NovelToon NovelToon
Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Cinta Lansia
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: husna_az

Ainun yang sudah berusia senja, harus mengurus Alif—cucunya—yang tingkat kenakalannya luar biasa. Beberapa kali dia dipanggil ke sekolah karena Alif membuat ulah. Meskipun begitu Ainun sangat menyayangi cucunya itu.

Hingga suatu hari datanglah murid baru dari kota yang ternyata cucu dari Malik, yang merupakan mantan kekasih Ainun. Perasaan tidak enak dan canggung pun membuat keduanya bingung harus bagaimana. Namun, tanpa disadari semua itu adalah awal dari cinta lama yang kembali hadir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Sejak bertemu dengan Malik di sekolah Alif, hidup Ainun benar-benar tidak tenang. Wanita itu terus saja terbayang wajah pria dari masa lalunya itu. Sebelumnya dia berpikir jika perasaannya pada Malik sudah benar-benar hilang seiring berjalannya waktu, tetapi sekarang saat bertatapan secara langsung semua itu hancur begitu saja.

Nyatanya jauh di lubuk hatinya yang paling dalam nama Malik masih terukir di sana, bahkan mungkin cintanya masih utuh seperti dulu. Ainun jadi merasa bersalah pada mantan suaminya. Dulu mereka menikah karena keadaan dan seiring waktu bersama, mereka mulai terbiasa dan akhirnya tumbuh cinta. Sekarang dengan kedatangan Malik kenapa malah jadi seperti ini.

Mau bagaimana lagi, perasaan memang tidak bisa diprediksi. Dia bisa datang dan pergi sesuai keinginannya. Andai saja dirinya tahu jika di sekolah cucunya ada Malik, pasti dia akan meminta orang lain saja untuk menggantikannya datang.

"Oma lagi ngelamun apa?" tanya Alif yang langsung duduk di samping omanya yang sedang memandangi kolam, padahal jelas di sana tidak ada siapa pun.

"Siapa yang melamun? Kamu itu sok tahu," kilah Ainun sambil berpura-pura melihat sekitar.

"Oma nggak bisa bohong. Sejak bertemu dengan opanya Fajar, Oma terlihat aneh, sering melamun. Apa dia itu mantannya Oma?"

Ainun terkejut, dia melebarkan mata ke arah cucunya itu. Apakah kemarin ekspresinya terlihat begitu jelas, sampai-sampai Alif yang anak baru kemarin sore saja bisa menebak begitu saja. Ini juga karena Malik yang mengejarnya sampai tempat parkir.

"Kamu jangan aneh-aneh, Alif. Sebaiknya kamu belajar sana! Apa PR Kamu sudah dikerjakan," ujar Ainun yang sengaja mengalihkan pembicaraan.

"Aku enggak ada PR, Oma. Apa Oma lupa kalau besok hari Minggu. Apa yang aku katakan tadi benar 'kan, dia itu mantannya Oma?"

"Bukan."

"Bohong. Jelas-jelas ada sesuatu di antara Oma dan dia."

Alif tidak akan menyerah begitu saja. Dia sangat penasaran dengan hubungan omanya dengan opanya Fajar. Pemuda itu yakin ada sesuatu yang menarik dari mereka, hanya saja omanya ini sepertinya enggan untuk membuka masa lalu. Sebagai cucu yang baik, Alif akan membantu omanya jika memang opanya Fajar bisa memberikan kebahagiaan. Tentu dia akan menjadi pendukung yang pertama.

"Alif, kamu jangan terlalu ikut campur dengan urusan orang tua. Kamu itu yang harus dipikirkan cuma belajar dan sekolah, jangan mikirin aneh-aneh."

"Tapi, Oma, kalau memang Oma mau jadian sama opanya Fajar, aku tidak masalah, kok!"

"Jadian? Oma ini sudah tua, enggak ada istilah jadian."

"Kalau begitu menikah. Kalau Oma menikah dengan opanya Fajar, aku setuju, kok!"

"Kamu ini bicara apa? Bukannya Fajar itu musuh kamu? Memangnya kamu ikhlas saudaraan sama musuh bebuyutan kamu dari sekolah lama sampai sekarang?"

"Sebenarnya nggak rela, sih, tapi demi Oma aku relakan deh."

Ainun memicingkan mata menatap cucunya dengan intens. Dia merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Alif. Pemuda itu memberikan restu tentu ada maksud di baliknya, tapi apa?

"Oma yakin kalau kamu sebenarnya sedang merencanakan sesuatu. Oma itu kenal banget siapa kamu dan bagaimana otak kamu berpikir. Jangan kira Oma ini tidak tahu apa-apa."

"Oma itu suudzon terus sama aku. Aku beneran kok, kalau Oma mau sama opanya Fajar, aku tidak masalah. Aku akan mendukungnya."

"Sudah, jangan banyak bicara. Kamu segera istirahat sana! Jangan memikirkan sesuatu yang bukan urusanmu."

"Ya sudahlah, terserah Oma, tapi kalau Oma berubah pikiran dan ingin bersama dengan opanya Fajar, aku akan sangat mendukungnya."

Alif segera pergi dari sana sebelum omanya semakin marah. Namun, apa yang dia katakan bukanlah sebuah candaan. Alif tidak masalah jika nanti akan saudaraan dengan Fajar. Justru itu akan bagus menurutnya, tanpa tahu jika Fajar malah berpikir sebaliknya. Anak itu tidak mau saudaraan dengan Alif.

Sementara itu, Ainun masih sendirian di tempatnya. Apakah mungkin dirinya dan Malik masih ada kesempatan untuk bersama, tapi akan sangat memalukan mengingat usia mereka sudah seharusnya memikirkan akhirat. Saat sedang melamun tiba-tiba Alif kembali datang dan menyerahkan ponselnya pada Ainun.

Ainun yang tidak mengerti pun bertanya, "Ada apa? Kenapa kamu menyerahkan ponselmu pada Oma?"

"Ada yang telepon, katanya ingin bicara sama Oma."

"Siapa?"

"Angkat saja. Aku tidak tahu siapa dia."

Ainun pun mengambil ponsel Alif dan mengangkatnya. "Halo, siapa ya?"

"Ainun, apa kabar?"

1
Love You Z♥️
aku ngak puas bacanya,,, padahal novelnya baguuussss,,, ngak melulu percintaan anak muda remaja atau dewasa,,, tapi dicerita yang mengisahkan lansia lansia iniiii menunjukkan setia itu mahaaalll
Husna_az: terimakasih atas ulasannya kak🙏
total 1 replies
Love You Z♥️
uploadlaahhh 2 bab sehari thooooorrrr,,,
Love You Z♥️
semangat teruuussss othooooooorrrrrr,,,
ceritanya baguuuuss,,, aluuuurrrnnnyyaaa aku suka bangeeettttt,,,,, 😍😍😍😍
gaby
Seru thor, sangat jarang ada novel kisah cinta paruh baya, bahkan bila adapun biasanya mereka baru pny anak, bukan cucu yg dah remaja. Btw dr awal bab ga di sebutin brp usia mereka, biar kt bisa berhalu ria
gaby
Seru, kisah cinta pasangan paruh baya👍👍
gaby
Penyakit anak jaman skrg gitu, ga menghargai orangtua. Dulu ketika mereka msh anak2, kita para orang tua yg repot mwngasuhnya. Giliran anak2 dah dewasa & berumahtangga, kita jg yg harus jd babu ngurus cucu. Harusnya menikmati sisa usia dgn pikiran tenang, ini malah di bebani jg babu sitter. Kalo pasutri sama2 kerja, alangkah baiknya sewa pembantu buat ngasuh anak, tp tetep nenek atau kakeknya bantu pantau doang.
Love You Z♥️
sering sering up yaaa thooorrr
novelnya baguuuuss,,,, alur ceritanya juga bagussss,, aku suka😍
Husna_az: insyaallah diusahakan ya kak
total 1 replies
Mira Hastati
bagus
Nurgusnawati Nunung
semoga berhasil usaha kalian.. Fajar, Alif
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor..
Nurgusnawati Nunung
Alif . bisa juga ngerayu oma.
Nurgusnawati Nunung
Fajar anak yang baik. masih memikirkan opa Malik..
Nurgusnawati Nunung
Aduh.. opa Malik suka nge ghibah juga yaa. 🤣
Endang Sulistia
pret...manisnya mulutmu lif..
Endang Sulistia
lanjut thor...
Endang Sulistia
betul tuh lif..👍
Endang Sulistia
cocok Alif Ama fajar jadi saudara
Endang Sulistia
🤪🤣🤣🤣
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!