NovelToon NovelToon
Misteri Dapur Miranti

Misteri Dapur Miranti

Status: tamat
Genre:Thriller / Horor / Tamat
Popularitas:294.9k
Nilai: 5
Nama Author: PENARI SENJA

Miranti, seorang pengusaha restoran yang sedang berada di puncak kejayaan. Meskipun cara yang ditempuh untuk mencapai kesuksesan itu harus melalui berbagai ritual ilmu hitam, Miranti tetap bahagia dan menikmati kekayaan dan kejayaannya.
Awalnya semua berjalan lancar. Hingga akhirnya, di luar dugaan telah terjadi kesalahan dalam pelaksanaan ritual, hingga keadaan menjadi tak terkendali.
Perjanjian yang awalnya hanya akan mengorbankan anggota keluarganya saja, kini merembet pada orang lain. Korban pun berjatuhan.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PENARI SENJA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5

Amanda memarkirkan mobil di garasi restoran Dapur Miranti.

"Pagi, Kak," sapa Nina salah seorang karyawan.

"Hei pagi, baru datang juga?" sahut Amanda yang melihat Nina tengah memarkir motor.

"Iya, Kak," jawab Nina sembari menyusul Amanda. Mereka berjalan berbarengan ke dalam.

"Kak, kemarin itu sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Nina tiba-tiba.

Amanda menceritakan sedikit kronologis peristiwa yang dialami kemarin ketika di ruang makan.

"Kak, perempuan itu memang penunggu tempat ini," lanjut Nina.

"Ya, di setiap tempat pasti ada makhluk tak kasat mata kan," balas Amanda santai.

"Bukan begitu, kak," jawab Nina dengan sedikit memelankan suara.

Amanda melirik ke arah Nina dengan tatapan selidik.

"Maksud kamu?" tanya Amanda kemudian.

"Aku pernah denger dari masyarakat di sekitar sini, katanya restoran ini memang ada penunggunya, persis seperti perempuan yang kakak ceritakan itu. Pernah beberapa warga ketemu dia, dan dia juga minta tolong pada mereka." Nina menguraikan panjang lebar.

"Minta tolong?" Amanda tercenung.

"Ya, ga tau apa maksudnya? Apa jangan-jangan ada sesuatu yang pernah terjadi di sini," ujar Nina.

"Kamu sudah cerita sama Miranti soal itu?" Amanda mulai penasaran.

"Pernah, kak. Tapi kata Bu Miranti itu hal yang biasa. Dan Bu Miranti malah belum pernah didatangi, katanya." Nina semakin antusias bercerita.

"Sebelum dibeli oleh Miranti, bangunan ini kan sudah lama kosong. Mungkin dia terganggu dengan kehadiran orang-orang." Amanda masih berpikir positif menanggapi Nina.

"Tapi kata ibu warung yang di seberang jalan itu, dulu perempuan itu tidak ada. Adanya sejak dua tahun ini kak. Setelah Bu Miranti membelinya." Nina terus menjelaskan panjang lebar.

Amanda terdiam, tapi berusaha untuk tidak terlalu menanggapi pembicaraan Nina.

Mereka berpisah untuk melanjutkan pekerjaan masing-masing.

Amanda mengelilingi area restoran untuk memastikan semua karyawan sudah datang, dan melihat semuanya menjalankan tugas masing-masing.

Ketika berjalan di sebuah jembatan yang berdiri kokoh di atas laut, Amanda melihat dua orang anak kecil tengah berlari-lari di sana.

Amanda menghampiri kedua orang bocah tersebut. Ternyata seorang bocah laki-laki dan perempuan. Mereka tampak seumuran.

"Halo," sapa Amanda ramah.

Kedua bocah itu berhenti. Salah satunya mendekati Amanda.

"Halo kakak," sapa bocah perempuan yang berambut panjang tersebut.

Dia tersenyum dan menatap Amanda dengan tatapan hangat.

Amanda merasa tidak asing dengan anak itu, tapi dia tidak tahu itu siapa.

Amanda menunduk dan menanyainya, "Siapa nama kamu?" tanya Amanda sambil mengulurkan tangan.

Gadis kecil itu menjawab tangan Amanda, dan mereka bersalaman. "Aku Putri, kak," jawabnya.

Amanda terpana. "Putri?" tanyanya untuk menyakinkan apa yang baru saja didengar.

Gadis kecil itu tersenyum, dan mengangguk. Bibirnya tampak tersenyum.

Seketika ingatan Amanda melayang pada mimpinya tadi malam.

"Apakah anak ini yang aku mimpikan semalam?" pikir Amanda.

Lalu Amanda melirik pada anak lelaki yang berdiri sambil memandangi mereka.

"Halo, sini," panggil Amanda lembut.

Anak lelaki itu mendekat.

"Kalau kamu namanya siapa?" tanya Amanda lembut.

Anak lelaki itu tidak menjawab, hanya menatap tajam pada Amanda.

"Kenalin, nama kakak, Amanda," ucap Amanda sembari mengulurkan tangan. Tapi anak itu tidak membalas.

Tiba-tiba sebuah suara meneriaki anak kecil itu, "Astagaaa, Fatur! Ternyata kamu di sini. Mama nyariin lho dari tadi!" Miranti berteriak penuh kecemasan, sambil berlari menghampiri Amanda dan Fatur.

"Kukira dia ke mana, ternyata dia ada di sini bersama kamu, Manda?" ucap Miranti di sela napas yang masih tersengal.

"Jadi ini anak kamu, Mir?" tanya Miranti.

"Iya. Dia memang suka bikin aku jantungan, hilang ga jelas. Aku selalu dibikin khawatir," ujar Miranti.

"Tadi mereka berdua aja lho di sini. Tempat ini berbahaya untuk mereka jika tanpa pengawasan orang dewasa." Amanda ikut khawatir.

"Oh, jadi dia di sini tidak bareng kamu?" Miranti semakin syok mendengar penuturan Amanda.

"Enggaaa, cuma berdua aja tadi. Aku juga baru datang," jelas Amanda.

"Berdua sama siapa?" tanya Miranti.

"Sama Putri...oh iya apa Putri itu anak kamu juga?" lanjut Amanda.

Seketika raut muka Miranti berubah. "Put... Putri?" tanyanya tergagap.

"Iya," jawab Amanda sembari celingak-celinguk mencari keberadaan Putri. "Lho Putri kemana?" tanya Amanda kaget, hatinya was-was takut terjadi sesuatu yang buruk pada Putri.

Lalu Amanda tercengang melihat Miranti yang tiba-tiba muram.

"Ada apa Mir?" tanyanya.

"Apa aku menyinggungmu?" tanya Amanda merasa bersalah.

Miranti menelan ludah yang tercekat di tenggorokan. "Putri itu, anakku, Mand." Miranti menjawab lemah.

"Oya? Jadi mereka berdua adik kakak? Apa kembar?" Amanda menebak-nebak, karena melihat kedua bocah itu seumuran.

Miranti menarik napas panjang dan berat. Lalu mengangguk.

"Tapi Putri sudah ga ada," jawab Miranti seperti ingin menangis.

Wajah Amanda berubah pias. Antara iba melihat Miranti dan merasa bingung atas kejadian yang baru saja terjadi.

"Mama jahat!" Tiba-tiba Fatur berteriak, lalu berlari meninggalkan mereka.

Sontak Amanda dan Miranti panik melihat Fatur berlari di atas jembatan yang berdiri di atas laut. Meskipun diberi pagar pembatas, tapi tetap saja bisa membahayakan Fatur. Apalagi pagar itu tidak terlalu rapat, jika terpeleset, Fatur bisa saja jatuh ke dalam laut.

1
Mirabel
itu mungkin kuburan mala sama Mayang ?
Wiwit
katanya punya penjaga leluhur koq BS Kya gtu, bingung thor
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
yah endinge bkn greget korban jiwa sgtu banyak nya, jln sesat y cm sesaat kan y enaknya kasian juga anak miranti yg tersisa mmng shrsnya d msnahkan agar tdk merembet cm scra mnsiawi 2 anak itu betul g brdosa dan keji rasanya kl smpe d bakar hidup2 guna memutus rantai perjanjianniblis
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nah ini mllh ancaman besar, lbh parah dr miranti yg hrs ritual dr cr tumbal. serem amat amanda mlh pd terkecoh seolah smua hnya kecelakaan biasa
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jangan2 yg dddlm tbh pka cik pndh k amanda ya. kok mkn byk korban pdhl g mnta tumbal mlh lbh ngeri korban sekaligus g satu persatu
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nah betul, pdhl sdh d wanti2
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
trnyata semua ini penyebabnya arif ku pkr laki2 baik mkne kasian sakit gt eh trnyata, sblme pak cik jg tdk ingin miranti tamak agar tdk berat tumbalnya tp krn ambisi dan terlalu lelah dg keadaan mskn mnjdi pgn kaya se kaya2 nya smpe g mkr konsekwensinya, bsw nya putri d jdkan tumbal tp knpa dg fatur kok sprtnya sayang y
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
hi...jd hoek itu kl tau sup apa
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
sadis pol, meta malang sekali nasibmu. andai km g blk ke resto
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
iyes bkn aduan tnpa amplop tebal mana d proses apalagi berurusan dg lawan yg berduit pasti d tutup dg sendirinya, byk kasus pembunuhan yg kmgknan besar pelaku adlh org pntg hilnag gt aja, pdhl nangkep maling aja ahli kl org kcl yg melakukan
AGhanteng
Flashback ya miin.. Sblm kejadian arif jatuh sakit.
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
baru mulai kerja sdh ada permintaan tolong dari hantu
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
ibunya manda belum tau saja ,
Miranti sukses dgn jalur demit ,
Naomy
kok bisa kelupaan itu serbuk..kerja bodoh namanya itu
Naomy
.katany pintar si amanda..ga tau ny oon juga..tulalit
Isti Anah
Lumayan
Dewi Andarini
Ceritanya bagus. Penasaran dengan kelanjutannya
Dewi Andarini
nyesek bacanya
Dewi Andarini
tegang
Dewi Andarini
Dimas. sudah lewat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!