NovelToon NovelToon
Cinta Diambang Derita

Cinta Diambang Derita

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / One Night Stand / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:306.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: ocybasoaci

Kejutan ulang tahun ke tujuh belas tahun dari teman sekelas Zifa, mampu memberi Kebahagiaan yang sebelumnya tidak pernah ia rasakan. Namun kebahagiaan itu dirampas paksa ketika ia baru sampai di depan rumahnya. Bendera kuning memberi tahu bawa sang pemilik rumah tengah berduka. Tubuh kaku yang sangat ia kenal menyapa ketika Zifa baru sampai diambang pintu.

Ibu, orang tua satu-satunya telah berpulang. Keganjalan satu per satu Zifa rasakan ketika memandikan jenasah ibunya. Sehingga ia menduga ibunya meninggal bukan karena serangan jantung seperti tetangganya katakan. Namun, Zifa tidak bisa serta merta menuduh, terlebih minimnya informasi kejadian menjadi kendalanya. Zara sang kaka yang tengah hamil karena korban pelecehan seksual oleh orang mistetius menambah masalah bagi Zifa.

Mampukah Zifa menjalani kehidupan yang berat ini? Serta mampukah ia mencari keadilan bagi kakak dan almarhum ibunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ocybasoaci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rengekan Rindu

Kemal merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk, menatap langit-langit kamarnya yang mewah. Tubuhnya lelah, tetapi pikiranya masih terus saja memikirkan nasib Zifa. Kemal juga penasaran akan apa yang terjadi di dalam rumah ini. Akantetapi dia tidak bisa berbuat banyak. Mamihnya adalah orang berkuasa nomer satu di rumah ini. Dia tidak bakal mau membocorkan apa yang terjadi di rumah ini, apalagi dengan yang lainnya, dengan anaknya sendiri seperti Kemal pun tidak diizinkan tahu tentang satu hal pun yang bersangkutan dengan keluarganya.

Kemal masih terus berusaha memejamkan matanya, tetapi malah yang mucul dalam ingatanya bagaimana nasib Zifa dan kakaknya. Apa mereka sudah tidur atau belum? Kemal merain ponselnya ia menatap layar pintarnya yang menunjukan seorang gadis yang menurut penilaianya adalah gadis tercantik dari para wanita-wanita cantik yang pernah ia temui.

"Fa, semoga kamu bisa melalui cobaan ini yah, aku akan selalu ada untuk kamu. Meskipun mungkin nanti kamu akan tahu kebenaranya dan akan membenci aku. Aku sudah berjanji di atas pusaran ibu kamu, bahwa aku akan menjaga kamu. Aku akan selalu memastika kamu dalam kondisi baik-baik saja, meskipun kamu dan aku nanti akan terpisah jarak yang jauh," gumam Kemal, sembari terus menatap foto Zifa yang ia ambil secara diam-diam. Bahkan galery di ponselnya lebih banyak foto Zifa, yang Kemal ambil secara diam-diam dari pada foto dirinya.

Bergelimang harta dan terlahir kaya sejak dari embrio tidak menjamin kebahgiaan bagi Kemal. Entah mengapa dia tidak merasa keluarga ini sebagai sumber kebahagiaanya. Kemal merasa keluarga ini terlalu misterius. Semua yang tinggal di dalam keluarga ini harus mengikuti semua yang menjadi kehendak mamih, bahkan termasuk papih sendiri tidak bisa melawan apa yang sudah menjadi keputusan mamih. Termasuk juga kakaknya Abas. Dari jodoh hingga semua hidupnya di atur sama mamihnya. Mungkin dia adalah orang yang hidupnya paling dalam tekanan, begitu kira-kira dugaan Kemal.

Namun nampaknya kali ini Kemal juga harus mulai terbawa dalam peraturan mamihnya, mengikuti apa kata mamihnya tanpa bisa melawanya. Pasrah itu lah jalan yang Kemal ambil.

****

"Ifa, ibu mana?" Itu adalah rengekan yang sejak tadi Zifa dengar dari bibir mungil kakaknya. Semua ketakutan Zifa benar-benar menjadi nyata, buktinya kakaknya itu sepanjang malam hingga jam sepuluh malam selalu mencari ibunya, padahal biasanya apabila ada ibu pukul delapan malam Zara sudah terlelap dipankuan ibunya.

Meskipun Zifa udah berkali-kali mengatakan bahwa ibunya kerja. Namun sang kakak seolah lupa dengan jawaban Zifa sebelumnya dia akan mengulang lagi pertanyaan yang sama.

"Ifa ujan, ibu mana?" Entah Zifa harus menjelaskan apa lagi agar sang kakak tau dengan kodisi mereka saat ini. Sebenarnya Zifa sudah berusaha untuk mengerti dengan kondisi mental kakaknya yang berbeda dengan dirinya, tetapi mungkn karena fisik dan fikiran Zifa yang sama-sama lelah, sehingga beberapa kali Zifa membentak kakaknya. Setelahnya Zara akan diam dan tidak bertanya lagi, tetapi hal itu tidak berlangsung lama. Zara akan bertanya lagi.

"Ifa Ibu mana?"

"Kak Ara bisa tidak mengerti apa yang Ifa bilang. Ibu kerja!!! Ibu kerja!! Kaka diam berisik tau nggak!!" bentak Zifa suaranya yang ia keluarkan bersama segala sesak didadanya. Membuat Zara sedikit mengkerut.

"Kakak tidur, jangan tanya ibu lagi!" bentakan kedua, air matanya benar-benar jatuh. Zifa bukan tidak sadar dengan ucapanya dan betakan yang ia berikan sudah membuat kakaknya takut, terlebih ibu yang tidak pernah sekalipun membentak pada anak-anaknya pasti membuat Zara bersedih dalam hatinya. Hanya kakaknya tidak bisa mengungkapkan kesedihanya.

Zara merebahkan diri di kasur seadanya di kamar Zifa, bukan di kamar kakak dan ibunya biasa tidur. Zifa belum terlalu kuat untuk tidur di kamar itu.

Zifa melihat punggung kakaknya bergetar hebat sama seperti punggungnya di mana Zifa masih terduduk di sisi ranjangnya. Air matanya kembali jatuh tidak bisa dia tahan. Entah kenapa matanya seolah tidak berhenti memproduksi air mata itu sehingga terus-terusan turun.

Zifa terus duduk sembari memperhatikan punggung kakaknya yang tidak lagi bergerak-gerak seperti tadi, dan itu tandanya Zara mungkin sudah tidur. Dengan gerakan perlahan Zifa memastikan apakah kakanya sudah tidur atau belum, tetapi sepertinya kakanya memang sudah tertidur. Sehingga Zifa pun yang sudah sangat lelah ikut membaringkan diri di samping kakanya.

Tidak lama Zifa pun terlelap. Alam di luaran sana seolah masih bersedih sehingga masih terus menumpahkan air matanya.

Jeduerrr... Suara petir menggelegar mengagetkan Zifa dari alam mimpinya. Seolah tubuhnya di tarik paksa dari alam mimpi, sehingga ia masih setengah lupa kejadian apa yang sebelumnya terjadi. Memory ingatanya ia putar kembali sampai ia sadar sebelum tidur ia membentak kakaknya yang terus merengek mencari ibunya.

"Kak Zara," lirih Zifa, setelah sadar bahwa kakaknya tidak ada di sampingnya. Bukankah sebelumnya kakaknya tidur bersama Zifa?

1
Awang Rokkiah Rokkiah Hussain
ye kemal juga majikan ibu zifa
Aghitsna Agis
k9k abas nga dihukum ya jan udah perkosa zara
MJ
Baru nyadar kau Zifa klo kamu sgt sgt plin plan
MJ
Biadab memang si Eira ini. kesal bgt jdnya
MJ
Gw suka gaya kamu Lyra, memang keluarga ini benar2 toksik.
MJ
kembar kah? kok mereka?
MJ
Apakah Kemal jg majikan mamanya Zifa?
re
Kebahagiaan tercapai
Lia Sakking
ini bukan cuma satu bawang tapi semua bawang ada disini ...sesak
Ci_Osyih Aenta: Ga apa2 kak kalau mau masak tinggal lari sini udah siapin bawang... ☺
total 1 replies
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus kak
Ci_Osyih Aenta: Subhanallah Terima kasih kak🙏
total 1 replies
Desi Eka s
cukup bagus.
Ci_Osyih Aenta: Terimakasih 🙏🙏
total 1 replies
Anfit Annisa Fitri Tangka
Minyakk
Linzyuu Quen Pioh
bukanx Ghava udah pernah liat ifa di foto yaa,,
Ci_Osyih Aenta: dia lupa lagian udah di 2 tahun lebih dia banyak ketemu orang jadi lupa 🙏
total 1 replies
Diah Ratna
berpikir jernih zifa
Alrosadira
bagus dan menarik
Triana Mustafa
ini novel bagus Lo Thor tp y ngelike kok dikit yaaa
promonya lebih gencar lg dong biar banyak y like
semangat
Ci_Osyih Aenta: MasyaAllah, terimakasih kakak.
total 1 replies
Mizra May
juga jur aku kecewa kalau sampai ZIFA cerai sama gavan
Mizra May
udah Wina sama kenal saja lah udah Hamidun juga
biar ZIFA sama gavan saja jangan di pisahkan lah Thor
Ci_Osyih Aenta: Ditampung saran dan kritiknya🙏
total 1 replies
Mizra May
selangkah lagi apa nya
bertahun² bukti 1 pun kau tidak dapatkan kalau bukan Lyra yang bertindak kalau kau mau ceroboh
Mizra May: ya udah kalau takut gak usah aja mendingan diam-diam aja
TIN KOSONG MEMANG NYARING BUNYINYA
total 2 replies
turis asing
Bagus seru ini pasti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!