NovelToon NovelToon
Became A King’S Wife

Became A King’S Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yooazaa

[TAMAT]

Ketika terbangun, Abella berada di dalam sebuah novel yang dimana tokoh utamanya, sang ratu, yang memiliki nama yang sama dengannya mati di tangan sang raja.

Dan berita buruknya, ia adalah ratunya sekarang.

By @yooazaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yooazaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Iri?

"Jadi bagaimana menurut Yang Mulia"

Pria baju zirah yang tidak lain Kesatria Clinton melirik sedikit kearah raja karena tak kunjung memberikan respon untuk penjelasannya tadi. Dan benar saja, raja hanya menatap lurus dengan pandangan kosong.

Karena bingung, ia memilih menatap Ruth yang sibuk dengan dokumen dan catatan tentang penjelasan tersebut. Ruth yang menyadari maksud Kesatria Clinton mencoba untuk berdeham agar raja kembali fokus. Tapi yang ada raja justru masih tetap dalam lamunan nya.

"Ehemm.. Yang Mulia" Ruth berdeham sekali lagi sambil memanggil raja.

Raja yang merasa terpanggil menatap Ruth dan Kesatria Clinton satu per satu sebelum pada akhirnya berdiri dari singgasana nya.

"Ruth, kau yang akan mengurus ini. Aku percayakan kepadamu untuk memberikan solusi terbaik untuk permasalahan ini" setelah mengatakan kalimat tersebut, raja melangkah keluar dari ruang audiensi.

Ruth yang baru sadar bahwa raja meninggalkannya bergegas pamit kepada Kesatria Clinton untuk mengikuti raja setelah mengucapkan beberapa patah kata.

"Saya akan mengirimkan hasil keputusannya lewat surat" ujar Ruth kemudian berlari kecil mengejar raja yang sudah jauh dari jangkauannya.

Raja yang pikirannya masih di penuhi oleh ratu nya terus melangkah ke istana ratu tanpa mempedulikan panggilan Ruth yang tengah mengejarnya dengan nafas yang tersengal sengal.

Ratu, yang tidak lain adalah istrinya itu terlihat menarik di mata raja sekarang. Sifat dan penampilan yang berbeda dari ratu yang belum pernah di lihat nya membuat raja penasaran dan juga terus ingin berada di sekitar ratu. Apalagi melihat pangeran yang menempel dengan ratu terus menerus membuat raja ikut ingin melakukan hal yang sama seperti putra nya itu.

Baginya, melihat perhatian ratu yang tak lepas dari pangeran dan kasih sayang yang di berikan nya membuat raja iri. Karena perlakuan yang di dapat raja sangat bertolak belakang dengan apa yang di dapat pangeran.

Tanpa raja sadari, dirinya sudah berada di istana ratu. Raja berkeliling mencari keberadaan ratu nya itu, tapi dirinya tidak menemukan keberadaannya. Mulai dari taman, ruang santai, hingga ruang makan. Pandangan raja seketika tertuju pada pintu kamar ratu yang sedikit terbuka.

Senyum raja terukir begitu mendapati ratu yang tertidur di sofa kamarnya bersama pangeran yang tertidur dengan posisi kepalanya berada di pangkuan ratu. Raja melangkah mendekat kemudian menggendong pangeran dengan hati hati dan memindahkannya ke kasur.

Dan ketika raja hendak memindahkan ratu, Abella terbangun.

"Huh? Apa yang sedang anda lakukan?" tanya Abella yang masih setengah tersadar. Menemani pangeran seharian bermain membuatnya kelelahan hingga tanpa sadar ia ikut tertidur di sofa bersama pangeran.

Raja hanya diam tanpa berniat membalas pertanyaan Abella. Tapi tangan nya tergerak lalu mengangkat tubuh Abella. Abella yang kaget langsung membulatkan dan menatap raja tak percaya.

Bagaimana mau percaya, berdasarkan cerita yang ia baca dan juga perlakuan saat dirinya pertama kali datang kesini, raja tidak pernah sekali pun menganggap keberadaan ratu. Tapi sejak kemarin raja justru mengikutinya kemana pun dan sekarang raja menggendong tubuhnya.

"Ya..Yang Mulia.."

Bukannya menanggapi ucapan Abella, raja memilih tetap diam kemudian membawa Abella ke kasur dan merebahkan nya di samping pangeran yang masih tertidur pulas.

"Tidurlah" satu kata yang raja ucapkan sukses membuat Abella mengerjapkan matanya untuk kembali memproses situasi ini.

"Tapi-" ucapan Abella terpotong begitu raja memberikan tatapan tajam nya.

"Ba.. baiklah"

Karena tubuhnya yang lelah, ia tak perlu waktu lama untuk kembali tertidur. Sedangkan raja menatap mereka sambil duduk di sofa tadi. Tangannya mengancak acak rambutnya dan wajahnya dengan kasar. Perasaannya benar benar kacau.

Untuk pertama kalinya ia tersenyum hanya dengan melihat seseorang yang tidak pernah ia pikirkan. Ia juga merasakan berdebar debar untuk pertama kalinya. Dan semua itu disebabkan karena ratunya.

Dari pada kata tertarik, raja lebih memilih kata iri untuk mendeskripsikan perasaannya. Pangeran sangat beruntung baginya, karena sekarang ia sudah mendapatkan perhatian ibundanya. Tapi dirinya, sejak kecil raja tidak pernah mendapatkan kasih sayang. Raja tumbuh dalam kesepian.

Bahkan ketika kedua orang tua nya meninggal, raja tidak merasakan kesepian atau sedih. Karena dari situlah ia tumbuh menjadi orang yang dingin.

Melihat ratu membuatnya memikiki sedikit harapan untuk mendapatkan apa yang belum pernah ia dapatkan walaupun sebenarnya diri nya ragu.

★★★★

"Hikss.." Raja mengerjapkan matanya ketika mendengar suara tersebut. Ia menoleh kesamping dan mendapati pangeran yang terisak sambil menggeliat.

"Mmm.. Ada apa?" Abella yang awalnya juga tertidur kini ikut terbangun, di detik berikutnya ia tersentak kaget begitu merasakan panas di tubuh pangeran.

"Astaga, panas sekali" seru Abella kaget.

Dengan cepat Abella turun dari ranjang dan berniat mengambil handuk basah, tapi tangannya sudah lebih dulu di tahan oleh raja.

"Biar aku saja"

"Eh?"

"Ratu urus saja, pangeran" Abella yang tidak mau ambil pusing ia memilih menurut setelah melihat raja yang sudah lebih dulu pergi mengambil handuk basah.

Abella mengangkat tubuh pangeran dan menduduki di pangkuannya, sedangkan pangeran yang sudah dari tadi terbangun membenamkan wajahnya di tubuh Abella.

"Pangeran minum obat dulu, ya?" bujuk Abella, pangeran menggeleng sambil mengeratkan pelukkannya.

Melihat pangeran yang tidak mau lepas darinya dan lebih manja dari biasanya membuat Abella harus ekstra sabar. Ditambah lagi pangeran tidak membiarkan dirinya menaruh handuk basah di keningnya.

"Lucius jangan membantah" tegur raja yang sepertinya tidak bisa menahan emosinya saat melihat pangeran yang tidak mau menurut.

Bukannya menurut seperti biasa, pangeran kembali terisak dan menangis. Raja menghela nafas kasar, menyerah dengan tingkah pangeran. Karena memang pada dasarnya ketika pangeran sakit bukan raja yang mengurusnya, dan ini adalah kali pertamanya menghadapi pangeran saat sakit.

"Biarkan saja seperti ini" ujar Abella pada akhirnya sambil menepuk nepuk punggung pangeran, berusaha menenangkannya.

Lalu Abella menggendong tubuh pangeran dan membawanya ke sofa untuk kembali membujuknya minum obat. Raja lagi lagi hanya menatap Abella, memperhatikan secara teliti mulai dari sifat sabarnya dalam membujuk pangeran hingga pangeran menurut mengikuti kata Abella.

Setelah meminum obatnya, Abella kembali memeluk pangeran sambil mengusap kepala nya, menunggu hingga pangeran kembali tertidur. Lalu merebahkan kembali di kaaur dan menaruh handuk basah di dahinya.

Raja berjalan mendekati Abella, tanpa berpikir panjang raja langsung menggurungnya di tembok. Untuk kesekian kalinya Abella menatap tak percaya sekaligus kaget dengan sisi lain raja yang di tunjukkan padanya.

"Yang.. Yang Mulia.."

"Panggil namaku" titah raja tanpa berkedip sedikit pun saat menatap Abella hingga membuat Abella salah tingkah.

"Maaf?" Abella yang ragu dengan pendengarannya kini membalas tatapan raja.

"Jangan sebut kata itu, panggil namaku"

"Za.. Zaven?"

Cup!

Abella membelalakan matanya untuk kesekian kalinya begitu raja mengecup bibirnya. Ia berusaha melepaskan diri, tapi bukannya melepaskan raja justru membiarkan nya sebelum akhirnya melepaskannya setelah beberapa detik.

Wajah Abella memerah. Pikirannya kosong seketika, ditambah lagi dengan raja yang kini tengah memeluknya.

Apa yang sebenarnya terjadi?

TBC

@yooazaa

Bantu vote dan share nya ya~

1
Endang Sulistia
pelayan pelayannya pada kemana 🤔🤔
Narawin's~
bagus bagusss lanjutttt!!???!!!
Bunda Fariz
Luar biasa
Sharon
Baru x ini terlahir kembali jd bodoh gampang memaapkan tp gemas mau melakukan sendiri entahlah rasa pengen teriak🤣
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
ratu udh tau jln cerita nya tapi ga antisipasi apa2
Jarmini Wijayanti
terus semangat membuat novel
Jarmini Wijayanti
abella ❤❤❤❤ perjuangan mu
Jarmini Wijayanti
penasaran lanjut 👍👍👍👍👍👍
Wo Lee Meyce
crtax seprtix asyik ni,,lanjut thor
Yan
Aku suka cra nya zaven demi mnjaga dan anti sipasi terus awasi kluarga muller tidak sperti ratu yg hanya tau berleha2 tidak TEGAS dan MENJADI KUAT demi keamanan diri sendirii dan juga jaga keselamatan diri..jadikan yg sudah terjadi pengajaran ke depan nya bukan malah mengandalkan raja doang. Padahal dri modern itu aja kok BEGO.
Yan
jangan terlalu baik dgn pelayan...boleh2 saja sih..tapi jangan pcaya 100% takut nya nanti akn kcewa..
onyet
mantab 👍👍
onyet
huuuaaaaa ratu kasihan banget lemah bego dll
caca
bagus
Mareska Karamoy
bagus, ceritanya ringan
Christine Evera Rindorindo
gak sangka ruth ... dia pahlawan ternyata.
Ardaa Almddn
baru Nemu cerita ini
sukaaaaa😻😻😭
💞penggemar novel dan komik💞
ratuny udah lemah bego pula😭😭
Riska Mahaputri
akhir cerita yg mebagongkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!