Ani Alexa gadis 17 tahun yang terpaksa menikah dengan pria pilihan kedua orang tuanya.
Menikah dengan pria yang mesterius, Sombong, Angkuh, membuat dirinya harus terjerat dalam pernikahan ini.
Dendam yang menggebu dalam dirinya terhadap kedua orang tuannya yang sudah memperlakukan dirinya bagaikan anak terbuang.
Silahkan baca di story " Mendadak Nikah Sama CEO"
follow instragram @tikaputri.yesi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Putri yesi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Work
"Akhirnya sampai juga di kafe,"ujar Ani.Ia segera masuk kedalam kafe itu dengan senyum yang manis yang terukir pada bibirnya ia terus berjalan menuju ke belakang.Di belakang ia melihat semua teman-temannya pada sibuk dengan kerja masing -masing,ia segera menghampiri Tina temanya yang sedang memotong -motong daging.
"Tina, banyak sekali ya pelanggan hari ini?" tanya Ani.
"Eh kamu udah datang,iya Ani Alhamdulillah kafe makin laris dong!" kata Tina.
"Ya Alhamdulillah bagus kalau gitu, ayo sini biar aku bantu," kata Ani sambil mengambil daging itu lalu dipotong-potong .
"Bagaimana sekolah kamu, Ani?" tanya Tina.
"Lancar, Alhamdulillah semua baik -baik saja."
"Baguslah kalau gitu, kamu harus yang semangat Sekolahnya biar nanti bisa diterima di universitas yang kamu mau."
"Iya Tina, makasih ya kamu selalu support aku," ujar Ani.
"Iya sama-sama Ani sebagai teman kita saling support."
"Iya Tina, aku juga akan selalu support kamu juga, kita akan berhasil bersama."
"Iya jika kamu sudah berhasil jangan lupa ya sama aku!" guman Tina.
"Aku gak akan lupain kamu kok, emang aku setengah itu sama kamu, kamu yang selalu ada buat aku selama ini," ujar Ani.
"iya."
Mereka kembali melanjutkan pekerjaan mereka dengan cepat semua pengunjung sudah tidak sabaran untuk pesanan mereka tiba.Terlihat dari semua disini sibuk dengan pekerjaan mereka masing -masing.
Ani dari tadi sudah mondar-mandir mengantarkan makanan ,minuman yang dipesan pengunjung sedikit rasa lelah terasa pada tubuhnya.
"Ani bisakah kau antarkan ini! kemeja 38," pinta salah satu temannya.
"Bisa, sini aku antarkan sambil mengambil nampan ditangan temannya yang terisi makanan dan minuman tersebut.
Ani segera menuju meja pesanan tersebut sampai di sana dia segera menghidangkan makanan itu.
"Selamat menikmati tuan," ucap Ani sopan .
"Iya, terimakasih," jawab orang itu.
Ani segera beranjak dari sana kembali ke belakang untuk membantu yang lain, Ia kembali berkutat dengan pekerjaannya yang menumpuk dengan pesanan. Sesekali dia minta bantuan pada temannya Tina. Mereka pekerjaannya sudah selesai Ani duduk sebentar di kursi belakang yang ada di sana.Ia duduk di sana sambil melepaskan celemek yang dia kenakan dia selonjorkan kakinya yang terasa pegal.Lalu temannya datang dan ikut duduk disampingnya .
"Ani, besok kita pergi ke toko pakaian yok?" ajak lili.
"Kamu mau beli pakaian?" tanya Ani.
"Iya Ani soalnya Aku pingin bangat beli baju mumpung ada uang!" cengir Lili.
"Baiklah aku akan temani kamu besok selesai kerja ya, mumpung besok hari minggu kita kerja hanya sampai siang."
"Makasih ya Ani kamu emang baik bangat," cicit Lili
"Iya sama-sama Lili, kamu juga sering bantu juga nemenin aku."
"Habis ini kamu mau pulang atau mau kemana?" tanya Tina.
"Habis ini aku mau pulang aja istirahat di rumah."
Ani larut dalam obrolan dia dengan temannya itu hingga tertawa begitu bahak-bahak bahkan teman-teman yang lain yang memperhatikan dirinya seperti itu tampak sangat antusias ingin tahu apa yang mereka tertawakan seperti itu.
"Ani apa kakakmu itu tak datang kesini hari ini?" tanya Tina.
"Kakakku yang mana?" goda Ani.
Ia tau jika temannya ini mengagumi Kakaknya Aldo.Jadi Ani senang sekali jika menggoda temannya ini.
"Aku gak tau Tina, soalnya kemarin kakak Aldo pergi liburan sama keluarganya jadi belum ada kabar," ujar Ani.
Tina tampak lesu mendengarkan itu.