NovelToon NovelToon
Will You Marry Me

Will You Marry Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:222.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: laksmi 93

Devan menatap lurus ke depan tan menghiraukan Kinan yang tengah menatapnya dengan wajah sendu.Di pesta keluarga Ghenio, Kinan merasa dirinya tidak berarti. Devan mengacuhkan dirinya tanpa menyapa Kinan sama sekali. Itu membuat hati Rania merasa sesak.

"Kau menghukumku dengan kejam kak."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta dan Benci

Tatapan tajam mengarah pada orang yang baru saja masuk ke dalam ruangan Fandra. Kinan, dia baru saja datang, padahal Fandra sudah menunggunya sejak tadi.

"Darimana saja kau Kinan? kau tau kakak sudah menunggumu sejak tadi, apa kau lupa hari ini kita ada meeting penting." ucap Fandra dengan nada kesal, pasalnya Kinan baru tiba setelah jam menunjukan pukul 9 pagi.

"Maaf kak, sepertinya aku tidak bisa ikut kakak meeting hari ini, aku tidak sengaja menabrak kak Devan dan tanganku sekarang terkilir." ucap Kinan menatap pergelangan tangan yang masih terlihat merah karna pijatan Devan tadi.

Fandra yang mendengar adiknya terluka langsung beranjak dari duduknya. Ia menghampiri Kinan dengan begitu khawatir.

"Kau terluka, apa masih sakit, Devan benar-benar keterlaluan." ucap Fandra cepat sambil memeriksa pergelangan tangan Kinan

"Hanya sedikit sakit kak, ini tidak apa-apa. Lagi pula ini bukan kesalahan kak Devan, aku yang terlalu terburu-buru sampai tidak bisa melihatnya dan menabraknya dengan tidak sengaja." ucap Kinan meyakinkan kakaknya agar tidak marah pada Devan

"Baiklah, kau pulang saja. Biar kakak yang meng'handle semuanya. Kakak akan menyuruh supir untuk mengantarmu pulang." ucap Fandra yang langsung di angguki Kinan.

Kinan pulang ke kediaman Sanjaya dengan supir pribadi Fandra. Di perjalanan pulang Kinan hanya diam, ia masih memikirkan sikap Devan yang begitu membuat Kinan tidak bisa berhenti memikirkannya.

"Non, kita sudah sampai." ucap supir Fandra tanpa melihat Kinan. tapi beberapa menit kemudian Kinan masih belum juga turun.

"Non, kita sudah sampai." ucap supir Fandra lebih keras hingga membuat Kinan sedikit tersentak kaget.

"Maaf, saya mengagetkan non Kinan, tapi kita sudah sampai non." ucap Supir itu lagi

"Ahhhh, tidak apa-apa pak, trimakasih sudah mengantar saya." Kinan turun dari dalam mobil kakaknya lalu masuk ke dalam rumah.

Kinan yang terlihat lesu tidak memperhatikan sekelilingnya sama sekali. Sampai suara yang begitu ia kenal membuatnya berhenti melangkah.

"Sayang, ada apa? kenapa wajahmu terlihat pucat?" tanya Anel saat melihat putrinya begitu lesu

"Mama, kapan mama sampai?" tanya Kinan yang kaget karna ada mamanya di rumah.

"Baru saja Mama, Nessa dan papa sampai sayang, Mama kangen kalian, makanya Mama sama Papa pulang." jawab Anel cepat." Kamu kenapa jam segini udah di rumah, kamu sakit sayang?" tanya Anel lagi, ia sedikit khawatir melihat wajah pucat putrinya itu.

"Gak ma, Kinan hanya capek aja. Tadi di kantor Kinan gak sengaja nabrak kak Devan, jadi dech tangan Kinan terkilir karna jatoh." jelas Kinan yang membuat dahi Anel berkerut

"Devan di Indonesia? kapan dia pulang?" tanya Anel cepat

"Iya ma, kak Devan pulang pas perayaan ulang tahun Aunty Amel." jelas Kinan

"Ohhh, Mama kira dia sudah tidak ingat pulang." ucap Anel terkekeh."Oh ya, tadi kamu bilang tangan kamu terkilir, mana yang sakit sayang? Mama akan panggil tukang pijit untuk kamu." ucap Anel sedikit panik saat mengingat ucapan putrinya

"Tidak apa-apa ma, Kinan baik-baik saja. Tadi udah di urut kok sama kak Devan." jelas Kinan yang membuat Anel sedikit lega.

"Yaudah, kamu sekarang istirahat yah. Mama mau nyiapin makan siang sama bibi di dapur." ucap Anel yang langsung di angguki Kinan. Ia berjalan ke atas meninggalkan Anel yang masih setia dengan majalah di tangannya.

***

Sementara di tempat lain Devan tengah sibuk dengan tugas yang di berikan oleh papanya. Ia fikir setelah pulang ia bisa sedikit beristirahat, taunya papanya malah mengalihkan pekerjaannya pada Devan. Dan disinilah ia saat ini, memimpin rapat tahunan yang di adakan oleh perusahaan setiap tahunnya.

Hampir dua jam Devan berada di ruang rapat, dan saat rapat itu berakhir, Devan bisa bernafas dengan lega. Ia meminta ijin pada asisten papanya untuk pulang terlebih dulu, karna badannya saat ini terasa sangat remuk. Devan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, karna jalanan cukup padat jika menghampiri jam makan siang.

Sekitar setengah jam perjalan, akhirnya mobil Devan tiba di rumah kediaman orang tuanya. Devan yang sangat lelah langsung masuk ke dalam rumah itu tanpa melihat kw sekelilingnya.

"Devan." panggil Amel saat melihat putranya berjalan dengan lesu

Devan melihat ke arah mamnya yang tengah duduk di sofa ruang tamu dengan menatapnya tajam."Iya mah, ada apa?" tanya Devan tanpa ingin mendekati mamanya. Di fikirannya saat ini adalah kamar, ia ingin segera merebahkan tubuhnya yang lelah.

"Kemarilah, mama ingin bicara denganmu." ucap Amel sambil menampakan senyumnya yang manis.

Devan berjalan dengan lemas ke arah Amel. Sungguh hari ini adalah hari yang sial untuknya. Pertama ia bertemu dengan Kinan dan tidak sengaja membuatnya terluka, hal itu bahkan menggangu fikirannya sampai saat ini. Ia begitu khawatir akan keadaan gadis itu. Kedua, ia harus memimpin rapat menggantikan ayahnya. Dan sekarang Devan harus mengurungkan niatnya untuk beristirahat karna di hadang oleh mamanya.

Devan duduk di sofa tepat di depan Amel. Devan melihat raut wajah Amel berubah serius.

"Kapan kamu akan menikahi Fani Van?" pertanyaan Amel sontak membuat Devan terkejut. Ia tidak menyangka mama nya akan menanyakan hal itu secepat ini.

"Mah, Devan belum ingin memikirkan hal itu. Devan masih ingin mengelola bisnis kakek agar lebih berkembang lagi."

"Tapi Van, umur kamu itu sudah lebih dari cukup untuk menikah. Lagi pula apa lagi yang kamu tunggu Van, mama ini sudah tua, dan mama juga ingin segera menggendong cucu mama seperti Anel, sahabat mama." ucap Amel mengutarakan keinginannya

"Tapi Devan belum siap mah, Devan belum ingin menikah." Devan ingin beranjak dari tempat ia duduk, tapi pertanyaan mamanya membuat langkahnya terhenti.

"Jika mama menikahkanmu dengan Kinan, apa kau juga belum siap?" Devan menatap wajah mamanya yang semakin terlihat serius, tidak ada keraguan sedikitpun dalam pertanyaannya.

"Iya ma Devan juga tidak siap dan Devan juga akan menolak. Karna Devan sudah memiliki Fani." setelah mengatakan itu Devan langsung naik ke atas. Fikiran nya kali ini begitu kacau, bagaimana bisa mamanya menyuruhnya menikah dengan wanita yang bahkan menolaknya mentah-mentah.

Devan merebahkan tubuhnya dengan kasar ke tempat tidur. Sesekali ia menghela nafasnya dengan berat. Ucapan mamanya sungguh masih terngiang di kepalanya. Kenapa tidak sejak dulu saja mereka di nikahkah, mungkin Kinan tidak akan menolaknya seperti dulu. Meskipun Kinan belum mencintainya, tapi setidaknya Devan masih bisa membuatnya jatuh cinta saat mereka sudah menikah.

Tapi saat ini Devan sudah terlanjut membenci gadis itu, walau tidak sepenuhnya. Tapi di dalam hati Devan kebencian itu ada, walaupun rasa cintanya masih sama besar. Devan tidak sadar jika cinta dan benci itu sungguh berbeda tipis.

[Bersambung]

🍃Jangan lupa selalu ringan tangan untuk sekedar meninggalkan jejak kalian sehabis membaca ya. Cuma sekedar Like, comment dan vote aja kok, dan itu gratis.

☺Trimakasih🙏

1
ros
yg teror pasti zeline yg x sadar dek untung
Fransiska Siba
makanya jgn jutek sama suami, main2 rahasia rahasia lagi.
Fransiska Siba
itulah malas baca novel kayak gini, sudah tahu ini berbahaya tp main3 rahsia rahasia tidak mau berbagi masalah apalagi kalau itu akan menjadi suamimu setidaknya keluarga mu lahh. bertindak cepat tlpn keluarga mu bukan bersembunyi. Bodonhyaaaaaaaaaaaaaaaa Kinan
Cahya Aini
zeline wanita gak tau balas budi...dikasih hati minta jantung...
Susan Nurdiyah
zeline ga tau diri dah ditolong ngelunjak
Ilin Nurlina
terlalu neko-neko si Devan...jadi gregetan
Videaningrum
buatkan cerita anak devan ma kinan thor aska faresta genio
Rosdelita Siregar
awas pingsan
Videaningrum
makin seru bacanya...rendy emang suka godain alin...
🌹 Kayla Hafza 🌹
alin - rendy - dion kpn d bikinin rmh sendiri thor?
biar seru aja klo pny rmh sndiri...
Videaningrum
mungkin max itu dion
Siti Zulaiha
seru ceritanya Aline bikinin sendiri Thor ceritanya
Ayu Chandmayi
lanjut thorrr
🌹 Kayla Hafza 🌹
dion ato rendy
Videaningrum
makin asyik bacanya alin rendy dion
Videaningrum
makasih thor udh memutuskan nulis cerita alin di noveltoon...semangat selalu y thor
beri kabar klo udah rilis cerita alin
🌹 Kayla Hafza 🌹
kykny papa fino mau deketin alin sm dion nich!
rendy kyny mo nguji alin...apakah alin bakal cemburu????😆😆😆
alin diantara rendy & dion!
gak sabar nunggu cerita mrk launching thor...😁😁😁😁
Difa IG@difadipho: Hy kak jangan lupa mampir juga di novel aku
~Pertama dan Terakhir
~ Kawin Kontrak
😘😘😘
total 1 replies
Ayu Chandmayi
lanjut thorrrr
🌹 Kayla Hafza 🌹
gak sabar nunggu kisahnya Alin - Rendy - Dion...
d tunggu bgt thor...
EztheR
di infokn kk..kkw.uda up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!