NovelToon NovelToon
BELENGGU CINTA ISTRI GILA

BELENGGU CINTA ISTRI GILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:611.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sebutir Debu

Abhi Athaillah. Seorang lelaki yang sedari kecil merawat ibu nya yang mengalami gangguan jiwa harus menikah dengan wanita yang juga mengalami gangguan jiwa. Siapakah wanita itu? Akankah Abhi mencintai wanita gila itu? Dan akankah wanita itu menerima Abhi sebagai suami nya setelah kembali sehat? Mohon like, and koment nya. Serta dukungannya ya 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sebutir Debu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 Virus Suryo

Tania menarik tangan Abhi dengan cepat, dan suryo makin memprovokasi suasana hati Tania.

“Selain pintar buat anak, Abhi juga pintar main kuda-kudaan. Kamu pernah kan lihat aku sama Dinda main kuda-kudaan dan aku bilang kalo permainan itu hanya boleh dilakukan oleh suami istri. Nah sekarang kamu bisa main kuda-kudaan kan sudah punya suami”

Suryo berdiri dan tersenyum bahagia sambil melipat kedua tangan nya di depan dada.

Abhi melotot kearah Suryo yang sedang tersenyum mengejek Abhi. Ketika hampir sampai ke anak tangga Abhi menahan langkahnya hingga Tania sedikit tertarik kebelakang.

“Tania, kamu duluan aja ya ke kamarnya. Aku akan ajarkan kamu buat anak sama main kuda-kudaan. Sekarang kamu siapin kertas nya dulu. Katanya tadi mau mandi sambil main kapal-kapalan. Abhi mau mengantar suryo ke depan biar ga nyasar ke negeri awannya.”

Abhi berbicara kepada Tania dengan nada lembut dan tersenyum namun matanya melirik kearah Suryo yang sedang memasang kuda-kuda untuk meninggalkan ruangan itu.

Tania yang sedang merasakan bahagia, mengangguk dan menaiki tangga dengan riang.

Abhi dengan cepat berlari kearah Suryo. Suryo berlari ke belakang sofa hingga terjadi saling kejar-kejaran dua lelaki itu. Dan berakhir dengan tertangkapnya Suryo oleh lengan Abhi dan masuk kebawah ketiak Abhi.

“Kau…..! Belum puas kau membuat kepala ku cenat-cenut hah?”

Abhi menarik Suryo kearah teras dengan posisi kepala Suryo masih dibawah ketiak Abhi.

“Aduh…. Aduh. Ampun Bhi. Sakit Bhi.”

Suryo meringis kesakitan dan berusaha melepaskan kepalanya dari bawah ketiak Abhi.

“Aku akan mengantar mu ke negeri awan mu itu. Dan bila perlu jangan kembali!”

Abhi melepaskan Suryo setelah sampai diteras.

“Pergilah, sebelum tekanan darah ku makin naik. Aku akan membawa ibu kemari.”

Abhi mendengus kesal dan berbalik meninggalkan Suryo yang memegang lehernya yang terasa sakit akibat perbuatan Abhi.

“Tenanglah setelah aku pergi, kamu dan Tania akan bebas membuat anak, bahkan tak ada yang akan mengganggu kalian bermain kuda-kudaan. Pesan ku jangan lupa kunci kamar!”

Suryo berteriak kepada Abhi yang sedang berjalan meninggalkan dokter spesialis Jiwa itu.

Tidak lama Abhi telah keluar bersama Ibunya dan membawa koper yang cukup besar. Setelah memasukan koper ke dalam mobil Strada Suryo, Abhi memeluk serta mencium tangan ibunya cukup lama dan menutup pintu mobil.

Wajah sendunya seketika hilang setelah berada di sebelah pintu kemudi yang baru saja ia tutup. Ia memasang wajah jutek.

“Jaga ibu ku baik-baik. Ingat janji mu untuk membawa ibu ku pulang dalam keadaan sehat jasmani dan rohaninya. Kirimkan aku foto atau video ibu ku setiap hari.”

Abhi berbicara pada Suryo dari balik jendela mobil yang masih terbuka.

“Akan ku tepati janji ku. Dan kirimkan juga kabar serta foto Tania ke ponsel ku. Dinda yang meminta nya. Ingat pesanku. Jangan kau bentak Tania dan berlaku kasar padanya. Terapinya kurang lebih hampir sama dengan ibu mu.”

Suryo menutup kaca jendela mobil dan melajukan mobil hitamnya meninggalkan Villa itu.

Abhi berjalan memasuki Villa dan menutup pintu depan. Abhi menarik napas dalam ketika memegang gagang pintu kamar Tania. Abhi membuka pintu kamar itu dan terlihat Tania sedang membuat kapal-kapalan dari kertas warna warni.

Senyum manis terukir di wajah Tania ketika melihat kehadiran Abhi di kamar itu. Tania memamerkan beberapa kapal kertas yang ia buat.

“Abhi. Aku suka yang ini. Nanti kalau anak nya udah jadi kita naik kapal ini sama-sama ya?”

Tania berceloteh dengan mengangkat sebuah kapal kertas yang berwarna oranye. Kapal itu ia gerak-gerakan di udara seolah tengah mengarungi lautan.

Abhi berjalan mendekati Tania dan duduk di sebelah Tania. Abhi mengambil satu kapal yang berwarna putih. Lalu membenarkan lipatan kertas yang terlihat sedikit kusut.

“Wah, kapal nya bagus sekali dan banyak sekali. Nia pandai sekali membuat kapal ya. Sekarang Nia mandi dulu ya. Ini kapal nya sudah cukup kok untuk dimasukin ke bathub.”

Abhi membawa kapal-kapal kertas itu kedalam pelukannya dan berjalan kearah kamar mandi.

“Terus kapan buat anak dan main kuda-kudaannya Abhi?”

Tania dengan matanya menatap Abhi dan menggoyang-goyangkan kepala ke kanan dan ke kiri seperti mengikuti alunan musik.

Abhi menarik napas dalam, hatinya merutuki Suryo. Namun ia sadar bahwa Tania tidak bisa diperlakukan dengan kasar dan terprovokasi. Berbekal pengalamannya selama merawat ibunya, membuat Abhi mencari jawaban yang akan diterima Tania tanpa membuat mood istrinya itu menjadi tidak baik. Sehingga akan marah atau histeris bahkan menjerit.

Setelah meletakan kapal kertas itu ke dalam Bathub, Abhi berjalan menuju Tania. Abhi membelai lembut rambut panjang Tania yang berwarna coklat.

“Nia sayang, kalau mau buat anak itu harus banyak minum vitamin biar kuat dan ga sakit. Terus….”

Abhi tampak berpikir untuk memberikan alasan satu lagi yang harus bisa masuk akal bagi Tania.

Namun pikiran Abhi sedikit kacau karena Tania menyimak perkataannya namun jari-jari lentik gadis keturunan Autralia itu membelai lembut janggut Abhi. Seolah istrinya itu baru pertama kali melihat laki-laki berjanggut dan menatap rambut-rambut halus yang tumbuh dibawah dagu Abhi.

“Kenapa Suryo tidak punya bulu-bulu seperti ini Abhi?”

Tania kini sudah mencoba menarik rambut halus di bawah dagu Abhi itu.

“Aawwhhh”

Abhi memundurkan kepalanya dan memegang dagunya yang terasa sakit karena rambut halus di dagunya ditarik paksa oleh Tania.

“Karena Suryo itu tidak tampan!”

Abhi mendengus kesal lalu menatap Tania.

Namun ekspresi Tania seketika berubah seperti ketakutan karena mendengar nada bicara Abhi yang terdengar membentak. Abhi yang sadar akan perubahan ekspresi Tania, Abhi cepat berpikir agar mood istrinya itu kembali membaik.

Berbekal merawat ibunya hampir 14 tahun dengan kondisi sama dengan Tania maka bukan hal yang sulit bagi Abhi untuk menenangkan Tania.

Abhi berdehem dua kali guna menghilangkan rasa kesalnya dan menarik napas dalam agar mapu mengeluarkan suara yang sangat lembut untuk istrinya.

“Nia Sayang, Kita mandi dulu ya. Katanya Nia mau main kapal-kapalan sambil mandi? Airnya sudah Abhi siapkan nanti dingin loh?”

Abhi mengangkat dagu Tania yang tadi menunduk takut setelah mendengar nada saura Abhi yang meninggi beberapa detik lalu.

Seketika ekspresi Tania kembali ceria dan dengan reflek Tania mengalungkan kedua tangannya di leher Abhi. Abhi seketika merasakan aliran darah dalam tubuhnya terasa hangat dan bau wangi yang berasal entah dari rambut atau tubuh Tania membuat jantung Abhi berdetak seolah meraton.

Ini kali pertama Abhi dekat secata fisik dengan seorang wanita selain ibunya. Bahkan kali pertama ada wanita yang bermanja begini padanya. Membuat pipi Abhi merona.

“Tapi Nia maunya Abhi ikut mandi di dalam bathub karena Nia takut nanti kalau Nia terseret ombak bagaimana?”

Suara Tania begitu terdengar manja dan seolah gadis itu menumpuhkan berat tubuhnya pada kedua tangan yang kini bergelayut pada leher Abhi. Hal itu membuat tubuh mereka berdua makin dekat.

Abhi kembali berdehem dan berusaha mencari kata terbaik yang kembali bisa membuat istrinya mengerti karena jika istri nya dalam keadaan sehat psikisnya maka tidak mungkin berpikiran bahwa aka ada ombak dalam bathub.

“Nia Sayang. Dengarkan Abhi ya. Kalau kamu mau main kuda-kudaan. Kamu harus coba belajar mandi sendiri. Takutnya Abhi lelah kalau ikut mandi atau memandikan kamu. Jadi kita tidak bisa main kuda-kudaan. Mengerti?”

Abhi tersenyum begitu manis dan menatap wajah istrinya. Namun seolah Virus Suryo telah terinstal dengan baik di dalam memory Tania, Abhi kembali memaki sahabatnya itu.

“Tapi waktu itu, Suryo pernah memandikan Dinda dan aku. Setelah itu Suryo main kuda-kudaan sama Dinda. Sepertinya Suryo tidak kelelahan setelah mandi?”

“Brengsek kau Suryo!” Gerutu Abhi.

Padahal saat itu Suryo dang sang istri sedang berebut ponsel milik Suryo. Dimana sang istri mencurigai pesan masuk di grub reuni milik Suryo. Dan tentu saja apa yang diucapkan Tania dan di dengar Abhi berbeda dengan kenyataan. Hingga Abhi berpikir yang umumnya pria dewasa.

1
syamil mauza
🤣🤣🤣,,kayaknya Suryo yg gila bukan thania
kayla
Luar biasa
kayla
ya alloh.. kak author suryo ada2 aja kasihan abhi../Facepalm/
kayla
assalamualaikum..
kka sebutir debu.. maa syaaAlloh rindu akan ilmumu.. kak /Sob/ gmna kbarnya kka?? sejak tahu novel yg kka belum up sya gak buka noteltoon lagi.. tp sekarng bbrpa hri tiba2 mau buka lagi ternyata kka bkin karya baru..
makasih kak../Rose/
Dulkarim Muda
Luar biasa
Pujierde
bapaknya abhi sm tantenya tania gimn kabarnya? kok gak kelanjutan nasib bpknya abhi dan tantemya tania ? gimn pak adi mulya mengetahui klo abhi dan tania msh hidup ?
Pujierde
apakah pak pengacara yg membuka kasus ini kembali ?
Pujierde
diih gak sadar apa ya klo mr abi anaknya dia
Pujierde
semoga bener" cinta dan syg sm tina
Pujierde
semoga bukan orgnya kenan
Pujierde
oh pantesan tania blg baru di mulai kayanya tania tau klo suaminya tina kerja di maharani grup semoga suaminya tani bukan org kepercayaan tania yg jd pengkhianat
Pujierde
seperti laki" itu bpknya abi dan perempuan itu pelakor sekaligus tantenya tania
Pujierde
Luar biasa
Pujierde
masya Allah mertua yg baik
alhamdulillah ibu kinan bener" sdh sembuh
Pujierde
kirain td mw berontak krn di potong kukunya soalnya blm lama ksn hbs meni n pedi ternyata gak berontak malah terharu
Pujierde
jgn" suami bibinya tania bapaknya abhi hmm 🤔
Pujierde
semoga Allah memberikan seorg suami yg terbaik buat tina Aamiin yg sabar yooo
Pujierde
bsng abhi takut sm mamak kamu tin
Pujierde
sepertinya tina suka dg abhi
Pujierde
baik bgt dinda mw menerima suryo pdhl secara gak lgsg di dua kan cintanya 😁🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!