Leonardo Matthew Pattinson adalah seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya, ia juga seorang pribadi yang sangat dingin,angkuh dan arrogan.ia tdak akan segan segan untuk membunuh orang yang menghalangi bisnisnya.
Tapi seorang musuh nya tiba tiba menitipkan adik perempuan nya kepadanya.
akan kah ia menerima nya atau tidak?
Simak terus ceritanya yaaa😁😁😁
cerita ini hanya karangan semata,tidak bermaksud menyinggung siapapun.latar,waktu dan tempat hanya settingan .
jangan lupa like, comment,and vote nyata yaaaa😂😂😂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurul padia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
so beautiful
Setelah perbincangan panas antara leo, Aston dan Felix, suasana menjadi sedikit canggung.
setelah beberapa lama diam,Felix menghembuskan nafas pelan.
"Itu keputusan mu,kami hanya mengingatkan dan apapun yang kau lakukan kami akan membantumu",kata Felix.
"Ya benar,,kami akan membantumu menjaga Gadis itu",tambah Aston.
Leo pun mengangguk.
"Jangan katakan,soal izzana kepada mommy atau Daddy"ucapnya.
Felix dan Aston mengangguk tanda mengerti.
"Kalau begitu,kami pergi dahulu,aku ada meeting penting",kata Felix lagi seraya bangkit dari duduknya diikuti oleh Aston.
mereka pun pergi dari ruangan Leo.
"Aku mau pulang sekarang",kata leo.
"Baik tuan,akan saya antar kan"devano bangkit.
"Tidak perlu,aku bisa sendiri dan ingat! selesai kan semua pekerjaan,baru kau boleh pulang"ucapnya tak terbantahkan lagi.
devano hanya mengangguk pasrah,bos mah bebas!!batin devano.
Leo pun turun dari gedung itu,dan langsung disambut oleh para bodyguard nya yang menunggu di lobby,Leo pun masuk kedalam mobil dan pulang.
Setengah jam kemudian,leo telah sampai di mansion nya, para bodyguard langsung membuka pintu mobil untuk leo,Leo pun keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam mansion nya dengan disambut oleh para pelayan dan bodyguard yang berjaga di mansion itu, karena sebelum Leo tiba, devano telah memberitahu kepulangan Leo kepada bibi Ema,dan bibi Ema juga sudah baikan setelah istirahat tadi.
"Dimana dia?? tanya Leo saat tak melihat izzana di barisan para pelayan kepada bibi Ema.
"Ada dikamar nya tuan, mungkin sedang sholat atau mengaji tuan",jawab bibi Ema.karena waktu itu memang waktu izzana untuk melaksanakan sholat Maghrib.
"Siapkan makan malam untuk ku"titah leo,dan berlalu dari hadapan para pelayan dan menghilang di balik lift.para pelayan pun bubar dan beberapa diantara mereka ada yang saling berbisik bisik.
"Seperti nya tuan muda menyukai izzana"bisik pelayan satu.
"Aku rasa juga begitu"temannya menimpali.
Bibi Ema mendengar apa yang dibisikkan oleh pelayan pelayan itu,
"Jangan bergosip yang belum tentu kebenarannya,jika tuan tau,ia pasti akan marah,kalian bisa celaka"bibi Ema memperingatkan mereka.
"Maaf bi"kata mereka dengan takut takut.
"Kembali lah ke tempat kalian"kata bibi Ema, mereka pun bergegas pergi.
Bibi Ema pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan yang dimasak oleh izzana tadi.
Sementara itu Leo hendak kekamarnya dan melewati kamar izzana.
ia pun terhenti di depan pintu kamar izzana, entah setan apa yang merasuki nya,ia pun membuka pintu kamar izzana dan masuk kedalamnya.
Sesampainya ia didalam ia tak melihat keberadaan izzana, pandangan nya menyapu seluruh ruangan tapi nihil,tapi tiba tiba ia melihat seonggok benda di dilantai,ia pun penasaran,ia pun menghampiri nya, dan betapa terkejutnya ia,itu bukan benda tapi manusia.
Ya,dia adalah Izzana yang tertidur beralaskan sajadah nya, setelah melakukan sholat dan mengaji dan masih menggunakan mukena nya dan tidak menggunakan cadar nya.
Leo menatap kagum dan terpesona melihat wajah yang tertidur dengan damai itu,
wajahnya yang cantik dan imut,pipi yang chubby,alis yang tebal dan tertata rapi,bulu mata yang panjang dan lentik,,hidung mancung dan bibirnya nya tipis dan kecil berwarna merah Cherry, Tampak begitu sempurna di mata Leo.
'Wajah inikah yang ia sembunyikan setiap hari?? tanya leo dalam batinnya.
"it'so beautiful''ucapnya pelan.
Ia memegang dadanya,ia merasa jantungnya berdetak lebih cepat daripada biasanya saat melihat wajah izzana.
Tiba tiba izzana Bergerak tapi tidak bangun,
Leo bergegas keluar dari kamar izzana dan menutup pintunya, bisa jantungan dia bila lama lama menatap wajah izzana.
Ia pun segera pergi kekamarnya dan langsung duduk di ranjang sambil menarik napas panjang untuk menghentikan debaran di dadanya.
"Seperti nya aku harus mengganti jantung baru, jantung yang ini tidak bisa ku kendalikan lagi"ucapnya.
Saat wajah izzana melintas di pikirannya,ia tidak bisa menahan senyumannya.
"Benar benar imut"ucapnya,sambil mengingat kembali wajah izzana yang ia lihat tadi.
Tringggg!!!!!
terdengar suara ponsel berbunyi, menyadarkan leo,ia merogoh saku celananya dan mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menelepon nya.
Ia menghela nafas panjang saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
mommy
leo pun mengangkat telpon itu dan meletakkan nya di telinganya.
"hallo mom"sapa nya.
"Dasar anak durhaka!!!!" Leo segera menjauh kan ponselnya dari telinga nya saat mendengar suara melengking tinggi seakan akan memecahkan gendang telinganya.
"Pelan kan suara mu mom"pinta leo
"kau mengajari mommy mu ha!! memang anak durhaka!! sudah berapa bulan kau tak mengunjungi mommy mu ini!!apa kau tak merindukan mommy mu ini lagi!! ha??", terdengar rentetan suara Isabela memenuhi telinga Leo.
"Maaf mom, Leo sedang sibuk"jawab Leo pelan.
"sesibuk itu kah?? sampai2 tak mengingat mommynya sendiri?? keterlaluan!!" umpat Isabela di seberang sana.
"mommy mau datang kerumah mu malam ini juga sama Daddy mu"
Leo melebar kan matanya,bisa gawat jika mommy dan Daddy nya datang dan bertemu izzana,apa yang akan ia katakan nanti??
"tidak perlu mom"tolak Leo.
"Apa!!!kau melarang mommy datang kerumah mu,kau Setega itu pada mommy??kau,,,,"
"Bukan begitu mom,, Besok Leo akan datang ke rumah mommy,janji"ucap leo memotong perkataan Isabela sebelum nantinya berbelit Belit dan menjadi masalah serius.
"Haaa,,itu lebih baik,awas saja kalau kau tidak datang besok!!, mommy cincang seribu kamu , mommy sup dan mommy kasih ke kucing tetangga"ancam Isabela.
leo bergidik ngeri mendengar ucapan mommynya.
'ibu ibu memang menggerikan' batin leo.
"Bye mom"Leo segera mematikan telpon itu tanpa menunggu Isabela berbicara lagi.
Leo memang jarang pulang kerumah mommy nya sejak, wanita itu suka menjodohkan nya dengan wanita pilihannya sendiri dan selalu memaksanya untuk menikah.
ingin rasanya ia memaki maki mommy nya itu,tapii tidak mungkin, bisa bisa Isabela mengutuknya menjadi keong,
belum lagi omelannya yang bisa sepanjang jalan taman impian,,,eh!!!jadi lagu pula, wkwkwk 🤣🤣🤣.
Leo tak mau ambil pusing lagi,ia pergi ke kamar mandi dan mandi.
beberapa menit kemudian,ia turun dari kamarnya menggunakan pakaian santai,kaos oblong yang dipadukan dengan celana selutut yang membuat ia tampak cool.
ia berjalan menuju meja makan dan di lihatnya masakan yang tampak menggugah selera, masakan seafood kesukaan.
(Author jadi ngiler nihhh🤤🤤🤤🤤 hehehe)
Ia juga melihat sekilas izzana yang tampak menunduk dan berdiri di samping Pelayan Lina dan bela serta beberapa pelayan yang lain.
Pipi nya blushing seketika ia mengingat wajah izzana,ia menjadi gugup sendiri,
"Ekhemm!!"leo pun mendehem mengusir gugupnya dan mendekati meja makan.
Bibi Ema segera menarik salah satu kursi untuk leo duduk.
"Silahkan tuan"ucap bibi Ema sambil menunduk.
"Tuan ingin makan apa?? tanya bibi Ema.
"Tidak perlu bi,,aku bisa sendiri"ucapnya.
Membuat para pelayan melongo tidak percaya,lagi lagi kejadian langka terjadi, karena selama ini,bibi Ema lah yang menyajikan makan nya baik siang maupun malam,tapiii,hari ini dia mengambil nya sendiri, dalam hati mereka penasaran apakah yang membuat tuan mereka berubah??.
Leo tidak peduli dengan sekitar,ia mulai mengambil makanan untuk nya sendiri dan memakannya.
izzana menatap, Leo yang mulai makan.
satu suapan masuk kedalam mulut leo,dan mulai mengunyah nya.
izzana menelan ludah nya kasar,ia takut leo tidak menyukai masakan nya.
Apalagi bibi Ema, pelayan Lina,bela dan yang lain juga tampak gugup,bibi Ema tampak menelan ludah nya berkali kali karena tuannya sudah hapal dengan rasa masakan nya,tapi mereka lega,saat leo memasukkan suapan keduanya dan mengunyanya.
mereka menghembuskan nafas lega.
Ting!!
terdengar suara sendok diletakkan di atas piring, mereka tersentak kaget dan takut saat melihat tatapan intimidasi dari Leo kepada mereka.
bibi Ema sudah pucat pasi.
"Maaf kan atas kelalaiannya saya tuan"bibi Ema segera menunduk kan badannya di ikuti yang lain.
Leo menatap mereka dengan datar.
Tiba tiba, izzana maju dan berdiri dihadapan mereka.
"Bibi Ema dan yang lain tidak salah,saya yang salah sudah memaksa untuk memasak makan malam tuan, tadi tangan bibi Ema melepuh terkena minyak panas dan tidak bisa memasak lagi dan saya hanya ingin membantu,jika tuan ingin marah,marahi saja saya,aku mohon jangan marahi bibi Ema dan yang lain",ucap izzana sambil mengatupkan tangan nya didada,memohon.
sedangkan yang lain, Tampak saling berpegangan tangan erat,melihat keberanian izzana.
Leonardo menatap izzana.
Apakah leo akan memarahi izzana??
simak terus ceritanya,,
see you next chapter
bye bye 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
pakek d tinggal segala