NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pedang Dewa Ungu.

Kemudian Thio Sam Hong mulai memperagakan ilmu Dewa pedang. Tubuhnya mulai bergerak kesana-kemari bagaikan seorang penari. Tio yang melihat itu tersenyum, karena ilmu itu memang sudah dikuasainya diluar kepala dan dia sangat menyukainya. Karena bisa berjoget dan menari dengan pedang.

Tapi sekarang itu berbeda, karena Thio Sam Hong memakai pedang pusaka Dewa Ungu. Setiap dia bergerak mengeluarkan angin badai, dan ketika dia menebas sebatang pohon, pohon itu langsung terbakar hangus jadi gosong.

Tio Buki yang melihatnya terkagum kagum akan kehebatan pedang itu dan meleletkan lidahnya.

Setelah cukup lama memperlihatkan kehebatan pedang Dewa Ungu, kemudian kakek Thio Sam Hong menghentikan dan kemudian memasukkan kembali pedang kedalam sarungnya.

Setelah itu dia mengajak Tio Buki kembali kedalam gubuk.

Karena rasa penasaran dan ingin bertanya, akhirnya Tio Buki mengeluarkan kata-katanya dan bertanya.

"Kakek guru, aku selama ini tidak pernah melihat kau membawa pedang dan memilikinya. Apakah kau nyolong ditempat orang ya?" Ucapnya.

Hey bocah goblok, gini gini gurumu tidak pernah nyolong punya orang. Apa kamu tidak pernah memakai otak dan mulutmu. Asal lepas aja kalau ngomong.

"Takkk!"

Waduh....

Terdengar suara pukulan kearah kepala Tio Buki, membuat dia meringis kesakitan.

"Kualat nanti kau memfitnah kakek gurumu ini" Ucap Thio Sam Hong marah, tapi tidak lama kemudian dia tertawa terbahak bahak. "Hahaha. Hahaha!"

"Cih. Dasar guru gila! Sebentar marah, sebentar jadi ketawa" Ucap Tio Buki mencibir.

"Hey, apa katamu" Ucap Thio Sam Hong.

"Tidak, tidak, aku hanya bercanda kek. Mulutku ini sulit sekali dikendalikan. Hahaha" Ucap Tio Buki.

"Eeeehhh! Dasar murid Gila. Hahaha. Hahaha" Thio Sam Hong ketawa mengeluarkan tenaga dalamnya hingga telinga Tio Buki hampir meledak jadi pelak, untung dia sudah memiliki tenaga dalam sempurna.

"Kakek, apa kau ingin menghancurkan telingaku dengan Ilmu Dewa Ketawa itu?" Tanya Tio Buki.

Membuat Thio Sam Hong menghentikan ketawanya.

"Tio, coba sekarang kamu ambil dan pegang pedang itu, aku ingin tau apa kau berjodoh dengannya" Ucap Thio Sam Hong.

"Iya kek, tapi gimana nanti kalau aku tidak berjodoh dan pedang itu membakar tubuhku. Matilah aku kek" Ucap Tio Buki.

"Pokoknya, cepat ambil dan pegang. Urusan tidak berjodoh dan mati itu bukan urusanku. Itu urusan belakangan. Hahaha" Ucap Thio Sam Hong tertawa lepas.

"Tapi, kek. Aku takut!" Ucap Tio Buki.

"Kamu tidak usah takut, paling paling kamu mati. Tidak sakit, kok! Hahaha. Hahaha" Ucap Thio Sam Hong tidak bisa menahan tawanya.

"Ya, benar kek. Paling paling aku mati dan tubuhku gosong, ya gali kubur. Habis perkara. Mudahkan kek?" Ucap Tio Buki seraya bertanya.

"Hahaha. Bagus, bagus. Itu baru muridku pemberani dan tidak takut apapun. Sekarang ini ambil pedangnya dan lepaskan sarungnya" Perintah Thio Sam Hong ingin melihat apakah muridnya.

"Ingat, apapun yang terjadi jangan minta tolong sama gurumu. Ngerti kamu" Ucap Thio Sam Hong memperingatkan.

Mendengar itu membuat nyali Tio Buki jadi ciut, dan perlahan lahan matanya memandang kearah pintu keluar gubuk. Entah apa maksudnya.

Hahaha. Thio Sam Hong tau apa yang sedang dipikirkan oleh muridnya itu sekarang "Mau mencoba ingin kabur ya. Jangan harap!" Ucapnya, dia semakin senang mengerjain muridnya.

"Iya, kek! Tapi, ya sudahlah. Memang sudah nasibku kalau mati muda" Ucapnya terlihat raut wajah Tio Buki sedih.

Lalu kemudian dia mengambil pedang itu dan memegang ditangannya. Tiba-tiba dia tersentak kaget, dan tubuhnya menegang.

Degan cepat Tio Buki menutup matanya, dan berteriak kencang..."

Arkkkkkkkkk....!"

"Kenapa kamu kumat? Dasar murid gila. Hahaha"

"Jadi aku tidak mati kek? Tadi aku merasakan tubuhku terbakar dan panas membara. Tapi itu berlangsung tidak begitu lama hanya beberapa detik saja" Tio Buki membuka matanya.

Bersambung ke episode selanjutnya...

1
Lhok Bugeng.
Ada nenek rupanya
Lhok Bugeng.
Mau kemana, lari ya Tio🤣
Lhok Bugeng.
Aku ngak mau kek
Lhok Bugeng.
Aku takut kek
Lhok Bugeng.
Jawab Tio
Lhok Bugeng.
Ada kek
Tio Buki
Ngak boleh
Tio Buki
Aku ingin tau kok🤣
Tio Buki
Ngak bisa aku
Tio Buki
Kabur kemana
Tio Buki
Iya, aku penonton kan 🤣
Tio Buki
Bukan, begini ya
Tio Buki
Jangan tanya aku
Tio Buki
Bukan, jawablah
Tio Buki
Mana aku tau, pikir aja sendiri🤣
Tio Buki
Bukan, tapi takut🤣
Tio Buki
Iya manjat lah 🤣
Tio Buki
Lihat apa kamu
Tio Buki
Ada ada aja🤣
Tio Buki
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!