NovelToon NovelToon
Sahabat Ku Adalah Maut Rumah Tangga Ku

Sahabat Ku Adalah Maut Rumah Tangga Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:26.8k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Sinta percaya bahwa rumah tangganya bersama Edi adalah tempat paling aman untuk pulang. Setelah bertahun-tahun menikah, ia rela mengorbankan segalanya demi mempertahankan cinta yang ia anggap suci.

Namun, hidupnya runtuh dalam satu malam ketika ia mengetahui sebuah kenyataan pahit, suaminya sendiri berselingkuh dengan Mayang, sahabat yang sudah ia anggap seperti saudara kandung.

Di balik senyum manis dan perhatian Mayang selama ini, ternyata tersimpan pengkhianatan yang perlahan menghancurkan rumah tangga Sinta. Edi yang dulu begitu mencintainya kini berubah dingin, penuh dusta, dan diam-diam memilih wanita lain di belakangnya.

Sinta tidak hanya kehilangan seorang suami, tetapi juga kehilangan sahabat terbaik yang selama ini selalu ada di sisinya.

Terkadang..
Musuh paling kejam bukanlah orang asing
Melainkan orang yang pernah kita percaya sepenuh hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Air Mata Palsu Sinta

Kayla Bakery berkembang jauh lebih cepat dari yang Sinta perkirakan. Dalam waktu kurang dari satu bulan, toko kecil itu mulai dikenal banyak orang. Awalnya hanya beberapa pelanggan sekitar yang membeli roti buatan Sinta.

Namun, karena rasanya yang enak, teksturnya yang lembut, dan selalu fresh keluar dari oven, perlahan pelanggan semakin bertambah setiap hari. Bahkan beberapa food blogger lokal mulai datang untuk mencobanya.

“Rotinya enak banget!” komentar salah seorang pengunjung ketika pertama kali mencoba roti buatan Sinta.

“Serius, ini lembut parah,” komentar pelanggan yang lain.

“Cinnamon roll-nya wajib dicoba sih. Gurih, manis, apalagi cream cheese-nya enak parah.”

Ucapan-ucapan itu mulai menyebar di media sosial. Kebanyakan dari mereka memberikan rating bintang lima. Tanpa terasa, Kayla Bakery mulai viral di kota mereka.

Pagi itu, suasana toko terlihat ramai. Beberapa pelanggan mengantre di depan kasir sambil memilih roti favorit mereka. Sementara itu, Sinta sibuk di dapur belakang dengan wajah yang sedikit berkeringat. Tangannya bergerak cepat menghias roti dan mengecek oven.

“Sin! Roti cokelat tinggal sedikit!” teriak Rahayu dari depan.

“Iya, Mbak! Ini lagi masuk oven!” jawab Sinta dengan semangat.

Kayla yang duduk di kursi kecil dekat kasir ikut tersenyum bangga melihat toko ibunya ramai.

“Bunda hebat,” bisik anak kecil itu polos.

Sinta langsung menoleh lalu tersenyum hangat. Hatinya terasa penuh. Kini, ia tidak lagi terpaku pada kesedihan akibat pengkhianatan sang suami.

Di sebuah kafe mewah di pusat kota, Mayang duduk sambil menangis di depan seorang wanita berambut pendek dengan pakaian bermerek. Wanita itu adalah Santi, sahabat mereka sejak SMA.

Selama bertahun-tahun, Sinta, Mayang, dan Santi dikenal sangat dekat. Persahabatan mereka telah terjalin sejak bangku SMA. Susah dan senang mereka lewati bersama. Mereka bahkan pernah berjanji akan selalu saling menjaga.

“Kok bisa sih kamu dipecat gara-gara Sinta?” tanya Santi dengan wajah bingung setelah mendengar cerita Mayang.

Mayang mengusap air matanya dengan dramatis.

“Iya, San… Sinta tega banget ngomong yang enggak-enggak soal aku ke atasanku. Aku enggak tahu kenapa dia setega itu sama aku.”

“Ya Allah, kok Sinta tega banget sih, May?” komentar Santi tak habis pikir.

“Sekarang karier aku hancur, San. Aku enggak tahu apa salah aku sama dia sampai dia tega berbuat seperti itu ke aku. Hik… hik… hik…” keluh Mayang sambil terus menangis, membuat Santi semakin iba.

“Kamu yang sabar ya, May. Sinta memang sudah keterlaluan!” kata Santi geram.

“Ini sudah enggak bisa dibiarkan. Kita harus temui Sinta untuk meminta penjelasannya!” lanjutnya dengan emosi.

*

*

*

Sore harinya, mobil Santi berhenti tepat di depan rumah Sinta. Mayang duduk di kursi penumpang dengan wajah pura-pura sedih, sementara Santi terlihat sangat emosi.

“Kalau memang Sinta sengaja, aku enggak akan maafin dia,” kata Santi dengan nada marah.

“Jangan begitu, San. Bagaimanapun juga Sinta kan sahabat kita. Aku enggak mau persahabatan kita hancur hanya gara-gara aku,” kata Mayang seolah begitu peduli pada Sinta.

Santi yang sudah terlanjur emosi segera turun dari mobil, diikuti oleh Mayang. Di balik punggung Santi, Mayang tersenyum miring. Ia yakin kali ini Sinta pasti tamat.

Begitu melihat Santi dan Mayang menghampirinya, Sinta segera menyambut mereka dengan ramah.

“Eh? Santi? Mayang? Tumben main ke rumah enggak kasih kabar dulu?” tanya Sinta sambil tersenyum.

Senyum ramah itu justru membuat Mayang sedikit bingung.

“Enggak usah pura-pura, deh, Sin!” bentak Santi dengan nada kesal.

Sinta mengernyit bingung.

“Ada apa ini? Kita bicarakan di dalam aja dulu,” katanya dengan nada yang masih sangat tenang.

Mereka akhirnya masuk ke ruang tamu. Kayla yang sedang bermain langsung berlari memeluk Santi.

“Tante Santi!” seru Kayla senang karena melihat teman ibunya yang kini sudah jarang berkunjung.

Santi otomatis tersenyum lalu menggendong anak kecil itu. Namun, wajahnya kembali serius saat menatap Sinta.

“Sin, kenapa kamu tega memfitnah Mayang di depan atasannya? Tau enggak sih, Mayang dipecat gara-gara fitnah kamu itu?” tanya Santi dengan marah.

Sinta mengernyit.

“Fitnah apa sih? Kalian ini ngomongin apa sebenarnya?” tanyanya dengan wajah bingung.

“Jujur aja lah, Sin. Mayang udah cerita semuanya ke aku. Katanya kamu ngadu yang enggak-enggak tentang dia. Kok kamu tega sih?” teriak Santi kesal.

“Ya Allah, San. Aku benar-benar enggak tahu apa yang kamu maksud. Aku bahkan udah enggak pernah kontak lagi sama mantan atasan aku. Kamu juga tahu sendiri kalau sekarang aku sibuk ngurus keluarga dan pekerjaan di toko. Kapan aku punya waktu buat memfitnah Mayang?” kata Sinta dengan mata yang mulai sembab.

Santi dan Mayang saling pandang. Mereka tidak menyangka dengan reaksi Sinta. Sementara itu, Santi mulai bingung, sebenarnya siapa yang harus ia percaya.

Di tengah kebingungan itu, Sinta kembali berbicara.

“Padahal selama ini aku bantu ngerjain pekerjaan kamu tanpa mengharap imbalan sepeser pun, loh, May. Kamu bisa naik jabatan juga karena aku yang sering mengerjakan tugas-tugas kantor kamu. Aku enggak pernah minta bayaran. Kok sekarang kamu tega memfitnah aku di depan Santi?”

Mayang terkejut. Ia tidak menyangka Sinta akan membongkar semua itu di depan Santi. Sementara Santi langsung menoleh ke arah Mayang, meminta penjelasan.

“Emm... itu... Sinta memang bantuin sedikit pekerjaan aku. Tapi dia tetap tega melaporin aku ke Bu Rina,” elaknya.

Sinta menggeleng penuh kecewa.

“Sedikit, May? Bahkan aku masih punya semua bukti kalau pekerjaan kamu selama ini aku yang kerjakan.”

Mayang mulai gugup.

“Kalau bukan kamu, terus kenapa aku bisa dilaporin ke Bu Rina?” tanyanya, masih belum mau mengaku salah.

“Mana buktinya kalau aku yang melaporkan kamu?” tanya Sinta balik, mulai menyudutkan Mayang.

“Jadi, May... selama ini kamu benar-benar manfaatin Sinta?” tanya Santi dengan tatapan tidak percaya.

“Emm... aku kan waktu itu belum ngerti, San. Jadi cuma minta sedikit bantuan Sinta,” elaknya lagi.

Tanpa banyak bicara, Sinta mengambil laptopnya. Ia meminta Santi mengecek sendiri semua email dan pesan WhatsApp dari Mayang.

Santi langsung melotot tajam ke arah Mayang.

“Parah kamu, May! Minta maaf sekarang sama Sinta! Kamu enggak cuma memfitnah dia, tapi juga memeras tenaga dan otaknya tanpa pernah membayar. Keterlaluan kamu!” bentak Santi.

Mayang tertunduk. Ia menggigit bibirnya kuat-kuat.

“Maafin aku ya, Sin. Aku pikir memang kamu yang membocorkan semua soal tugas itu,” katanya dengan berat hati.

Sinta hanya mengangguk pelan sambil mengusap air matanya. Sementara itu, Santi merasa sangat bersalah kepada Sinta. Wanita itu bahkan tak Henti-hentinya meminta maaf atas tuduhan yang sempat ia lontarkan.

1
naws
mungkin sinta akan jadi jembatan kamu kembali ke jalan-Nya.
naws
ihiyyy jalan menuju sinta
naws
gak peduli dia di luar CEO, pokoknya di rumah dia tetep anak ibu yg selalu siap dititipin roti sobek 🤏
naws
jodoh sinta 🙈
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: 🤫🤫🤫🤫 kok kalian tau sih?
total 1 replies
My_Lucia
semoga terjual secepatnya.. biar menderita 2 sejoli itu 🤭
My_Lucia
wihh... manteb nih .. 2 sejoli kaget ga tuh tiba-tiba terusir😂
My_Lucia
Em... Kayla udah kena pesona rendy🤭
My_Lucia
membekas pastinya, dan akan terngiang-ngiang...
Mochi
Loh.. aku blm beri ulasan toh ke sini. ya ampun. maaf ya thor. pokoknya the best bngt novel ini. Dan aku selalu menunggu2 up nya
Harus sampai tamat ya. sukses thor.💖💖💖💖💖
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: udah kok kak
total 1 replies
Mochi
ga sabaaar aku rumahnya cepet laku..
Mochi
naaahh.. betul. jual aja. kok ya enak bngt edi masih tinggal di situ
Mochi
sabar ya Kay. sebentar lagi om rendi bukan dipanggil om lagi. tapi papa
⋆˚𝜗𝜚˚⋆☆Blue_Sea☆⋆˚𝜗𝜚˚⋆
dih, udah bagus di buatin makanan juga.
RahmaYesi
lu laki tapi gak ngasih nafkah busanya mintak aja. oh atau ente pengemis kali ya
RahmaYesi
rasainnn rasainnn aja
RahmaYesi
hwuekkkk 🤮🤮
RahmaYesi
bagus deh, ceraikan saja Sinta. Sinta juga udah gugat lu
RahmaYesi
gila sih, suami udah selingkuh selama dua tahun dan Sinta tau itu, tapi dia masih bisa tersenyum dan melayani makan minum suaminya dg baik. kagum aku sama kamu Sinta
RahmaYesi
Sinta benar benar wanita tangguh. semoga kebahagiaan di depan sana sangat indah menanti kamu Sinta.
RahmaYesi
mendidih otakku baca cerita ini Thor.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!