NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 5

   "Loh kok ibu pulang terus siapa yang menjaga anak nya kak Andin"tanya Alina melihat ibunya memasuki rumah

   "Ada kakak ipar mu Alin"

   "Tapikan mas Tio belum tau caranya mengurus bayi Bu,aku akan ke rumah mas Tio Bu sebelum aku pergi ke kampus"

   "Iya sana kamu bantu dulu kakak ipar mu ibu mau istirahat dulu nanti ibu nyusul kamu"

   "Baiklah aku pergi dulu Bu"

   Apa yang dibicarakan jeng Rina itu benar apa Alina akan menerima nya,ibu Alin berjalan gontai ke kamar nya banyak sekali yang harus dia pikirkan,belum satu hari kepergian anak nya tapi masalah siapa yang akan mengurusnya cucunya sudah dia pikirkan.

    Saat Alina memasuki rumah kakak nya Alina melihat suasana nya sangat sepi teringat dengan kakak nya saat Andin sudah menikah ia jarang sekali bertemu dengan nya apa lagi dia kuliah di luar kota semakin sudah berkomunikasi.

   Melihat foto pernikahan kakak nya yang terpajang besar di ruang tamu Alin menatap nya,maafkan aku kak saat kamu ingin bertemu denganku tapi aku mengabaikan nya,tidak terasa air matanya menetes.

   Saat Alina menyeka air matanya terdengar tangisan dari dalam kamar bayi laki laki itu Alina buru buru naik ke atas dan membuka kamar nya, melihat pemandangan kakak iparnya dengan susah payah mengganti popoknya.

   "Biar aku bantu kak"Alina mengambil alih popok yang dipegang Tio

   "Sebentar sayang tante ganti dulu popok nya ya nanti kalau udah beres kamu bisa langsung Mimi apa kamu harus hmm?"

   Dalam hitungan detik bayi itu berhenti menangis dan menatap wajah Alina mungkin seperti melihat ibunya.

   Tio menatap dan memperhatikan Alina dengan telaten membersihkan pup bayi nya dia tidak merasa jijik meskipun itu pengalaman pertama untuk Alina.

  "Maaf Alina aku merepotkan mu"

  "Gapapa kak mumpung aku belum berangkat kuliah lagi aku akan membantu kakak untuk menjaga si bayi kecil ini"

  "Iya terimakasih"

  "Oh ya kak,kakak mau kasih nama siapa masa? Masa kita manggil nya bayi terus"

    "Ezra Adiguna" Tio

    "Oke Hay bayi Ezra aku Tante mu,aku yang akan mengurus mu selama Tante libur,kamu harus tumbuh menjadi laki laki hebat kuat seperti ibu kamu ya,sekarang sudah beres waktunya kamu minum susu"

    Alin menggendong nya dan memberikan susu untuk Ezra,semua itu tidak luput dari penglihatan Tio.

   "Oh ya kak malam nanti apa akan ada pengajian di rumah ini?"tanya alin

   "Ya semuanya sudah di urus sama mamah"

   Alin yang merasa canggung ditatap seperti itu oleh kakak iparnya,karena Alin tidak terlalu dekat dengan Tio apalagi Tio hanya menyapa nya sekedar nya saja Tio dikenal dengan sosok nya yang dingin Alin tidak berani untuk menyapa nya duluan.

   Tio tau Alin tidak nyaman dengan nya dan dia langsung ke luar dari kamar anak nya dan pergi ke ruang kerja nya, akhirnya papa kamu ke luar juga Tante takut dengan tatapan nya dingin sekali, sekarang kamu tidur ya jangan nangis lagi anak ganteng.

   Alin melihat banyak pesan yang di kirim Aryan dan langsung menghubungi nya.

   "Hallo kak ada apa?apa kamu sudah sampai?"

   "Iya Alin aku sudah sampai dari tadi,apa kamu baik baik saja?"

   "Iya kak aku baik baik saja"

   "Sudah makan belum? Dari tadi kamu belum makan apapun Alina jangan lupa makan"

   "Iya kak nanti sebentar lagi aku makan"

   "Yasudah aku tutup dulu telpon nya"

  Malam pun tiba tetangga berdatangan ke rumah Tio,malam ini malam pertama pengajian dirumah nya semua nya sudah di siapkan oleh orang tua nya.

   "Kamu belum kebawa sayang"ucap mamah lia ibu Alina

   "Semuanya sudah kumpul bu"

   "Gapapa aku disini aja Bu aku khawatir meninggalkan nya sendiri"

   "Iya sayang ibu ke bawah dulu"

   Semua khusu mendoakan Andin mamah Lia tidak bisa menahan air matanya

   "Sudah mah kasian Andin kalau kamu terus menangis"ucap ayah Bagas

"Tapi kenapa harus Andin yang masih panjang perjalanan nya ada anak yang harus dia besarkan kenapa gak aku aja"

"Sabar mah ikhlaskan Andin biar dia bisa tenang semuanya sudah menjadi takdirnya,kamu jangan bicara seperti itu"

"Malam ini kita menginap disini biasanya bayi kalau baru lahir akan sering begadang"

"Iya mas"

Pengajian pun telah selesai semua sudah meninggalkan rumah Tio hanya tersisa para orang tua mereka berkumpul di ruang tamu.

"Jeng Rina biar sekarang sayang menginap disini biar membantu Tio menjaga cucu kita,biasanya bayi baru lahir akan begadang"

"Iya jeng Lia biar besok giliran saya yang menginap disini kalau begitu kita pamit dulu"

"Tio mamah sama papa pulang dulu besok mamah bantu kamu jaga anak kamu"ucap mamah Rina

"Iya mah besok aku akan mencari baby sitter"

Tio menaiki tangga untuk melihat putra nya karena tidak terdengar dia menangis,saat Tio membuka pintu kamar pemandangan yang seharusnya Andin dan putranya tapi yang dia lihat, melihat alina tengah tertidur lelap dengan tangannya memeluk bayi Ezra.

Tio mengurungkan niat nya dan menutup kembali pintu nya dia tidak ingin mengganggu mereka tidur.

"Kenapa kamu gak jadi masuk Tio?"tanya mamah Rina

"Alina dan Ezra sedang tidur mah"

"Oh ya kapan kamu akan mengadakan syukuran untuk anak kamu Tio?"

"Mungkin setelah tujuh hari nya Andin mah"

"Baiklah biar semuanya mamah yang urus, sekarang kamu tidurlah istirahat biar mamah dan Alin yang menjaga putra mu"

"Iya mah terimakasih"

Alina terbangun tengah malam karena perutnya terasa lapar bayi Ezra masih tertidur pulas,Alina mengendap ngendap supaya Ezra tidak terbangun.

"Kamu mau kemana Alina?"tanya mamah Lia

"Aku lapar sekali Bu dari pagi aku belum makan apapun"

"Apa kamu ibu buatkan sesuatu?"

"Gapapa Bu biar Alina sendiri aja,ibu jagain Ezra aja soalnya dari tadi belum bangun dia belum minum susu"

Alina menuruni tangga dan menuju dapur dia melihat isi kulkas yang hanya ada telur,mungkin bibi belum sempet belanja kali ya apa disini ada mie Alina mencari cari mie.

"Kamu nyari apa Alina?"tanya Tio

"Ini kak aku nyari mie kak"

"Kenapa malam malam kamu makan mie Alin?"

"Ya ga ada makanan lain disini cuma ada telur aja kak aku belum makan dari pagi"

"Mungkin bibi belum sempat belanja kamu cari di lemari bawah biasanya Andin suka nyetok mie nya disana"

Alina melihat kebawah lemari dan membuka nya ternyata benar disana ada beberapa mie lagi Alina mengambil nya langsung memasak nya karena perutnya sudah sangat lapar sekali.

"Lain kali jangan dibiasakan makan mie tengah malam Alina"

"Aku sudah biasa kak apa lagi anak kuliahan seperti aku yang jauh ke rumah masakan paling simpel ya mie"

"Ya sudah terserah kamu" Tio meninggalkan Alina dan berlalu menuju kamarnya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!