NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta CEO Dingin Sampai Mana?

Mengejar Cinta CEO Dingin Sampai Mana?

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Office Romance / Cintapertama / Tamat
Popularitas:62.6k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Ayleen gadis 23 tahun yang bekerja di salah satu Perusahaan Food Product. Perusahaan yang mengeluarkan makanan yang di kemas dan biasa terjual di supermarket yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Ayleen yang sudah bekerja 1 tahun di Perusahaan itu tidak sengaja bertemu dengan seorang pria yang pingsan pada malam hari.

Di awali dari pertemuan itu yang ternyata pria yang di tolong Ayleen adalah CEO pemilik Perusahaan tempat Ayleen bekerja.

Pria yang bermana Alam Andrean Brawijaya, pria berusia 28 tahun. Pria kaya raya, tampan dengan aura dingin seperti pria pembunuh berdarah dingin yang menatap sangat tajam dan terkesan sangat galak.

Akan tetapi membuat Ayleen dengan cepat menyukai atasannya itu dan mengejar sang atasan yang ingin di jadikan target sebagai pacar. Tetapi pasti Alam sangat risih dengan kehadiran Ayleen yang selalu nempel-nempel.

Bagaimana usaha Ayleen merebut hati sang CEO?
Apakah Alam akan luluh pada wanita bar-bar yang terus menghantuinya?
mari kita lihat Noveln

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4 Di tolong Alam

Perusahaan Food Product

Ayleen yang baru saja sampai kantor dan bukan Ayleen jika tidak buru-buru. Begitu sampai kantor Ayleen yang turun dari ojek yang langsung buru-buru masuk dan pasti lari-larian.

Di depan Ayleen ada Mona istri kedua dari Wijaya yang berjalan dengan elegan yang menggunakan rok pendek yang selutut dengan paduan blazer bermerk yang pasti sangat mahal. Mona tidak sendiri melainkan bersama dengan seorang wanita yang mungkin menjadi sekretarisnya.

"Awas!" teriak Ayleen dari belakang ke2 orang itu yang langsung berbalik badan dan belum sempat menghindar mereka sudah tertabrak Ayleen.

Bruk.

Mona dan sekretarisnya jatuh yang terduduk di lantai, berkas-berkas yang di pegang Mona berhamburan yang melayang-layang sampai jatuh di lantai.

"Maaf!" lirih Ayleen dengan menutup mulut dengan ke-2 tangan.

"Akhhh!" pekik Mona yang kesakitan pada punggungnya. Beberapa karyawan yang kebetulan lewat melihat hal itu kaget.

Bersamaan dengan Alam dan Dellon yang juga berjalan dan melihat nenek tirinya yang kesakitan lagi-lagi Alam melihat Ayleen. Dari wajah Alam sudah mengerti pasti yang terjadi akibat perbuatan Ayleen yang membuat Alam geleng-geleng kepala.

"Tuan nenek tuan sepertinya butuh bantuan!" bisik Dellon.

Alam tidak menanggapi dan melihat ke arah bawah, Alam melihat ada selembar kertas yang tepat di kakinya. Alam langsung berjongkok dan mengambil kertas itu.

"Maafkan saya Bu!" ucap Ayleen merasa berdosa ketika wanita itu sudah berdiri dengan memegang pinggang yang pasti encok.

"Kau benar-benar kurang ajar!" maki Mona. Ayleen tersentak dengan menunduk.

Ayleen pasti mengetahui wanita itu adalah orang penting di Perusahaan. Bahkan Ayleen hanya tahu. Jika wanita itu bos di Perusahaan itu dan baru tahu kalau Alam adalah CEO.

"Lancang sekali kau melakukan semua ini, apa kau pikir Perusahaan ini adalah taman bermain yang bisa untuk lari-lari sana lari sini," tegas Mona menekan suara yang sangat marah.

"Maaf Bu!" ucap Ayleen.

"Kau pikir dengan cara minta maaf semua akan selesai begitu saja hah!" teriak Mona yang menjeda kalimatnya.

"Dia bekerja bagian mana dan langsung pecat dia hari ini juga!" tegas Mona yang membuat Ayleen kaget dengan bola mata yang hampir keluar.

"Bu saya mohon jangan pecat saya!" Ayleen yang langsung panik memohon dengan menyatukan kedua tangan.

"Saya janji akan lebih hati-hati lagi tetapi saya mohon jangan pecat saya," ucap Ayleen.

"Baiklah aku akan memberi kesempatan kepadamu untuk berada di Perusahaan ini. Jika kau ingin mendapatkan maaf dariku, sekarang jilat sepatuku!" tegas Mona menunjuk ke arah kakinya.

Ayleen benar-benar sangat terkejut dengan perintah Mona yang tidak masuk akal, beberapa karyawan di sana yang juga mendengar hal itu kaget dengan mereka yang saling melihat.

"Kau tidak ingin melakukan perintah ku. Maka ini terakhir kali kau berada di Perusahaan dan semua ini karena kecerobohanmu!" tegas Mona.

Wajah Ayleen tampak sedih yang memang terlihat pasrah dan tidak punya pilihan. Ayleen menyadari jika pekerjaan itu sangat sulit.

"Baiklah jika itu syarat yang harus saya lakukan!" sahut Ayleen mau tidak mau menerima syarat tersebut.

"Cepat lakukan jangan sampai saya berubah pikiran!" tegas Mona.

Ayleen menarik nafas panjang dan membuang perlahan kedepan. Dia tidak ada pilihan, walau harga diri benar-benar di injak-injak. Nasib orang bawah dan orang yang di atas akan suka-suka melakukan semua yang dia mau.

Ayleen perlahan ingin berlutut yang akan menjilat sepatu wanita itu. Saat lutut Ayleen ingin menyentuh lantai tiba-tiba ada tangan yang memegang lengan Ayleen yang menghentikan Ayleen.

Mata Ayleen dan Mona langsung melihat ke arah sang pemilik tangan itu yang ternyata adalah Alam.

"Jangan lakukan itu! Ayo berdiri!" titah Alam dengan gerak mata yang membantu Ayleen berdiri dengan versi Ayleen yang bengong merasa mimpi sosok pria tampan yang menyelamatkan dia bak seperti pangeran di negri dongeng.

Namun dengan cepat Ayleen tersadar dan langsung berdiri di samping Alam.

"Tidak ada yang berhak untuk memerintah karyawan ku!" tegas Alam menatap Mona tajam.

"Apa-apaan kamu Alam. Wanita ini sudah kurang ajar!" tegas Mona.

"Banyak hal yang harus di lakukan, jika ingin menegur tanpa harus melakukan hal yang di luar nalar dan sangat tidak pantas!" tegas Alam yang berbicara santai namun sangat menusuk.

"Aku melakukan hal yang nalar dan wanita ini yang tidak beres, hanya karyawan biasa tapi sudah membuat ulah!" tegas Mona.

"Tapi aku tetap tidak suka. Jika anda melakukan hal ini dan bukan hanya untuk dia dan semua untuk karyawan yang ada di Perusahaan ini dan Anda tidak berhak sama sekali untuk memerintah siapa pun di Perusahaan ini!" tegas Alam.

"Aku berhak karena......."

"Karena apa!" Alam langsung memotong pembicaraan Mona.

"Apa aku harus mengatakan semua secara rinci di sini, atau harus mengingatkan anda di sini!" tegas Alam.

Mona tampak tidak bisa berkutik yang mengepal tangan. Kekuasaan Mona memang hanya mengandalkan sang suami. Dari pada Alam banyak bicara yang membuat karyawan yang lain bisa-bisa tidak takut pada Mona. Jadi lebih baik diam.

"Jadi ini peringatan untukmu. Lain kali jangan pernah melakukan tindakan bodoh kepada siapapun dan termasuk pada karyawan di Perusahaan ini!" tegas Alam.

Sepanjang Alam berbicara Ayleen terus melihat Alam dengan Ayleen yang tersenyum kagum dan bahkan lupa jika keributan itu bermula dari dia. Ayleen memang sedikit tidak tahu diri.

"Ya ampun dia benar-benar sangat gentelment sungguh idaman yang sangat luar biasa. Sudah tampan, kaya dan sekarang malah menjadi pahlawan di pagi hari," batin Ayleen yang sibuk memuji Alam.

"Ayo kita pergi dari sini!" titah Mona pada sekretarisnya dan mereka langsung pergi yang sebelumnya Mona mengutipi berkas-berkas yang sudah berserakan itu.

"Kalian bubar dan kembali ketempat kerja masing-masing!" titah Alam.

Karyawan yang lain mengangguk dan mereka langsung bubar.

Alam melihat sebentar ke arah Ayleen dan Alam yang langsung pergi.

"Hey tunggu!" bukan Ayleen namanya jika tidak mengejar.

Bahkan sampai berdiri di depan Alam dengan berjalan mundur.

"Terima kasih kamu sudah menolongku maksud saya terima kasih Pak Alam sudah menolong saya," ucap Ayleen.

Ayleen memang harus mengganti nama panggilan itu karena mereka sedang berada di Perusahaan. Walau mulut Ayleen terasa sangat sulit untuk mengeluarkan kata Pak dan hanya ingin memanggil kamu saja. Tetapi Ayleen tidak ingin mendapatkan masalah dan lebih baik bersikap sopan.

"Kamu menghalangi jalan saya jadi minggir lah!" ucap Alam yang tetap berbicara dengan dingin sembari berjalan.

"Tapi bapak belum mengatakan sama-sama yang artinya menerima ucapan terima kasih dari saya," ucap Ayleen.

"Apa itu perlu?" tanya Alam.

"Iya itu sangat penting!" sahut Ayleen.

Sementara Dellon yang sejak tadi berjalan di samping Alam bingung dengan Ayleen yang tampak sangat berani kepada Alam.

"Tetapi itu tidak penting untuk saya jadi kamu minggir dan kamu jangan mengulangi lagi perbuatan kamu yang lain kali harus lebih hati-hati!" tegas Alam.

"Baik sekali!" sahut Ayleen membuat Alam mengkerutkan dahi.

"Apa maksud kamu?" tanya Alam.

"Ya bapak sangat baik yang secara spesial memberikan saya perhatian dan juga memberikan saya nasehat itu semua sangat baik sekali," ucap Ayleen yang membuat Alam mendengus kasar dan sementara Dellon sampai menaikkan ujung bibir yang melihat wanita yang sangat percaya diri di depannya itu.

Bersambung

1
Dyah Oktina
aksa...🤭alam..thor!!!!!!
Dyah Oktina
ya kok segitu aja ayleen perjuanganmu... apa ngak mau berobat supaya bisa lebih lama dgn cintamu/suamimu...
Dyah Oktina
rahasia apa ayleen sm dokter gibran...apa dia mau jd donor jantungnya u alam..😭
Dyah Oktina
mona...blm kena akibat yg dia perbuat ke alam ...dah brp kali mau membunuh alam.. blm ada bukti kah???lama sekali cari buktinya apa emang ngak nyari ya???
Dyah Oktina
ya udah pecat aja nnt..saat kamu dah keluar dari rumkit... emang pusing punya karyawan yg suka seenaknya sendiri.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
😁😁😁😁😁😁😁 ayleen....ada2 aja.. 🤭
Dyah Oktina
😁😁😁😁😁😁😁 masih mikirin kehadiran syaitan..🤭🤭🤭
vitrienoor99
sedih...... jadi tamat dech ceritanya
vitrienoor99
jadi deg degan sendiri,aku tunggu kelanjutannya kk
vitrienoor99
benar kan dugaanku ayleen mau mendonorkan jantungnya buat alam..... semoga ada keajaiban buat mereka berdua, semoga ayleen dan alam sembuh dr sakitnya
ainuncepenis
Igainunharahap12:
Kita doakan bersama-sama.
total 1 replies
vitrienoor99
sebenarnya yang dirahasiakan ayleen itu apa ya🤔🤔,apa itu rencana ayleen sblm meninggal jantungnya akan didonorkan buat alam,semakin penasaran ini..... semangat KK updatenya yang banyak
ainuncepenis
Igainunharahap12:
Apayah
total 1 replies
vitrienoor99
semangat ayleen kamu akan hidup seribu tahun lamanya menemani alam sampai akhir hayat
vitrienoor99
semakin seru ceritanya,Bu Jinan kemana aja selama ini, emang ga mikir dulu waktu mau meninggalkan ayleen yang masih kecil, giliran anaknya udah dewasa baru nongol.... jadi esmosi ini
vitrienoor99
cie alam ma ayleen bercocok tanam terus,salut ma ayleen selalu berani melawan Nenek lampir..... KK ngetik nama tokohnya suka salah ,maaf y KK.... semangat KK updatenya
vitrienoor99
apakah ayleen akan meninggal duluan😓😓😓
vitrienoor99
selamat menempuh hidup baru ayleen dan alam, bahagia selalu sampai akhir hayat,dan segera punya alam Junior..... semangat KK aku tunggu kelanjutannya novel ini
vitrienoor99
dasar si Brawijaya kakeknya alam dodol banget dah ga tau apa mona istrinya hanya butuh hartanya doank.... ayo alam lawan z kakek Brawijaya sampai kakeknya sadar hanya dimanfaatin ma Mona.... semangat KK updatenya
vitrienoor99
ihhhh guedekkkk banget dah ma nenek lampir Mona,udah kebakaran jenggot tau alam ngumumin hubungannya dengan ayleen..... lanjutkan alam buat musuhmu semakin kebakaran emosinya.... semangat KK updatenya
vitrienoor99
apakah ayleen akan menyumbangkan jantungnya buat alam nantinya,itukah yang dibicarakan dengan dokter Gibran.... aku tunggu kelanjutannya kk
ainuncepenis
Igainunharahap12:
Tunggu episode berikutnya.
total 1 replies
vitrienoor99
ach so sweet banget ayleen ma alam,sakit tapi masih bisa romantis bikin iri yang baca hehehe..... semangat KK updatenya
ainuncepenis
Igainunharahap12:
Makasih kak dukungannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!