NovelToon NovelToon
Kamu Milikku

Kamu Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Romansa-Percintaan bebas
Popularitas:158.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: EnderGamer 1256

Reva, datang ke Taiwan dengan niat bersungguh-sungguh untuk kuliah dan lulus dengan nilai terbaik.

Steven, pemilik apartemen yang ditinggali Reva dan tinggal di gedung sebelah. Menganggap Reva anak bawang tapi juga mengagumi kecantikan Reva yang mirip dengan Tia, penyanyi sekaligus istri bossnya.
Sosok yang menjadi standarnya saat mencari pendamping hidup.

Sandy, yang dianggap sebagai Om oleh Reva, selalu memberinya dukungan dan pertolongan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.

Kisah cinta Sandy membuat Reva terpaksa membantunya dan membuatnya terjebak dalam kerumitan hubungan diantara mereka bertiga.

Hubungan Mereka bertiga, pacar Sandy dan pengagum Steven.

Siapa yang akan dipilih Reva?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EnderGamer 1256, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Minggu

Bel pintu depan berbunyi.

Reva bergegas keluar dari kamar mandi sambil menghanduki rambutnya.

Tanpa mengintip, dia langsung membuka pintu.

Steven berdiri di luar menatapnya.

Atas bawah.

Lalu mulai mengomel.

"Udah dikasih tau kalo buka pintu, ngintip dulu dari lubang !!"

Reva membuka pintunya lebih lebar.

Dia melongokkan kepalanya.

Ternyata dibelakang Steven ada Josh, Andrew, Liu, Anna, Sean dan Roger.

"Halo Reva...

kita mau ngacak-ngacak apartemen kamu nih." kata Josh mendorong Steven ke pinggir.

"Hai Reva...aku Sean." kata Sean mengulurkan tangannya.

Reva menyambut.

"Hai Reva.." sapa Anna.

"Kita semua tadinya mau ngumpul di rumah Steven. Terus kata Josh, kita ajak Reva.

Kata Steven, mendingan kita kesini aja.

Kamu udah selesai ujian kan ?" kata Anna bercerita.

"Udah...syukurlah.

keriting rambutku." kata Reva menunjukkan ikal kecil ujung bawah rambutnya.

"Itu sih emang udah ikal." jawab Steven.

"kok kamu tau banget Steve?" ledek Andrew.

"Kan aku hampir tiap hari liat dia." kata Steven.

"Masa sih ?" jawab Reva heran.

"Kok gak manggil ?"

"Ngapain?

Ntar dibilang naksir kamu kalo tiap kali liat kamu, harus manggil." jawab Steven sambil membuka kotak pizza.

Reva memerah.

Anna memperhatikan Reva lalu menatap Steven.

"Kan emang kamu mau nyari yang mirip Tia.

Ini udah yang paling mirip." katanya menunjuk Reva.

Reva kembali memerah.

"Aku ambil gelas dulu." putus Reva langsung bangun dan berjalan menuju dapur.

"Boss, waktu itu aku mau deketin dia, sama Boss gak boleh.

Katanya bisa ditendang sama Boss Michael.

Gak taunya mau diembat sendiri ya ?" kata Sean.

Steven melotot.

"Siapa yang mau ngembat ?

Kan emang tinggal tetanggaan sama aku !

Wajar kalo aku bisa liat dia tiap hari.

Kamu mau deketin dia ?

Ya deketin aja !" semprotnya.

"Bener lho ya ?" Sean memastikan.

"Enggak bakal dijegal kan ?"

Reva muncul.

"Siapa yang menjegal ?" katanya

"Steven." jawab Liu cengar-cengir.

Steven melotot.

"Sean mau deketin kamu.

Tapi dia takut aku jegal.

Kamu mau sama Sean ?" tantangnya.

Reva memerah dan langsung menjawab.

"Enggak.

Aku mau fokus kuliah. Gak mau ribet pacaran."

Steven tersenyum lebar.

"Nah tuh..kamu denger gak Sean?" katanya.

"Boss, itu namanya menjegal.

Aku kan belum lakukan apa-apa tapi Boss udah langsung ngasih tau orangnya kalo aku mau deketin.

Ya pasti langsung ditolak lah !!" semprot Sean.

Steven tertawa.

"Kalian jangan ganggu bocah yang lagi sekolah !

Kuliahnya susah.

Dan dia beasiswa.

Dia harus mempertahankan prestasinya." katanya.

"Kamu pinter Reva.

Aku butuh perempuan pinter biar anak-anak ku juga pinter." kata Sean.

Reva memerah.

"Kalian ini jomblo semua ya ?

Ini kan malam minggu ?

Kalia.." ponsel Reva berdering.

Reva meraih ponselnya.

Wajahnya mengernyit.

"Om Sandy..." sapanya.

Semua diam saat terdengar nama Sandy disebutkan Reva.

"Kamu dimana Va? Dirumah ?"

"Iya Om.."

"Om kesana ya ?"

"Oh..oke Om.

Bawain makanan aja yang banyak Om..

Lagi pada ngumpul nih anak buah Om." katanya

"Oya ?

Bagus !!"

Reva meletakkan ponselnya.

"Boss Sandy mau kesini?" tanya Josh..

Reva mengangguk.

Anna berkerut.

"Tapi gak bawa cewek brengsek itu kan?" katanya.

"Gak tau..gak bilang tadi.

Tapi ini kan malam minggu.

Harusnya kan om Sandy ngapel." kata Reva.

"Taruhan...sebentar lagi juga putus tuh mereka." kata Anna.

"Aku ikutan bertaruh.

Mereka putus." kata Andrew.

"Enggak.

Boss Sandy terlalu cinta.

Sama kayak Boss Michael dulu." bantah Josh.

"Madam Tia perempuan baik.

Boss Michael udah bener.

Dia gak ngelepas perempuan baik.

Boss Sandy lagi dilamun cinta aja.

Nanti dia bakal liat perbedaan besar antara Tia dengan Cindy." balas Anna.

"Aku dulu juga bilang sama Boss Michael, Tia itu perempuan yang jarang.

Bermutu.

Kalian juga perempuan bermutu." kata Steven menunjuk Anna dan Reva.

"Jangan bilang kamu mau sama aku." Anna mendelik

"Aku gak ngincer kolegaku.

Kalo kamu..

Kamu terlalu kecil buat seleraku." kata Steven menunjuk Anna lalu Reva.

Reva mengerucutkan bibirnya.

"Lagian aku juga gak mau sama kamu." gerutunya.

Semua tertawa.

Dua puluh menit kemudian, bel pintu berdering.

Josh bangkit dan membuka pintu.

"Josh !

Kamu disini juga ?" sapa Sandy.

Josh nyengir.

Lalu mengambil alih sebagian bungkusan yang dibawa oleh Sandy.

"Hai Boss.." sapa mereka semua.

"Asyik nih ngumpul." kata Sandy sambil melangkah masuk.

"Sendirian aja Om ?" tanya Reva dalam bahasa Indonesia.

Sandy menatap Reva.

"Iya. Gak ada kerjaan.

Om-om kamu lagi pada sibuk sama istrinya.

Tadinya aku mau ajak kamu makan malam.

Tapi kalo ngumpul begini malah lebih asik." jawabnya dalam bahasa Indonesia.

Steven diam mendengarkan mereka.

Si jenius ini mampu merekam bahasa. Sehingga tanpa disadari, dia bisa berbahasa Indonesia tanpa perlu capek mempelajarinya.

"Enggak sama pacar Om ?" tanya Reva masih dalam bahasa Indonesia.

"Dia lagi syuting." jawab Sandy singkat dalam bahasa Indonesia.

"Ayo..dibuka bungkusannya." katanya mengalihkan pembicaraan dalam bahasa Mandarin.

Reva mengambil pisau dan mulai membuka kulit buah.

"Va...jadi berantakan rumah kamu." kata Liu

"Nanti aku bantuin beresin." kata Steven.

"Tuh..yang punya mau beresin." sahut Reva tersenyum sambil terus memotong buah.

"Ngapain kamu sendirian beresin rumah Reva.

Kita semua nanti yang akan beresin.

Kamu mau cari kesempatan berduaan aja sama Reva ?" cetus Sandy mengambil sepotong pizza.

"Ya elah si Boss." sahut Steven.

"Kalo cuma mau beduaan, tadi gak ngajak mereka semua kesini." katanya.

Sandy tersenyum lebar.

"Kita nonton film aja" kata Anna.

"Mau nonton apa ?"

"Thriller." cetus Reva.

"Pas !" sahut Roger.

"Mau apa nih..banyak !" kata Anna membuka saluran Netflix.

Mereka semua ribut memilih film.

Reva ke dapur.

Sandy menyusul.

"Kamu gak terganggu kan ?" tanya Sandy.

Reva berbalik, menatap Sandy. Lalu tersenyum.

"Ah enggak Om.

Saya seneng kok didatangin kayak gini."

"Ada yang ganggu kamu ?"

Reva menggeleng.

"Om.. saya sabuk hitam karate.

Om gak usah khawatir sama saya."

"Hah ?! kamu sabuk hitam ?

Om jiu jitsu bareng sama Om Michael, om Robert.

Mau ngadu gak ?" senyum Sandy.

"Om jiu jitsu ?

Saya pingin juga lho belajar." kata Reva kagum.

"Kamu mau ?

Besok mau ?

Om ada jadwal besok." tawar Sandy.

Sandy diam sebentar.

"Mereka yang di luar..jiu jitsu semua.

Awalnya kami bertiga, terus mereka tau.

Akhirnya..satu kantor ikut.

Besok Om jemput."

"gak ganggu Om ?"

"Ah enggak.

Apartemen Om kan gak jauh."

"Maksud Reva, gak ganggu sama Cindy ?"

Muka Sandy berubah sedikit.

"Enggak. Dia tau kalo besok siang ada jadwal latihan."

"Oke Om.

Pake baju apa ?

Saya gak bawa baju karate saya."

"Training sama kaus aja Va."

"Besok jam berapa Om ?"

"Jam sepuluh.

Om telpon, kamu nanti nunggu di bawah ya?"

"Oke Om." jawab Reva.

Sandy mengamati Reva.

"Kamu betah kan di sini ?"

"Oke aja Om.

Kenapa?"

"Ah enggak.

Kan dulu Om yang ngajak kamu kuliah disini."

Reva tersenyum.

"Iya Om.

Reva sebetulnya pingin ke Aussie.

Tapi..Mama bilang mending ke Taiwan.

Ada tante Tia.

Ada Om." tunjuk Reva pada Sandy.

"Banyak yang jagain." sambungnya.

"Va..jangan segan-segan ngomong sama Om ya..

Om tau rasanya kuliah di perantauan.

Dulu Om juga begitu.

Belum lagi beban kuliah.

Sama beban kerja."

Reva menatap Sandy.

"Kalo sekarang Om ?"

"Sekarang tinggal beban kerja aja." jawab Sandy.

"Sama beban cinta." sambungnya pelan.

"Yah..itu yang bikin saya males pacaran Om."

Sandy tidak menjawab.

Dia menerawang.

Di ruang tamu, film sudah dimulai.

...🎋🍎🌴...

1
Anonim
Lanjut Dong
minsy
kapan uppp
Nana_Ratna
ooohhh Author, knp ga pernah update lagi?. kangen ma Sandy n Reva
Nana_Ratna
kapan Up Thor? kangen Sandy neeh
Ridhan Insya
thor.....lama banget upnya....gue jg lg nunggu yg di asdos thor.....up dhonk thor.....please.....😍😍😍😍😍😍😍
Nayla Sasa
aku tim sandy aja dechhh
kerennnnn
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
cerita yg menarik dan luar biasa.. semangat buat othornya 🤗😇
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
Steven ini pantang menyerah bngt yaa, jelas² Reva sdh milik Sandy.. move on Steve, msh bnyk gadis yg lebih dari Reva di luaran sana jadi jadi pebinor dech aah😏
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
aseeek mau di isiin nastar🤣🤣
Ris Andika Pujiono
steve2 gitu aja udah ke geeran. Berasa reva masih cinta? move on woyyy
Ris Andika Pujiono: wadu.. suruh sama Cindy aja klop
total 2 replies
Nana_Ratna
sok banyakin bikin salah Vs,biar makin byk hukumannya n level hukumannya makin meningkat🤣🤣
Nana_Ratna: kan itu tujuannya🤣🤣🤣
total 2 replies
Ridhan Insya
thor.....lama banget upnya ya......dah gak sabar gue nunggunya thor.....please....
EnderGamer1256 @endergamer1256: iya Kak.. diusahakan. Author nya terbagi waktunya dengan novel Selingkuhku Selingkuhmu ..😀
total 1 replies
Ris Andika Pujiono
kirain habis nikah tuh ceritanya sdh g bikin deg2an ternyata masih dilanjut
jangannbilang terjadi huru hara saat pesta lho kak author
Yusup Priyono
mesti sabar - sabar....
baca novel ini....... !@#$^&*%!!
ida siz
happy married y mas sandyreva.. bahagia selalu Buat klian ber 2..
Ris Andika Pujiono
honeymoonnya dikencengin. Kalian usah melwwati lika liku yg bikin jantung reader mo copot. Semoga langgeng ya
cheers 🥰🥰🥰
Bunga Terakhir 🌹
nikah udah .. tinggal punya baby .. yeyy
Nana_Ratna
ikut happy buat kalian b2. smoga kamu ga kegoda lg yaa Va. n jadi tegas ma mantan
Gedang Raja
Sandy di butakan akan cintanya pada Cindy
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
aduuh kenapa makin bnyk aja sich thor pengganggunya.. pertama Steven lalu Cindy dan bisa jadi kemungkinan maminya Sandy menjadi duri dlm rumah tangga anaknya sendiri..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!