Hai...ini karya pertama aku jadi kalian harus dukung ya .
sinopis
Ini sudah modern tapi entah mengapa orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads tampan yang berada di pesantren jauh dari rumah mereka .
Namaku Ghania faneha Qhonita gadis tomboy yang selalu keluar malam dan balapan motor secara liar di tengah -tengah jalan raya .Suatu hari orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads yang tampan .
Agar anak mereka bisa merubah diri dengan berjalannya waktu .
Akankah Qhonita mau di jodohkan atau malah sebalik nya??
Yuk simak kisah selanjutnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon metri annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 06
Jangan pernah berjanji disaat senang,jangan berjaji di saat marah ,dan jangan berjanji di saat sedih .Berjanjilah ketika kita dalam keadaan tenang .@Metri pramisti .
Di saat Alif membuka kamar semua nya berantakan baju-baju berserakan di lantai kursi ada yang di dekat jendela .
"Qhonita ."panggil Alif tapi tak ada sahutan dan jawabnya .
Alif mencari ke setiap sudut kamar tetapi hasilnya nihil .
"Qhon .."panggil Alif berulang-ulang tapi tak ada jawaban .
Lama berkeliling di dalam kamar akhirnya ketemu juga ,Qhonita berada di kamar mandi di sana ia menangis ,mata sembab dan badan kedinginan karena ia berada di bawa shower .
"Qhonita,Dek ngapain disini ?"ucap Alif sambil mengangkat badan Qhonita yang sedang menggigil .
"Bang ini jangan dikasih tau Ummi Abi ya . "ucap Qhonita setelah ia berbating di kasur .
"Kenapa ,mereka harus tau keadaan Adek ."jawab Alif sambil menyuruh Qhonita bangkit dan berganti pakaian .
Qhonita tau kalau sekarang Alif tengah khawatir dengan ke adaaannya ,tapi yasudahlah sudah terjadi menyesal pun tak ada guna .
"Abang ngapain ke sini tadi ?"tanya Qhonita sambil menarik selimut tak lama kemudian .
Hacim...hacim...hacim.
"Aduh Gue kok bisa filek ya ."ucap Qhonita sambil mengosok -gosok badannya .
"Ya bisa lah Loh kan udah beberapa jam di sana sampe-sampe kedinginan . Lo kalau mau marah ya marah aja jangan sampe merugikan gini ."ucap Alif emosi dengan tindakan konyol Qhonita .
"Tapi.."ucapan Qhonita terpotong di saat pintu kamar di ketok .
Tok...tok....tok...
"Qhon buka pintunya ini Ummi sama Abi mau bicara ."ucap Ummi dari luar .
"Gak usa di buka pintunya Bang ."ucap Qhonita sambil menarik selimut lebih dalam lagi dan sampai badannya menghilang .
Qhonita masih teringat tentang perjodohan itu ,ia tak mau di jodohkan karena ia trauma dengan kejadian itu .
*Kejadian 3 tahun yang lalu *
3 tahun lalu sahabat Qhonita yang bernama Penia di jodohkan oleh orang tuanya dengan anak pembisnis yang kaya raya ,Penia menolak di jodohkan karena ia sudah mempunyai tunangan dan beberapa hari lagi akan menikah .
Namun orang tua Penia tetap kekeh dengan pendirian mereka ,yaitu menjodohkan Penia dengan lelaki kaya itu .
"Mah Penia gak mau di jodohkan lagian Penia juga udah besar dan satu lagi udah ada tunangan juga ."ucap Penia masih meminta agar perjodohannya di batalkan .
"Kalau Kamu berani bicara seperti itu lagi Mamah potong lidah kamu,lagian kenapa kamu milih yang kere yang kaya banyak ,uang banyak enak bisa makan enak ."ucap Mamah dengan enteng nya tanpa peduli dengan perasaan Penia .
Ya memang orang tua Penia gila harta, mereka tak peduli apapun itu yang penting harta mereka banyak .Beberapa hari lagi Penia akan menikah .
"Mah kunci kamar Penia nanti dia kabur lagi ,jangan sampe Penia kabur kalau dia kabur kita kehilangan mata pencarian kita "ucap Papah Penia .
"Iya tenang aja Mamah udah kunci tadi ." ucap Mamah sambil mengangkat kunci yang ada ditangannya .
Keesokan paginya rumah Penia sudah ramai banyak orang yang berdatangan dan ingin menyaksikan pernikahan Penia .
Di dalam kamar kini Penia sedang di rias dan di pakaikan gaun pernikahan
"Cantik banget ."puji sang perias yang takjub dengan kecantikan Penia .
"Makasih ."ucap Penia tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu .
"Cantik banget anak Mamah ."ucap Mamah .
"Mah,bisa gak pernikahan ini di batalkan Penia gak mau nikah sama orang yang gak Penia cintai ."ucap Penia masih memohon kepada Mamah agar pernikahan ini di batalkan ,tapi usahanya sia-sia Mamah tetap kekeh dengan pendiriannya .
"Sudahlah semuanya sudah " sekarang kamu sudah menjadi istri wira ."sahut Mamah sambil menuntun Penia berdiri dan berjalan ke arah pelaminan .
"Yaaloh sungguh ini tidak yang ku ingin kan bagaimana nasib ku kedepan ."ucap Penia dalam hati .
Ia memikirkan tentang nasibnya esok hari dan apa semua keluarga dari mempelai laki-laki akan menerimanya .
"Bisa senyum gak kamu kalau gak bisa ku pijak kaki ini ."ucap Suami Penia dan benar ia telah menginjak kaki Penia .
"Aw sakit Wira ."ucap Penia sambil mengusap-usap kakinya yang merah .
"Berhenti menangis dan mengaduh kau hanya pajangan dan kau harus menurut apa kata diriku ."ancam wira pada Penia .
Beberapa minggu kemudian
Kini usia pernikahan Wira dan Penia 3 minggu dalam 3 minggu ini Penia tersiksa
di saat Wira masuk rumah yang membukakan pintu itu harus Penia tidak boleh orang lain dan bila terlambat tangan Wira melayang dan menampar pipih Penia .Bagaikan menghadapi psikopat yang selalu marah .
Dan pada akhirnya Penia meninggal akibat badanya yang selalu di pukul dan jarang di kasih makan .
SELESAI *
"Dek jangan gitu ,masa lalu harus di lupakan dan kamu harus optimis dan berpikir positif thinking ya ."ucap Alif berkata lembut dan mengelus-elus kepala Qhonita .
"Ya tapi Qhonita gak mau jadi korban ,cukup Sahabat Qhonita aja yang ngerasakan ."sahut Qhonita menangis membayangkan betapa kejamnya Suami Penia . (Jangan nyanyi ya😅).
"Dek dengerin Abang ."ucap Alif sambil menyuruh Qhonita untuk membuka selimut dan duduk .
"Semua orang punya masa lalu dan itu kita pendam dan jangan buka kembali kita buka yang baru ,Adek lihat Abang ,Abang punya masa lalu kelam dan tak pernah di lupakan Adek ingat 5 tahun yang lalu, itu membuat Abang merasa Abang sudah gagal dalam Menjaga calon istri Abang ."sahut Alif mengingat kenangan ia dan Calon istrinya dulu .
Maut, jodoh ,rezeki,dan segala sesuatu yang kita punya itu milik alloh, tak ada yang bisa mengubahnya kita sebagai manusia hanya bisa berencana agar lebih baik ,tetapi sang maha kuasa akan memberikan lebih baik dari yang kita bayangkan ,sebelum indah itu buruk dahulu dalam sebuah hewan bagaikan Kupu-kupu yang awalnya ulat yang menjijikan tetapi mereka dengan sekuat tenaga ingin merubah diri agar lebih baik lagi ,mereka ingin menunjukan pada dunia bahwa yang buruk itu akan indah dan yang indah tambah indah (@ rangkaian kata dari Metri Pramisti ) .
"Abang jangan nangis kak Nadia udah tenang di sana dan jangan ingat lagi tentang kejadian waktu itu ." ucap Qhonita menyeka air mata ia sendiri dan air mata Abangnya juga .
Di luar sana ada pasangan yang sedang mendengarkan kisah-kisah anak mereka, sedih dan piluh rasanya melihat ke dua anak mereka menangisi orang terkasih dan mereka sayangi telah meninggalkan mereka selamanya .
"Adek jangan nangis nanti Abi sama Ummi dengar mereka sedih ."Ucap Alif menyeka air mata Qhonita
"Abang buka ya pintunya ."Pinta Qhonita .
Ceklek
"Loh Abi sama Ummi dari tadi di sini ?"tanya Alif ketika ia membuka pintu dan melihat ke dua orangtunya berdiri di sana .
"Iya Abi sama Ummi masuk ya ."ucap Ummi sambil melangkah ke dalam tapi di tahan oleh Alif
"Kenapa Bang ? "tanya Abi .
"Qhonita tadi...
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung ..
penasaran gak yuk tunggu kisah selanjutnya maaf ya Metri baru up
Made by:Metri Pramisti
jangan lupa likee yang banyak komen dan votenya banyak
hadejhhh
DISINI MAU LIAT AUTHOR APA PUTRA JDI USTADZ TEGAS, ATAU USTADZ YG GIK MIKIRIN PRASAAN ISTERINYA..
SEMUA BLM DIJELASKN SIAPA2 WANITA YG MAU JDI PELAKOR SELAIN USTADZAH CACA,, TERUS APA JUGA ADA USTADZ CALON PEBINOR NII..
jadi cerita nya sedikit
semangat