NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Desa Dan Ceo ARogan

Pesona Gadis Desa Dan Ceo ARogan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Sevda Aryan

Nala putri, seorang gadis yatim piatu yang miskin, nekat merantau ke ibukota berbekal kejujuran dan keberanian yang membaja.
Namun, nasib membawanya masuk ke ruang wawancara PT Dirgantara Megah Utama, tepat di hadapan Adrian Dirgantara _ Sang CEO tampan yang terkenal kejam, arogan, dan sangat membenci wanita akibat penghianatan masa lalu.

Bagi Adrian, semua wanita adalah makhluk bermuka dua yanh menjijikan, Namun, saat ia mencoba menindas Nala, gadis desa itu justru menatap matanya dengan berani dan membalasnya dengan kalimat menohok yang meruntuhkan harga dirinya.

Alih-alih memecatnya, Adrian yang penasaran justru menjebak Nala dengan menjadikanya sekertaris pribadi demi menyiksanya dengan tugas-tugas mustahil. Adrian mengira Nala akan menamgis dan menyerah. ia keliru, Nala tidak sekedar bertahan, gadis itu justru perlahan- lahan meruntuhkan dinding pembatas di hati Adrian dengan ketulusannya dan ketegasannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sevda Aryan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 : Kilau Malam Di Restoran Mewah

Mendengar ucapan dari gadis kecil yang berumur 6 tahun mengatakan kalau pak Adrian, pacarnya!

"Nala pun berjongkok, mensejajarkan tubuhnya dengan gadis kecil itu. "lalu berkata dek mutiara ini namanya pak Adrian. ia adalah seorang CEO bos di tempat kaka bekerja ucap Nala dengan sopan dan lembut.

Namun berbeda hal nya dengan Adrian , hatinya berdebar sangat kencang ketika mendengar gadis kecil yang ada di hadapanya ini.

Seolah ada getaran hati yang tidak bisa di jelaskan!

Dan adrian merasa bahagia, bukan nya marah. Pacar ucapnya dalam hati sambil tersenyum tipis kemudian menatap wajah Nala yang kian merona juga, dan gugup.

Oh!...jadi pangeran Tampan ini bos kaka Nala ucapnya.

Tapi ka Nala cocok sama pangeran tampan ini!.

'Ucap gadis itu sambil tersenyum cekikikan....lalu melirik ke belakang ke arah teman-temannya'.

"De mutiara, kaka harus pergi dulu! Sebaiknya ade sekarang masuk ke dalam rumah karena sudah malam.

Sebelum berangkat ayo pamitan dulu, sama bos kaka!

'kemudian gadis itu menyodorkan tangan nya ke depan. Lalu adrian pun merogoh saku celana nya, mengeluarkan Dompet'.

Karena Adrian tidak kunjung, mengulurkan tangannya. "gadis kecil itu berinisiatip, meraih tangan Adrian lalu menciumnya!...

Selamat malam, pangeran tampan. aku pergi dulu!

Jagain ka Nala, yah ucapnya.

Sambil melambaikan tangannya lalu pergi. Adrian seketika terpaku, dia mengira kalau gadis kecil yang barusan di hadapanya mau minta uang.

'Namun ternyata salah dugaannya , cuma mau salim tangan'.

Pak Adrian. ucap Nala dengan lembut dan sopan, apa jadi pergi tidak!

Seketika Adrian pun sadar. oh iah , Nala maap " Ayo kita pergi nanti ke buru malam ucapnya.

Nala pun pamit, melambaikan tangan, sama tetangga dan orang yang berada di jalanan tersebut.

ketika Nala akan membuka pintu mobil belakang, Adrian pun berkata Nala duduklah di depan!

Tapi Pak saya kan cuman sekertaris. Lalu Jika kamu duduk di belakang berarti saya seperti sopir! Ucap Adrian.

Akhirnya Nala pun menganggukan kepalanya, lalu berkata, Baiklah Pak Adrian.

Akhirnya Adrian pun berkata! Nala, Ternyata kamu akrab dengan tetangga dan orang-orang yang berada di sekitar lingkunganmu.

Rasa penasaran Adrian ingin tahu!..

"Karena melihat Nala, sangat begitu akrab dengan tetangga anak kecil bahkan ada pengamen dan juga pemulung di sekitar tempat tinggal lingkungan Nala". Ucap Adrian sambil melirik ke arah Nala.

Nala pun melirik lalu,menatap wajah Adrian, dan lalu tersenyum manis dan berkata iya pak Adrian. semenjak saya menjadi yatim piatu, akibat kecelakaan kedua orang tua saya meninggal. Waktu itu saya baru umur tujuh belas tahun.

Saya tinggal di situ bersama tetangga pemulung dan preman, Saya merasakan seperti mereka ada yang tidak memiliki orang tua! ...

Ucap Nala dengan raut wajah sedih.

Namun saya tidak pernah patah semangat!

Orang tua saya sudah meninggal. saya tetap melanjutkan sekolah saya, sampai selesai SMA meskipun tidak ada biaya.

'Saya pernah bekerja di sebuah toko demi melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas sampai selesai'.

Saya juga pernah kuliah, mengambil jurusan administrasi. karena terkendala biaya akhirnya saya berhenti, saya kuliah di situ cuma satu tahun ! ucap Nala.

"Entah kenapa mendengar cerita Nala. seketika merasa dadanya sesak- Bagaimana mungkin? seorang gadis yatim piatu bisa hidup sendirian di ibukota dengan berjuang hidup! Tanpa mengeluh".

Adrian menatap wajah Nala yang menjadi sedih. kemudian berkata Nala kamu kuliah cuman satu tahun tapi bagaimana mungkin kamu bisa mengerjakan semua tugas yang saya berikan dan bahkan kamu bisa menyelesaikannya tepat waktu!

Ketika saya memberikan kamu pekerjaan yang di luar nalar.

Dan untuk mengerjakan proyek untuk kerjasama dengan kaisar Jepang. bahkan kamu bisa mengerjakannya dengan sangat sempurna bahasa Jepang ( Keigo ) manual dengan sangat bagus, rapih, dan sempurna.

Sekretaris Saya pun yang dulu belum tentu bisa mengerjakannya!

'Tetapi kamu bisa menyelesaikannya dalam waktu yang sangat tepat waktu!'

Nala pun menjawab! meskipun saya kuliah cuma satu tahun Pak Adrian.

Saya tetap belajar di rumah membaca buku tentang semua materi yang belum saya pelajari!

Karena saya berpikir Saya ingin menjadi orang sukses. jadi bukan kendala saya belajar walaupun tidak kuliah.

" Adrian menatap kagum kepada gadis yang ada di depannya sosok gadis yang tegar, tegas, cerdas dan juga pintar".

Lalu tersenyum, dan berkata kamu hebat Nala. orang lain belum tentu bisa melewati segala ujian yang sudah kamu lewati.

Selama di perjalanan mereka berbicara sampai tidak terasa, sudah sampai di sebuah restoran mewah banyak orang yang berlalu lalang dan ada juga yang bersama pasangannya.

'ketika mobil berhenti di depan parkiran restoran. Nala menatap takjub restoran bintang lima yang mewah itu! ' dirinya merasa grogi dan tidak pantas untuk berada di restoran mewah itu'.

Lalu menoleh ke arah Adrian. Pak Adrian apa tidak salah Bapak mengajak saya ke restoran yang mewah seperti ini!

"Adrian pun berkata tidak Nala kamu pantas berada di restoran mewah seperti ini Kamu adalah sekretaris terbaikku dan sudah bekerja keras".

Ayo Nala ucap Adrian kita masuk ke dalam!

'suasana restoran mewah malam itu terasa begitu hangat.

Gemerlap lampu kota Jakarta di luar dinding kaca tampak seperti hamparan permata. Di salah satu meja privat terbaik, Adrian duduk berhadapan dengan Nala.

Ini adalah perayaan mereka atas keberhasilan kontrak kerja sama besar. dengan kekaisaran bisnis Jepang- sebuah proyek yang hampir hancur jika bukan karena ketelitian Nala.

'lalu Adrian pun memanggil seorang pelayan tersebut , dan berkata! Nala Pilihlah Makanan apa yang kamu inginkan' ucap Adrian.

Karena bingung dan sungkan akhirnya Nala pun berkata terserah bapak saja pak! jawabnya.

Baiklah ucap Adrian, kita sama kan saja dengan saya. 'akhirnya Adrian pun memesan stik Wagyu dan minumannya orange juice karena ia, tahu kalau wanita suka jus .

'Tiga puluh menit kemudian, pramusaji itu sudah menyajikan hidangan makanan ke mejanya Adrian. ' Adrian juga memesan beberapa menu yang lainnya karena takut Nala tidak menyukai makanan ini.

Seketika makanan sudah tersaji di depan meja. mata Nala melebar melihat beberapa macam hidangan sudah tersaji di depannya dengan berbagai macam Menu.

Kemudian Nala pun berkata!

Pak Adrian apa tidak salah makanan sebanyak ini!...kita yang akan menghabiskannya berdua?...

'Adrian mengangguk sambil tersenyum. Nala aku bingung Aku nggak tahu makanan apa yang kamu suka, jadi aku memesannya dengan berbagai macam menu ucap Adrian'.

Dasar bos pemboros gerutu Nala! Tapi masih didengar oleh Adrian ,

Adrian pun menjawab dengan arogan tetapi dengan tersenyum tipis. sambil melipatkan tangan bersedekap lalu berkata!

" Hei Nona Nala dengan membeli makanan ini tidak akan membuatku rugi atau bangkrut?..

Ucapnya sambil tersenyum manis, memandang wajah Nala yang terlihat sangat cantik malam ini meskipun tanpa riasan.

Entah kenapa Adrian yang jutek dan arogan di kantor, sekarang tersenyum manis dan sambil berkata dengan menggoda.

'lalu Nala pun membalas perkataan Adrian, dasar bos arogan sombong katanya sambil tersenyum manis.' seakan mereka berdua lupa seperti sekertaris dan bos.

"Makanlah yang banyak Nala. Anggap ini sebagai apresiasi kecil dariku-ucap Adrian. " Suaranya melembut sangat kontras dengan pembawaan yang biasanya sedingin es di depan karyawan lain.

Nala tersenyum manis.

Jemarinya yang lentik merapikan sedikit rambutnya yang tersampir. malam itu ia tampil sangat sederhana.

Menggunakan gaun panjang berwarna pastel yang rapi, tanpa perhiasan mencolok. dan mengunakan Bando hadiah kecil dari ibunya ketika ulang tahun dulu. namun, di mata Adrian, kesederhanaan itu justru memancarkan keanggunan yang alami.

'Terima kasih, pak Adrian. Tapi ini sudah menjadi tugas saya sebagai sekretaris."

' Nala aku ingin minta maaf waktu kejadian saat pertama kamu interviu!..

Aku merendahkanmu dan Memandangmu hanya karena kamu cuman lulusan SMA?.. dan ternyata kamu telah membuktikan bahwa kamu menjual dengan kemampuan yang ada pada diri kamu.

Dan sikap arogan saya waktu itu, sudah berkata kasar dan menyinggung perasaan mu!

Dari dalam lubuk hati yang paling dalam Saya minta maap. atas semua sikap arogan, dan perilaku saya yang selalu berusaha untuk menindasmu dan pernah berkata kasar padamu.

" Nala pun tersenyum, melihat ketulusan bos nya yang sikapnya jutek, arogan ,dan tegas saat pertama kali Nala melangkah kan kaki di gedung Pt. Dirgantara Megah Utama. sikap yang wibawa nya dan kedisiplinan memang pantas untuk menjadi seorang Ceo".

"Tidak apa-apa Pak Adrian. Wajar saja karena saya waktu melamar di Cv saya" cuman lulusan SMA dan saya melamar sebagai staf administrasi itu wajar saja.

Apalagi Pak Adrian melihat penampilan saya. yang sangat sederhana berbeda dengan karyawan yang lainnya yang berpenampilan menarik.

Sebaiknya kita lupakan saja masalah yang beberapa hari yang lalu.

"saya di sini hanya untuk bekerja sebagai sekretaris pribadi.

Saya akan berusaha bekerja, semaksimal mungkin dengan baik dengan kemampuan saya yang miliki. saya saya bisa membantu dan memajukan perusahaan anda semakin maju, Pak Adrian .

Baiklah Nala kalau begitu,terima kasih atas kerja keras kamu.

"Nala boleh kah saya minta sesuatu sama kamu?...

Apa itu Pak Adrian jawab Nana !"

"Di luar jam kantor, lupakan sejenak Jabatan itu!. " potong Adrian cepat.

Matanya menatap Nala dengan Binar yang sulit diartikan. kamu menyelamatkan muka perusahaan ini -dari kehancuran akibat sabotase tempo hari.

Kamu berhak mendapatkan lebih dari sekedar ucapan terima kasih.

"Dan satu hal lagi kamu jangan panggil saya dengan sebutan Pak Adrian, kalau kita sedang di luar pekerjaan".

Karena jika kamu memanggil saya dengan sebutan Pak Adrian, saya merasa saya sudah tua padahal Umur saya baru 32

tahun .

Lalu saya harus memanggil pak Adrian, dengan sebutan apa? Nala bertanya balik pada Adrian...

" Terserah apa katamu Nala! .. yang penting jangan panggil saya, sebutan itu lagi.

Sepertinya saya seperti terlalu tua dengan tersenyum dan malu, wajahnya merah!..

Akhirnya Nala pun berkata; Bagaimana jika saya panggil Mas saja! ...

" Nala jawab Adrian, kamu mau panggil saya mas seperti Kevin!...jawab Adrian kesal.

Lalu Pak Adrian mau panggil saya Apa jawabnya Nala, Binggung ?

Terserah kamu Nala tapi jangan panggil saya mas, seperti kamu manggil kevin!

'Akhirnya Nala pun berpikir!

Kemudian menjawab, apa bang Adrian saja yah!

Jawab Nala sambil tersenyum.

" Nala putri, panggil aku Adrian saja!

Yang bener Pak kata Nala!...

Iya Nala, sudah kamu jangan panggil saya bapak-bapak lagi saya belum tua jawab Adrian dengan kesal.

Baiklah Pak CEO yang terhormat! Mulai sekarang saya panggil Adrian saja. jawab Nala sambil tersenyum.

' kemudian Adrian pun mengelurkan tangannya, lalu berkata oke - deal Nala putri.'

Obrolan malam itu mengalir dengan indah, seperti bukan atasan dan sekretaris.

Adrian mulai membuka sedikit demi sedikit dinding pertahanannya.

Yang angkuh dan sifat arogannya!

' sementara Nala merasakan Debaran aneh. di dadanya saat melihat Sisi protektif dan perhatian dari sang CEO.'

Sampai waktu hampir menunjukkan tengah malam, akhirnya Adrian pun berkata!

Nala sebaiknya kita pulang saja sekarang karena sekarang sudah menunjukkan jam sebelas malam .

"kamu juga perlu istirahat untuk besok pagi bisa bekerja bangun dan ada tenaga".

Baiklah Pak Adrian kalau begitu kita pulang sekarang, jawab Nala.

Adrian pun mengantarkan Nala, kontrakannya yang padat itu.

'Nala pun turun dari mobil, lalu berkata dengan sopan, Terima kasih banyak Pak Adrian'. Atas undangan makan malamnya cap Nala sambil membungkukan badan nya.

Nala Putri, ucap Adrian bukan kah kita sudah sepakat jika di luar kantor kamu jangan memanggilku dengan sebutan Pak Adrian.

Seketika Nala pun tertawa dan menutup mulutnya, oh iya pak adrian saya lupa! ..saya minta maap?...

Baiklah permintaan maaf mu, aku maafkan jawab Adrian!

Tapi ini yang terakhir ya Nala!

Kamu manggil saya Pak Adrian ketika di luar jam kantor.

'Oke Pak Adrian. jawab Nala sambil tersenyum, mengatupkan tangannya di dada'. Ya sudah Adrian kalau begitu Saya mau masuk dulu, selamat malam dan sampai jumpa besok ketemu di kantor.

Oke bye Nala Selamat malam jawab Adrian.

'setelah Adrian melihat Nala sampai masuk ke dalam gang kontrak kan nya. Adrian pun pergi ' menuju apartemen nya di kawasan Elite dan mewah.

Setelah Nala masuk ke dalam kontrakannya, dadanya yang berdebar sangat kencang. ada apa ini Dengan jantung ku berdebar sangat kencang!...

Pikir Nala dalam hati. " sebaiknya aku cepat tidur karena besok aku harus bekerja .

'tidak jauh berbeda dengan Adrian, di apartemennya Adrian tidak bisa tidur malam ini!

Entah kenapa pikiran Adrian, hanya tertuju pada Nala?..

Bayangan wajah Nala yang cantik, alami, kulit putih bersih mulus, tanpa sedikit pun cacat dan senyuman yang manis. Tidak bisa hilang dari pikirannya.

Gila ini, Apakah Aku Jatuh Cinta Sama Gadis itu pikir Adrian dalam hati?..

1
Endang Manuskowati
lanjut author, bagus
Sevda Aryan: "Halo semuanya, terima kasih atas komentar dan antusiasmenya yang luar biasa! Maaf ya kalau updatenya agak terlambat, karena saya penulis pemula dan sedang merapikan susunan kata serta tanda baca dari bab awal agar lolos komtrak editor. Dukungan kalian membuat saya sangat bersemangat. Tunggu kelamjutan ceritanya ya, jangan lupa novel ini di rak buku kalian 😍
total 1 replies
Ifana
Sisil sama Han udh kek tom & jerry 🤣🤣
Sevda Aryan: iya tiap ketemu berantem terus
total 1 replies
Ifana
ditunggu lanjutannya kk ~
Sevda Aryan: iya kaka, mohon maaf jika telat
total 2 replies
Ifana
wong edan...udh ngrebut perusahaan bpk nya sekarang mau ambil perusahaan anaknya, dasar serakah 😡
Sevda Aryan: Nama nya juga manusia serakah , ka🤣
total 1 replies
Ifana
jgn² Sisil jodoh nya Han 🤣🤣
Ifana: tp cewek mcm Sisil cocok sama cowok model Han yg kaku kek kanebo kering 🤣🤣
total 2 replies
Ifana
semangat up nya kk
Sevda Aryan: iya makasih banyak atas dukungannya
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!