NovelToon NovelToon
DESTINY

DESTINY

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:147.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Senna

Aku pernah kecewa pada garis takdir, aku juga pernah menyaksikan betapa kuat garis takdir itu hingga sangat sulit untuk diputus bahkan alam tak mampu merenggut takdir. Aku pergi berkelana dengan sejuta luka dan kecewa.

Aku terus mencintai Sorinku yang sudah terikat di takdir orang lain, entah sampai kapan aku harus berada di laut lepas mungin samapai takdir membawa ku berlabu di dermaga yang lain atau malah menenggelamkan ku di dasar samudra.

Tapi dia berhasil menarikku dan aku yakin dia lah cintaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Senna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

VENESIA

"Apa kau sudah siap?" tanya Neve pada Sean "Seperti yang kau lihat," kata Sean sambil tertawa.

Neve terlihat begitu cantik padahal hanya menggunakan jins kebesaran dengan kemeja motif bunga warna mustard yang disetel dalam dilengkapi dengan sneakers putih dan ransel kecil warna hitam, seperti biasa rambutnya dikuncir asal sedikit berantakan.

"Kita akan banyak berjalan kaki hari ini, kau harus menyiapkan fisikmu Sea..," kata Neve "Kau menyebut namaku tapi meninggalkan satu hurufnya," protes Sean "Aku suka memanggilmu dengan itu," kata Neve "Sea, lautkan? Dan aku sangat suka dengan laut," sambung Neve sedangkan Sean hanya menggelengkan kepalanya bingung. "Kemana kita akan pergi?" kata Sean yang mengikuti Neve "Yang pertama aku akan mengajak muberkeliling dengan gondola," kata Neve.

Mereka sampai di tempat yang dikatakan Neve, lalu duduk di atas gondola itu dan berlahan gondola itu berjalan "Wah, Venesia begitu indah," gumam Sean "Ya, aku lahir di sini tapi aku tak pernah bosan menikmati Venesiaku," sahut Neve.

"Kau tau, awalnya Venesia adalah tempat pelarian untuk menghindari kematian," kata Neve dan Sean menoleh padanya dengan tatapan bingung "Saat kekaisaran Romawi runtuh banyak orang-orang yang melarikan diri ke sini padahal ini berada jauh di sisi timur, tapi tempat ini adalah tempat yang paling aman saat itu dan pada akhirnya Venesia menjadi penghubung perdagangan bangsa Eropa." Neve menjelaskan sejarah kota romantis itu pada Sean.

"Kau tau semuanya," kata Sean sambil tertawa "Aku kagum pada kota ini," sambung Sean "Harusnya kau mengajak kekasihmu kemari," kata Neve dan membuat Sean diam seketika lalu kembali melihat kesekitarnya. Gondola itu terus melaju menyusuri kanal tenang itu dengan pemandangan bangunan-bangunan kuno yang begitu eksotis ditambah bunga-bunga yang bermekaran disetiap jendela gedung-gedung itu.

"Kau lihat itu," kata Neve menunjuk satu jembatan pada Sean "Itu jembatan," sahut Sean "Ya, Ponte dei Sospiri namanya, kau tau banyak orang yang pecaya bahwa jembatan itu bisa mengabadikan cinta." Kata Neve.

Sean hanya tersenyum geli "Aku serius, saat kau mengajak kekasihmu nanti, ajaklah dia naik gondola dan saat berada di bawah jembatan itu cium kekasihmu dan katanya itu akan membuat cinta kalian abadi," sambung Neve menjelaskan jembatan putih yang terbuat dari batu kapur itu. "Ya, aku akan mengajak seseorang nanti," kata Sean sambil tersenyum pilu "Kau suka Venesia?" tanya Neve "Ya, aku suka," jawab Sean.

Tak terasa keduanya sudah sampai di rute terakhir perjalanan gondola itu, mereka turun dan melanjutkan perjalanan lagi. Namun sebelum itu memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu. Setelah menyelesaikan makan siang mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju alun-alun kota "Selamat datang di Piazza San Marco Sean," kata Neve sambil tersenyum hangat pada Sean.

Seketika Sean terpanah, untuk beberapa detik matanya tak kuasa berkedip, begitu indah pemandangan di depannya ini. Bangunan-banguan megah dengan desain luar biasa eksotis ditambah ribuan burung yang terus tebarang kesana kemari manambah kesan romantis kota ini. Sungguh ini begitu luar biasa. Dengan cekatan Neve mengarahkan lensa kameranya pada Sean yang masih terlihat takjub dengan apa yang di lihatnya itu.

"Aku merindukanmu, cintaku.. Sorinku." Sean memegangi dadanya, banyangan wanita itu terus muncul disetiap desir darahnya "Aku benar-benar telah jatuh, terus jatuh cinta, bahkan setalah aku menyebrangi samudra dan melintasi benua, kau masih bertahta dalam hati ini.".

"Sea," panggil Neve, Sean menoleh.

Cekrekk.. suara bidikan kamera mengagetkan Sean "Ahh, kau mengambil fotoku," desis Sean dengan senyum lucunya "Kau begitu tenang dan bisa langsung berkecambuk persis namamu Sea, laut.".

"Namaku Sean Nev." kata Sean berdecak. Neve tertawa lalu mengajak Sean berkeliling tempat itu setelah lelah berkeliling mereka duduk di salah satu cafe yang ada di sana lalu memesan minuman.

"Sudah berapa lama kau menetap di Venesia? " tanya Neve "Baru beberapa bulan," jawab Sean "Aku pindah saat awal musim dingin," sambungnya "Kau tau, musim dingin begitu menggambarkan kesendirian, kuharap kau datang ke Venesia tidak dengan rasa kecewa," kata Neve sambil menatap Sean "Ya, aku datang tidak dengan kecewa," Sean berdusta, kedatangannya ke Venesia karena kecewa atas garis takdir yang tak berpihak padanya.

Neve berdiri menghampiri beberapa orang yang sibuk dengan alat musik mereka, Sean hanya menonton dan menunggu apa yang akan di lakukan gadis itu. Neve mengambil biola lalu seperti biasa, setiap gesekan biola yang dipegangnya menghasilkan nada-nada yang menyentuh jiwa, membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi tersentuh dan terhanyut dalam hipnotis alunan nada itu. Begitu syahdu masuk ketelinga terus mengalir dengan anggun hingga sampai ke hati dan menggetarkan jiwa.

Sean yang tadinya hanya duduk diam lalu mulai bergerak mendekati Neve yang sudah dikerumuni banyak orang karena permainan biolanya yang luar biasa. Seketika Sean terpanah pada gadis itu, sungguh gadis itu terlihat luar biasa dengan biolanya. Sean bertepuk tangan dengan semangat saat Neve menyelesaikan pertunjukan nya.

"Wah.., Neve kau sangat luar biasa," kata Sean "Permainan biolamu sangat indah," sambung Sean "Tentu saja," jawab Neve menyombongkan diri sambil tertawa "Hais!," desis Sean kesal tapi ikut tertawa juga.

Matahari sudah mulai bergerak ke ufuk barat, Neve mengajak Sean duduk di tepi kanal bersama banyak turis lainnya untuk menghantarkan matahari beristirahat hari ini.Corak jingga terlihat melukis langit Venesia sore, terlihat begitu indah dan menawan "Cantik." Sean menatap langit dengan tatapan berbinar, sungguh merasa berterima kasih pada pencipta jagad raya yang sempurna ini, lama kelamaan warna langit berubah menjadi kelabu, sinar mentari digantikan bulan dan diperelok oleh sinar redup lampu yang bayangnya terpantul ke kanal sungguh terlihat indah.

"Satu hari, sungguh tak cukup untuk menikmati Venesia," kata Sean "Ya, Venesia terlalu indah untuk dilewatkan." Neve menyesap anggur yang ada di gelasnya. Kedua orang itu tengah makan malam ditemani dengan hamparan bintang di langit malam, sinar lampu redup dan musik yang terdengar begitu menenangkan dan jangan lupa dengan aroma wewangian yang menambah kadar keromantisan pada saat ini.

"Aa, harusnya kita tak makan disini, disini terlalu romantis untuk kita yang baru kenal," kata Neve terpingkal geli begitu pun dengan Sean yang ikut tertawa "Aku juga merasa begitu Nev, suasana ini sungguh romantis." tawa Sean kian kencang dan lepas.

***

Bahkan aku masih merasakan cinta yang mendalam padahal sudah lama tak kulihat wajahmu, tak kudengar suaramu dan kau tau itu semua karena kau terus bertahta di hati rapuh ini. Aku terus jatuh berkali-kali, aku terus jatuh cinta dan cintaku kian dalam.

1
Ai Siti Rahmayati
mampir
Tri Umbar WH
lanjut thor
ziva dihukum
geram aku
Tri Umbar WH
meleleh thor
Tri Umbar WH
suka dgn karya mu thor
Miels Ku
miels mampir, bantu like komen 12 manyan ya
Hasni Jaya Almahdaly
😭😭😭😭 sakit toor dadakuu sesak😔
Indah050
aku mampir kak
Yuliana Ana
ayah yg bijak
Yuliana Ana
😭😭😭😭😭nyesek kisah cinta Sean ini😭
Yuliana Ana
😭😭😭😭😭
Yuliana Ana
nyesek😭😭😭❤️
Yuliana Ana
sedihx😭😭❤️
ms. Labil
😂😂😂😂😂
ms. Labil
aku juga suka bgt karya" mu thor 👏👏👍👍
mulai dari kai dan crys😍😍😍
pangeran dan selirnya💕💕💕
smpai ini sean dan neve😍💕😍💕
semangat terus ya thor 💪💪💪
ms. Labil
benar 👍👍👍
setuju bgt sama ayah 😍😍😍
ms. Labil
tega bgt sih thor 😭😭😭😭😭
ms. Labil
kata" mu sungguh menyayat hati 😭😭😭
ms. Labil
owh author...
jgn kau bikin nangis lah kt nih 😞
Yuliana Ana
hbis dr married by accident..langsung cus kesini❤️❤️❤️❤️❤️
Yuliana Ana
cinta terpendam😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!