NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5 Kehilangan

Tiba-tiba kepala sekolah datang ke kelas Belva. “Belva, maaf ini ada telepon buat kamu,” seru Kepala Sekolah.

“Dari siapa, Pak?” tanya Belva.

“Kamu ngomong saja sendiri,” sahut Kepala Sekolah.

Belva pun mengambil ponsel Kepala Sekolah. 📞”Halo!”

📞”Halo, saya dari kepolisian, apa benar ini dengan putrinya Pak Ferdi?” tanya seseorang di seberang sana.

📞”Iya, kenapa Pak? Ada apa?” tanya Belva dengan suara yang bergetar.

📞”Ini Pak Ferdi mengalami kecelakaan di jalan tol, Pak Ferdi dan supirnya meninggal dunia di tempat,” sahut Pak Polisi.

Bagai tersambar petir di siang bolong, hati Belva hancur sehancur-hancurnya. Tubuh Belva hampir tumbang, tapi Kepala sekolah dan guru sigap menahan tubuh Belva. Air mata Belva mengalir deras tanpa bisa bicara sepatah kata pun.

Kepala sekolah mengambil ponselnya dan melanjutkan pembicaraan. Setelah selesai berbicara, Kepala sekolah pun mencoba menenangkan Belva tapi Belva histeris dan meraung sejadi-jadinya. “Kamu yang sabar, Belva ini sudah menjadi takdir Allah,” seru Kepala Sekolah menenangkan Belva.

“Papa....Papa.....” lirih Belva.

Belva pun diantar pulang oleh Kepala sekolah dan wali kelasnya. Sesampainya di rumah, Belva sudah mendapati rumahnya dipenuhi oleh orang-orang. Bahkan yang membuat Belva semakin sakit, bendera kuning sudah tertancap di pagar rumahnya.

Kaki Belva terasa lemas, bahkan dia harus di papan oleh kedua gurunya untuk masuk ke dalam rumah. Belva melihat jenazah Papanya sudah dikelilingi oleh orang-orang yang sedang mendo’akan. Terlihat Venny menangis di hadapan jenazah Ferdi, tapi Belva sama sekali tidak peduli.

“Sayang,” lirih Mama Venny dengan deraian air matanya.

Venny hendak memeluk Belva, tapi Belva menghempaskan tangan Venny dan mendekat ke keranda. Tangan Belva bergetar hebat kala menyentuh keranda itu. Pundaknya bergetar hebat, dadanya sesak, tenggorokannya sakit.

“Papa.....”

“Kamu yang sabar Nak, kamu jangan khawatir masih ada Mama di sini,” seru Mama Venny sembari mengusap punggung Belva.

Lagi-lagi Belva tidak memperdulikan Venny. “Papa jahat, kenapa Papa tinggalkan Belva sendirian, Papa janji akan pulang lagi tapi kenapa sekarang Papa justru meninggalkan Belva,” lirih Belva.

Tangis Belva semakin pecah, hingga akhirnya Belva pun jatuh pingsan karena tidak bisa menampung kesedihannya lagi. Beberapa saat kemudian, almarhum Ferdi pun dimakamkan. Belva memandang liang lahat itu dengan tatapan kosong, dia seperti mimpi buruk padahal tadi pagi dia baru saja dipeluk dan dicium oleh Papanya.

Setelah proses pemakaman selesai, satu persatu orang pun pergi hanya tinggal Belva dan juga Venny di sana. “Sayang, Mama sangat sedih karena Papa kamu meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Mama sudah banyak salah kepada Papamu, semoga Papa bisa memaafkan Mama,” seru Mama Venny.

“Minta maaf itu saat Papa masih hidup, kalau sudah meninggal kaya gini Papa tidak akan bisa mendengarnya,” sinis Belva.

Venny tercengang dengan jawaban Belva tapi dia berusaha tenang. “Kita pulang yuk, Nak. Sudah mendung, sepertinya sebentar lagi akan turun hujan,” seru Mama Venny.

“Kalau Mama mau pulang, pulang saja. Belva masih ingin berada di sini,” sahut Belva dingin.

“Ya, sudah Mama pulang duluan. Ingat, kamu juga harus cepat pulang,” sahut Mama Venny.

Venny sangat malas harus membujuk Belva, lebih baik sekarang dia pulang dari pada harus mengeluarkan tenaga untuk membujuk Belva. Tidak lama kemudian, hujan pun turun dan Belva masih bertahan di sana. “Pa, pulang yuk! Hujannya besar, nanti Papa kedinginan.” Belva mulai ngelantur saking sedihnya.

Belva masih bertahan di sana walaupun hujan semakin deras. Pada saat Belva memeluk nisan Papanya, tiba-tiba air hujan itu seperti berhenti menghujam tubuhnya. Belva berusaha membuka mata dan mendongak, ternyata ada seorang pria yang sudah memayunginya.

“Maaf, tadi aku lihat kamu duduk sendirian kehujanan. Makanya aku ke sini untuk memayungi kamu,” seru pria itu.

Susah payah Belva berdiri karena tubuhnya sangat lemas, baru saja Belva hendak bicara tiba-tiba Belva kembali pingsan. “Astaga,” gumam pria itu.

Akhirnya pria itu hujan-hujanan dan mengangkat tubuh Belva. Dia bingung harus bawa ke mana, akhirnya dia pun memasukan Belva ke dalam mobilnya. Pria itu tidak melajukan mobilnya, hanya berdiam di dalam mobil sambil menunggu Belva sadar.

Pria itu menutup tubuh Belva dengan jaketnya sendiri, hingga setengah jam kemudian Belva pun sadar dan kaget karena sudah berada di dalam mobil. “Aku ada di mana? Kamu siapa?” tanya Belva panik.

“Tenang, aku bukan orang jahat kok. Tadi kamu pingsan, karena aku tidak tahu harus bawa kamu ke mana makanya aku membiarkan kamu sadar saja, maaf sudah membuat kamu kaget,” seru Pria itu.

Belva memegang kepalanya yang terasa sangat pusing. “Maaf, bisa kamu antarkan aku pulang?” pinta Belva.

“Tentu saja, rumah kamu di mana?”

Belva pun memberitahukan di mana alamat rumahnya. Pria itu terlihat pria baik-baik, dia sama sekali tidak berbuat jahat kepada Belva. Hingga tidak lama kemudian, Belva pun sampai di depan rumahnya.

“Ini rumah aku, terima kasih ya, sudah mau mengantarkan aku pulang,” lirih Belva.

“Iya, sama-sama.”

Belva keluar dari dalam mobil dan dengan langkah gontai, dia pun masuk ke dalam rumahnya. Belva tidak sadar jika dompetnya terjatuh di mobil pria itu. Setelah melihat Belva masuk ke dalam rumahnya, pria itu pun mulai melajukan mobilnya.

Beberapa saat kemudian, pria itu sampai di rumahnya. Pada saat dia hendak keluar, dia melihat dompet Belva yang tergeletak di bawah. “Astaga, ini dompet gadis itu,” batinnya.

Dia hendak kembali lagi ke rumah Belva tapi saat itu kondisi sudah hampir maghrib. “Besok saja deh aku kembalikan ke dia,” gumamnya.

Pria itu bernama Mario, usia dia hampir sama dengan Belva hanya saja saat ini dia baru masuk kuliah sedangkan Belva sudah hampir lulus SMA. Mario tinggal sendirian karena Papa dan Kakaknya berada di kota lain. Dia memutuskan kuliah di sana karena supaya dia dekat untuk menjenguk almarhum Mamanya.

Mario bersama Papa dan Kakaknya memutuskan untuk pindah setelah Mamanya meninggal dikarenakan Papanya dipindah tugaskan. Sekarang dia sudah dewasa dan memilih kembali ke kota itu supaya bisa setiap hari datang ke makam Mamanya. Dia segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, tidak membutuhkan waktu lama dia selesai mandi dan berganti baju.

Mario mengambil dompet Belva lalu membukanya. Mario tersenyum kala melihat foto Belva yang ada di dompetnya itu. “Cantik sekali,” batin Mario.

Mario mengambil KTPnya, lalu membacanya. “Oh, jadi namanya Belva,” gumam Mario.

Mario juga melihat kartu pelajar Belva, dan dia terkekeh. “Ternyata dia masih sekolah, kasihan sudah ditinggal oleh Papanya pasti dia sangat sedih,” seru Mario.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!