NovelToon NovelToon
Kelahiran Kembali Sang Kaisar Immortal

Kelahiran Kembali Sang Kaisar Immortal

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Arya Mahendra, seorang Kaisar Immortal dari Alam Semesta Atas, dikhianati saat melewati Kesengsaraan Surgaw. Alih-alih mati, jiwanya terlempar kembali ke masa lalu, masuk ke dalam tubuhnya sendiri saat ia masih menjadi mahasiswa miskin berusia 19 tahun di Bumi yang sering ditindas dan kehilangan keluarganya karena konspirasi konglomerat lokal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peti Perunggu Terkutuk

​Langkah Arya menggema pelan di dalam dinding gua yang lembap. Semakin dalam ia berjalan, kabut tipis berwarna putih susu mulai menyelimuti pergelangan kakinya. Itu bukanlah kabut air biasa, melainkan Embun Energi Spiritual—tanda mutlak betapa kayanya urat mineral di tempat ini.

​Namun, perhatian Arya tidak tertuju pada ribuan batu giok berkilau di dinding gua. Matanya yang memancarkan cahaya keemasan terkunci pada sebuah altar batu di tengah ruangan.

​Di atas altar itu, tergeletak sebuah kotak perunggu berukuran sekepalan tangan orang dewasa. Kotak itu dipenuhi ukiran rune kuno yang nyaris terhapus oleh waktu, memancarkan aura hitam kemerahan yang sangat pekat dan berbau amis darah.

​"Kutukan Pengunci Jiwa," Arya bergumam datar.

​Kutukan ini dirancang untuk melahap jiwa siapa pun—entah itu manusia fana atau praktisi bela diri—yang berani menyentuh kotak tersebut tanpa memiliki kunci energi yang tepat. Bagi para tetua bela diri di Bumi, aura ini adalah racun mematikan tanpa penawar.

​Namun di mata Lin Tian, Sang Penguasa Sembilan Langit, ini tidak lebih dari sekadar benang laba-laba rapuh.

​Arya mengulurkan tangan kanannya. Bukannya menghindar, ia langsung mencengkeram kotak perunggu tersebut.

​SSSSHHH!

​Aura hitam kemerahan itu meledak, melesat keluar layaknya ribuan ular berbisa yang mencoba menembus pori-pori kulit Arya dan mengoyak jiwanya. Suara jeritan gaib menggema di dalam gua.

​"Beraninya sihir rendahan mencoba menggigit Penguasa Dao?"

​Arya mendengus dingin. Dari telapak tangannya, Qi Sejati berwarna emas meledak bak matahari yang terbit di tengah malam. Teknik Pernapasan Menelan Surga diaktifkan secara terbalik. Alih-alih menyerap, Arya menggunakan energi murninya untuk menghancurkan hukum kutukan itu dari akarnya.

​KRAK!

​Dalam sekejap mata, kabut hitam itu terbakar habis menjadi jeritan putus asa sebelum lenyap tanpa sisa. Gembok perunggu kuno di kotak itu hancur menjadi debu.

​Arya membuka tutup kotak tersebut. Alisnya sedikit terangkat, memperlihatkan riak kejutan langka di wajahnya yang selalu setenang air.

​Di dalam kotak itu tidak ada harta emas atau pil dewa. Hanya ada sepotong besi berkarat sepanjang telunjuk yang tampak seperti pecahan mata pisau tua, dan sebuah batu seukuran telur puyuh yang memancarkan cahaya biru terang hingga menyilaukan mata.

​"Batu Spiritual Tingkat Menengah... dan sebuah Embrio Pedang Terbang?"

​Arya mengambil besi berkarat itu. Begitu jarinya menyentuh permukaannya, sebuah memori kuno melintas. Pola tempaan mikroskopis di besi itu sangat familiar baginya.

​"Ini adalah teknik penempaan dari Sekte Pedang Bintang Jatuh dari Alam Semesta Atas," gumam Arya, matanya menyipit penuh perhitungan. "Bagaimana mungkin peninggalan dari Alam Atas bisa terkubur di planet fana miskin energi seperti Bumi? Sepertinya sejarah 'Bintang Purba Raya' jauh lebih gelap dan rumit dari yang kukira."

​Meski sudah rusak dan turun tingkat menjadi sebatas Embrio, benda ini adalah senjata kultivasi sejati pertama yang ia temukan.

​Tanpa ragu, Arya menggigit ujung jarinya, meneteskan setetes Darah Esensi ke atas besi berkarat tersebut. Besi itu bergetar hebat, mendengung nyaring seolah menyambut majikan barunya, lalu berubah menjadi seberkas cahaya perak yang melesat masuk ke tengah alis Arya, bersemayam dengan tenang di dalam lautan Dantian-nya untuk dipelihara dengan Qi.

​"Dengan Embrio Pedang ini, jangankan senjata api, bahkan tank lapis baja fana bisa kubelah menjadi dua dari jarak sepuluh kilometer," ucap Arya puas.

​Ia kemudian menggunakan Kantong Penyimpanan Spasial miliknya untuk menyedot habis seluruh urat Batu Spiritual di dalam gua tersebut hingga tak tersisa satu keping pun. Setelah memastikan gua itu kosong, Arya berbalik.

​"Bahan formasi sudah lengkap. Waktunya pulang ke Vila Naga Langit dan memulihkan kaki Maya."

​Sementara itu, ratusan kilometer dari sana, di sebuah kompleks istana tradisional megah yang tersembunyi di balik kabut tebal Ibukota.

​Seorang pria tua berjubah sutra emas duduk di atas takhta kayu cendana. Ia sedang mendengarkan laporan dari seorang bayangan hitam yang berlutut di depannya. Di tangannya, pria tua itu meremukkan dua bola besi padat menjadi serbuk hanya dengan putaran ringan jari-jarinya.

​"Keluarga Wijaya dimusnahkan semalam. Dan hari ini... Keluarga Kusuma dilumpuhkan dan seluruh asetnya dirampas oleh seorang bocah bernama Lin Tian?" suara pria tua itu bergema, membawa tekanan berat yang membuat retakan di pilar batu ruangan. "Bukankah Kusuma adalah salah satu anjing peliharaan Aliansi Bela Diri kita di provinsi itu?"

​"Benar, Yang Mulia," jawab bayangan hitam itu dengan suara gemetar. "Bocah itu sangat sakti. Tetua Baja dibunuh hanya dengan satu hembusan napasnya."

​Pria tua itu tertawa, tawanya terdengar seperti gesekan dua bilah pedang.

​"Hembusan napas? Hahaha! Pasti hanya trik kotor. Tidak ada naga yang bisa lahir di kolam dangkal seperti provinsi itu. Kirimkan Tiga Bayangan Kematian dari Ibukota. Bawa kepala bocah sombong itu, dan ambil alih kembali semua aset yang ia curi. Aku ingin dunia tahu akibatnya jika berani menyentuh properti Ibukota."

​"Sesuai perintah Anda!" Bayangan hitam itu menghilang tertiup angin malam.

1
yos helmi
💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍
yos helmi
🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄
yos helmi
sampai tamat ng nih.. coba saya baca.. kalo ng sampai tamat.. berarti aothor goblok.. mending mampus aj ni aothor kalo ng tamat.. 🤣🤣
Val's
membingungkan,, kan maya gak jdi ditabrak,, lagian jga dia udah sekolah,, kapan lumpuh nya ???
Val's
mantap
Val's
mannttaapp thorr 💪💪💪
Anna
aku suka cerita nya mudahan ada lanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!