NovelToon NovelToon
The Blairs

The Blairs

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Keluarga & Kasih Sayang / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Romantis / Tamat
Popularitas:520.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hana Reeves

Generasi ketujuh keluarga The Blairs

Ada lima cerita disini tentang bagaimana cicit Abimanyu Giandra, Edward Blair dan Stephen Blair mendapatkan cinta dan pasangannya.

Duncan dan Scarlett adalah putra dan putri Bayu O'Grady dan Ajeng Pratiwi ( My 100th Secretary )

Aslan dan Diana adalah putra dan putri Omar Zidane dan Nadya Blair ( Love and Justice )

Indiana adalah putra Nelson Blair dan Marisol Braga ( Love and Justice ).


Seperti biasa, cerita ini sangat Membagongkan macam authornya.
DILARANG PLAGIAT KARENA JIWA GESREK KITA BERBEDA!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DB - SK - Mendapatkan Apartemen

Hari Sabtu.

Serena keluar dari hotelnya dan melihat Duncan sudah duduk diatas motornya dengan santai dan membawa helm tambahan.

"Good morning" sapa Duncan sambil tersenyum tipis.

"Good morning. Nice bike" puji Serena.

"Kamu bisa naik motor?" tanya Duncan sembari menyerahkan helm baru ke Serena.

"Bisa. Di London aku punya Vespa" jawab Serena sambil mengenakan helm nya.

"Good. Ayo naik. Kita segera melihat apartemennya." Duncan menunggu sampai Serena duduk dengan nyaman baru menjalankan motornya. "Ada beberapa apartemen yang bisa kamu lihat disini. Semuanya tergantung kamu suka yang mana."

"Oke O'Grady." Serena memeluk pinggang Duncan karena motor pria itu adalah motor termasuk moge.

Serena dan Duncan berkeliling dari apartemen ke apartemen lainnya untuk mencari yang cocok untuk gadis itu. Setelah berkeliling hingga lima gedung apartemen, Duncan mengajak Serena makan siang sambil membicarakan unit mana yang hendak dia ambil.

***

Di Restauran Melayu

Duncan dan Serena memesan nasi kandar yang memang dijual di restauran ini sambil membuka catatan gadis itu.

"Apartemen yang dekat dengan gedung mu, aku suka. Tapi menghadap nya ke barat dan pasti sore panas ..." ucap Serena.

"Seberapa panas disini sih Kirrin dibandingkan Jakarta?" balas Duncan sambil makan sotongnya.

"Touché. Apartemen kedua... Sorry, O'Grady. Aku menemukan tikus mati.."

Duncan sedikit tersedak saat mendengar ucapan Serena, membuat gadis itu memberikan air putih ke pria tampan tersebut.

"Dimana?" tanya Duncan sedikit serak.

"Di bawah saluran gas untuk kompor."

"Whoah, aku tidak memperhatikan" gumam Duncan.

"Karena kamu asyik mengobrol dengan agen perumahan untuk bertanya unit lainnya yang open listing" senyum Serena.

"Aku memang malas mencari satu persatu jadi aku tinggal menghubungi agen itu karena pasti dia punya banyak barang."

"Punya banyak list, O'Grady" ralat Serena.

"Sama saja kan?" balas Duncan cuek.

"Iya deh ..."

"Bagaimana dengan apartemen ketiga?" tanya Duncan sambil mengedikkan dagunya ke arah catatan Serena.

Serena tidak menjawab namun langsung mencoret nya. "Ada orang yang menjual mariyuana.. Apa kamu tidak mencium baunya?"

"Dan kita tidak tahu legal atau ilegal meskipun di New York, boleh menjualnya secara legal demi pengobatan..."

"Yang aku yakin pasti ilegal, O'Grady."

"Benar. Coret. Bagaimana yang keempat?"

Serena mencoretnya lagi. "Nope. Jauh."

Duncan tersenyum. "Yang kelima?"

Serena menatap Duncan sambil manyun. "Apartemen itu dekat dengan stasiun kereta api dan berisik..."

"Jadi apartemen dekat gedungku?" Duncan memastikan kembali.

"Yup. Meskipun hadap barat kan bisa menambah tirai disana."

Duncan mengangguk lalu menelpon agen propertinya. "Kita ambil yang pertama."

Serena menaikkan sebelah alisnya. "Kita?"

"Lha apa salah?" Duncan menatap Serena bingung.

"Nggak, O'Grady. Nggak salah" senyum Serena.

***

Dalam pesawat pribadi milik keluarga Blair O'Grady Perjalanan Menuju Kuwait

"Mana Duncan?" tanya Aslan ke Scarlett yang sedang asyik main ponselnya.

"Di Poughkeepsie. Tidak mau ikut, katanya banyak pekerjaan" jawab Scarlett.

"Bagus lah ! Gadha yang bakalan ngereog di Kuwait !" sahut Indiana atau biasa dipanggil Indy sambil merebahkan kursinya dan memejamkan mata.

"Kamu kok tampak lelah sangat, Ndy?" tanya Scarlett.

"Macam kamu tak paham saja, Scarlett. Kamu over shift di rumah sakit sedangkan aku overtime mendapatkan kredit di kasus-kasus kecil dan remeh. Demi keluar lisensi pengacara aku..." gumam Indy sambil terlelap.

"Oh astaga... Dasar Indiana Jones..." kekeh Diana. "Doctor Jones, calling doctor Jones..." dendang gadis yang mirip ibunya, Nadya Blair, mengutip lagu lama milik Aqua berjudul Doctor Jones.

"Shut up Diana !" sungut Indy sebal lalu memasang ear phone nya. Diana pun cekikikan melihat sepupunya manyun.

"Anak Dubai pada datang kan?" tanya Diana ke Scarlett.

"Kenapa memang?" balas gadis berambut coklat dan bermata biru itu.

"Kangen Shaera dan Nefa" jawab Diana.

"Nyunyun katanya juga datang..." celetuk Aslan.

Scarlett dan Diana saling berpandangan. "Duh, alamat..."

***

Poughkeepsie NY

Serena menyelesaikan semua adminstrasi dan karena dirinya memegang paspor Inggris, harus ada sponsor atau penjamin dari perusahaan maupun personal. Karena ini hari Sabtu dan kantor tutup, akhirnya Duncan menjadi sponsor gadis itu. Bukan suatu yang sulit karena siapapun tahu keluarga Duncan yang masih berhubungan dengan Jang Corp.

Dalam waktu kurang dari dua jam, apartemen itu resmi disewa oleh Serena Kirrin.

***

Serena berkeliling di apartemennya sembari mencatat di ponselnya apa saja yang perlu dia beli.

"Kapan kamu mau belanja? Online atau offline?" tanya Duncan yang duduk di kursi bar, satu-satunya perabot yang ada di apartemen itu selain kompor, oven dan microwave.

"Online saja biar sekalian diantar. Apakah kamu ada web e-commerce yang bagus selain Amazon, Alibaba atau eBay?" tanya Serena.

Duncan mengambil ponselnya dan meminta Serena untuk duduk di sebelahnya. "Aku biasa memakai ini untuk semua perabotan dan perlengkapan rumah lainnya. Harganya juga tidak terlalu mahal dan kamu mau model apa saja, ada. Mau perabotan, alat elektronik, alat masak ... Semua ada." Duncan memperlihatkan e-commerce langganannya dan dirinya bersama Serena langsung memesan semua kebutuhan gadis itu. Semua akan dikirim esok Minggu dan pihak e-commerce akan mensetting semua barang elektronik yang dipesan Serena.

"Ada untungnya Inggris memakai poundsterling jadi kurs nya lebih tinggi dari dollar Amerika dan tabungan aku masih ada" senyum Serena. Padahal MI6 sudah menyiapkan dana untuk keperluanku selama menyamar.

"Besok datang jam delapan pagi. Jadi aku akan disini membantu kamu." Duncan pun berdiri. "Yuk aku antar kembali ke Hotel. Tapi sebelumnya kita makan malam dulu. Bagaimana?"

Serena mengangguk. "Boleh... Oh O'Grady..."

"Ya?" Duncan menatap wajah Serena.

"Terima kasih sudah membantu aku" ucap Serena tulus.

"Anytime Kirrin. Aku tahu rasanya tinggal di sebuah negara dan kota yang asing karena dulu saat kuliah, banyak temanku yang homesick karena tidak sesuai dengan bayangannya... Jadi aku tidak mau kamu merasakan itu" balas Duncan.

"Tapi kalau masih kuliah, masih remaja dong, sedangkan aku sudah dewasa O'Grady" kekeh Serena.

"Yang namanya Homesick itu tidak melihat usia. Mamaku adalah wanita asal Solo Indonesia. Sampai sekarang pun terkadang masih merasakan homesick ingin kembali ke Solo tapi tidak mungkin jadi Papaku selalu membuat jadwal, setiap tahun, kita pasti pulang ke Solo... Demi mamaku tidak sedih..."

Serena bisa melihat bagaimana Duncan sangat mencintai ibunya meskipun katanya wanita tersadis kedua setelah Omanya. Memang sih aku merasa homesick tapi demi tugas menangkap mata-mata itu, aku harus mengesampingkan perasaan Homesick ku.

"Oh O'Grady, apa kamu tahu para pegawai di Jang Corp? Maksud aku selain divisi kamu..." tanya Serena dengan wajah polos.

Duncan mengerenyitkan dahinya. "Why?"

"Ah, hanya bertanya..." elak Serena membuat Duncan bingung.

"Kamu kan yang anak HRD ... Harusnya kamu tahu semua data karyawan lah..." balas Duncan.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Ira Resdiana
nama²nya kayak ga asing di dunia perfilman ya .. Kai, NCIS Hawaii
Ira Resdiana
kok aku ngakak bacanya.. oh sephia... kekasih gelap /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
istri darmayanty
anKny ghazantar siapa kak hanna? bknn nya laki u
Hana Reeves: blm aku rilis
total 1 replies
istri darmayanty
Phoenix menikah dg siapa kak hanna
Hana Reeves: nggak aku ceritain 🙏🙏🙏
total 1 replies
za_syfa
rylee bukannya jadi agen FBI ya kok jadi akuntan?
za_syfa: ya mbak soalnya pasti harus dirubah yg jadi akuntan😄😄😄
total 2 replies
istri darmayanty
bukannya anak pertama galena itu lakiby. kedua baru perempuan. amisha. bener ga kak hanna
Hana Reeves: aku ganti namanya . galena anaknya pertama Grayson adiknya baru Amisha
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
wes mari baca aku...bagus...keren...
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
aduh Bu Ajeng nih ya...bener2 kepo nya tingkat dewa ya🤣🤣🤣...semangat Bu... interogasi Caman...( calon mantu )🤣🤣
Cici Mamatoni
laki2 emang gitu..kalo dikejar terus pasti illfeel...harus kasih tarik ulur dan kadang mesti dicuekin dulu baru sadar sama perasaannya sendiri
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ani
ini bapaknya tripels M kah?
Hana Reeves: iyaaaa
total 1 replies
Ani
duh ayu ne
Ani
rupane enek udang di balik mie goreng toh.. awas yo diluk neh awakmu seng mokat 😠😠😠😠
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ǝs
nama nama nya pake nm opa oma buyut nya
Ratih Magani
ahh ada aa magnum
Ratih Magani
hana reeves emg unpredictable, bisa bgt bikin ide keren bgni
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
demira icha
btw mba hana... yg nonis sapa aja ya di klan pratomo..?
Hana Reeves: keluarga Blair dari garis Stephen ( kecuali Nadya yang mualaf karena menikah dengan Omar Zidane ) - Nelson n Indiana, Keluarga Smith, si kembar Alaska n Apsen Al Jordan
total 1 replies
sefi dwi handriyantin
Selamat Indy Karolina.. habis ini siap-siap kena tausiah dari keluarga besar,, khususnya keluargs Blair.. yakin ini pak Lisus ngereog.. pak Nelson dan Indy bakal kena badai..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!