NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Khitbah

Tiba-Tiba Khitbah

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Cintapertama
Popularitas:100k
Nilai: 5
Nama Author: Asda Tan

"Zahra, hari ini kamu bertunangan," ucap sang ummi kepada putri kesayangannya yang baru saja pulang bekerja. "Bertunangan? Apa maksud Ummi?" Zahra Alia, gadis cantik berusia 29 tahun yang dihadapkan pada perjodohan dengan seorang ustadz tanpa sepengetahuannya. Zahra ingin kabur karena bukan pernikahan seperti itu yang ia harapkan, karena cinta Zahra hanya untuk Alexander, sahabat baiknya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asda Tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Batin Menolak

Ummi Fatimah meninggalkan Zahra dengan senyum indah yang terlihat menawan sekali. Wanita separuh baya itu memang sangat mengharapkan putri sulungnya itu segera menikah, jadi hari seperti ini adalah hari yang telah beliau tunggu sejak lama, bahkan saking ingin sekali menunggu hari bahagia ini, beliau mengabaikan hati dan perasaan putrinya hingga lupa kalau sang anak tidak ingin menikah dengan lelaki yang tidak ia cintai.

Zahra sadar, usianya saat ini memeng sudah sangat matang untuk berumah tangga, bahkan teman-teman seusianya telah menggendong anak-anak mereka. Selain itu, Zahra selalu menjadi bahan pergunjingan dan tranding topik di lingkungannya. Mereka mengatakan perkataan yang menyinggung hati dan perasaan Zahra, mulai dari hinaan, sindiran bahkan sesuatu yang membuat mental Zahra remuk. Percuma saja cantik dan sukses tapi belum menikah, percuma punya banyak pacar tapi hanya dijadikan permainan bahkan sampai ditinggal nikah, bahkan yang parahnya mereka mengatakan kalau Zahra adalah wanita yang sangat pemilih dalam mencari pasangan. Ya, Zahra akui kalau ia memang memilih lelaki terbaik yang tidak hanya menjadi imamnya di dunia, tetapi juga menjadi imamnya di surga kelak. Rasanya sangat wajar jika seorang wanita mengharapkan lelaki baik-baik untuk menjadi suaminya karena Tuhan juga telah berjanji bahwa wanita baik-baik diciptakan untuk lelaki baik-baik dan begitu sebaliknya, lelaki baik-baik juga diciptakan untuk perempuan baik-baik, karena jodoh itu cermin diri dan jodoh telah ditetapkan karena setiap insan ciptaan Tuhan diciptakan berpasang-pasangan.

Perjalanan cinta yang panjang, terjal dan berliku telah dilewati Zahra, tapi apalah dayanya, ia hanya manusia biasa yang hanya bisa berusaha dan berdoa, sebab keputusan akhirnya tetap Tuhan yang menentukan dan Tuhan belum menetapkan waktu terbaik untuk Zahra bertemu dengan jodohnya. Bukan tidak ada lelaki yang datang melamar Zahra, bahkan ada 6-10 orang setahun yang mengajukan diri untuk menjadikan Zahra belahan jiwanya, tapi tetap saja hati Zahra belum terbuka dan bergetar untuk menerimanya. Pernah Zahra memaksakan diri menerima lamaran dari lelaki yang tidak ia sukai karena ingin lari dari pertanyaan kapan menikah, tapi yang namanya bukan jodoh, tetap saja ada jalan Tuhan untuk memisahkan.

'Zahra, bukankah lelaki dengan pemahaman agama yang tinggi seperti Ustadz Fahri yang selama ini kamu doakan?'

Ucapan bergejolak di dalam hati Zahra, membuat kepala gadis cantik itu terasa teramat sangat pusing seperti ingin pecah. Ya, hati kecil gadis itu bertentangan dengan jalan pikirannya, dimana selama ini ia selalu berdoa diberikan lelaki saleh oleh Allah dan saat Allah mengabulkan doanya, ia malah tidak menerima apa yang Allah berikan.

Ingin rasanya Zahra menghantamkan kepalanya itu ke dinding agar ia amnesia dan tidak merasakan sakit lagi, ingin juga ia berteriak dan memaki sangat keras, tapi ia bukanlah wanita yang tidak punya sopan santun, hingga mempermalukan dirinya dan keluarganya di khalayak ramai.

Ah, apapun alasannya tetap saja Zahra tidak bisa menerima perjodohan ini. Ya, kali ini kedua orang tuanya benar-benar telah kelewatan, bagaimana mungkin beliau menentukan hari pertunangan tanpa meminta pendapatnya.

Hati Zahra semakin sakit dan hancur hingga rasanya ingin mati saja. Hidup yang Zahra miliki kini tidak lagi menjadi miliknya, bahkan pendapat dan keinginannya tidak lagi didengar oleh kedua orang tuanya.

Zahra masuk ke kamarnya, membanting pintu kamar, kemudian menghempaskan tubuhnya di ranjang dalam keadaan hati yang berkecamuk dan sangat hancur.

Zahra merasa tidak berdaya, tidak kuasa menanggung rasa sakit ini sendirian, hingga kesedihan ini ia curahkan lewat butiran-butiran air mata yang mengalir membasahi pipi bulatnya.

Zahra memikirkan berbagai cara agar pertunangan ini bisa dibatalkan, tapi Zahra berada di jalan buntu, dimana jurang yang menjadi akhirnya. Jika Zahra melangkah maju, maka keluarganya yang akan malu muka, jika ia memilih menerima lamaran itu, maka ia sendiri yang akan dihadapkan pada pernikahan yang tidak ia inginkan seumur hidupnya.

Zahra bukan anak durhaka yang akan menghancurkan hati dan perasaan kedua orang tuanya, sebab memikirkan perasaannya sendiri, karena surganya di dunia adalah kedua orang tuanya, restu Allah ada pada restu kedua orang tua dan murka Allah ada pada murka kedua orang tua. Namun bagaimanapun Zahra berpikir, tetap saja ia tidak bisa menjalankan ibadah terpanjang dengan lelaki yang tidak ia sukai. Bagaimana mungkin Zahra akan melayani suaminya kelak sementara ia tidak bisa menatap wajahnya, bagaimana rumah tangga yang akan ia bangun kelak sementara ia sendiri tidak memiliki pondasi yang sangat kokoh untuk ditegakkan.

Dilema hati membuat Zahra tidak mampu melakukan apa-apa selain pasrah dengan ketetapan-Nya, karena segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan manusia sudah diatur oleh Allah di lauh mahfudz beratus-ratus tahun sebelum manusia terlahir ke dunia.

Huft ...

Zahra menarik nafas panjang, dengan sisa-sisa tenaga yang ia miliki ia bangkit dari pembaringannya. Zahra menghapus air mata yang jatuh membasahi pipinya. Zahra masih memiliki waktu dan kesempatan untuk merubah takdir hidupnya dan salah satu cara terbaik yang bisa ia lakukan adalah dengan merayu Tuhan lewat jalur langit. Ya, jika manusia sudah tidak lagi bisa melakukan sesuatu, maka jalani dan pasrahkan saja kepada sang pencipta, karena jika memang apa yang terjadi dalam kehidupannya sekarang adalah takdir terbaik untuknya, maka hati ini akan lapang dan ikhlas untuk menerimanya, namun jika apa yang terjadi sekarang hanya ujian untuk menaikkan level keimanannya dihadapan Tuhan Yang Maha Pencipta maka ia harus sabar. Ya, maka Tuhan akan memberikan kejutan yang tidak ia sangka-sangka nantinya.

"Apa yang harus hamba lakukan sekarang, Tuhan?"

Hanya itulah kata-kata yang terus Zahra ucapkan di mulut maupun di batinnya.

Beruntungnya Zahra, karena pertunangan itu dilangsungkan secara adat, jadi hanya keluarga dari kedua belah pihak saja yang datang untuk saling bertukar cincin, hingga ini menjadi kesempatan baginya untuk mengadu kepada Rabb-nya, setidaknya jalur langit adalah salah satu jalan terbaik yang bisa ia usahakan untuk mengubah takdir hidupnya dengan cara merayu Tuhan dalam doa dan air mata.

Zahra kini menggelar sajadahnya, membawa semua beban dan permasalahan yang ia tanggung dalam sujudnya, mengadu dan memohon kepada sang pencipta agar Tuhan menolongnya dengan penuh harapan.

Samar terdengar kedua belah pihak keluarga tengah menentukan tanggal baik untuk pernikahan Zahra dan ustadz Fahri. Bahkan kedua belah pihak terkesan tergesa-gesa dan tidak ingin menunggu terlalu lama, seolah tidak ada lagi waktu untuk melangsungkan pernikahan.

'Sebulan lagi? Secepat itukah?' batin Zahra semakin teriris dan terasa sangat sakit terkoyak-koyak.

1
Samsiah Yuliana
lanjutkan Thor, lgi seru ini ceritanya
larasatiayu: smangattt lanjut
total 2 replies
Zayna Almeta
yuk mampir
Samsiah Yuliana
lanjut cerita nya,,,
udh mulai Seru nih,,,😍😍😍
Zayna Almeta: siap kak, pantengin terus ya kak
total 1 replies
Utayiresna🌷
Baiklah. aku pasti kuat menghadapi nya.. dan sama dengan Ara kau wanita yang kuat. semangat!
Zayna Almeta: semangat juga untuk kakak
total 1 replies
Utayiresna🌷
Setuju
Zayna Almeta: semangat utk ara dan kakak
total 1 replies
Selviana
Ini baru benar Zahra meminta petunjuk kepada Allah.
Selviana
Jangan Zahra hidup kamu masih panjang.Masa cuma di jodohkan mau mati saja.Apa kamu mau mati gentayangan.😁😁😁
Fitray Uni
gimana ya kalo hati udah memilih yg lain, emang susah untuk di ajak kompromi, 🥰👍 semangat kak
Zayna Almeta: begitulah kak, hati terlalu sulit utk menerima org baru
total 1 replies
Fitray Uni
Zahra ya udahlah ikutin dulu 🥰👍
Zayna Almeta: zahranya juga keras kepala kal
total 1 replies
Fitray Uni
menarik tinggalin jejak dulu nih kakak
Zayna Almeta: terima kasih banyak kakak udah mampir, pantengin terus ya
total 1 replies
Utayiresna🌷
aku lanjutkan bacanya😁
Utayiresna🌷
aku masukin ke rak buku dan like nya karena aku suka sama ceritanya. semangat ya kak Nulis nya.💪
Utayiresna🌷: pasti
total 2 replies
Danny Muliawati
bagus cerita nya AQ suka
Zayna Almeta: terima kasih banyak kak, pantengin terus ya kak
total 1 replies
Samsiah Yuliana
lanjutkan Thor,,,
asli penasaran bgt Pengan tau kelanjutannya 🤗🤗🤗
Zayna Almeta: siap kak, pantengin terus ya kak
total 1 replies
Selviana
Taaruf itu lebih indah Zahra di dibandingkan pacaran lalu menikah.
Zayna Almeta: tapi hati zahra ke orang lain kyknya kak
total 1 replies
Selviana
Zahra terima saja berjodohan yang sudah di pilihan orang tua kamu, karena mungkin itu yang terbaik untuk kamu Zahra
Rey
turutin dulu kemauan orang tua mu Zahra, gak ada salahnya kenal dulu dengan ustadz Fahri 😊.
hai kak aku mampir ya,
ini tadi yang di wa, ayo saling berbalas membaca setiap part'nya, saling berbalas like serta komen 🤗
Selviana
Aku jadi penasaran.Siapa sih pria itu yang akan di jodohkan Zahra
sani yuliyani
perasaan ceritanya adik² zahra udah nikah sm punya anak, tp ini study di luar negeri??
Zayna Almeta: iya kak, author lupa, maksudnya kedua adik zahra tinggal di luar kota bukan luar negeri kak
total 1 replies
Ngastini Yuniarti
aku kok bingung baca novel ini ya...🤔🤔🤔
List: Hallo Kk Author salam Kenal ya Ijin Promo Karyaku yang Masih Pemula
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!