NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Turun Gunung

​Keesokan paginya, matahari bersinar cerah menyinari Puncak Bintang Jatuh. Tiga sosok berjalan beriringan menuruni ribuan anak tangga batu menuju kaki gunung.

​Di barisan depan, Jiang Chen melangkah santai dengan tangan bertaut di belakang punggung. Jubah putih kebesarannya berkibar pelan tertiup angin, memberikannya aura seorang makhluk abadi yang turun ke dunia fana.

​Di belakangnya, Lin Mo mengenakan pakaian seni bela diri berwarna hitam rapi yang ditemukan Su Yue di gudang sekte, pedang besi berkaratnya kini tersarung rapi di punggungnya. Su Yue sendiri tampak lebih segar; semalaman berlatih teknik pedang Tingkat Bumi Tebasan Teratai Es membuatnya memancarkan aura sedingin embun pagi. Kultivasinya bahkan sudah merangkak naik ke ambang Pemadatan Qi Tingkat 3.

​Sambil berjalan, Jiang Chen diam-diam memeriksa panel sistemnya.

​[Panel Tuan Rumah]

​Nama: Jiang Chen

​Kultivasi: Ranah Pembentukan Fondasi (Tingkat 1)

​Sekte: Sekte Pedang Bintang (Peringkat: Kelas 9 Bawah - Mulai Bangkit)

​Jumlah Murid: 2 (Su Yue, Lin Mo)

​Poin Sekte: 250

​"250 Poin Sekte... Aku bisa menukarkannya dengan beberapa pil spiritual di Toko Sistem, tetapi lebih baik kusimpan dulu untuk keadaan darurat," batin Jiang Chen.

​Tujuan mereka hari ini adalah Kota Awan Mengambang, pusat peradaban dan perdagangan terbesar dalam radius ratusan mil dari Puncak Bintang Jatuh. Sebuah sekte tidak bisa berkembang jika terisolasi dari dunia luar. Mereka membutuhkan Batu Spiritual (mata uang dunia kultivasi), sumber daya, dan tentu saja... reputasi.

​Kota Awan Mengambang.

​Tembok batu setinggi belasan meter menjulang megah, membatasi kota yang hiruk pikuk dengan hutan belantara di luarnya. Ribuan kultivator dan pedagang fana berlalu-lalang melewati gerbang kota raksasa yang dijaga ketat oleh prajurit lapis baja.

​Ketika Jiang Chen dan kedua muridnya memasuki kota, suasana bising seketika menyambut mereka.

​"Pil Pengumpul Qi kelas bawah! Hanya 10 Batu Spiritual!"

"Menjual kulit Serigala Api! Bahan bagus untuk membuat zirah pelindung!"

"Mencari anggota tim untuk berburu di Hutan Kabut Hitam! Minimal Pemadatan Qi Tingkat 4!"

​Lin Mo, yang telah menghabiskan beberapa minggu terakhir dalam pelarian layaknya anjing liar, menatap pemandangan ini dengan pandangan kompleks. Su Yue, di sisi lain, menatap sekeliling dengan mata berbinar; sudah berbulan-bulan dia tidak turun gunung karena takut dicegat oleh sekte rival.

​"Ketua Sekte, ke mana kita akan pergi lebih dulu?" tanya Su Yue.

​"Paviliun Bulan Perak," jawab Jiang Chen tenang. "Kita memiliki beberapa senjata rongsokan dari pembunuh Klan Lin dan mayat Penatua Zhao yang perlu diuangkan. Selain itu, sekte kita membutuhkan beberapa persediaan harian."

​Paviliun Bulan Perak adalah pusat lelang dan perdagangan terbesar di Kota Awan Mengambang, memiliki cabang di seluruh penjuru benua. Mereka dikenal karena netralitas dan kejujurannya dalam berbisnis.

​Bangunan berlantai lima itu tampak megah dengan pilar-pilar batu giok putih. Saat Jiang Chen melangkah masuk, aroma harum dupa spiritual langsung menenangkan pikiran siapa pun yang menghirupnya.

​Namun, baru saja mereka mendekati konter penukaran barang, sebuah suara tajam dan penuh ejekan terdengar dari arah tangga lantai dua.

​"Oh? Bukankah ini bocah tengik dari Sekte Pedang Bintang? Mataku tidak rabun, kan?"

​Langkah Jiang Chen terhenti. Su Yue langsung memucat saat mengenali suara itu, tangannya secara refleks meraih gagang pedangnya.

​Dari atas tangga, seorang pria tua kurus berjubah sutra abu-abu berjalan turun sambil membelai jenggot tipisnya. Matanya memancarkan kelicikan dan penghinaan. Di sampingnya berdiri seorang pemuda arogan dengan kipas lipat di tangan, dijaga oleh dua pengawal kekar.

​"Penatua Sun!" Su Yue menggertakkan giginya, matanya menyala karena amarah. "Dasar pengkhianat tidak tahu malu!"

​Pria tua itu adalah Sun You, mantan Penatua Luar Sekte Pedang Bintang. Dia adalah salah satu bajingan yang menjarah Paviliun Pil sekte pada malam setelah guru Jiang Chen tewas, dan melarikan diri untuk mencari perlindungan di Keluarga Wang—salah satu keluarga penguasa di Kota Awan Mengambang.

​Sun You tertawa sinis, tidak merasa bersalah sedikit pun. "Tsk tsk, Su Yue, jaga bicaramu. Pepatah mengatakan, 'Burung yang pintar memilih pohon yang baik untuk bersarang'. Sekte Pedang Bintang sudah ditakdirkan hancur. Sebagai tetua yang bijak, aku hanya mengambil apa yang menjadi hakku sebagai kompensasi masa mudaku yang terbuang di gunung reyot itu."

​Sun You lalu melirik Jiang Chen dari atas ke bawah, mendengus pelan. Di matanya, Jiang Chen hanyalah sampah di Ranah Pemadatan Qi Tingkat 3.

​"Jiang Chen, kulihat kau belum mati dibantai oleh Sekte Harimau Hitam. Sungguh keajaiban kecil. Dan kau membawakan senjata-senjata rongsokan untuk dijual? Apakah kau sudah menjadi pemulung sekarang?"

​Pemuda berkipas di sebelah Sun You—Tuan Muda Wang—tertawa meremehkan. "Tetua Sun, inikah Ketua Sekte sampah yang sering kau ceritakan itu? Benar-benar memalukan dunia kultivator."

​Melihat gurunya dihina, mata Lin Mo menyipit, memancarkan niat membunuh yang menusuk tulang. Siluet pedang di pupil matanya berkedip.

​"Guru, izinkan murid memotong lidah anjing tua ini," bisik Lin Mo dengan suara dingin, energi qi Tingkat 5 miliknya bersiap meledak.

​Jiang Chen mengangkat tangannya, menghentikan Lin Mo. Dia tetap berdiri tenang, tanpa riak emosi di wajahnya, seolah sedang melihat sekelompok monyet menari.

​Pada saat yang sama, suara Sistem bergema di kepalanya.

​[DING!]

[Misi Sampingan Dipicu: Bersihkan Pengkhianat Sekte!]

Deskripsi: Pengkhianatan adalah dosa besar yang tidak terampuni dalam aturan Sekte Pedang Bintang. Hukum mantan Penatua Sun You di hadapan publik untuk memulihkan wibawa sekte.

Hadiah: 300 Poin Sekte, Tungku Alkimia Tingkat Bumi (Tungku Naga Berkobar).

Hukuman Kegagalan: Penurunan Poin Sekte.

​Sudut bibir Jiang Chen melengkung naik, membentuk senyum yang membuat udara di sekitar Paviliun Bulan Perak tiba-tiba terasa beberapa derajat lebih dingin.

​"Sun You," suara Jiang Chen terdengar pelan, tetapi menembus kebisingan seluruh lobi paviliun, menarik perhatian lusinan kultivator dan pelanggan lainnya. "Mencuri harta sekte, mengkhianati leluhur, dan kini berani menyalak di depan Ketua Sektemu sendiri. Apakah kau sudah bosan hidup?"

​Sun You tertegun sejenak sebelum tertawa terbahak-bahak hingga air matanya keluar.

​"Hahaha! Apakah aku tidak salah dengar? Bocah Tingkat 3 Pemadatan Qi sepertimu berani mengancamku? Aku adalah ahli Tingkat 9 Pemadatan Qi! Hanya selangkah lagi dari Pembentukan Fondasi! Dengan satu jari, aku bisa meremukkan kepalamu seperti semangka—"

​BOOM!

​Belum sempat Sun You menyelesaikan kalimatnya, Jiang Chen mengambil satu langkah maju.

​Energi spiritual yang luar biasa dahsyat dan kental seperti lautan menembus batas penyamarannya dan meledak keluar dari tubuh Jiang Chen! Gelombang tekanan tak kasat mata menyapu seluruh lantai pertama Paviliun Bulan Perak.

​Benda-benda pajangan bergetar. Lusinan kultivator di dalam ruangan pucat pasi, merasa dada mereka dihantam godam raksasa.

​"A-Aura ini... Tekanan Qi yang memadat menjadi cair...!" Tuan Muda Wang menjatuhkan kipasnya, kakinya gemetar.

​Mata Sun You membelalak hingga nyaris robek. Kesombongannya langsung hancur berganti dengan kengerian absolut. Udara di sekitarnya mengeras, menekannya dari segala sisi.

​"R-Ranah Pembentukan Fondasi?!" Sun You menjerit histeris, suaranya pecah seperti gagak yang dicekik. "Bagaimana mungkin?! Sebulan yang lalu kau hanyalah sampah Tingkat 3! Tidak mungkin kau menembus Pembentukan Fondasi!"

​"Di hadapanku, kau bahkan tidak pantas untuk berlutut," ucap Jiang Chen dingin.

​Jiang Chen mengayunkan lengan bajunya. Tidak ada teknik yang mewah, murni hanya ledakan energi spiritual tingkat tinggi.

​BAAAM!!

​Gaya dorong tak kasat mata menghantam dada Sun You dengan kecepatan peluru. Suara tulang rusuk yang patah terdengar renyah memenuhi ruangan.

​"GAAHKK!" Sun You menyemburkan kabut darah bercampur pecahan organ dalamnya. Tubuh kurusnya terlempar ke belakang, menabrak pilar batu giok dengan keras hingga pilar itu retak, sebelum akhirnya jatuh meluncur ke lantai seperti boneka rusak.

​Seluruh lobi Paviliun Bulan Perak jatuh dalam keheningan yang mencekam. Tidak ada satu pun orang yang berani bernapas keras. Tuan Muda Wang dan pengawalnya bahkan sudah jatuh terduduk di lantai, terlalu takut untuk melarikan diri.

​Jiang Chen perlahan berjalan mendekati tubuh Sun You yang sekarat di lantai, menatap pengkhianat itu dengan tatapan layaknya dewa kematian.

​"Menurut aturan Sekte Pedang Bintang Pasal 3..." Jiang Chen bergumam dingin, suaranya menjadi penentu nasib. "...hukuman bagi pengkhianat adalah penghancuran kultivasi dan kematian tanpa tempat pemakaman."

1
R.A.N
💪👍
R.A.N
perasaan blum -1.000 lebih udh VVIP?? harusnya pas beli bsar
R.A.N
hoow💪👍
R.A.N
semangat🔛🔥💪
R.A.N
episode 4,pertama💪🙏👍
R.A.N
semangat ⚡🔨Thor, lanjutkan
R.A.N
novel bagus ini baru ketemu💪👍
Arinto Ario Triharyanto
yoooiiiii
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
by💪💪
Hadi Hadi
up up up😄
Hadi Hadi
mantap🤭🤭
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Arinto Ario Triharyanto
mantaapppp
Arinto Ario Triharyanto
yoyoi😎
Arinto Ario Triharyanto
mantap betul dah😎
dewa pedang
wkwkwk mampus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!