NovelToon NovelToon
Anak Genius : Opa Muda Is Your Daddy

Anak Genius : Opa Muda Is Your Daddy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Christina De'audea

Novel Wanita - Anak Genius

Bagaimana jika anakmu menganggapmu sebagai seorang Kakek baginya hingga memanggilmu dengan sebutan Opa muda ??

Belva Evanthe (17) seorang pelajar dan pembantu rumah tangga. Belva diperkosa hingga hamil oleh Aryasatya Balakosa (40) seorang CEO arogan dan dingin sekaligus majikan Belva. Waktu tengah malam saat majikannya pulang dalam keadaan mabuk, di malam yang sama juga Belva di jebak dengan minuman bercampur obat perangsang.

Kejadian itu terjadi di rumah Satya tepatnya di kamar Satya. Saat itu Belva membuka pintu dan membantu majikan nya masuk ke dalam kamar Satya.

Hal itu terjadi karena dalam kondisi mabuk Satya mengira Belva adalah Sonia istrinya. Sedangkan Belva sudah mulai merasakan efek dari obat perangsang yang diberikan oleh Alya dan tak sengaja diminumnya. Rasa iri dan dendam membuat Alya berbuat jahat pada Belva.

Peristiwa kelam itu membuat Belva mendapatkan fitnah dan diusir dari rumah. Sempat berada dititik terendah memutuskan untuk bunuh diri. Namun, kehidupan nya tak berhenti sampai di situ. Belva tak meninggal justru diselamatkan oleh seseorang hingga diangkat anak oleh Tuan Hector. Sampai melahirkan anak-anak yang genius. Dan kedua anak itu justru memanggil ayah kandung nya dengan sebutan Opa muda.

Rintangan demi rintangan dalam kehidupan nya selalu dilaluinya bersama kedua anak kembar nya untuk mencapai sebuah harapan yaitu kebahagiaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Christina De'audea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Sketsa Kaila

Pagi-pagi sekali Belva sudah dihubungi oleh klien nya untuk bertemu di sebuah restoran membahas gaun pengantin yang akan dibuat dalam waktu dekat ini.

Bersama Kaila putri cantiknya Belva menemui klien nya. Penampilan Belva sangat cantik sekali sekarang dengan tubuh yang mendukung, kulit yang semakin glowing dan rambut nya yang panjang sepinggang dibuat nya bergelombang dicat dengan warna coklat terang. Wajah nya semakin terlihat cantik seperti bule. Sebenarnya memang Belva memiliki darah campuran dari Jawa dan Pakistan. Membuat wajahnya berbeda lebih cantik dari yang lain. Pakaiannya yang sangat sederhana celana jeans biru langit dan kemeja warna putih dengan lengan digulung hingga siku serta satu kancing sengaja di lepas menampilkan leher nya dengan kalung tipis berwarna gold.

Kaila gadis kecil itu tak kalah cantik dengan Mami nya. Menggunakan rok berbahan linen berwarna merah maron tanpa lengan dengan pita di perut nya dan model rok yang semakin turun semakin melebar. Rambut nya yang hitam panjang sama seperti Mami nya di kuncir ala Princess Charlotte Braid.

"Hai Maria... Maaf lama menunggu." Sapa Belva mendekati meja Maria dengan menggandeng buah hati nya.

"Hai Vanthe... Tak apa tak masalah. Hallo cantik kita bertemu lagi" Maria mencubit kecil pipi Kaila.

"Hallo aunty hihi." Kaila yang ceria selalu menampilkan senyum dan gigi kecil nya sembari berdada ria.

"Duduk lah Van... Aku sudah memesan kan minum untuk mu. Ku kira kamu datang sendiri." Maria tersenyum menatap wajah cantik gadis kecil milik Belva.

"Tidak masalah, untuk urusan desain Kaila pasti akan selalu antusias." Belva tersenyum mengelus rambut Kaila.

"Iya aku tahu itu.. dia anak yang hebat. Aku yakin kamu pasti bangga pada nya." Maria menatap Belva lalu menatap Kaila.

"Tentu... Dia adalah keajaiban dari Tuhan untuk ku." Ya... Kehadiran Kaili dan Kaila patut disyukuri oleh Belva meski kehadiran mereka berawal dari sebuah kesalahan yang tidak dia mengerti. Belva waktu itu adalah gadis polos yang tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Dia hanya mampu merasakan nya saja mendefinisikan secara kasar, tubuh nya yang terasa panas dan tidak nyaman serta merasa lega tersentuh oleh majikannya dulu.

Namun, bagaimana masal lalu Belva tidak ada yang tahu. Menjadi pembantu dan dihamili majikannnya sendiri menjadi awal kehadiran dua buah hatinya sebisa mungkin dikuburnya dalam-dalam. Tidak ingin banyak orang tahu bagaimana takdir nya dulu. Cukup dirinya dan kedua orang tua angkat nya saja yang tahu.

Bahkan, Tuan dan Nyonya Hector tak tahu siapa pria yang menjadi ayah kandung duo Kay. Belva tak pernah mau menceritakan nya, mengingat nya saja Belva tak mau. Bayangan yang masih jelas dalam ingatan nya adalah saat otak nya yang masih waras merasakan dan melihat majikan nya memaksa mencium bibir nya.

Ada rasa kecewa, kesal, marah, sedih semua menjadi satu saat mengingat hal itu. Berharap tak lagi bertemu dengan pria itu, yang dengan tega menghancurkan masa depan nya. Meski semuanya tak sepenuhnya salah majikan nya karena tubuhnya tak menolak.

Diskusi mengenai pembuatan desain gaun pun di mulai. Keinginan Maria seperti apa di tampung oleh Belva. Kaila, gadis kecil itu memperhatikan Mami nya dan teman Mami nya sedang berdiskusi.

Kaila anak yang cerdas, dia mampu mengartikan maksud dari kemauan Maria. Saat calon pengantin itu menceritakan keinginan nya, Kaila langsung membuat sketsa gaun pengantin nya. Sedangkan Belva mencatatkan detail yang diinginkan klien nya.

Gambar kasar sudah di dapatkan oleh Kaila. Tinggal menyempurnakan nya saja dengan beberapa detail yang lain. Saat kedua orang dewasa itu sibuk berbicara Kaila sibuk menggambar.

"Permisi... Ini pesanan anda Nona." Pelayan restoran mengantarkan minuman yang dipesan kembali oleh Maria untuk Kaila. Milk shake strawberry, buah kesukaan gadis kecil itu.

"Terimakasih." Maria tersenyum pada pelayan tersebut. "Sayang... ini minuman untuk mu." Maria menyodorkan minuman pada Kaila.

"Thank you aunty." Suara cempreng menggemaskan keluar dari bibi mungil nya yang tengah sibuk dengan pensil dan kertas nya.

"Mami, ini gambar nya." Ucap Kaila menunjukkan hasil gambar sketsa desain nya. Gambar yang hampir sempurna terhenti oleh ketertarikan nya dengan milk shake strawberry.

Belva tersenyum dengan menerima kertas sketsa putri nya. "Terimakasih sayang."

"Maria, seperti ini kah gaun keinginan mu ?" Belva menunjukkan sketsa desain pada Maria.

Mata Maria melebar dan tersenyum. Beberapa detik tercekat tak mampu berkata-kata. Putri Belva memang luar biasa. Sedari tadi mengeluarkan ide dan keinginan untuk gaun nya, dan ternyata sudah di coret-coret oleh gadis kecil itu ke dalam bentuk sketsa.

"Luar biasa. Seperti ini lah yang aku mau Vanthe. Tinggal menyempurnakan sedikit saja. Apa bisa selesai hari ini untuk sketsa desain nya ?"

Maria sungguh tak menyangka, beberapa kali bertemu dengan Belva dan putrinya tapi baru kali ini Maria melihat gadis kecil itu menunjukkan kemampuan luar biasanya secara langsung.

"Akan aku usaha kan Maria, coba kita lanjutkan ini tinggal sedikit lagi." Belva mengamati sketsa buatan Kaila, menentukan letak detail yang cocok.

Kaila sibuk meminum milk shake strawberry nya. Tapi, dia tetap ikut mengawasi pergerakan Mami nya dalam menyempurnakan desain nya.

"Maria, mengingat waktu yang cukup sempit. Bagaimana kalau kita buat saja gaun nya dengan sederhana tapi tetap terlihat elegan untuk acara mu. Kita tak perlu menggunakan banyak hiasan pada gaun mu." Saran dari Belva mengingat waktu yang sedikit dan membuat gaun pengantin cukup memakan waktu.

"Baik lah tidak apa, kamu lebih tahu mana desain yang cocok untuk acara ku. Aku rasa gambar yang dibuat Kaila sudah cukup bagus."

"Baik lah berarti sebentar lagi kita sudah bisa lihat hasil akhir sketsa nya." Belva melanjutkannya pekerjaan nya dengan detail.

Kaila ikut mengarah Mami nya dalam menyelesaikan hasil akhir nya ada sentuhan sedikit dari imajinasi Kaila hingga gambar yang diinginkan benar-benar selesai. Maria, puas bisa bekerjasama dengan Belva. Baru sampai tahap ini saja, Belva sudah bisa bergerak dengan cepat. Beberapa kali memesan gaun dengan berkonsultasi desain dengan Belva dan hasilnya selalu memuaskan.

Untung saja dirinya mengundang Belva dalam acara pernikahan nya nanti, tak di sangka berat badan nya naik hingga harus membuat gaun baru. Sehingga dalam keadaan darurat seperti ini dirinya bisa meminta bantuan Belva.

Tak lama pelayan kembali datang dengan membawa beberapa makanan ke meja Maria. Beberapa peralatan yang digunakan Belva dan Kaila terpaksa harus disingkirkan sementara.

"Astaga Maria, bagaimana berat badan mu tidak naik. Makanan mu saja banyak seperti ini." Belva terkejut dengan semua menu makanan Maria. Satu demi satu setiap porsi makanan di turunkan dari nampan ke meja itu semua tak luput dari pandangan mata Belva. Bahkan menggelengkan kepala saking heran nya.

"Hehe... Kamu tahu Vanthe akhir-akhir ini aku stress menghadapi persiapan pernikahan ku jadi aku melampiaskan nya dengan banyak makan."

"Ayo Kaila sayang, makan lah bersama aunty. Vanthe makan dulu, letakkan kertas itu dan makan lah bersama ku." Ucap Maria dengan santai menyicipi setiap hidangan yang ada.

Sudah banyak hidangan di hadapan mereka. Tak enak jika Belva menolak maka dengan senang hati dirinya mulai menikmati makanan yang ada tak lupa menyuapi untuk putri tersayang nya.

Mereka makan bersama dengan sedikit berbincang kecil. Kaila pada akhirnya menginginkan untuk makan sendiri dengan tangan mungil nya. "Mami, aku mau makan sendiri." Ucap Kaila dengan tangan berada di atas meja terlihat sedikit lebih tinggi dari tubuhnya.

"Apa kamu bisa sayang ? Meja nya terlihat lebih tinggi." Belva merasa tak yakin, takut jika putri nya kesulitan makan.

"Bisa Mami. Kaila ingin makan sendiri. Mami makan lah sendiri." Ucap Kaila kembali meyakinkan Mami nya.

"Baiklah, jika tidak bisa bilang pada Mami." Belva menyiapkan makanan pada piring Kaila dengan beberapa menu yang di tunjuk oleh Kaila.

Maria hanya memperhatikan ibu dan anak itu. Dalam hati berharap setelah menikah nanti bisa memiliki anak seperti Kaila yang baik dan penurut.

Duo Kay mereka anak yang penurut terhadap Belva karena mereka tahu selama ini Mami nya bekerja untuk kehidupan mereka meski mereka sendiri bisa menghasilkan uang sendiri.

"Haahh... Melihat kalian berdua rasanya aku tidak sabar segera memiliki anak setelah menikah nanti." Ucap Maria berhenti sejenak menyantap makanan nya.

"Hahaha... Segeralah menikah nanti jika gaun nya sudah jadi, dan jangan menunda kehamilan." Respon Belva hampir sama seperti ibu dan calon mertua Maria membuat calon pengantin itu terkekeh.

"Hahaha... Ucapan mu sama seperti ibu-ibu paruh baya yang menginginkan cucu." Maria masih terkekeh kecil.

"Haha... Bukankah kamu sendiri yang menginginkan anak setelah menikah nanti." Ucap Belva.

"Hahaha baiklah itu memang benar. Ngomong-ngomong bagaimana Vanthe, apakah makanan ini enak ? Kalau menurut ku ini sangat enak bahkan membuat ku ketagihan." Ucap Maria yang masih menyuap potongan daging ke dalam mulut nya.

"Tidak hanya menurut mu tapi bagi ku ini juga enak. Maria, aku tidak akan bertanggung jawab jika gaun yang kami buatkan untuk mu tidak akan muat lagi hahaha." Tawa Belva menyambar Maria hingga keduanya tertawa bersama.

Mereka terlihat akrab dan cocok sekali untuk berteman. Tawa dan canda terus terjadi di meja itu. Bahkan sesekali mereka juga menggoda Kaila si gadis kecil yang terlihat seperti boneka di antara mereka dua orang dewasa.

"Emm... Vanthe aku tak pernah melihat suami mu selama ini, dimana suami mu ?" Pertanyaan yang sudah lama tersimpan dalam benak Maria.

Pertanyaan Maria seketika membuat tawa Belva terhenti. Tatapan heran diberikan Maria pada Belva. "Maaf aku tak berniat mengganggu suami mu. Aku hanya ingin tahu saja karena selama ini kamu bahkan tak pernah memposting foto suami mu di media sosial mu." Merasa tak enak jika nanti Belva berpikiran yang tidak-tidak padanya.

Perkenalan mereka memang sudah cukup dekat hingga saling mengikuti di media sosial. Sebisa mungkin Belva mengontrol diri agar tidak menunjukkan kecurigaan bagi Maria.

"Ah aku tak berfikir seperti itu. Memang ada apa ?" Belva justru melemparkan pertanyaan pada Maria. Sebenarnya tak ingin menjawab karena hal itu masih sensitif bagi nya.

Selama ini kedua anak nya saja sangat jarang sekali menanyakan keberadaan ayah mereka. Dulu Kaila pernah bertanya dan Belva hanya mampu menjawab jika Ayah nya hilang saat bekerja ditempat yang jauh dan tak pernah kembali lagi. Hanya itu yang bisa Belva katakan, pertanyaan dengan kata-kata yang diselipkan dalam sebuah nasihat.

**

"Mami, dimana Papi ?" Tanya Kaila saat menonton kartun yang bertema keluarga.

Bingung harus menjawab apa Belva hanya menjawab dengan kata-kata yang bisa di pahami oleh kedua anak nya. "Papi, hilang karena bekerja di tempat yang jauh dan lupa bagaimana jalan pulang nya. Jadi, Kaila jangan pernah main jauh-jauh dari Mami nanti Kaila hilang karena lupa jalan pulang ke rumah."

"Apa Papi bisa kembali lagi nanti ?" Tanya Kaila yang masih penasaran.

"Tidak tahu sayang. Berdoa saja yang terbaik untuk keluarga Kaila ya." Belva mencoba tersenyum saat Kaila mempertanyakan hal yang selama ini dihindari nya dan ditakuti nya.

Kaila hanya mengangguk demikian Kaili hanya diam menyimak saja tak banyak berekspresi. Sifat Kaili mampu Belva perhatikan dan sama seperti Ayah nya yang cenderung diam dan tak banyak bicara.

**

"Tidak, hanya saja aku tak pernah melihat foto keluarga kalian. Kamu hanya sering memposting foto mu dengan kedua anak mu. Bahkan Kaila dan Kaili tidak pernah terlihat berfoto dengan ayah mereka."

"Aunty, Papi hilang saat bekerja." Jawab Kaila dengan santai. Gadis kecil itu tak menunjukkan ekspresi sedih nya karena tak ingin melihat Mami nya bersedih.

"Hilang ? Bagaimana bisa ?" Tanya Maria bingung dengan jawaban Kaila.

"Ah aku tak tahu bagaimana ceritanya, yang ku tahu dia tak kembali saat bekerja." Ucap Belva terpaksa berbohong lagi mengenai pria yang menjadi ayah kandung Kaila dan mencoba tersenyum meski dipaksakan.

"Am.. maaf Vanthe aku tak bermaksud membuat mu sedih. Maafkan aku." Maria memegang tangan Belva merasa tidak enak hati dan merasa bersalah membuat hati ibu mudah di hadapan nya bersedih.

Tapi yang sebenarnya terjadi saat ini hati Belva tak ingin lagi mengingat hal itu lagi.

Dari jarak yang tak terlalu jauh sepasang mata menatap ke meja Maria. Mata nya membola memperhatikan apa yang di lihat saat ini. Rasa tak percaya seperti melihat seseorang yang mirip di masa lalu nya.

****

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

Wah siapa sepasang mata nya siapa tuh ?? Mau tahu kelanjutan nya seperti apa ? Simak terus ya !!

Terimakasih buat para reader setia.

Jangan lupa berikan Vote, Kritik, Saran dan Like nya.

Bagaimana dengan part ini bisa silahkan komen ya guys 🙏

1
Ubie Rabiatul
saudara tiri
Ubie Rabiatul
ya, td x AQ berharap Belva melawan Sonya
Ubie Rabiatul
kok gak lapor polisi
Arwondo Arni
anak siwi ikut bpknya pastinya kan
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
semangat Thor.. akhirnya mereka bahagia juga tanpa gangguan orang ketiga
Nor Azlin
lama banget thor aku mengikuyi nya denhan sabar ...itung2 ada ngak sambungan nya yah kerana aku merasa cweitanya tergantung gitu yah.. semoga kesinambunhan nya lho thor 😁😁😂😂lanjutkan thor
Haninah Nina
cerita nya kurang bagus karna cerita nya ga ada ending nya
Wawa sakura Lavender
masih gantung macam kena hukuman gantung mandatori dan juga masih tenggelam belum juga timbul.
Obie Agoes Arra
siap nunggu thor
Titik Supadmi
next thor... sy msh setia menunggu thor...👍👍👍👍💪💪
Nor Azlin
aku akan setia thor kerana penasaran sama dengan kesudahan nya biar lama enggak up nya tetap aku tunggu deh ...kerana kita tau umum nya para author juga ada kehidupan & pekerjaan nyatanya juga sama kayak aku pembaca setia mu😄😄😄 jadi lanjutkan aja thor sekuramg2nya biar anak2 sampai besar remaja gitu kali yah itu terpulang pada author nya apa mau ditamatkan terus atau pun tidak itu hak nya author deh ...tapi menurut aku biar lah sampai tau siapa laki2 yang menghamili si siwi deh biar titik terang pada teka teki yang author berikan ini lho😄😄😄 kalau masih diteruskan sampai anak2 nya saya sama belva besar pun ok aja deh...semangat thor nulisnya
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
gmn tu reaksi Siwi pasti marah besar... tapi aku masih penasaran siapa sih yang tidur dengan Siwi sampai dia hamil
Jelita S
lanjut thor tpi jgn lama up nya
Osie
sumpeh sampe lupa aku ama alur ceeutanya sanking lama g up...ini seblm baca kudu scrol keatas dl baca bbrp bab biar nyambung
Eridha Dewi
anak nya siwi anaknya siapa thor, kok gak terungkap ungkap
Titik Supadmi
next thor... jgn lama ya thor... sampai lupa alur ceritanya... 😁😁😁
Osie
aku udah sabar nunggu lanjutannya eh gitu nongol ttp aja bikin aku kedal sama saya.. dah tau sini salah kok masih diksh pengharapan n perhatian.. jd enek aku sm saya.. napa g mati aja sih si satya lemot nih
Deaudea: hai kakak terimakasih banyak masih setia dg cerita receh ini. Ditunggu kelanjutan cerita nya ya. Sehat selalu 🙏
total 1 replies
Nor Azlin
iya lah bikin penasaran aja ni satya nya ...apa jua rencananya jangan sampai kamu melambatkan untuk memberikan kejutan buat si siwi ini deh memnuat kesal aja ini perempuan...jangan kata sekatarisnya satya yang jengah dengan sikap si siwi ini aku juga udah muak & jengah dengan kelakuan nya yang sok2 banget deh ...ayo lah satya jangan main tarik ulur lagi kerana terlalu lama nya kasus ini maka si siwi seenak nya aja pada kariawan mu juga deh memerintah ini & itu dasar enggak sadar diri ni suwi nya hancurkan aja terus deh ...lanjutkan aja thor
Nor Azlin: apa yang kamu bilang recehan thor jangan terlalu merendah diri dengan karya bagus mu aku sangat suka alur ceritanya ...cerita berkisar tentang rumah tangga tidak di dunia halu atau dunia nyata pasti ada yang melakukan perselingkuhan dari suami atau pun isteri ...ceritamu ini berkisar dari dunia nyata yang ada sekarang ini ...orang kayak si siwi juga banyak deh jadi jangan merendahkan diri babget ya thor kerana berkarya itu susah bagi aku yang tau hanya membaca karya yang bagus2 deh🥰🥰🥰 berkarya bukan mudah seperti makan cemilan ya berkarya memeras otak buat mencari idea2 bagus buat memuluskan jalan cerita nya ...bagi aku aku menghormati apa yang ditulis kalau aku suka aku ajan menunggu sampai novel nya tuntas & selesai ...pembaca mu yang setia menunggu kelanjutan nya sampai habis yah 😄😄
total 2 replies
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
siwi merasa bahagia sebenarnya apa rencana Satya untuk siwi... bikin penasaran
Deaudea: terimakasih cantik 😊
total 4 replies
Eridha Dewi
lha ini kabar berakhirnya siwi itu, anaknya siwi itu anaknya siapa
Deaudea: hai kak terimakasih masih setia menunggu dan membaca cerita receh ini. Ditunggu terus yaa kelanjutan cerita nya. Sehat selalu kakak 🤗🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!