NovelToon NovelToon
MEMORI YANG HILANG

MEMORI YANG HILANG

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:125.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yuanitaaw

Abiyasha Harsha Pranacipta kehilangan ingatannya lima tahun lalu karena sebuah insiden kecelakaan hebat. Selama itu pula ia berusaha mengembalikan ingatannya mengenai wanita yang selalu muncul dalam mimpi buruknya.

Yasmine Abichara, seorang sekretaris direktur baru sebuah perusahaan besar di Jakarta merasa kaget ketika mengetahui bosnya adalah pria dimasa lalu yang ingin ia lupakan. Timbulnya benih-benih cinta di hati Yasmine membuatnya bertanya-tanya, mampukah ia mencintai Abiyasha saat pria itu memiliki hubungan erat dengan masa lalunya? Dan bagaimana hubungannya dengan Rio saat Yasmine tahu sejak awal tidak ada cinta untuk pria itu sedikitpun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuanitaaw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

|Bagian 5|

Yasmine masuk ke dalam perusahaan setelah melewati dua petugas keamanan berseragam serba hitam. Keamananan di kantor ini sangat ketat. Yasmine bergidik membayangkan bagaimana seandainya tangan pria bertubuh tinggi besar itu jika menghantam rahang seseorang. Yasmine tidak bisa dan tidak mau membayangkannya.

"Permisi, saya Yasmine Abichara, saya sekretaris Direktur yang baru. Apa saya boleh tahu di mana ruangan saya?" tanya Yasmine kepada seorang wanita yang bertugas sebagai resepsionis tersebut.

"Ah, silakan ikuti saya," seru resepsionis yang ia ketahui bernama Maya tersebut setelah mengonfirmasikan identitasnya pada layar laptop. "Kebetulan Pak Biyash sudah ada di ruangannya!"

Yasmine menurut saja ketika Maya mengajaknya naik ke lantai paling atas menggunakan lift. Pikiran Yasmine masih melayang. Antara bingung, gugup, dan tidak tahu harus melakukan apa. Ini adalah kali pertama ia harus berhadapan dengan sang Direktur Utama.

"Mm, apa saya boleh tahu bagaimana Pak Direktur saat di kantor?" tanya Yasmine. Ia merasa harus menanyakan hal itu. Bukan untuk apa-apa, ia hanya berusaha mempersiapkan diri seandainya yang akan ia temui adalah bos galak. Yasmine hanya menebak karakternya. "Apa dia tipikal orang yang kesulitan memahami teknologi baru, dan kolot? Apa dia tipikal pria penyayang keluarga, istri, anak dan cucu?"

Maya mengernyit. "Apa maksud anda? Pak Direktur bukan pria jaman dulu yang gaptek. Dia lulusan universitas ternama di California. Lalu bagaimana dia bisa memiliki istri apalagi cucu saat Pak Biyash belum menikah?"

Lulusan California...

Belum menikah...

Biyash... Biyash...

Yasmine merenung. Rasanya tidak mungkin sekali, kan, kalau yang dimaksud Maya adalah orang yang sama seperti yang dikenal Yasmine, kan?

Dan belum menikah? Mungkinkah posisi direktur dijabat oleh seseorang yang masih muda?

Yasmine baru saja membuka mulut ketika pintu lift terbuka otomatis. Memaparkan koridor mewah yang terdapat pot-pot hias di dalamnya. Maya mengetuk pintu. Terdengar suara perintah masuk dari dalam.

Yasmine berdiri mematung di belakang Maya.

"Pak, ini sekretaris baru anda," kata Maya pada pria bersetelan jas hitam yang sedang duduk membelakangi mereka berdua. Yasmine menunggu.

"Ah, ya. Kau boleh pergi. Terima kasih, Maya."

Maya tersenyum pada Yasmine, dan ia membalasnya. Setelah mengucapkan terima kasih tanpa suara pada Maya, resepsionis itu keluar ruangan.

Yasmine menatap pria yang duduk di kursi kerjanya itu dengan gugup. "Perkenalkan saya Yasmine Abichara, Pak."

Hanya butuh satu detik sebelum senyum Yasmine benar-benar menghilang dari bibirnya, yaitu tepat ketika kursi kerja tersebut berputar sehingga Yasmine bisa melihat wajah pria itu dengan sangat-sangat jelas.

Deg. Deg. Deg.

Napas Yasmine tercekat. Jantungnya serasa berhenti setelah melewatkan satu detakkan.

Dia lulusan universitas ternama di California...

"Aku akan ke California. Kau harus ikut denganku. Oke?"

Bukannya kabarnya dia adalah pria berusia akhir dua puluhan?

"Lalu bagaimana dia bisa memiliki istri apalagi cucu saat Pak Biyash belum menikah?"

Direktur Utama Pak Biyash...

Biyasha Harsha. Abiyasha Harsa. Abiyasha...

Ya Tuhan!

"Kau..." seru Yasmine pelan. Ia tidak mampu melanjutkan kalimatnya. Suaranya menghilang entah ke mana. Demi Tuhan ia berdoa agar matanya salah lihat. Yasmine berdoa agar pria yang ada di hadapannya bukanlah Abiyasha yang ia kenal. Demi Tuhan, kenapa takdir harus mempertemukannya dengan pria itu setelah sekian tahun berlalu? Bagaimana Tuhan dengan sangat kejam membuatnya berada dalam situasi yang selama ini selalu ingin ia hindari.

Untuk memastikan, Yasmine membaca plang nama di atas meja pria itu. Benar, dia adalah pria yang sama.

...Abiyasha Harsha Pranacipta...

"Jadi kau pengganti Sekretaris lamaku, Tarissa Valencia?" kata Abiyasha setelah berdehem.

Yasmine mematung. Ia berusaha membaca ekspresi Abiyasha tapi pria itu dengan santainya mengatakan hal itu seolah mereka tidak saling kenal sebelumnya. Pria di hadapannya malah sibuk membolak-balik map entah apa.

"Silahkan duduk, Nona Yasmine!"

Masih bingung dan terkejut, Yasmine duduk di depan pria itu. Yasmine tidak mampu mengalihkan pandangannya dari wajah Abiyasha. Yasmine ingin bertanya bagaimana kabar pria itu, bagaimana kehidupannya selama ini, apa dia baik-baik saja, dan apa dia bisa bahagia tanpa... dirinya?

"Maaf tidak bisa mengobrol denganmu saat sesi wawancara. Tapi aku mendapat informasi kalau wanita yang kompeten dan profesional. Jadi aku percaya padamu. Ini pertemuan pertama kita, jadi aku akan menjelaskan detail pekerjaan yang harus kau urus setiap harinya," Abiyasha mengatakan itu tanpa senyum.

Tiba-tiba Yasmine bertanya-tanya ke mana senyum yang dulu sering ia lihat? Apakah senyum itu sudah pudar seiring berjalannya waktu?

Rasanya, Yasmine seperti mati rasa. Bagaimana mungkin Abiyasha melakoni drama seolah tidak mengenalnya? Bagaimana mungkin pria itu tidak menunjukkan ekspresi apapun saat bertemu dengannya.

"Sebelumnya, aku juga minta maaf karena sesi perkenalan kita harus dilakukan sedikit lebih terlambat. Kau pasti sudah mengenal namaku, kan?"

Bagaimana mungkin aku tidak mengenalmu?

Bagaimana mungkin aku tidak mengetahui siapa namamu.

"Aku Abiyasha. Tapi orang-orang kantor lebih senang memanggilku Biyash. Terserah kau mau memanggil apa. Baik. Aku akan langsung masuk pada topik utama. Aku tidak menyukai keterlambatan, Nona Yasmine. Aku tidak suka sekretaris yang merepotkan. Dan perlu kau catat aku tidak suka dengan orang yang malas."

Kata-kata itu seperti menguap bahkan sebelum masuk ke telinga Yasmine. Yasmine mengerjapkan mata untuk menahan tangis. Sekuat tenaga Yasmine mencoba menatap lurus manik mata Abiyasha. Meskipun setiap detiknya seperti membunuhnya.

"Aku. Sudah. Muak. Dengan. Hubungan. Ini."

Itu yang dulu dikatakan Yasmine di akhir pertemuan mereka. Yasmine dengan teganya mengatakan kalau ia tidak ingin melihat pria itu lagi bahkan untuk sedetik. Mungkin itulah alasan yang membuat Abiyasha membencinya hingga sekarang. Mungkin itulah yang membuat Abiyasha pura-pura tidak mengenalinya.

Tapi tetap saja...

"Kau... Tidak mengingatku?" tanya Yasmine setelah sekian lama.

Pria itu mengernyit dalam. "Tunggu. Kau... mengenalku?"

Yasmine hendak membuka mulutnya namun sia-sia ketika suara dering ponsel yang berasal dari atas meja sang atasan berbunyi. "Permisi. Aku ada telepon penting!" seru Abiyasha setelah meraih ponselnya dan berjalan keluar ruangan. Yasmine berdiri.

Setengah kesadaran Yasmine seperti menguap tidak bersisa ketika punggung pria itu sudah tidak terlihat. Tidak mampu berdiri dengan kedua kakinya, wanita itu terduduk lemas. Jantungnya berdetak tidak keruan.

Yasmine didera pusing tiba-tiba. Ia mendengar suara ketukan pintu dari luar, dengan kecepatan penuh, Yasmine menoleh, kembali berdiri. Jantungnya nyaris copot ketika menduga bahwa Abiyasha yang hendak masuk. Namun ternyata bukan. Ia mendesah lega ketika melihat wanita bertubuh jangkung itu memasuki ruangan. Lalu tersenyum ke arahnya.

"Maya!"

"Permisi, Pak Biyash harus meninggalkan kantor karena ada urusan yang penting. Beliau bilang, saya harus mempersiapkan ruangan anda. Mari..."

Tapi Yasmine menggeleng keras. "Aku tidak butuh semua itu. Aku hanya butuh penjelasan."

Ya, sepertinya, Maya bisa menjelaskan segala sesuatu yang terjadi saat ini.

...***...

^^^Bab ini kupersembahkan untukmu,^^^

^^^yang meskipun letih selalu mendengar curhatanku^^^

^^^IG : @_yuanitaaw^^^

1
Widya Asyanti
ciiih amara memang pr licik
Widya Asyanti
dasar amara jalang, teriak org jalang, musuh dlm selimut, hari2 yasmine
Widya Asyanti
jalang juga si amara
Yanti Rosmiati
😘
BIO zorx
Semangat thor...💪💪
Susy Avryl Yume
Ceritanya beda dr yg lain, jd semangat bacanya
Fajriyah Siti
gk masalah dg cerita yg pendek Yuanita....karena karya yg bagus gk diukur dg brp byknya episode....bersyukurlah karena bisa menuangkan ide.... jadi ingat sama kata2 teman di masa kuliah dulu..." hal yg paling kejam adalah membunuh ide...."
Dulu aku punya keinginan menulis biografi (kisah hidupku pribadi)...pengen berbagi pengalaman & pembelajaran hidup.... tapi.... sulit.... mo mulai darimana.... makanya salut sama novelis2 sptmu....yg bisa menuangkan ide secara bebas....meski mungkin sambil merasa tertekan yaa.... tipa hari kayak yg dikejar2 biar bisa up.... hahaha...
Yuanitaaw (IG : @_Yuanitaaw): hahahha. setujuuu. harus sabar waktu novelnya dibaca banyak orang tapi like nya dikit juga😂
total 1 replies
Fajriyah Siti
so sweet....... terima kasih sudah bersabar dgn tuntutan penggemar ceritamu thor..... semangat untuk terus berkarya lagi yaaaa.....
Fajriyah Siti
makasih byk sdh up banyak thor.....salut dg kekayaan imajinasimu....👍👍👍👍👍
Fajriyah Siti
hampir aja kusangka bakal seperti sinetron.... ceritanya semakin diperpanjang....gara2 kebohongan Amara.... semangat Thor...👍👍👍👍👍
Neneng Aulia
maaf ya thor....disini knp aku merasa tokoh abiyhasa terlalu bodoh🙈🙈
Chandra Maulana
kok lama bgt sh thor up nyh..siang mlm q terus nggu lho thor,,semangat thor q penasaran bgt thor ama cerita nyh klo bisa jgn sad ending yh thor🙏🙏🙏
Fajriyah Siti
mmmmmmh.... kesel ah..... author..... kok ngacak2 emosi shi...... 😥😥😥.... bikin aku jadi males like nhi..... but by the way.... salut for u..... tetap semangat berkarya yaa.... tetap kutunggu endnya loh....
Fajriyah Siti
by the way..... thank's bgt ya sudah up.....gk sabar nunggu kelanjutannya.....👍👍👍
semangat Yuanita....
Fajriyah Siti
hhhhhhhmmm nanggung.......
bikin gemezzzz deh.....😣😣😣😣
Rismiwati Wati
up ditunggu
Fajriyah Siti
semangat Thor....👍👍👍
Fajriyah Siti
thank's sdh up ya Thor....
Fajriyah Siti
mmmmhhhhhh gk sabar sama endingnya Thor.....
Yuanitaaw (IG : @_Yuanitaaw): Wkwkwk. Terima kasih🙏
total 2 replies
Risty Agustari
kapan lagi lanjut ya.. gk sabar menanti ceritnya
Yuanitaaw (IG : @_Yuanitaaw): Insyaallah mulai senin ya... author habis nikahan. Jadi masih pegel semua hehe.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!