Ahimsa Radeya Sanjaya adalah kandidat Presdir dari kerajaan bisnis milik kakeknya. Salah satu syarat yang harus dia penuhi sebelum menjadi seorang Presdir pilihan adalah menikahi perempuan pilihan kakeknya. Sevim Zehra Mahveen adalah perempuan yang harus dia nikahi.
Awalnya Ahimsa menyetujui syarat tersebut hanya untuk mendapatkan posisi sebagai Presdir. Namun, akhirnya dia jatuh cinta kepada Sevim. Sayangnya, meskipun saling mencintai, tapi mereka seringkali dibuat salah paham.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pp_poethree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sudah Sejak Dulu
Sevim memandang keluar dari balik jendela mobil. Hening, tidak ada suara. Si kecil Bian yang biasanya berceloteh pun diam, dia terlelap dalam pangkuan Eyangnya. Mama, Papa diam, Fahmi pun diam. Namun, kakak semata wayang Sevim itu mencoba menenangkan dengan mengusap-usap lengan adiknya. Dia paham betul apa yang dirasakan Sevim saat ini, karena Fahmi pernah mengalaminya dulu. Dijodohkan dengan perempuan yang sama sekali belum dia kenal. Apa yang terjadi pada Sevim, lebih berat apa yang dialami oleh Fahmi, dia juga terpaksa harus memutuskan tali kasihnya dengan sang pujaan hati. Berbeda dengan Sevim yang tidak perlu memikirkan perasaan pasangan, karena Sevim saat ini memang belum memiliki seorang kekasih.
Sevim langsung masuk ke dalam kamarnya. Perasaanya berkecamuk, dia tidak tahu harus bersikap seperti apa. Sevim tidak pernah menyangka jika jalan hidupnya tidak jauh berbeda dengan kakaknya. Tapi, sepertinya dia lupa. Kakaknya yang notabene laki-laki saja, jodohnya ditentukan oleh orang tuanya. Apalagi Sevim yang seorang perempuan. Tentunya orang tuanya akan lebih selektif menentukan siapa jodoh dari putrinya. Tapi, kenapa harus Ahimsa, pewaris utama keluarga Sanjaya? Apa tidak ada laki-laki lain?
Sevim terisak, dia menangisi dirinya sendiri. Sedari kecil, dia tidak bisa mendapatkan kebebasannya, hidupnya sudah diatur sedemikian rupa. Teman perempuan saja dia tidak punya, apalagi seorang kekasih? Sevim kecil sudah dididik untuk selalu menuruti apa yang orang tuanya katakan. Sevim patuh tidak pernah sekalipun dia membantah kata-kata orang tuanya. Namun sekarang, haruskah dia menjadi Sevim yang penurut seperti biasanya? Ini menyangkut masa depannya, tentunya Sevim harus berpikir ribuan kali untuk mempertimbangkan perjodohan yang sudah diatur oleh orang tuanya.
Tok tok tok..
Seseorang mengetuk pintu kamarnya. Namun, Sevim tidak terpengaruh dia masih melanjutkan tangisannya. Hingga akhirnya seseorang itu bersuara.
" Vim..mama boleh masuk sayang?"
Sevim langsung mengusap kedua matanya yang basah karena air matanya. Sevim hancur, tapi sebisa mungkin tidak dia tunjukkan dihadapan orang yang melahirkannya.
" Masuk ma.., nggak Sevim kunci.."
Mamanya masuk sudah berganti dengan piyama tidur. Sedangkan Sevim masih mengenakan dress yang dipakainya tadi dengan riasan makeup yang belum dia hapus dari wajahnya.
" Kamu belum ganti baju?", tanya mamanya lembut.
Sevim hanya menggeleng. Dia masih belum bisa berbicara, tenggorokannya tercekat. Akan menghasilkan suara parau jika dia bersuara saat ini.
" Vim.., maaf sayang ", ucap mama dengan mengelus rambut Sevim.
Sevim yang dalam posisi tengkurap, mendongakkan kepalanya. Dia butuh penjelasan.
" Kenapa Sevim sama kayak kak Fahmi?"
" Maaf sayang..maaf",
" Kenapa harus dia Ma? "
" Mama mau cerita dulu, sudah saaynya kamu tau. Kamu pasti bingung, kenapa Papa sangat menghormati pak Adi.., dia bukan sekedar atasan atau boss.., tapi beliau adalah orang tua angkat Papa. Affandy kecil sudah menjadi yatim piatu. Dan pak Adi mengangkat Papamu sebagai anaknya, itulah sebabnya Ayahmu sangat menghormati pak Adi. Segala kemewahan yang kita nikmati sekarang, bukan semata karena posisi Ayahmu, tapi juga bentuk kasih sayang pak Adi terhadap Papamu",
" Jadi, karena Papa hutang budi sama pak Adi, terus Sevim yang menebusnya dengan menikah dengan Ahimsa? Begitu ma?",
" Bukan sayang, bukan begitu ",
" Sevim rela mengabdi seumur hidup bekerja di perusahaan Sanjaya, asalkan Sevim nggak dipaksa menikah dengan Ahimsa"
" Ini semua salah mama nak, maafin mama ya.."
" Nggak ma..mama jangan ngomong gitu. Ini semua salah Papa. Papa selalu aja mengorbankan anak-anaknya "
" Vim..dengar mama. Meskipun papa terlihat dingin, tapi Papamu itu sangat sayang sama anak-anaknya. Kamu tau kenapa Papa nggak ngomong terus terang tentang acara makan malam barusan? Karena Papa nggak tega sama kamu. Tapi Papa sudah punya janji"
" Janji apa Ma.."
" Papa dan tante Anin, punya janji dengan pak Adi, jika mereka mempunyai anak laki-laki dan perempuan, mereka akan menjodohkan anak mereka. Dan Papa punya kamu, tante Anin punya Himsa"
" Sevim nggak ngerti maksud mama..",
" Kakek Adi mempunyai keinginan untuk menjodohkan Papa dan Tante Anin, anak kandungnya. . Tapi, saat itu Papa dan tante Anin menolak karena mereka saling menyayangi layaknya saudara, hingga akhirnya....entah bagaimana ceritanya, mereka bisa meyakinkan pak Adi untuk membatalkan perjodohan itu. Dan menggantikan dengan perjodohan anak-anaknya nanti. Kamu dan Himsa sudah dijodohkan, bahkan sebelum kalian lahir ke dunia ini. Papa dan Mama, Tante Anin, Om Galang, pak Adi menyembunyikan semua ini dari kamu dan Himsa sampai menunggu waktu yang tepat, dan inilah saatnya..",
" Ma.., tolong bantu Sevim untuk membujuk Papa membatalkan perjodohan ini."
" Sayang, andai aja Mama nggak hadir di kehidupan Papa dan tante Anin, mungkin nggak akan seperti ini. Tapi, kalau Mama nggak nikah sama Papa, kamu juga nggak bakalan ada",
" Tapi, Sevim nggak cinta sama Himsa. Himsa juga nggak cinta sama Sevim",
" Kamu ada di dunia ini karena cinta Mama dan Papa. Himsa lahir karena cinta Tante Anin dan om Galang. Kalian ada karena cinta.., belajarlah saling mencintai sayang..",
" Sevim nggak bisa mah, hiks hiks hiks "
" Jangan nangis..terima ya perjodohan ini",
" Mama tau, Ahimsa punya kekasih ma? Dia juga tidak akan menerima perjodohan ini ma.."
" Himsa sudah setuju menikah sama kamu. Mama tau sayang Himsa berhubungan dengan kekasihnya yang seorang model, biar pak Adi yang mengurusnya",
"Pernikahan bagi Sevim itu berlaku seumur hidup, Sevim takut gagal.."
" Kamu percaya feelling seorang ibu kan? Mama yakin, kamu dan Himsa akan bahagia, bisa saling mencintai satu sama lain..",
" Sevim perlu waktu ma.."
" Iya Mama ngerti. Kamu sudah dipersiapkan untuk mendampingi pewaris utama Sanjaya grup.., pak Adi sangat menyayangimu sayang..jangan kecewakan dia. Kenapa selama ini kamu dijaga sama Bodyguard? Karena beliau tidak ingin terjadi apa-apa dengan calon Ratunya Ahimsa. Pak Adi sudah mempersiapkan semuanya ",
" Pak Adi ngawasin Sevim ma?",
" Iya sayang, beliau selalu memantau gerak gerik kamu",
" Sevim pusing ma..",
" Ya sudah, kamu istirahat dulu. Besok Himsa datang kesini kan? Ngobrol sama dia, nanti juga lama-lama deket kok. Dia baik Vim, mama udah kenal dia dari dulu..kamu coba buka hati ya "
" Kalau dia yang nggak mau buka hati, gimana Ma..",
" Anak Mama cantik, baik, penurut masa dia nggak tertarik? buat dia jatuh cinta sama kamu..",
" Tapi Himsa nyebelin Ma..pertama kali ketemu aja Sevim dikatain budeg "
" Mama udah tau ceritanya, lupain..itu kan cuma salah paham aja. Udah..kamu ganti baju, bersihin make up. Bobok, tidur yang cukup. Nggak mau kan, kalau besok Aa' kesini, tapi mata kamu kayak panda? bukannya jatuh cinta, tapi Aa' malah kabur ",
" Aa'..?"
" Iya..A' himsa kan?"
" Emang dia orang sunda?"
" Nggak tau, tante Anin sering manggilnya gitu. Ya udah mama keluar, kamu resapi kata-kata mama tadi ya. Selamat malam sayang", mamanya mengecup puncak kepala Sevim.
Sevim belum bisa menerima perjodohan, dia masih mempertimbangkan. Benarkah Himsa menerima perjodohan ini? Yang benar saja, dia saja sudah mempunyai kekasih. Memangnya Rosy mau dikemanakan. Model cantik itu pasti juga tidak terima ditinggalkan Ahimsa yang lebih memilih menerima perjodohan dengan Sevim.
Sevim, berharap jika pertemuannya dengan Himsa besok memberikan kesempatan untuknya. Dia ingin membujuk Himsa untuk menolak perjodohan yang sudah kakeknya rencanakan. Semoga Himsa juga akan berada dipihaknya.
semoga ad kelanjutan season 2nya
Selamat ya Sevim untuk kelahiran baby girl