NovelToon NovelToon
Hate Me, Love

Hate Me, Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Teen Angst / Teen School/College / Tamat
Popularitas:277.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Red Lily

Karena kebodohan keduanya, Anggun dan Alister berakhir tidur bersama. Padahal, keduanya adalah musuh bebuyutan, Alister adalah berandal, pengacau yang membuat Anggun selaku ketua OSIS selalu keluar masuk ruang BK demi menyelesaikan permasalahan nya.

Terjebak bersama dengan pria yang paling dibenci. Itu membuat Anggun menderita, apalagi keluarganya meninggalkannya dengan pria ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Lily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Badai lagi

“Papan nama, alas duduk, pita, umm…. Apa lagi ya?” anggun terus mengawasi group BAMBA dimana dia hanya ingin focus pada masa orientasi. Mengabaikan Alister di luar sana. awalnya, Anggun ingin pergi ke rumah sahabatnya, tapi mereka tidak berada di Indonesia dan kuliah di luar Negara. Jadi, hanya ini satu satunya tempat bernaung.

Apa yang dikatakan oleh Alister itu jelas menyakitinya.

Tok tok tok.

“Anggun? Gue mau keluar dulu. sarapan di atas meja.”

Memutar bola matanya, mana peduli dia dengan hal itu. mungkin karena dirinya tidak menjawab, sebuah pesan dari nomor tidak dikenal datang. Yakin sekali itu dari Alister. “Jangan sakit dan bikin gue repot.”

Enggan sekali membalasnya, bahkan tidak sudi. Setelah Anggun memastikan Alister keluar dari apartemen, baru dia mau keluar kamar untuk ke kamar mandi. Sial sekali memiliki kamar mandi di luar kamar, dia harus bertemu terus dengan Alister. “Apaan ini?” terkekeh melihat makanan yang ada di meja. Nasi goreng dengan telur yang gosong. 

Membuka kulkas, cukup terkejut karena isinya penuh. Wahh, sekarang Anggun tidak perlu takut kelaparan lagi. 

Seharian ini, dirinya menyiapkan kebutuhan untuk ospek. Untungnya anggun masih memiliki pakaian dan sepatu sepatu mahalnya. Untungnya juga, dia mendapatkan beasiswa untuk kuliah kedokteran ini. 

Saat sore menjelang, Anggun langsung masuk ke kamar, malas bertemu dengan Alister. Telinganya terus siaga menunggu pintu terbuka. Sayangnya, sampai malam tiba Alister tidak kunjung pulang. 

Baru juga Anggun hendak keluar lagi, ponselnya berbunyi. Pesan dari nomor yang sama. Alister memberitahu kalau dirinya tidak akan pulang selama beberapa hari ke depan karena ada urusan. Hahaha, lihatlah pria yang tidak bertanggung jawab itu. makannya Anggun mengabaikannya saja. senang saja jika tidak ada Alister di sini, dia bisa seenaknya dan bebas menyiapkan persyaratan.

“Ke bawah dulu, buat beli karton,” ucapnya keluar dari apartemen.

Dan selama beberapa hari ini, Anggun bebas menyiapkan semua keperluan ospek. “Untung gak ada cowok badjingan itu,” gumamnya.

****

Yang awalnya beberapa hari, kini menjadi satu minggu pria itu tidak pulang. anggun tidak tau kemana dia pergi, dan tidak mau tau. Saat hari ospek tiba, Anggun pergi dengan menggunakan taksi. Dia memiliki uang dari Alister. Dan dia akan membuktikan pada kedua orangtuanya kalau dia bisa berdiri di kaki sendiri. orangtuanya akan dibuat bangga dan kembali membawanya. 

Masih teringat jelas di kepala Anggun, kalau Papanya selalu bangga saat Anggun mendapatkan nilai basuk. 

CKITTT! BRUK! Sampai taksi yang membawanya menabrak mobil di depan. 

“Ya tuhan.”

Anggun yang kaget ikut keluar untuk memeriksa, matanya membulat melihat bagaimana mobil sport itu ringsek. Seseorang keluar dari dalam, dan Anggun kaget melihat itu adalah Ayah mertuanya, yang selalu jadi pesaing orangtuanya.

“Anggun?”

“Hallo, Yah,” sapanya. Jujur saja, Anggun hanya pernah berbicara saling menyapa. Itu juga saat Anggun dan Alister belum melakukan kebodohan. 

“Pak, saya minta maaf atas kerusakan yang terjadi.”

“Gak papa.” pria itu focus pada Anggun, melihat dari atas ke bawah. “Mau ospek?”

“Iya.”

“Yaudah sana berangkat. Gak usah mikirin ini.” kemudian pria dingin yang wajahnya mirip dengan Alister itu mengeluarkan sesuatu dari sakunya. “Buat uang jajan kamu. Semoga alister menghidupi kamu dengan baik,” ucapnya sebelum masuk kembali ke dalam mobil.

Aneh, tapi Anggun mengabaikannya dan memilih kembali masuk ke dalam taksi. “Udah ayok, Pak. Udah dimaafin juga, lagian Cuma lecet dikit.”

Anggun harus buru buru, jika tidak dia akan dihukum. Dan ternyata, ospeknya kali ini banyak yang lebih pintar darinya. entah karena Anggun sedang banyak pikiran, dia tidak bisa unggul dan menjadi ratu angkatan. Menyebalkan sekali.

Ospek berlangsung selama lima hari, dan setiap hari Anggun pulang sore hari. “Belum pulang juga?” gumam Anggun saat memasuki apartemen. Kemana sebenarnya pria itu?

“Kalau dia gak mau tanggung jawab. Aku bisa pulang ke rumah orangtua.” Anggun bertepuk tangan sendiri.

***

Genap dua minggu Alister tidak pulang, Anggun semakin leluasa, tapi sayangnya uangnya semakin menipis. “Gimana bisa dapet duit lagi?” bergumam sendiri melihat beberapa lembar seribuan di tangannya.

Memeriksa lagi ke kulkas, makanan masih banyak. Jadi ke depannya, Anggun akan membawa bekal ke kampus. Untungnya, ospek kemarin berjalan dengan lancar, hanya rasa lelah yang hinggap.

“Kalau si Alister gak pulang, aku bisa pulang ke Mama sama Papa. tinggal bilang aja kalau dia gak mau tanggung jawab.” Anggun bertepuk tangan sendiri. dia jadi tidak sabar menunggu senin nanti. Karena rencananya jika sudah pulang kampus, Anggun akan pergi ke rumah orangtuanya di Bandung. 

“Yang ini bekel buat ongkos. Jadi besok….” Senyumanya memudar. “Jalan kaki aja.” menelan salivanya kasar. “Gak papa, biar Mama sama Papa liat betapa menderita anaknya di sini. biar mereka jadi pisahin aku sama si Alister.”

Senin, hari pertama Anggun kuliah, dia berangkat dengan penuh semangat. Tas nya belum penuh dengan buku. “Gak papa, nanti juga pulang ke rumah Papa sama Mama,” ucapnya pada diri sendiri.

Anggun benar benar berjalan kaki. Ini tidak pernah terbayang di benaknya kalau hidupnya akan berakhir seperti ini. begitu menyedihkan, padahal dulu dirinya diperlakukan sebagai seoorang putri. 

Melelahkan, kakinya begitu lemas.

Baru juga Anggun memasuki ruang kelas, dia langsung dipanggil. “Ada yang namanya Anggun di kelas A?”

“Saya, Pak.”

“Cek hape kamu.”

Anggun bergegas melakukannya. Menyedihkan dia tidak punya kuota dan hanya mengandalkan wifi dari fakultas juga di apartemen. Ternyata, dia dipanggil untuk menghadap ke dekan. Ada apa ini? kenapa jantungnya berdetak kencang dan membuatnya ketakutan sekarang?

“Masuk aja langsung.”

Anggun masuk ke dalam, dipersilahkan duduk oleh wanita paruh baya di sana. “Ada apa, Bu?”

“Anggun ya?”

“Iya, Bu.”

“Saya mau kasih tau hal yang agak gak enak sebenarnya. Hmm, kamu anak beasiswa kan?”

“Iya, Bu.”

“Ada ketentuan baru dari yayasan, tentang penerima beasiswa yang tidak boleh terikat pernikahan. Dan saya lihat, kamu sudah menikah di sini, maka, kemungkinan beasiswa kamu akan dicabut.”

Anggun merasa dunianya semakin hancur. Kenapa semua ini terjadi padanya?

***

To be continue

Komentarnya?

1
Susi Andriani
kasihan
Sagitarius
kok sediih sich 🥹🥹🥹
apajalah
👏👏🍁🍂
apajalah
👌👏👏🍂🍁🍂🍁👏
Evi
ceritanya bagus 👍👍👍
Honey
Novelnya bagus 😊
gia nasgia
Makasih othor suka dgn karya mu yg satu ini😘👍💪
gia nasgia
hahaha begini nih klau si bocah udah bucin😂🤣🤣
gia nasgia
hahaha sakitlah klau rambut di jambak 😂
gia nasgia
lanjutkan
gia nasgia
jangan sampai baby Anggun kenapa "🥺
gia nasgia
🥺🥺🥺😭😭😭😭😭
gia nasgia
kasihan juga sih lihat bumil yg udah menyadari kebodohannya 🥺🥺
gia nasgia
feeling aku kayaknya sengaja Alister pergi biar pulang udah jadi orang sukses🤔
gia nasgia
Nah lho gimana rasanya di tinggal tanpa kata"😏😡
gia nasgia
Dasar bocil labil 😏tapi ada baiknya juga Dania menceritakan tentang perjuangan Alister selama ini
gia nasgia
Kamu benar"keterlaluan jadi istri mengingat dgn segala perjuangan Al untuk mencukupi kebutuhan kamu 😡
gia nasgia
Maksudnya apa coba Anggun buat janji dgn pebinor 😡kayaknya kalau Alister memberi pelajaran Ke Deon, kurasa nggak ada salahnya biar tahu klau Anggun sdh punya suami
gia nasgia
Mending Alister jujur aja daripada Anggun makin berharap banyak
gia nasgia
Alister serasa umur 25 thn aja habis dewasa banget menghadapi istri bocilnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!