haiyy... ini novel pertama aku ya, mungkin nnti ada bnyak typo. mohon di maklumi ya.
syifa putri ardiyanti wijaya, anak satu-satunya dari pasangan ardiansyah wijaya dan riyanti wijaya.
syifa anak yg cukup cantik, putih, pinter dan mandiri.
Dia tinggal hanya bersama kedua orang tua nya, hidup dengan bahagia dan harmonis, smpai Akhirnya tuhan mengambil mereka berdua di hari yang sma hanya berselang beberapa jam, dan seketika dia kehilangan Dua orang yang sangat berarti dalam hidup nya.
Disisi lain ada Rendi yang sempat koma setelah mengalami kecelakaan, yang setelah sembuh membuat nya trauma dan hampir gila karena kehilangan kekasih yang dia cintai, sampai akhirnya dia bertemu dengan syifa yang mampu membuat dia move on dari masa lalunya
Tapi semuanya tak berjalan dengan mulus dan indah, Disaat hubungan mereka semakin dekat, malah terjadi kesalah pahaman diantara mereka.
Syifa kaget saat dia tau orang yang telah menempati ruang dihatinya itu, adalah orang yang menyebabkan kematian kedua orang tuanya.
penasaran? bagaimana syifa menjalani hidupnya tanpa kedua orang tua nya
dan apakah syifa bisa bisa memaafkan dan menerima Rendi setelah dia tau jika Rendi adalah penyebab kematian kedua orang tua nya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rina agustini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah makan nasi padang
Setelah memberi no. ke Rendi, syifa pun meninggalkan tempat itu, lalu dia mencari tempat makan yang agak sepi.
Setelah puas syifa berkeliling di Mall, hanya untuk mencari tempat makan, namun tak menemukan tempat yang pas sesuai keinginannya.
syifa pun keluar Mall, dan akhirnya tepat di depan Mall di seberang jalan, ada sebuah Rumah makan nasi padang, yang terlihat agak sepi karna baru buka.
"Aku makan disana aja ah, mumpung lagi sepi pengunjung nih. biasanya klu udah siangan pasti ramai" gumam syifa
Syifa pun langsung menyebrang dengan antusias sampai dia tak menyadari ada mobil yang hampir mau menabraknya.
"mbak hati-hati, kalu mau nyebrang lihat-lihat dulu" teriak sang pengemudi mobil itu.
"iya mas, maaf saya yang salah" ucap syifa
sambil menyatukan tangan nya🙏 menghadap mobil yang mau menabraknya, tanpa dia tau siapa pengemudinya itu yang ternyata tidak lah lain adalah Rendi
Setelah itu syifa pun melanjutkan jalan nya hingga sampai ke warung nasi padang
"bukan kah itu cewe yang tabrakan denganku di Mall tadi"
gumam Rendi yang baru menyadari setelah syifa sudah sampai ke tempat Rumah makan nasi padang itu.
"ahhh, knpa sih akhir-akhir ini aku sering ketemu tuh cewe, manusia apa bukan sih, kaya setan aja , di mana-mana ada" gumamnya lagi dengan kesal.
---Rumah makan nasi padang---
Sesampai nya syifa disana, dia pun langsung memesan nasi + daging rendang dengan Air es juga, lalu dia memilih tempat agak pojokan yang ada kipas anginnya, seakan-akan dia habis kepanasan. padahal di luar cuaca mendung gak ada panas-panas nya.
" Bu pesan nasi + Rendang nya satu. sama minum nya Air es aja," pinta syifa
" Baik neng, silahkan ditunggu sebentar ya" ucap penjualnya.
"Baik bu, saya duduk di pojokan sana ya"
Sambil mnunggu makanan, Syifa pun mengambil hp nya yang ada di tas. ternyata ada 2 pesan dari serlina dan 1 panggilan tak terjawab.
Serlina
fa, aku sudah selesai ini.
kamu dimna, share lock ya
^^^Syifa^^^
^^^Aku di Rumah makan nasi padang,^^^
^^^Persis depan seberang Mall^^^
Serlina
okeh..
wait, aku ke sana
Ketika serlina sudah berada di dekat pintu keluar Mall, dari kejauhan tiba-tiba Tasya melihatnya dan langsung memanggil nya.
"Serlin..... "
Serlina pun menoleh ke arah suara yang memanggil nya, lalu Tasya melambai-lambaikan tangan nya, dan Serlina pun berjalan mendekatinya.
"hayyy, ternyata kamu sya, di kira tadi siapa teriak-teriak hehee" ucap serlina
" Emang nya kamu ngarep siapa yang manggil, hayoo ???" tanya Tasya
" Ya aku berharap sih cogan(cowok ganteng) yang manggil aku, tapi harapanku pun sirna setelah melihat kamu, hehehe... " jawab serlina dengan senyum
"Yahh, tapi sayangnya bukan cogan(cowok ganteng) , tapi cecan (cewek cantik) seperti aku haha.. maafkan aku ya, membuat harapan mu pupus hahaaa.." ucap tasya dengan tawa kemenangan.
"iya iya tau kalu kamu itu cantik,, cantik-cantik tapi masih jomblo hahahaha" balas serlina yang tak mau kalah.
" kaya kamu gak jomblo aja.. btw kamu sama siapa disini lin?" tanya Tasya sambil melihat orang di sekitar nya.
"kamu nyari siapa sih sya, nyari kak Rendi ya.. hahaa." tanya serlina sambil ngeledek
"hehee.. Tau aja kamu,. lagian kamu juga, tinggal di jawab aja apa susahnya sih." ucap Tasya.
"Aku tadi ke sini sama sahabat aku sya, dia udah nungguin aku di depan sana. kamu sendiri sama siapa?" tanya serlina lagi, sambil menunjuk ke arah Rumah makan nasi padang
"ouhh... aku sendirian, tadi aku baru pulang dari rumah tanteku, sekalian mampir ke sini" jawab serlina
"Btw kamu dah makan, mau ikut aku makan gak? nanti aku kenalin sama sahabat aku sekalian,"?tanya serlina
"boleh deh" jawab tasya
Mereka pun keluar dari Mall, lalu menuju Rumah makan padang. Tak butuh waktu lama, mereka pun sudah berada di sana, kemudian memesan makanan
" kamu mau makan dan minum apa sya" tanya serlina
"aku pesan nasi + daging Rendang aj lin sma minum ny es jeruk" jawab tasya
"okeh....
Bu pesan nasi + daging Rendang 1, sma nasi+ ayam goreng ya.. minum nya es jeruk sma teh es"
"baik neng, silahkan di tunggu sebentar ya" jawab penjual.
Setelah memesan makanan serlina pun mencari keberadaan syifa, tapi ternyata syifa lebih dulu menyapa mereka.
"serlin.... sini" pinta syifa sambil melambaikan tangan nya
"hayyy... syifa,.. kita ke sana yuk sya" setelah membalas sapaan syifa dia pun mengajak tasya menemui syifa.
" kamu lama sekali sih lin, makanan aku udah abis louh... " ucap syifa
" Maaf ya fa, tadi aku ketemu tasya, terus ngobrol sebentar, ouhh ya fa kenalkan, ini tasya dan tasya ini syifa." serlina pun memperkenalkan mereka berdua
"aku syifa, senang bisa kenalan denganmu" ucap syifa sambil mengulurkan tangan nya.
"aku tasya, aku juga senang bisa kenal denganmu, semoga kita bisa berteman baik ya." ucap tasya sambil menyambut uluran tangan syifa.
Makanan pun datang, Serlina dan Tasya pun langsung menyantap makanan yang sudah tersedia, sedangkan syifa hanya meminum minumannya yang masih tersisa.
Tak butuh waktu lama Syifa dan Tasya sudah bisa saling nyambung dan bisa berteman dengan baik, bahkan mereka sudah bertukar no. WhatsApp. dan saling bercanda, sampai- sampai serlina pun merasa terabaikan..
" kalian liat gak sih ada aku di sini, kalian asik berdua aja, seakan-akan aku hnya butiran debu?" ucap serlina
" hahaa.. seperti butiran debu yang terbawa angin ya lin.. haha" canda tasya dengan tawa nya,
" kok tega bangat sih kalian, sama aku.. apa sih salah aku pda kalian hiks..hiks.. " ucap serlina sambil ber drama menangis..
" hahaa... haha ..." syifa dan tasya tertawa melihat aktingnya serlina .
"gak lucu lin, akting mu jelek bangat hahaha...." ucap syifa lalu dia pun tertawa lagi..
Dan akhirnya serlina pun ikut tertawa, setelah melihat teman ny tertawa..
Sampai tak sadar jika banyak mata yang memandang ke arah mereka.
Tak berselang lama mereka pun akhirnya berhenti tertawa dan kemudian pulang.
" kita pulang yuk..." ajak syifa.
"iya ya. udah jam 1 siang ternyata.." jawab tasya sambil melihat ke arah jam tangan nya.
"kamu pulang sama siapa sya, mau ikut bareng kami gak" ajak serlina pada tasya
" gak usah, kan tdi aku bawa mobil sendiri lin, ya udah kita pulang bareng kedepan aja yuk" ucap tasya
Mereka pulang dengan menaiki mobil masing-masing.. Tasya sendirian, dan Serlina dengan Syifa naik satu mobil berdua.
Akhirnya mereka bertiga pun pergi meninggalkan tempat itu.