NovelToon NovelToon
NWD(Revisi)

NWD(Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:16.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: mys05

Seorang gadis, memulai kisah cintanya dengan hal yang mengejutkan, bagaimana tidak? setelah dilecehkan ia malah terperangkap dalam cinta yang pemuda itu berikan, akan kah perjalan kisahnya berjalan dengan baik? Baca kisah selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mys05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 6

Sepanjang malam Nicko menjaga gadis itu, ia dengan epic membaringkan tubuh Lia Chan di atas tempat tidurnya, sesekali pikiran mesumnya datang, namun seorang Nicko tidak pernah mengambil kesempatan dalam kesempitan, kecuali gadis itu sendiri yang menyerahkan dirinya.

Lia Chan merasakan berat di kepalanya, matanya mengerjap menatap langit-langit runagan, yang tidak lain adalah kamarnya sendiri.

"Shhhh" Gadis itu meringis merasakan nyeri di bagian kepalanya.

"Ahhhhhhhh."

Lia Chan menjerit ketika mendapati Nicko ada di hadapannya, sedang terlelap di soffa.

Nicko yang terkejut pun langsung mengerjap, dan beranjak dari soffa tersebut.

"Kau-"

"Tunggu-tunggu, kau jangan salah paham aku tidak-"

"Pergi aku dasar mesum, bajing*an, brengsek mesum."

Lia Chan melempar semua benda yang ada di dekatnya ke arah Nicko.

"Hentikan!." Nicko meninggikan suaranya hingga gadis itu terdiam tidak berkutik dengan bibir yang masih mengerucut.

"Jika aku tidak membawamu kembali, mungkin saja kau sudah menjadi santapan pria tua bangka itu." Tegas Nicko

Pria itu terlihat begitu jengkel, bagaimana tidak, niat baiknya malah di salah artikan oleh Lia Chan, dan itu tentu sangat membuatnya begitu kesal.

Pria itu membawa kembali jaketnya, ia langsung keluar dari ruangan tersebyt dengan raut wajah yang begitu dingin.

"Bruakk."

Nicko bahkan membanting pintu tersebut hingga membuat Liaa Chan mengerjap.

Gadis itu meraba setiap jengkal tubuhnya, yang memang ternyata, pakaiannya masih utuh, bahkan tubuhnya juga dintutupi oleh sekimut, sepertinya Nicko memang tidak melakukan apapun terhadpannya.

Lia cHan meraih ponselnya, ia mengirimkan beberapa pesan untuk Nicko, bagaimana pun ia harus meminta maaf dan berterima kasih pada pria itu.

Lia Chan : Nicko?

Cukup lama pria itu tidak membalas dan hanya membaca pesan Lia Chan,akhirnya Nicko merespon pesan tersebut meskipun sedikit apatis.

Nicko : ?

Lia Chan yang hanya mendapat balasan seperti itupun merasa kesal, pesannya hamya di balas tanda tanya saja, benar-benar sangat menyebalkan.

*Lia Chan : Nanti malam, jam 8 di caffe biasa, bisa menemuiku tidak?

Nicko : Untuk?

Lia Chan : Tidak ada, aku hanya ingin mengatakan sesuatu*

Saat itu Lia Chan pikir Nicko akan menolak dan mengabaikan kembali pesannya, namun setelah cukup lama Nicko hanya membaca pesan tersebut, akhirnya pria itu membalasnya.

Nicko : Ya

Meskipun kesal tetapi rasa penasaran Nicko pada Lia chan tidak berkurang sedikitpun, dan sebelumnya ia sudah mengira jika Lia chan aka meminta maaf padanya meskipun bertemu tidak ada dalam pikiran Nicko sebelumnya.

Lia chan yg sangat merasa bersalah karna sudah menuduh Nicko akhirnya pergi menemuinya, Tidak lupa wanita cantik dan memiliki tubuh yg sexy ini mempercantik dirinya dengan riasan tipis di wajahnya menambah kesempurnaan Lia chan. Lalu dia pergi menemui Nicko yg sudah menunggunya cukup lama. di sebuah caffe ia mencari Nicko yg sudah lebih dulu sampai di sana, matanya melirik ke setiap sudut ruangan meja-meja tertata rapi lengkap dengan pengunjung lainnya

"Ituu diaaa." Ujar Lia chan

Gadis itu melangkah ke sebuah meja yang terdapat pemuda jangkung berkemeja hitam yang sudah sangat gagah menunggunya.

"Apa kau sudah lama menunggu?"

Lia chan yg langsung terduduk dihadapan Nicko sambil melepaskan jaket yang menutupi bahu indahnya.

Nicko terkejut melihat Wanita cantik dan sexy itu kembali membuat jantungnya berdebar, dia tidak bisa memalingkan padangannya terhadap Lia Chan. benar apa yg dikatakan Lina adiknya, siapun yg melihat pesona Lia Chan tidak akan tahan dengan kesempurnaan gadis itu.

"Hey? Nicko? Nicko?"

Lia Chan sampai harus melambaikan tangan di hadapan wajah Nicko, karna pria itu tidak memggubrisnya sama sekali.

"Ahhh, maaf aku hanya sedikit melamun."

"Apa yg kau pikirkan? Pasti kau sedang memikirkan yang tidak-tidak lagi tentangku?" ucap Lia Chan dengan begitu santai.

Nicko terdiam sejenak memandang gadis itu, dia kebingungan harus menjelaskan apa, ucapan Lia chan memang benar, Nicko sedang memikirkan Lia chan yg meski saat itu ada di hadapannya.

"Sudahlah, jika kau hanya ingin membahas hal ini sebaiknya aku pergi."

Sepertinya pemuda ktu masih menjaga imagenya, ia kembali bersikap dingin pada Lia Chan sambil beranjak dari duduknya.

"Tunggu Nicko," Lia Chan menahan tangan Nicko ketika pemuda itu akan lergi dari hadapannya, "Maafkan aku, tidak seharusnya menuduhmu, tolong maafkan aku."

Nicko menghela napasnya dengan kasar, ia kembali terduduk, dan mencoba mendemgarkan apa yang Lia Chan ingin katakan.

"Aku salah Nicko, tolong maafkan aku, jika saja kau tidak membawaku bersamamu aku tidak tahu apa yg akan terjadi padaku."

Bibir gadis itu mengerucut dengan tatapan sendu, ia benar-benar tulus meminta maaf pada Nicko, senyumnya terlihat sangat cantik ketika dua bola matanya menatap wajah tampan seorang Nicko.

"Sudahlah, lupakan saja, aku memaafkanmu."

"Tapi kalau tidak karna kau, aku tidak tau apa yg akan terjadi pada hidupku, aku sangat berterima kasih padamu."

Nicko memiringkan senyummya, ia menyemtuh tangan Lia Chan sambil berkata, "Sudahlah, aku memaafkanmu, ini sudah larut, sebaiknya kau ku antar pulang."

Diperjalanan Lia chan tertidur, Nicko yg sangat mengagumi kecantikan lia chan terus saja memandangi wanita itu, sesekali paandangannya menuju dada lia chan gaun sexy lia chan seakan menyempurnakan penampilannya malam itu

"Kenapa perasaan ini muncul kembali? Apa aku sudah jatuh cinta pada gadis ini." Gumam nicko dalam batinnya

Mobil pun terhenti, Lia chan masih dengan keadaan tertidur, namun Nicko tidak tega untuk membangunkannya. tangan Nicko mulai terangkat untuk menyentuh pipi mulus tanpa cacat tersebut sial hanya beberapa senti sebelum ia menyentuh Lia chan sudah terbangun dari tidurnya membuat Nicko terlejut dan langsung menurunkan tangannya

"Sudah sampai?"

Lia chan mengucek kedua bola matanya ia pun segera turun dari mobil Nicko.

"Terima kasih" Ucap Lia chan dengan senyum tipisnya

Nicko hanya diam dengan sedikit senyum tipisnya, ia tidak menjawab satu patah katapun, dan langsung menginjak kembali pedal gas mobilnya.

*****

Hari semakin berlalu, Lia chan dan Nicko menjadi semakin dekat hingga lina pun sangat senang melihat mereka akur bersama.

"Kak kenapa kita tidak pergi berlibur saja? apa kau tidak bosan?" Ajak Lina kepada Nicko

"Liburan seperti apa yg kau inginkan?, kau urus saja study mu dulu" jawab Nicko menolak halus

"Oh baiklah aku akan pergi bersama lia chan dan juga jordan, kau tidak usah ikut dengan kami" tegas lina yg tau kelemahan kakaknya

"Jordan? siapa dia?"

"Mmmmm seorang pria" Ucap Lina dengan suara terendah

Dengan terpaksa Nicko menuruti kemauan Lina namun tidak dengan Jordan.

"Baiklah minggu depan kita akan berlibur ke pantai, tapi tidak dengan pria yg bernama Jordan itu"

"tapi kak-"

Belum sempat Lina menyelesaikan ucapannya, namun Nicko langsung menyeka ucapannya.

"Tidak dengannya, atau tidak ada liburan."

"Mmmm baiklah, aku tidak mengajaknya kakak tenang sajaa."

"Tapi kau harus membawa lia chan bersamamu" Jawab Nicko sambil tersenyum menggoda Lina

"Tenang saja itu mudah bagiku" Ucap lina dengan percaya diri

Tanpa basa basi Lina langsung menghubungi Lia chan untuk mengajaknya berlibur

"Hallo lia chan? apa itu kau?" Tanya lina melalui ponsel

"Ya ini aku, Ada apa lina tumben kau menelponku?" jawab lia chan dan balas bertanya pada lina

"Bagaimana kalau kita berlibur minggu depan, kakakku memaksaku untuk mengajakmu, kau mau ikutkan? Lagi pula aku tidak menerima tolakan, jadi terima kasih kau sudah mau ikut, sampai jumpa minggu depan Lia chan."

Lina terus saja mengoceh, ajakan yang memaksa itu sampai tidak bisa membuat Lia Chan menolak.

"Hmmm Lina dan kakanya memang tidak waras" gumam Lia Chan.

Next episode ya guysss..... jangan lupa likeee komen dan bantu votenya ya guysss❤️💋

1
👑☘ɴͪᴏͦᴠᷤɪͭᴛͤᴀᷝ💣
revisian ini yahh
Siti Aisyah
mmmmm sering baca yangbkayak gini
Lina Yuni prastika
Jangan Lupa Baca novelku , Tawanan Naga Merah di Noveltoon gratis say
Mhimi Rahalus Rahakbauw
aku mampir thor
GOD BLESS
gimana perasaan sinicko itu klo adiknya yang dilecehkan cowok😡
Arabella
pusing bacanya thor.., loncatnya jauh amat
Hamaseu Nur Fadillah
semangat
Wulan Hutabarat
aku rasa Thor nya LG ngantuk.makanya crta nya kebalik2 🙈🙈🙈🤫🤫🤫
Yang Terdalam
cape hati kalo pasangan kaya nick, berjuang sendiri.
Yang Terdalam
Lina itu sahabat tapi ga ada gunanya ya
Mega Tian
kayaknya sebelum novel ini di revisi ceritanya banyek menguras emosi pembaca ya..karna komentarnya hampir semua menghujat.beruntung aku mulai baca setelah di revisi😀
Rahma
membosankan😑
Rahma
cerita ke rumah ibu lia chan kok di ulang lagi, ibu dan ayah lia chan bukan nya sudah di penjara
Doisi Fahril
oke aku udah mulai baca novel Pelarian Karina.... makasih thor👍👍
Anik New
junoooo😭😭😭😭
Yoan Widuri
kok komen.ny ngx nyambung yg di awal_•
hmor naik pitm
Ara Irza
thorr kasihan juno
Ara Irza
itu Nicko kemna y
wita
goblok banget sih. kenala coba ngga jujur aja. kesel jadinya.
Puji Lestari
masih nyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!