NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Pria Soleh

Sistem Kekayaan Pria Soleh

Status: tamat
Genre:Sistem / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:156.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Arsen, seorang mafia berdarah dingin, tewas dengan tragis dan bersiap menghadapi hukuman neraka. Namun sebelum ajal menjemput, ia memohon satu kesempatan terakhir—untuk menemukan putra semata wayangnya yang telah hilang sebelas tahun silam.

Doanya terkabul, tapi dengan syarat: Arsen harus hidup kembali… dalam tubuh orang lain.

Ia terbangun sebagai Aziel—seorang remaja miskin, pencuri kecil yang kerap dirundung di sekolah. Takdir mempermainkan Arsen: tubuh barunya adalah anak kandung yang selama ini ia cari.

Dibekali sebuah Sistem, Arsen harus menjalani misi: menjadikan Aziel sebagai pria soleh dan kaya raya, agar dirinya terhindar dari neraka.

Namun menjadi anak sendiri tak semudah yang ia bayangkan. Masa lalu kelam Aziel, trauma, dan lingkungan yang keras menjadi ujian. Apalagi, jiwa mafia dalam diri Arsen terus memberontak setiap kali ia harus berlaku sabar, jujur, dan... bersujud.

Mampukah Arsen mengubah takdir anaknya—atau justru takdir itu akan menelan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Misi Selanjutnya

"Kenapa lu nangis, Jang?" tanya pemilik warung yang memperhatikan tingkah remaja yang telah diperhatikannya semenjak tadi.

Pemuda berseragam itu dengan cepat menyeka air matanya. "Ah, tidak." Ia melirik ke arah piringnya yang sudah kosong.

Kruuucuuuk

Suara perut Aziel kembali bernyanyi. Ia melirik pada pemilik warung hendak melayangkan rencana bujukan kedua. "A—"

[ ding ding ] Suara notifikasi dari Sistem kembali masuk.

[ Kamu mengalami penambahan saldo sebesar Rp500.000,- karena kamu sudah melakukan kebaikan tanpa diminta. ]

Meski notifikasi ini cukup membuat ia terkejut, Aziel masih tampak tenang tanpa komentar.

[ Mana ucapan terima kasihnya? Sudah dikasih uang nih. ]

"Diam kau!" Aziel masih merasa kesal karena uang yang ada di tangan saja, bisa lenyap dengan mudah bagai udara.

Wanita pemilik warung mengerutkan keningnya mendapat umpataan seperti itu. "Oh, begitu caramu membalas kebaikan orang lain?" Wanita itu menyingsingkan lengan bajunya bersiap menarik kerah baju Aziel.

"Padahal gue udah sempat terharu karena tingkah lu barusan." Tangan wanita itu mulai memegang kerah seragam Aziel bagian belakang.

"Tadi udah niat nambahin nasi buat elu, tapi kagak usah!" Wanita itu mulai menarik kerah seragam bewarna putih tadi.

Aziel yang tergagap mendapat perlakuan demikian, belum sempat memamerkan amarahnya. "Eh, eh, tunggu, tunggu!" ucapnya berusaha melepaskan diri.

"Saya tidak bicara dengan kamu!"

Wanita itu terus menarik kerah Aziel, membuat remaja laki-laki itu berjalan mundur. "Lu emang kagak bisa bicara dengan sopan sama orang tua ye?" Aziel didorong ke arah pintu keluar.

"Sekarang lu pergi dari sini!" bentaknya.

Kruuucuuukk

"Tapi saya masih lapar," ucapnya memegang perut yang sudah tak kuasa menahan rasa lapar yang luar biasa.

"Makanya, lu tuh kudu bisa jagain perasaan yang lebih tua dong! Kalau begini kan elu sendiri yang rugi."

Aziel menatap mata pemilik warung, tak menurunkan sedikit pun pandangannya. Sang pemilik warung terlihat salah tingkah dibuat olehnya. "Lu .. Lu lihat apaan?"

"Saya mohon, kali ini akan saya bayar." Aziel mulai memikirkan jumlah uang yang akan dibayarkan untuk makanan tersebut. Ia mengeluarkan selembar seratus ribu dan menyerahkannya pada pemilik warung.

"Apakah segini cukup untuk membayar makanan yang tadi dan yang akan saya makan?"

Pemilik warung pun melongo dibuatnya. "Jadi elu berbohong tidak punya uang?"

"Beberapa menit yang lalu, saya memang tidak memiliki uang. Ini baru saja masuk."

*

*

*

Setelah selesai makan, Aziel berjalan tidak tahu arah. Ia tidak tahu harus tidur di mana. Ia pun tak tahu apa yang harus ia lakukan.

"Allahuakbar Allahuakbar!" Gema Azan terdengar dengan lantang dari sebuah mesjid. Bayangan tubuhnya tergambar telah sesuai tinggi badannya.

[ ding ding ] Notifikasi berikutnya diiringi gema suara Azan.

[ Apa kah sudah pernah mengerjakan ibadah Sholat? ]

Arsen teringat akan dirinya yang dulu muda. Dia datang dari keluarga berada yang cukup taat. Untuk sekedar salat, ia tak pernah melewatkannya sedikit pun. Namun, ia mulai membenci semenjak merasa segala upaya dan doanya tak pernah didengar oleh Yang Maha Kuasa.

Ia mulai sibuk akan dunia, mencari manusia-manusia yang akan dikorbankan demi memenuhi biaya perawatan istrinya yang sangat besar. Semakin hari, hati Arsen semakin gelap dan jauh dari perintah Agama. Ya, dia telah terombang ambing oleh nikmat dunia yang menghapus segala amalan semasa hidupnya.

"Entah lah!"

[ Misimu kali ini adalah berwudhu dengan sebaiknya, dan laksanakan salat dengan khusyuk! ]

[ Dana sebesar satu juta rupiah akan menjadi milikmu! ]

1
Muhammad Rahman
dandy teriak dg sombong karena terkenal dg kebangaan kekayaan orangtuanya
Safira Aurora
lnjut
IKKY RAHMADANI
kak ini novel kapan end nya
SoVay: iya, tnggu ya, soalnya lagi hilang ide. mungkin bisa bagi ide? hehehe 🙈
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
aku gak suka sama dandy karna rese k banget
Aku Rajin Membaca
othornya lupa nih bikin bln ramadhan 🤣
SoVay
authornya lupa sedang bulan ramadhan. mau edit, tp lg susah signal 🤣🤣 nanti malam atau esok aja edit inj
IKKY RAHMADANI
sepertinya aziel punya calon istri nih😏
SoVay: tadi baru inget, suasananya dibikin bukan ramadhan 🤣 udah aku edit lg
total 2 replies
IKKY RAHMADANI
kecewa 1 bab
SoVay: sabar ya kak, ini baru update. moga bisa lebih dari 1 bab hari ini 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kasihan juga ya anak sekecil itu di suruh mencuri
IKKY RAHMADANI
yahh sedikit banget update nya😔
SoVay: soalnya kalau udah hari kerja ini agak susah up bnyak2 kak, tnggu lbur lagi ya 🤣
total 1 replies
goresan curahan keluh kesah
lanjut ga ini novel👉👈😅
SoVay: mau segera ditamatkan. setelah 100 hari arsen jd soleh 😇
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
kok bisa ya kak punya ide untuk buat novel gini🤔
SoVay: dulu sempat kehilangan ide gara2 level anjlok dr 7 ke 3. makanya ga lanjut. tp kayak ada hutang, makanya selagi ada waktu luang dilanjut
total 3 replies
goresan curahan keluh kesah
udah baca sampai tamat bacot sistem
SoVay: lanjutin baca ini ya kak
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
sedih banget ceritanya sampai nangis aku
SoVay: brati apa yang aku harapkan sampai pd kakak 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kak ini bapak nya aziel beneran mati ya
SoVay: kan sejak awal misinya hanya 100 hari d tubuh aziel
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak, sedih kali ceritanya😭
SoVay: yuk lanjutkan, udah ada eps baru
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak membacanya
Safira Aurora
makanannya bisa diteleport dari warung ayam aja ga si?
Safira Aurora
edisi penuh bawang
Moertini
kok berhenti Thor kan belum tamat penasaran niiiii bagaimana nasib Zein asli setelah daddy nya meninggalkan raganya semangat Thor ditunggu
SoVay: halo bunda, ceritanya udah disambung lagi. ayo dilanjutkan baca. biar ga penasaran
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!