NovelToon NovelToon
Sistem Supir Angkot

Sistem Supir Angkot

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Sistem / Action
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Di sudut kota Bogor yang basah oleh hujan, Farrel (22 tahun) hanyalah seorang supir angkot jurusan Baranangsiang–Bubulak yang hidupnya di ujung tanduk.

Setiap hari ia harus menahan lapar, dicaci maki oleh kernet lain, difitnah mencuri uang setoran oleh mandor pangkalan, dan puncaknya: diputuskan oleh kekasihnya karena tidak mampu membelikan kuota internet. Modal hidupnya setiap hari setelah setoran hanyalah sebungkus nasi rames karet dua dan sebatang rokok eceran.

Namun, sebuah insiden pengeroyokan oleh oknum ormas di Terminal Baranangsiang mengubah takdirnya. Saat sekarat, sebuah suara mekanis bergema di otaknya: [Sistem Afeksi Kekayaan Berhasil Diaktifkan].
Sistem ini memberikan Farrel saldo tak terbatas, namun dengan syarat gila: uang tersebut hanya bisa digunakan untuk membiayai atau membelikan barang untuk wanita yang memiliki potensi afeksi (rasa suka) terhadapnya. Setiap kali persentase Favorability (tingkat kesukaan) wanita tersebut naik, saldo pribadi Farrel akan berlipat g

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode: 6

Nisa menangis terisak di dada Farrel, mengabaikan rintik hujan yang membasahi pakaian mereka.

Tubuhnya yang ramping bergetar hebat, bukan lagi karena ketakutan terhadap preman-preman itu, melainkan karena rasa lega dan gelombang emosi yang membuncah.

Farrel membalas pelukan itu, mendekap pinggang ramping Nisa dengan satu tangan, sementara tangan lainnya mengusap lembut rambutnya yang basah.

"Udah, Nis. Semuanya udah beres. Mereka gak akan berani ganggu kamu atau Ibu lagi," bisik Farrel lembut di telinga Nisa.

Nisa mendongak, menatap wajah Farrel yang basah oleh air hujan. Di bawah temaram lampu jalanan Bogor, wajah Farrel tidak lagi terlihat kusam dan lelah seperti supir angkot pada umumnya.

 Wajah itu kini tegas, bersih, dan memancarkan wibawa pria matang yang begitu dominan.

"Kamu... kamu gak terluka, kan, Rel?" tanya Nisa dengan suara serak,

 tangannya yang halus meraba dada dan pipi Farrel, memastikan tidak ada darah yang mengalir dari tubuh pria itu.

Farrel tersenyum tipis, menggenggam tangan Nisa yang berada di pipinya lalu mengecup telapak tangannya lembut.

"Aku gak apa-apa, Nis. Kulitku bahkan gak lecet sedikit pun. Yuk, masuk ke dalam, kasihan Ibu sendirian."

Saat mereka melangkah kembali ke dalam warung tenda yang hangat, suara sistem yang maskulin dan mekanis kembali berdenting di dalam benak Farrel, membawa kejutan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

【 Ding! Target Nisa Amanda telah merasakan keterikatan emosional, rasa aman yang absolut, dan benih cinta yang mendalam terhadap Pengguna. 】

【 Tingkat Kesukaan (Favorability) Nisa Amanda naik dari 72% menjadi 81%! 】

【 Ding! Selamat! Karena tingkat kesukaan target telah melewati angka 80% (Fase Cinta Mati), Pengguna berhasil membuka Mega Bonus Sistem Pertama! 】

【 Menghitung Hadiah Mega Bonus... 】

【 Ding! Selamat! Pengguna mendapatkan: 】

• 1. Kepemilikan Mutlak Villa 'Ganesha Luxury' di kawasan Puncak, Bogor (Senilai Rp 25.000.000.000). Semua sertifikat tanah, bangunan, dan kunci elektronik telah disinkronisasikan ke dalam inventaris sistem dan siap diambil kapan saja.

• 2. Saham Mayoritas (51%) PT Bogor Transportasi Utama, perusahaan konsorsium yang membawahi ratusan trayek angkutan umum dan bus di Jawa Barat.

• 3. 1 Unit Supercar: Lamborghini Aventador SVJ berwarna Hitam Matte (Telah dikirim ke garasi rahasia bawah tanah di sekitar Baranangsiang).

Membaca deretan hadiah tersebut, napas Farrel sempat tertahan selama beberapa detik.

Jantungnya bergemuruh hebat. Mega Bonus ini benar-benar gila! Dia yang beberapa jam lalu dihina karena kekurangan uang setoran lima belas ribu rupiah, kini resmi menjadi pemilik Villa mewah di Puncak, bos besar dari perusahaan transportasi yang menguasai jalur Bogor, dan pemilik salah satu mobil tercepat di dunia.

"Farrel? Kamu kenapa melamun, Nak?" Suara Ibu Siti memecah lamunan Farrel.

Wanita paruh baya itu menatap Farrel dengan pandangan penuh rasa hormat dan syukur yang luar biasa.

"Ah, enggak apa-apa, Bu," jawab Farrel cepat, menguasai dirinya kembali.

"Ibu sama Nisa lebih baik beres-beres sekarang. Warung ditutup aja dulu untuk beberapa hari ke depan."

"Uang tiga puluh juta tadi tolong langsung dibayarkan buat tebus ruko ini besok pagi, biar posisinya aman."

"Tapi, Rel... kamu sendiri gimana? Kamu tinggal di kontrakan sempit di dekat pangkalan, kan? Setelah kejadian ini, ormas itu pasti bakal cari kamu ke sana," ucap Nisa dengan nada cemas, matanya memancarkan kekhawatiran seorang kekasih.

Farrel berjalan mendekati Nisa, merapikan beberapa helai rambut basah yang menempel di dahi gadis itu.

 "Jangan khawatir. Aku punya tempat tinggal lain yang aman. Mulai malam ini, aku gak akan balik ke kontrakan lama itu lagi."

Setelah membantu Nisa dan Ibunya merapikan dagangan dan menutup rapat tenda warung, Farrel berpamitan.

Nisa mengantarnya sampai ke depan pintu terpal, menatap Farrel dengan pandangan sayu yang sarat akan kerinduan yang mendalam.

"Hubungi aku kalau sudah sampai tempat tujuanmu ya, Rel..." bisik Nisa, perlahan berjinjit dan mendaratkan kecupan manis yang hangat di pipi Farrel.

Farrel tersenyum, mengangguk kecil, lalu melangkah membelah gerimis malam kota Bogor yang mulai mereda.

Langkah kakinya terasa begitu ringan. Tujuan utamanya saat ini adalah mengambil hadiah supercar miliknya yang berada di garasi rahasia sistem.

Mengikuti panduan peta navigasi virtual yang hanya bisa dilihat oleh matanya, Farrel berjalan sekitar sepuluh menit menuju sebuah kompleks gudang logistik tua yang tampak sepi di pinggiran Baranangsiang.

Di sana, terdapat sebuah pintu gerbang besi otomatis yang perlahan terbuka saat Farrel mendekat, mengenali gelombang ponselnya.

Begitu melangkah masuk ke dalam, lampu neon putih di dalam gudang menyala satu per satu secara otomatis, menerangi sebuah objek yang ditutupi oleh kain pelindung sutra hitam di tengah ruangan luas yang bersih.

Farrel berjalan maju dan menarik kain penutup tersebut.

Sreeet!

Sebuah mahakarya otomotif terekspos di depan matanya. Lamborghini Aventador SVJ dengan balutan warna Hitam Matte yang sangar, sudut-sudut bodi karbon yang tajam bak pesawat jet tempur, dan logo banteng mengamuk yang berlapis emas di bagian moncongnya.

Di atas kap mesin, terdapat sebuah kotak kulit hitam kecil yang berisiSTNK, BPKB atas nama Farrel Aditama, serta sebuah kunci pintar (smart key) karbon.

"Gila... ini beneran punya gua sekarang," bisik Farrel.

Ia menekan tombol unlock. Lampu depan mobil yang berbentuk huruf Y menyala tajam membelah kegelapan. Pintu model scissor doors terangkat ke atas dengan anggun.

 Farrel masuk ke dalam kabin yang kental dengan aroma kulit mewah Alcantara dan serat karbon.

【 Ding! Mengingatkan Pengguna. Anda masih memiliki 5 Poin Atribut Bebas dari misi sampingan sebelumnya yang belum dialokasikan. Apakah ingin menggunakannya sekarang? 】

Farrel mengingat kembali pertarungannya tadi. Meskipun ia menang mudah, ia merasa kecepatannya masih bisa ditingkatkan agar gerakannya benar-benar tidak bisa dibaca oleh mata manusia biasa.

"Sistem, alokasikan 3 poin ke Kecepatan, dan 2 poin ke Kekuatan."

【 Ding! Alokasi berhasil. Status terbaru Pengguna: Kekuatan: 20, Kecepatan: 18, Stamina: 20. 】

Sebuah sensasi dingin kembali mengalir di otot-otot kaki dan lengannya, membuat tubuh Farrel terasa semakin ringan namun padat berisi. Dengan atribut seperti ini, ia bahkan yakin bisa menghindari peluru jika dilatih dengan benar.

Farrel menginjak pedal rem dan menekan tombol Start/Stop berwarna merah di konsol tengah.

BRRRUUUUMMMMMM!!!

Raungan mesin V12 berkapasitas 6.5 liter langsung meledak, menggetarkan seluruh dinding gudang tua itu.

Suaranya begitu gahar, mengintimidasi, dan jantan.

Farrel memindahkan transmisi ke posisi gigi satu, lalu perlahan mengarahkan monster hitam itu keluar dari gudang, membelah jalanan kota Bogor yang basah menuju target berikutnya: Villa Ganesha Luxury di Puncak.

Saat mobilnya melaju di jalur tol Jagorawi menuju arah Ciawi, ponsel Farrel tiba-tiba berdering.

Layarnya menampilkan nomor tidak dikenal. Farrel menekan tombol terima di kemudi mobilnya, menghubungkannya ke pengeras suara kabin.

"Halo, Farrel Aditama?"

Suara di seberang telepon terdengar berat, dingin, dan penuh dengan nada menekan.

 "Gua tahu lu yang udah bikin cacat anak-anak gua di Baranangsiang tadi malam."

"Lu pikir lu hebat karena bisa berantem? Denger ya, supir miskin... besok pagi, gua sendiri yang bakal seret lu dan pelacur soto lu itu ke Sungai Ciliwung!"

Farrel tersenyum sinis, matanya berkilat dingin di balik kemudi Lamborghini-nya.

"Oh ya? Siapa ini? Ketua Ormas sampah?"

"Gua Hardi, Ketua Cabang Ormas Loreng Bogor! Lu tunggu pembalasan gua besok pagi!" Tut... tut... tut... Telepon diputus secara sepihak.

Farrel terkekeh pelan, cengkeramannya di setir karbon semakin kuat.

 "Hardi, ya? Pas banget. Gua emang lagi butuh batu loncatan buat ngebentuk grup mafia gua sendiri di kota ini. Besok pagi, lu bakal tahu siapa yang bakal diseret ke Ciliwung."

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai hendra beserta keluarganya bikin hendra menyesal mencari masalah dengan mcnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai para penguasa itu bikin mcnya ambil alih
eza
apakah ini terinspirasi dari kisahnyata, ehem😙😙
Tri Wahyuni: ya bisa di bilang bgtu.hehe
total 1 replies
eza
100 buat author
Tri Wahyuni: kalau suka sama ceritanya jangan lupa Giftnya ya kak
total 1 replies
eza
buset iklan
Achmad Zaki
terlalu lebay
Aisyah Suyuti
menarik
Fajar Fathur rizky
cepat bantai juga keluarga musuhnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai musuhnya dan keluarganya dengan cara paling kejam
Herman Tere
lanjuut
Herman Tere
ceritanya menarik walaupun agak berlebihan, tapi ini hiburan
Fajar Fathur rizky
cepat bantai lima puluh Preman itu bawa tubuh mereka ke musuhnya bikin musuhnya ketakutan memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli
Fajar Fathur rizky
cepat bantai musuhnya dengan cara paling kejam
Fajar Fathur rizky
cepat bantai orang itu beserta keluarganya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!