NovelToon NovelToon
Mr. Playboy

Mr. Playboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Cintamanis / Badboy / Anak Genius / Tamat
Popularitas:180.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nirwana Asri

"Karena hati tidak perlu memilih, ia selalu tahu kemana akan berlabuh"

Begitu juga dengan Darren yang rela menjadi seorang playboy agar bisa menemukan wanita yang tidak sengaja ia nodai. Setelah 6 tahun lamanya Darren baru bisa bertemu dengan Celine wanita yang selama ini dia cari. Darren tidak menyangka kalau dirinya memiliki dua anak kembar laki-laki yang genius hasil perbuatannya dulu.

Akankah mereka bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nirwana Asri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekesalan Celine

Setelah 1 jam perjalanan dari hotel Darren menghentikan mobilnya di sebuah apartemen mewah.

Keluarga Danz Smith memang memiliki banyak sumber kekayaan terutama di bidang properti. Sejak Ayah Darren meninggal dunia. Hampir sebagian besar kekayaan keluarga Danz Smith dikelola oleh Darren. Devon hanya memiliki 40% bagian dari seluruh kekayaan mereka. Untungnya Devon tidak mempermasalahkan hal itu.

"Ayo turun," Darren membukakan pintu untuk Celine seraya melempar senyum tipis. Celine masih belum beranjak dari kursinya

"Tuan aku tidak mau merepotkan anda, aku hanya menginginkan apartemen kecil yang muat untukku dan kedua anakku." Celine menolak kebaikan Darren secara halus.

"Ssttt," Darren menutup mulut Celine dengan satu jarinya.

"Selama ini tidak ada yang pernah menolak kebaikanku, bahkan di antara banyak wanita yang ku jumpai mereka meminta lebih dari ini." kata Darren dengan lembut.

Wajahnya hampir tidak berjarak dengan wajah Celine. Celine agak gugup. Darren selalu curi-curi kesempatan untuk menggoda Celine. Rasanya senang sekali melihat tingkah Celine yang menggemaskan itu.

"Kenapa dengan jantungku," batin Celine.

Dia merasakan jantungnya berdetak kencang sekali. Pipinya memerah karena malu. Celine menjadi salah tingkah. Darren merasa senang melihat tingkah laku Celine yang menggemaskan itu.

"Rasanya ingin aku cubit pipinya," batin Darren.

Drrtt Drrtt

Ponsel Darren berbunyi.

"Hallo, emm baiklah, atur jadwalnya besok." kata Darren menjawab telepon yang masuk.

"Maaf, ayo kita masuk," ajak Darren.

Sepanjang jalan menuju ke apartemen mewahnya. Darren menanyakan beberapa pertanyaan.

"Nona sejak kemaren bertemu aku belum tahu nama lengkapmu," tanya Darren.

"Namaku Celine Sandrina," jawab Celine.

"Kau tentu tahu namaku," Celine menyerngit.

"Tidak tuan aku tidak tahu namamu." jawab Celine ketus.

"Hei nona,siapa kau hingga tidak tahu Darren Danz Smith orang tertampan di muka bumi ini," Darren menyombongkan diri.

"Haiish... menyebalkan sekali orang ini." batin Celine dalam hati. Lalu dia pun menghentikan langkahnya sejenak dan menatap Darren.

"Aku tidak mengenalmu tuan, selama ini aku tinggal di Perancis. Bukankah baru kemaren kita bertemu," Celine berpura-pura padahal dia sudah mulai mencurigai kalau Darren adalah lelaki yang telah menghamili dirinya. Kenangan buruk 6 tahun yang lalu seolah kembali berputar. Ada hal yang tidak akan dia lupakan seumur hidup.

Mereka kembali berjalan.

"Apa kau tidak mengenali wajahku Celine?" batin Darren. Darren pun mulai mengingat kejadian di masa lalu. Ah andai saja dulu tidak terjadi apa-apa maka Darren tidak harus mencari Celine 6 tahun belakangan ini.

"Lalu apa tujuanmu kembali ke Indonesia? Kenapa kau hanya mengajak anak kembarmu, di mana suamimu?" selidik Darren.

Pertanyaan Darren kembali membuat Celine menghentikan langkahnya, "Maaf tuan anda bertanya terlalu jauh." kata Celine.

"Baiklah aku akan cari tahu sendiri," Darren tersenyum menyeringai.

Ceklek

Darren membuka pintu apartemen mewahnya. "Mulai besok kau bisa menempati apartemen ini, eits aku tidak mau ada penolakan lagi, tinggallah di sini selama yang kau mau," Darren melempar kunci apartemen ke arah Celine. Celine dengan sigap menangkapnya.

Celine merasa kagum dengan isi apartemen mewah yang diberikan kepadanya. "Tapi saya tidak pantas menerima pemberian tuan," kata Celine.

"Kau terus memanggilku dengan sebutan tuan, apa aku kelihatan tua sekali di matamu tidak bisakah kau memanggil dengan namaku saja, atau panggil aku sayang," Darren berbisik ke telinga Celine.

"Mimpi kau,dasar cowok sinting," batin Celine.

"Tidak tuan saya hanya menghormati anda, kita bahkan tidak memiliki hubungan dekat," kata Celine.

"Apakah harus memiliki hubungan dekat dulu baru boleh memberimu hadiah?" tanya Darren.

"Tentu saja," jawab Celine.

Set

Dengan cepat Darren menarik pinggang Celine hingga tubuhnya merapat ke tubuh Darren.

"Apa yang tuan lakukan?" tanya Celine dengan wajah bingung dan terkejut.

"Apakah sedekat ini atau kurang dekat?" tanya Darren. Darren menatap mata indah Celine sampai membuat Celine kikuk.

"Laki-laki ini terus membuatku kesal," batin Celine.

"Tuan yang saya maksud bukan dekat yang semacam ini?" jawab Celine yang berusaha melepaskan tangan Darren. Tapi seakan percuma saja karena kekuatan Celine tak sebanding dengan Darren. Darren malah semakin mengeratkan pelukannya, ketika Celine berusaha memberontak.

"Bodoh,edan,sinting," umpat Celine dalam hati.

"Lalu dekat yang seperti apa? Oh aku tahu maksudmu, apakah kita resmikan saja hubungan kita?" Darren mulai melonggarkan tangannya.

"Aku benar-benar tergila-gila padamu saat ini Celine," batin Darren.

"Tuan tolong bisakah kau bersikap sewajarnya?" pinta Celine pada Darren.

"Maaf jika aku berlebihan," kata Darren.

"Tuan terima kasih sudah mengantar saya melihat-lihat apartemen. Saya permisi." Celine pergi meninggalkan Darren.

"Hei ayolah aku hanya becanda," Darren mencoba menenangkan Celine.Namun Celine tidak menanggapi. Dia terus berjalan keluar. Akhirnya dia menemukan taxi. Darren tidak dapat mencegah kepergian wanita itu.

"Arrgh... sial," Darren mulai kesal.

Kemudian Darren mengambil ponsel di saku celananya dan menelpon seseorang.

"Hei bodoh apa kau sudah mendapatkan apa yang aku minta? Emm ya temui aku di kantor." Darren berbicara dengan Bagas asisten pribadinya melalui telpon.

Darren segera menaiki mobil mewah miliknya lalu melajukan mobil itu dengan kencang. Kesal sekali rasanya baru pertama kali dia ditolak oleh wanita. Tapi yang dia malah semakin penasaran dengan Celine.

Celine yang berada di dalam taxi menelpon ibunya.

"Bu bagaimana kabar ibu? Kami di sini baik-baik saja bu?"

(....)

"Belum bu kami belum menemukannya."

(....)

"Julian dan Jaden ada di hotel mereka tidak ikut, oh ya bu mungkin kami akan tinggal lebih lama di sini,"

(....)

"Iya, sudah dulu ya bu," Celine menutup telponnya.

"Oya aku harus beli makanan sebelum pulang, kembar pasti sedang lapar." gumam Celine.

"Pak tolong berhenti di depan rumah makan ya," ucap Celine kepada sopir taxi.

"Baik nona," jawab sang sopir.

"Terima kasih pak," Celine memberikan uang kepada sopir taxi.

"Kembaliannya non," sopir itu menyodorkan uang kembalian.

"Ambil saja pak," Celine tersenyum.

Celine pun turun dari taxi dan memasuki warung bakso di pinggir jalan.

"Julian dan Jaden pasti suka kalau aku belikan bakso, mereka belum pernah memakannya selama di Perancis." senyum mengembang di wajah Celine saat membayangkan betapa senangnya mereka ketika menyambut kepulangan Celine.

Celine tahu Jaden dan Julian pasti sangat menunggu kepulangan ibunya. Maka Celine tidak mau pulang dengan tangan kosong.

Celine melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

"Wah sudah jam 2 siang, kasian anak-anak, aku harus bergegas pulang," ucap Celine.

Setelah berhasil membeli bakso Celine pun keluar dari warung makan tersebut. Celine berteriak

"Tidak...."

Apa yang terjadi dengan Celine, dujung terus karya author ya dears... makasih buat yang udah setia menanti cerita selanjutnya.

1
Dyta Kusnani
critanya terlalu on the point ,, masa Darren baru ktmu Celine udh mau cium aja kan ga knl
Gintania nia
Luar biasa
Sativa Kyu
👍
Lusy Yana
masa ga punya jet pribadi???
Dahlia Anwar
egois Mash untung Daren mau tanggung jawab Mash nunggu
Putri Nunggal
owh ternyata ayahnya Celine masih ada
Hilya Nafilah
di awal udah menarik lanjut baca sampai akhir
Ik sin lim
GK ada akte lahir ok bisa beli tiket
Rose Winn
hartanya untuk apa coba..ahli warisnya dah meninggal...carilah cucumuu...
Nirwana Asri: jangan lupa vote nya ya kaka
total 1 replies
Rose Winn
klo tetnyata diaz bpknya darren gmn ruhhh
Rose Winn
bpknya kahhh???
Nirwana Asri
jangan lupa pencet kotak hadiahnya ya kak
Rose Winn
🤣🤣🤣😂😂😂
Rose Winn
kamu yv salah malah bawa mak lampirrr
Rose Winn
kayaknya paca2nya darren di kaasih apartemen di situ semuaa nich..gila diaa
ArlettaByanca
Untuk berumah tangga harus sama2 cinta biar ga mudah tergoda pelakor pebinor😂😂😂
Renireni Reni
tamatt ya??
Renireni Reni: siap kakk💖💖💖💖
total 2 replies
Renireni Reni
wahh....dpt janda anak 1 devon
Renireni Reni
lahh....kena perutnya....
Renireni Reni
masak gk ada bukti2 nikahannya??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!