NovelToon NovelToon
Isekai: Pemeran Pendukung Jadi Tokoh Utama

Isekai: Pemeran Pendukung Jadi Tokoh Utama

Status: tamat
Genre:Romantis / Isekai / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Reinkarnasi / Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: UNI NANNI

DILARANG BOOM LIKE,

Ling wei adalah salah satu tokoh pendukung yang harus diperankan lea. Ling wei lemah, tidak berani melawan, pendiam dan penurut.

sejak lea yang memerangkannya, dia mengubah nasib ling wei menjadi karakter utama dalam novel. Bahaya dan hambatan selalu membuat lea terjatuh, demi bisa mengubah dirinya dalam novel, lea bangit dan memulainya lagi.

kerja keras dan usaha lea tidak sia-sia. Dia berhasil menjadi tokoh utama dalam cerita.

ig: wahyuniunit2

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UNI NANNI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sadar

Raniya datang menebus kerumunan, dia melihat ling wei terbaring lemah di lantai.

"Ling wei, apa yang terjadi?" Raniya menepuk ling wei untuk sadar.

Ling wei masih setia menutup matanya. Raniya tambah panik.

"Bersabarlah Raniya, ling wei sebentar lagi akan menghilang" Bisik Fui man.

Raniya mengepal tangannya mendengar perkataan fui man, dia tidak terima dengan perkataan fui man.

Raniya mendorong tubuh fui man hingga jatuh tersungkar di lantai. Fui man kaget dengan perlakuan kasar Raniya.

"Ingat fui man, ling wei tidak selemah yang kamu pikirkan. Berapa kali kamu mencoba menghilangkannya, tetapi ling wei masih bisa bertahan. Ling wei kuat, tidak ada apa-apanya dibandingkan dirimu" kata Raniya marah.

Raniya membawa ling wei ke klinik sekolah untuk diperiksa.

"Sia-sia kamu melakukannya, dia akan hilang dan kamu akan menyusulnya" Kata fui man melihat kepergian Raniya membawa ling wei.

*****

"Ling wei sadarlah...." Tangis Raniya pecah ketika sampai diklinik.

"Ling wei, kami sudah janji akan membuat fui man menghilang. Ayo bangun dan kita lakukan sama-sama" Raniya terus menangis memegang tangan ling wei yang terbaring.

"Dia akan baik-baik saja"

Raniya menoleh memastikan suara siapa itu, dialah woobin yang baru datang.

"Ling wei tidak lemah seperti dirimu" lanjut woobin yang duduk di dekat Raniya.

"Kenapa kamu ke sini?"

"Aku ingin melihat kondisinya"

"Bukan kha kamu di pihak fui man, kamu senang melihat ling weiku terbaring di sini?"

"Aku pacar fui man, tetapi tidak pernah sekalipun berada di pihaknya" Kata woobin dengan datarnya.

"Apa maksudmu?"

"Ini adalah sebuah takdir, kamu berada di sini adalah takdir. Hidup sudah di tentukan, kita hanya menjalankannya. Bertemu Ling wei adalah takdir bagimu"

Ling wei mengerakkan tangannya, memberi isyarat jika dirinya mulai sadar.

"Ling wei... kamu baik-baik saja" Tanya Raniya yang melihat ling wei sudah membuka matanya.

"Aku baik-baik saja" Ling wei tersenyum manis ke raniya.

Tatapan ling wei beralih ke woobin. merasa heran dengan keberadaan woobin.

"Ling wei, perkenalkan namaku woobin. Entah kamu sudah mengenalku atau tidak tetapi aku sudah mengenalmu" kata woobin sambil mengulurkan tangannya.

"Terima kasih sudah menolongku, tetapi aku tidak percaya denganmu pacar fui man" kata ling wei menjabat tangan woobin sambil tersenyum sini.

"Aku salut denganmu, kamu selalu mencari masalah dengan fui man tetapi masih bisa hidup"

Ling wei teringat dengan adegan selanjutnya di komik, woobin hanya berpura-pura baik padanya. Dia hanya ingin mengambil kesempatan untuk memanfaatkan ling wei.

"Aku tidak boleh lengah, woobin hanya ingin mempermainkan aku. Dia berada di pihak fui man" guman ling wei

"Ling wei, aku pergi ke kantin mengambilkan makanan untukmu. kamu pasti laper" kata Raniya sembari berdiri dari kursi.

"Untuk apa kamu datang ke sini?" kata ling wei di saat mereka berdua.

"Hanya melihat keadaanmu"

"Kamu pikir aku percaya, katakan saja apa maumu!"

"Tidak ada"

"Aku bukan orang bodoh, aku tidak seperti fui man yang bisa kamu bodohi terus-terusan" kata ling wei memalingkan wajahnya.

Ling wei tahu, woobin tidak menyukai fui man. Entah kenapa dia menerima cinta fui man walau dirinya tidak mencintainya. Fui man yang lebih dulu mengungkapkan cintanya pada woobin. Ling wei tahu dari komik yang dia baca.

*****

Fui man duduk di kursinya sembari melihat-lihat bunga mawar merah di mejahnya. fui man suka dengan bunga mawar. Pemeran pendukung selalu memetik bunga mawar dan memberikannya padanya.

"harum..." kata fui man sambil mencium harumnya bunga mawarnya.

Raniya masuk di kelas sambil melirik fui man.

Dia masih marah dengan fui man, dia yakin fui man penyebab kakaknya pingsang.

"Raniya, bawakan aku bezok bunga mawar merah dan putih yang baru dipetik!" kata fui man sambil memberikan bunga mawarnya pada Raniya.

"Kamu juga rawat mawar ini, aku tidak mau melihatnya layu"

"Kenapa bukan kamu saja?" kata Raniya yang menghempas bunga mawar fui man.

Fui man terkejut dengan perlakuan Raniya kepadanya. Bunga mawarnya berjatuhan ke lantai.

"Raniya, kamu sudah berani melawanku juga? kamu sudah seperti ling wei yang kurang ajar denganku"

"Jangan pernah menyebutkan nama kakakku dengan bibir kotormu. Aku yakin, dia pingsang karena ulahmu. Sekali lagi kamu menganggu kakakku, aku tidak akan diam" Raniya pergi meninggalkan fui man.

Fui man memukul meja dengan keras, dia sangat marah. Raniya bukan hanya berani melawannya tetapi sudah berani mengancamnya juga.

"Aku harus segera minta bantuan kakakku untuk menyingkirkan mereka berdua. Mereka sudah tidak bisa lagi dibiarkan, semakin hari tingkahnya menjadi-jadi" guman fui man.

******

Fao man duduk melihat temannya bermain basket, tiba-tiba adiknya datang dengan manja kepadanya.

"Kak, tolong bantu adikmu tersayang ini. Kali ini saja...." kata fui man sambil memeluk manja kakaknya.

"Katakan apa yang bisa kakak lakukan untuk adik kakak tersayang ini?" kata fao man sambil menghelai rambut adiknya.

"Kakak janji akan menuruti kemauanku?"

"Apa yang tidak bisa kakak lakukan untukmu? katakan saja" kata fao man sambil mencubit hidung adiknya.

"Lenyapkan pemeran pendukung" bisik fui man.

"Untuk apa?"

"Mereka bisa saja membahayakan posisiku nanti. Kakak mau, aku lenyap dari sini"

"Tidak. Kamu tenang saja, bezok mereka akan lenyap"

Fui man senang mendengarnya, kakaknya selalu bisa diandalkan.

Satu tahun yang lalu....

Fui man hanya pemeran pendukung. pemeran utama bernama Raisa. Dia sangat cantik dan baik hati. Raisa selalu ramah dengan semua orang termasuk yang lemah.

Di saat Raisa duduk, fui man datang sambi membawa bunga mawarnya.

"Raisa, lihatlah mawar ini. Cantik sekali kan...?"

"Iya. Harum juga...." kata Raisa sambil mencium aroma mawarnya.

"Kita bisa memetiknya di taman, mau aku temani?"

"Boleh. Aku tidak sibuk juga" kata Raisa sambil berdiri.

Di taman..

Raisa menikmati waktunya memetik bunga mawar. Sementara fui man berada di dekat danau.

"Raisa kemarilah....." Teriak Fui man kepada Raisa yang sedang memetik mawar.

"Wah di sini juga indah. Aku tidak pernah ke sini..." kata raisa memperhatikan pemandangan danau.

"Itu karena kamu tidak pernah ke sini, aku selalu datang ke sini memetik bunga mawar"

"Lain kali, aku ikut denganmu memetik bunga mawar"

"Tidak perlu raisa, kamu pemeran utama dan tokoh utama. Memetik bunga mawar tugas pemeran pendukung" kata fui man tersenyum manis.

"Sebentar lagi, kamu tidak akan bisa datang ke sini" guman fui man.

Fao man datang di sela pembicaraan adiknya dengan raisa.

"Jadi dia yang kita singkirkan?"

"Iya kak. Dia raisa pemeran utama"

Raisa bingung dengan pembicaraan adiknya, siapa yang ingin disingkirkan mereka berdua.

"Siapa yang kalian ingin singkirkan?" Tanya raisa dengan bingung.

"Tidak baik menyingkirkan sesama, kita sama-sama makhluk hidup yang ingin tetap hidup" kata raisa tetapi di balas senyuman yang merendahkan.

"Tidak akan menyingkirkan siapapun, kamu yang yang akan tersingkirkan" kata fui man sembari memberi kode pada kakaknya.

Fao man dengan cepat, mendorong tubuh raisa ke danau. walau berusaha menyelamatkan diri, raisa tidak bisa.

fui man dan fao man tersenyum bahagia karena berhasil menyingkirkan pemeran utama, raisa.

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
yah ling wei bodo
we....nemu novel baru lagi keanya seru/Smile/
UNI NANNI
baik
Ra dhiraemon
Izin mampir kk btw semangat ya
Yessi Kenzie
Terinspirasi sm Extraordinary You ya thor.. Seru ceritanya.. Semangat..
Yessi Kenzie: Iya, yg main visualnya cakep-cakep..😆😆
total 2 replies
Kak-dessy SA
kenapa nyambung nya ke cerita lain terus kak...
UNI NANNI: Jangan lupa, hadiahnya besok akan mendarat🤗
total 2 replies
Kak-dessy SA
padahal udh semangat kali bacanya..
Kak-dessy SA
kena prank 😂😂😂
Kak-dessy SA
ini apa thor.. kok aku pusing bacanya...
UNI NANNI: akan di revisi
total 2 replies
Kak-dessy SA
semangat thor biar bisa crazy up 😁😁
Kak-dessy SA
Baru mampir..
udah dibuat penasaran 😕
Authornya gemar banget buat pembacanya penasaran 😂😂😂
Auto ngebut 😈😈
Christy by The Sea
extraordinary you vibes kak!
Panggung, tokoh pendukung, dan lain-lain! Yang kutangkep, So-hee ini udah sadar ya?
Your name
Seru banget Thor, btw kalau teriak "aku suka sama kamu" boleh nggak ya. Soalnya kan cuma bisa teriak, apa persis seperti di komik.
Lena Laiha
aku mampir kak, masih nyicil bacanya
UNI NANNI: terima kasih kak sudah mampir.
total 1 replies
Lilis Afrini
aku mampir thor....
UNI NANNI: Terima kasih untuk waktunya kak
total 1 replies
Lee
Semangat..
UNI NANNI: Terima kasih kak.
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
nyicil baca lg
Lee
Hai kak...
My Ice girl saranghae mampir ksih dkungan..
semangat ya..
klo smpat mampir jg..
UNI NANNI: oke kak.
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
mampir nih nyicil baca
UNI NANNI: Siap kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!