Menjadi yang kedua bukan lah ke inginanku, namun sebuah takdir memaksaku menjalani semuanya.
Suka dan duka kehidupan mengajarkan banyak hal yang akhirnya membuatku menjadi kuat.
Hadirnya cinta yang tertukar menjadi hal yang menarik dalam hal ini.
Nantikan kisahku selanjutnya.
" Terpaksa Menjadi yang Kedua "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafa Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Rayyan
💔💔💔
Hari demi hari sikap Rayyan pada Ayu memang benar benar berubah, tidak lagi kasar dan judes seperti awal awal berjumpa. Namun tidak dengan Nadia, wanita itu tetap saja judes pada Ayu. Ia selalu menganggap rendah Ayu karena memang wanita itu berasal dari kalangan bawah.
" Sayang..... besok aku harus keluar kota lagi, Mas tidak apa apa kan kalau aku tinggal lagi. "
Nadia bergelayut manja di lengan suaminya, Rayyan sudah bosan berdebat. Walaupun dirinya melarang, tetap tidak akan merubah apa pun. Nadia tetap akan pergi, jadi percuma saja baginya.
" Hal penting lagi kan, terserah kamu saja aku juga tidak bisa melarangmu untuk pergi karena urusan mu yang ternyata lebih penting dariku bahkan lebih penting dari hubungan kita "
Nadia semakin bermanja pada Rayyan agar suaminya itu tidak ngambek dan berpikir macam macam.
" Ayolah sayang, kamu juga sangat penting bagiku. Tapi pekerjaan ini juga tidak bisa aku tinggalkan begitu saja "
Rayyan mulai membelai tubuh Nadia karena hasratnya yang sudah tertunda beberapa minggu ini, bahkan saat Istrinya kembali Ia tidak mau menunaikan kewajibannya sebagai seorang Istri. Ia beralasan sedang letih perjalanan, kini Nadia harus pergi lagi jadi Rayyan ingin meminta hak nya.
Nadia membalas semua perlakuan Rayyan membuat Pria itu sedikit bahagia dan membuang semua kecurigaan nya beberapa bulan belakangan ini. Namun ternyata yang ada di pikiran nya salah, Istrinya tidak mau menuntaskan hasratnya yang seolah ingin meledak di tubuhnya.
" Maaf sayang, aku sedang ada tamu bulanan " Tolak Nadia ketika Rayyan ingin melancarkan aksinya menikmati kelembutan milik Istrinya.
Bisa di bayangkan bagaimana kecewanya pria itu.
" Ya sudah lakukan apa pun yang membuatmu senang "
Rayyan segera masuk ke kamar mandi mendinginkan tubuhnya yang panas akibat hasratnya yang tidak tersalurkan.
Hingga malam menjelang Rayyan masih terus menahan hasratnya yang ingin sekali tersalurkan.
..." Baiklah ini mungkin mau mu, aku akan mengabulkan nya. Jangan pernah salahkan aku dengan semua keputusan yang akan aku ambil setelah ini. Semua ini adalah karena ide darimu dan juga semua perlakuanmu padaku belakangan ini. " Batin Rayyan....
Pagi pagi Nadia sudah siap dengan pakaian rapi dan juga semua perlengkapannya, Ia berpamitan pada suaminya karena akan mengambil penerbangan pagi.
..." Sayang, aku berangkat dulu ya. Jangan nakal disaat aku tidak ada disini ya, nanti setelah kembali aku akan memberimu kejutan. " Aku akan melayani mu dengan baik sayang berapa pun kamu mau "...
Nadia mengedipkan sebelah matanya sembari melangkah pergi, tak lupa Ia juga melambaikan tangan nya. Hatinya begitu bahagia bisa bertemu Pria yang sangat di cintainya, Pria yang selalu membuatnya terpuaskan dalam segi pikirannya sendiri.
Tanpa Ia pikirkan bahwa perbuatan nya akhir akhir ini telah mengubah jalan hidupnya kelak.
Selepas kepergian Nadia, Rayyan langsung berangkat menuju kantornya. Berada di rumah membuatnya semakin memikirkan sesuatu yang seharusnya tidak boleh Ia lakukan.
WIRATAMA COMPANY
Rayyan melangkahkan kakinya dengan cepat, ingin rasanya Ia langsung tiba di ruangan nya agar bisa bertemu seseorang.
" Aldi, keruangan ku sekarang " Titah Rayyan melalui sambungan telpon.
" Ada apa, sepertinya ada yang penting "
Pria yang bernama Aldy itu langsung bergegas ke ruangan atasan nya, Ia masuk setelah lebih dulu mengetuk pintu.
" Saya Pak, apa ada yang perlu saya bantu "
Rayyan menggebrak meja dengan begitu keras membuat Pria yang bernama Aldy itu terkejut.
" Sudah berapa kali aku bilang, jangan panggil aku Pak tapi kamu masih tetap saja memanggilku dengan sebutan itu. Apa kamu sudah bosan bekerja dengan ku " Bentak Rayyan.
Aldy terkejut namun juga merasa bersalah. Ya, Aldy adalah anak yatim piatu yang di selamatkan Rayyan dari kejaran para rentenir karena orang tuanya meninggal dengan meninggalkan hutang yang banyak. Bersama Rayyan, Aldy di ajarkan banyak hal bahkan melanjutkan study agar bisa bekerja di kantor milik keluarga WIRATAMA.
" Maaf.......! " Ucap Aldy menunduk
Rayyan menyesal karena sudah membentak Pria yang sebenarnya sudah di anggap nya saudaranya itu, apalagi Aldy selama ini berkelakuan baik bahkan selalu menjalankan semua perintah Rayyan tanpa satu pun yang gagal.
" Tidak apa apa Aldy, tapi aku minta kamu mulai sekarang belajar untuk memanggil nama saja baik itu di luar atau pun di kantor. Kamu bebas memanggil nama padaku, sekali lagi maafkan aku ya "
Aldy mengangguk
" Iya Ray, Terima kasih. "
Rayyan tersenyum mendengar panggilan baru Aldy meskipun masih terdengar canggung tapi lumayan karena dirinya tidak harus mendengar kata Bapak. Seolah olah dirinya sudah tua.
" Oh ya Al, aku punya pekerjaan untukmu dan aku minta kamu mengurusnya dengan baik kali ini harus mulus seperti biasa "
Rayyan mengutarakan semua maksudnya dan menyebutkan apa yang harus di lakukan Aldy untuknya.
" Apa kamu serius, maaf maksudnya...... "
" Aku serius, jangan pikirkan yang lain. Kamu hanya perlu mengurus yang aku perintahkan saja, selebihnya biar menjadi urusanku " Ucap Rayyan.
" Baiklah Ray, semua sesuai keinginan mu "
Aldy meninggalkan ruangan itu dan segera menjalankan tugas yang di embankan padanya.
..." Ada apa ini sebenarnya, apa mereka punya masalah. Ah sudahlah Dy, jangan pernah kepo dengan urusan orang lain, kamu hanya perlu menjalankan tugasmu dengan baik. Jangan pernah membuatnya kecewa, maka hidupmu akan aman. Ingat semua jasa yang sudah Ia lakukan padamu " Aldy menyemangati dirinya sendiri. ...
Arya yang akan membongkar kebusukan mu itu..
gak usah di tunggu Rayyan nya..
karena sekarang kamu bukan utama lagi baginya tapi Nadia
kau begitu memikirkan perasaan Nadia sedangkan ayu tidak kau pikirkan..
awas lo Ray entar ayu pergi jauh darimu dan meninggalkan kau
yg di kandung Nadia belum tentu anakmu ray
anak Rayyan apa Arya
tapi takut juga.jgn sampe Nadia tau tentang rumah dan ayu
Nadia kamu cepatan pegi deh..
bila perlu lamaam dikit..pe ayu lahiran kek peginya..
Nadia memang istrimu juga tapi dia mengabaikan kamu selama ini..
jadi kamu berhak bahagia
dan sehatkan ayu dan janin nya
betapa senangnya Rayyan mendapat kabar ini..
dan kamu Nadia kamu akan tersingkir dan kamu juga tidak mendapatkan apa-apa karena kamu sudah lebih dulu berhianat