak enak hati sambil tertunduk.

"Haiii.. kamu mikir apaan sih!?, kan udah Bapak bilang, kamu itu sudah Bapak anggap Anak Bapak, jadi jangan sungkan?!" ucap pak Diman mengelus pundak Aldi.

"Iya Pak, "makasih" banyak pak?!" ucap Aldi sambil memeluk Pak Diman.

"Hei... hei... hei.... kenapa kalian berpelukan!? hayo... ada apa ini?!" canda Bu Sri, Istri Pak Diman tiba tiba datang, mengagetkan mereka.

"Ish... si Ibu!?, mengagetkan saja, untung jantung Bapak, buatan Tuhan kalau buatan Manusia, sudah menggelinding ke got depan.

"Ish ...si Bapak alayy!? oceh Bu Sri.

"Kalian... abis cerita apa sih!? kepo Bu Sri, "pertanyaan Ibu belom di jawab dari tadi!?"

"Ish.... si Ibu kepo sekali..., yuk Di kita isi amunisi dulu, sebelum melanjutkan pertempuran, kata Pak Diman sambil menarik tangan Aldi, meninggalkan Bu Sri yang sedang misu misu sendiri gegara ucapannya ngak di jawab.

Haiii... jangan lupa like komen dan Vote

1
Rahmaniar
suka banget ceritanya Thor, kekeluargaan banget,,meski awalnya sedih tp alurnya bagus,,,pelajaran untuk keluarga bahagia....👍👍
Evi Goenharto
baru bab 1 aku udh bingung ttg perkenalannya Thor, pertama itu pak Burhan dan bu Isni yg ga pernah melimpahkan kasing sayang...

kedua pak Burhan dan bu Sri yg mendukung dan melimpahkan kasih sayang abg orgtua angkat...

sebernya orgtuanya yg mana Thor?
Ayumi
penulisannya dari awal bab kata
"ngak",,, walaupun mungkin mksud Authornya ucapannya "nggak"
asal jangan "Tetangga" jadi "Tetanga" aja
🙏🙏🙏
Laksmi Marhaeni
typo pak burhan
Laksmi Marhaeni
typo: pak Burhan
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ds Phone
alim tapi tak malu tetang tu
Ds Phone
masa anak nya nak keluar
Ds Phone
sayang laki dia
Ds Phone
teruk meraka kena kerja kan
Ds Phone
semua kena buat karja
Ds Phone
macam macam ragam orang menadong
Ds Phone
kalau berlongok ada aja lawak meraka
Ds Phone
kena sakat takhabis
Ds Phone
ada anak becuk susah nak cakap
Ds Phone
baru sebut dah datang
Ds Phone
bagi peluang pada penatin
Ds Phone
dah berebut ibu sorang
Ds Phone
dah tak sabar dah tu
Ds Phone
habis kena sakat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!